Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN DAS BATANG BAYANG DAN TAMBAHAN DEBIT ALIRAN DARI BATANG SIKABAU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR DAERAH IRIGASI BATANG BAYANG Darwizal Daoed; Bujang Rusman; Bambang Istijono; Rudy Ferial
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.07 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.71-80.2015

Abstract

Bukit Barisan dengan hutan yang masih asli dan curah hujan yang cukup tinggi menjadikan provinsi Sumatera Barat umumnya dan Pasaman Barat khususnya mempunyai banyak daerah aliran sungai (DAS) yang dapat mengalirkan air melalui sungai/batang hingga bermuara di lautan Indonesia. Akan tetapi perubahan fungsi hutan dan iklim menyebabkan debit air yang diprediksi mampu mengairi areal pertanian seluas 10.000 ha di daerah irigasi Batang Bayang pada kenyataannya tidak dapat terpenuhi. Pada makalah ini akan dikaji kemampuan DAS Batang Bayang dan Batang Sikabau masing-masingnya. Kemudian kedua DASini diintegrasikan, sehingga debit andalan yang terjadiakan lebih besar. Untuk menggabungkan debit air dari dua DAS dilakukan dengan metode suplesi, yakni membuat saluran yang menghubungkan Batang Sikabau ke saluran induk di DI Batang Bayang. Hasil kajian menunjukan bahwa areal irigasi Batang Bayang dapat diairi lebih dari 5.140,20ha untuk tanaman padi dan lebih dari 41.956,36 hauntuk palawija. Diharapkan dampak secara tidak langsung dari saluran suplesi akan mengurangi debit banjir di Batang Sikabau bagian hilir.Kata kunci : Integrasi, Batang, Bayang, Sikabau, Suplesi.
Community-Based Approach in A Small Scale Irrigation Project in Indonesia: Ways and Advantages Bambang Istijono; Taufika Ophiyandri
Civil Engineering Dimension Vol. 17 No. 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.895 KB) | DOI: 10.9744/ced.17.2.95-100

Abstract

The implementation of community-based approach, where community can control a government owned infrastructure project, is rarely found. However, Sumatra River Basin Organization (BWSS) V successfully implemented a small scale irrigation project using this method in West Sumatra Province, Indonesia. This paper aims to describe how this policy was implemented, highlight its milestones, and discuss the advantages of its application. A detailed literature review and semi structured interviews were conducted to achieve the objectives. It was found that the implementation of community-based approach can bring about a sense of belonging, sustainability, and a source of income for the community. Hence, the project was finished on time within budget with high quality materials. In some cases the quantity of the project was more than it was targeted. The key policy that contributed to the success was trusting community to control the project and making sure that the proposed project came from the community.
EVALUASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DENGAN APLIKASI CROPWAT 8.0 DAERAH IRIGASI AMPING PARAK Dasril Dasril; Bambang Istijono; Nurhamidah Nurhamidah
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.832 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2656

Abstract

The prediction of water requirement is important in planning and managing irrigation system. Based on this case, this study aims to evaluate water requirement of irrigation to obtain the prediction of maximum value of water requirement. The research took place in Irrigation Area of Ampiang Parak at Pesisir Selatan Regency with the area was 2,363 hectares. The descriptive qualitative analysis approach was used to collect the data by using observation, interview and taking of primer and secondary data. The tabulation of data used Cropwat version 8.0 software to analyze water requirement values. The result of this research the calculation of water requirement values using Cropwat version 8.0 software are 4.772 m3/sec in MT 1, 4.770 m3/sec in MT 2, and 5.05 m3/sec in MT 3. The data shows that irrigation area may not have dryness. However, there is some area that is rainfed. Based on observation at Irrigation Area of Amping Parak there are leaking lines, and there are area irrigations that have not connected according to irrigation area of Amping Parak scheme.
OPTIMASI KETERSEDIAAN AIR DAN LAHAN DENGAN PROGRAM LINEAR (STUDI KASUS : DAERAH IRIGASI BATANG AGAM, KOTA PAYAKUMBUH) Ridha Sari; Bambang Istijono; Ahmad Junaidi; Umar Khatab
Ensiklopedia of Journal Vol 4, No 1 (2021): Vol 4 No. 1 Edisi 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.451 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i2.606

