Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Language and Health

Hubungan antara Depresi dan Kelelahan pada Pasien Kanker Payudara Deraya, Reanita Anggis; Retnaningsih, Dwi
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5371

Abstract

Kelelahan akibat kemoterapi secara signifikan memengaruhi aktivitas harian dan kualitas hidup pasien. Gejala yang sering dilaporkan meliputi kelelahan fisik, hilangnya minat, perasaan bersalah, gangguan tidur dan nafsu makan, serta penurunan konsentrasi. Objective: Penelitian ini meneliti korelasi antara depresi dan kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Method: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen HADS untuk mengukur depresi dan FAS untuk mengukur tingkat kelelahan. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, melibatkan 55 responden yang memenuhi kriteria sebagai pasien kanker dengan kemoterapi. Seluruh responden memberikan persetujuan yang telah diinformasikan sebelumnya, dengan peneliti menjamin kerahasiaan dan anonimitas mereka. Results: Uji Rank Spearman menunjukkan korelasi kuat antara