Abstract

Dalam perencanaan irigasi, perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air sangatlah diperlukan. Debit air yang tersedia semestinya mampu mengakomodir seluruh kebutuhan air untuk kebutuhan irigasi. Dengan kesesuaian antara keduanya tentunya akan memberikan pengaruh besar terhadap hasil produksi pertanian yang nantinya juga akan meningkatkan perekonomian petani. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah pengaturan pola tanam sehingga tanaman yang digunakan dapat terpenuhi kebutuhannya dengan kondisi sumber air yang ada. Adapun penelitian ini secara garis besar bertujuan untuk menghitung volume andalan komuatif sungai Batang Agam, mengetahui jumlah kebutuhan air irigasi pada beberapa pola tanam alternatif, menghitung optimasi luas area tanam untuk pola tanam rencana dengan menggunakan Program Linear (Metode Simpleks) dan menghitung perkiraan hasil produksi dari hasil optimasi pola tanam. Hasil penelitian menunjukkan  volume andalan komulatif dari sungai Batang Agam terbesar adalah awal musim tanam pada September II, yaitu 4.510.305,72 m3 , dan awal musim tanam September I dengan besaran 4.504.931,64 m3. Hasil optimasi luasan areal tanam telah diperoleh luas 633 Ha pada semua awal dari musim tanam yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk perkiraan hasil produksi pertanian per awal tanam dalam satu tahun tanam, diperoleh nominal Rp. 41.239.063.800,- pada pola tanam eksisting, yaitu padi – padi – padi, serta perkiraan hasil produksi sejumlah Rp. 37.367.509.200,- pada pola tanam alternatif padi – padi – jagung. Kata kunci : Optimasi, Pola tanam, Program Linear.
Studi Kepuasan Pengguna Jasa Terhadap Kinerja Konsultan Perencana dalam Pembangunan Gedung dan Infrastruktur Kabupaten Solok Rangga Fernando; Benny Hidayat; Bambang Istijono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.009 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6330

Abstract

Pembangunan Infrastruktur merupakan sebuah upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten solok dalam meningkatkan kemajuan ekonomi kerakyatan yang tertuang dalam 4 pilar pembangunan dalam rencana strategis Barenlitbang Kabupaten Solok Tahun 2016 – 2021. Dalam kegiatan pembangunan sebuah infrastruktur pihak-pihak yang terlibat adalah Penyedia jasa konsultan perencana yang juga mempunyai peran dalam mendampingi pihak pengguna jasa (owner) dalam hal konsultasi, maka dari itu konsultan harus mempunyai pemahaman, pengalaman dan dapat menampung semua masukan atau keinginan dari pengguna jasa kemudian dituangkan dalam sebuah desain perencanaan. Dalam undang-undang nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi yang mengatur haluan kemajuan jasa konstruksi untuk dapat mewujudkan sistem badan usaha yang kokoh, kredibel, dan hasil yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja konsultan perencana dengan menilai 26 variabel kepuasan pengguna jasa terhadap produk konsultan perencana menggunakan metode Field research (Penelitian Lapangan) dengan meninjau langsung ke lapangan pada bagian yang akan diteliti guna untuk memperoleh data primer. Kemudian dianalisis menggunakan 3 (tiga) analisa dengan Analisis Kesenjangan (GAP), metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Analisis Customer Satisfaction Index (CSI). Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 26 (dua enam variabel) yang diujikan kepada 38 (tiga puluh delapan) responden diperoleh dirata-rata persentase kepuasan yang dirasakan oleh pengguna jasa sebesar 77,73% yang artinya pengguna jasa “Puas” terhadap produk yang dihasilkan oleh konsultan perencana
Identification of Landslide Hazard in Residential Area Kubang Tangah District, Sawahlunto Andriani Andriani; Bambang Istijono; Alfito Alfito; Farid Akmal; Bayu Martanto Adji
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v5i2.3893

Abstract

The residential area in Kubang Tangah, Sawahlunto, is an area that has the potential for significant landslide hazard. With rapid residential growth and environmental change, risks to the security and well-being of residents are becoming increasingly prominent. This research aims to identify factors that trigger landslide hazard and analyze potential risks in the residential context of Kubang Tangah. Analysis of regional geotechnical and topographic characteristics, land use modeling, and review of the impact of human activities on slope stability. The analysis method uses the Plaxis 2D program to obtain slope safety factors in the Kubang Tangah residential area, Sawahlunto. The research results show that residential areas in Kubang Tangah have a high level of landslide risk, influenced by slope, soil type, and changes in land use. Varying rainfall levels significantly contribute to the potential for landslide hazard. Mitigation recommendations are suggested to involve wise land use changes, strengthening infrastructure, and increasing public awareness of the dangers of landslides.
Pembuatan Peta Resiko Bencana di Desa Kubang Tangah Kota Sawahlunto dengan Metode Arc Toolbox Adji, Bayu Martanto; Istijono, Bambang; Ophiyandri, Taufika; Narny, Yenny; Zis, Sirajul Fuad; Yuliza, Yenni; Desirwan, Haikal Fikri; Madjid, Tsabita Alliya; Ahmad, Dzakwan Fathullah; Abinight, Akbaar
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i1.398

Abstract

Landslide movement is the activity of a balance disturbance process that causes the movement of masses of soil and/or rock from higher to lower areas. The cause of landslides is that the driving force on the slope is greater than the resisting force. Several factors cause landslides such as rainfall, steep slopes, soil density, rock type, land use and vibration. Sawahlunto City is one of 19 cities/regencies in West Sumatra Province that has a high level of vulnerability to landslides. Areas prone to landslides can be identified by utilizing remote sensing data and geographic information systems. This service is carried out by making maps of areas prone to landslides using parameters that cause landslides, including rainfall, soil type, height, slope and land use. These parameters will be processed and analyzed with the help of the ArcToolbox method, where ArcToolbox can be used to detect landslide areas in Kubang Tangah Village. The analysis process is carried out by using the spatial analysis tools feature found in ArcGIS software. Community service produces a slope map that can illustrate the vulnerability of landslides. Obtain results in the form of a landslide vulnerability level map which has 4 vulnerability classes, including non-prone vulnerability class, low vulnerability class, medium vulnerability class, and high vulnerability class.
Inovasi Metoda Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Studi Kasus: Pembangunan Jembatan Ujung Tanah Ii, Kota Padang, November 1993 Istijono, Bambang; Narny, Yenny; Hellyward, James; Putra, Rinaldi Eka
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i1.294

Abstract

The bridge is one of the most important means of transportation for humans. The bridge also serves as a link between one area and another. Seeing the importance of the function of a bridge, the construction of a bridge must meet various existing standards. One of the requirements that must be met in making a bridge is the resilience of the bridge in accept the load of both humans and vehicles that cross the bridge and the static equilibrium conditions on the bridge. The construction of a Truss bridge is usually carried out at the place where the bridge will stand. But now the construction of the bridge can be done outside that location, to then be shifted to the actual location. And, that's not only for short bridges, but also for long bridges. But sometimes a condition does not allow conventional bridge construction, while on the other hand the construction of the bridge is something very important. For that we need an innovation, an alternative method so that the construction of the Truss bridge can be carried out. The 100 meter span Australian Truss bridge was assembled above the maintenance bridge at the Batang Arau flood control structure and then shifted downstream to the new bridge location which is 10 meters away. Before the shifting was carried out, rails were prepared as the shifting path and two bridgeheads as the placement of the Truss bridge on the left and right of the Batang Arau river. Currently the Ujung Tanah II Truss bridge has been functioning for 30 years with good maintenance.
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat OFF-GRID System Pada Gedung LAB Terpadu II Fakultas Teknik Universitas Bengkulu Handayani, Yanolanda Suzantry; Hendy Jaza, Muhamad; Kurniawan, Adhadi; Istijono, Bambang
JURNAL AMPLIFIER : JURNAL ILMIAH BIDANG TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER Vol. 14 No. 1 (2024): Amplifier Mei Vol. 14, No. 1 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jamplifier.v14i1.34626

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi energi matahari yang cukup tinggi untuk menghasilkan energi terbarukan. Universitas Bengkulu merupakan kampus yang memiliki banyak gedung yang berpotensi untuk menghasilkan energi terbarukan matahari, akan tetapi masih banyak gedung yang belum memanfaatkan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai sumber energi terbarukan, sehingga jika terjadi pemadaman maka semua peralatan yang ada digedung tersebut menjadi tidak berfungsi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang PLTS Off-Grid untuk gedung laboratorium sebagai pusat energi terbarukan di Universitas Bengkulu dengan data daya listrik dan data beban listrik di gedung laboratorium terpadu 2 lantai 1 sampai lantai 4 Fakultas Teknik Universitas Bengkulu. Metode pendukung yang digunakan untuk melakukan study kelayakan menggunakan software HOMER. Hasil penelitian menunjukkan data penelitian yang didapat untuk merancang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid pada gedung laboratorium terpadu 2 Universitas Bengkulu untuk menjadi pusat energi terbarukan dengan daya maksimal sebesar 44.000 W. Kemudian merancang PLTS off-grid dengan menggunakan sell surya sebanyak 324 pcs panel dengan posisi yang sejajar terpasang seri dan paralel, baterai 12 v 100 Ah sebanyak 184 pcs, solar charge controller 311 A, dan inverter 2 Kw.
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Sumber Daya Air (SDA) di Provinsi Kepulauan Riau Gunawan, Indra; Istijono, Bambang; Boy, Wendy
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1201.097-104

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, dapat terjadi keterlambatan pada masing-masing proyek, yang dapat mengakibatkan tertundanya masa konstruksi dan berkurangnya keuntungan yang dicari oleh pemilik dan kontraktor. Keterlambatan konstruksi menyebabkan peningkatan biaya konstruksi karena masa konstruksi yang lebih lama sehingga mempengaruhi keuntungan pemilik dan kontraktor. Pada  penelitian ini dilakukan  identifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek serta faktor dominan dan solusi dari pelaksanaan proyek sumber daya air di provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Responden yang dipilih adalah pemilik, konsultan pengawas, dan kontraktor yang terlibat dalam proyek ini pada tahun 2019 hingga 2022. Jumlah koresponden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 103 orang. Dengan pengolahan data menggunakan SPSS, didapatkan hasil variabel uji validitas mengenai pengetahuan tenaga kerja dengan nilai r hitung sebesar 0,390 dan nilai tabel r sebesar 0,1937 dan mendapatkan keputusan valid. Pada hasil uji reabilitas case prosessing summary di atas menunjukkan sampel (N) 103 100 % dinyatakan valid. Dari 24 variabel, semua variabel menghasilkan nilai MSA di atas 0,50 sehingga variabel layak digunakan dan bisa dilanjutkan uji analisis berikutnya. Dari analisis yang dilakukan terdapat 7 faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek sumber daya air di provinsi Kepulauan Riau yaitu ketersediaan bahan, pengiriman bahan, terlambat pemesanan material, cuaca, ketersediaan peralatan, ketersediaan tenaga kerja dan pengetahuan serta SDM pimpinan kontraktor tidak sesuai kualifikasi. Sedangkan faktor yang paling dominan adalah faktor material dan peralatan.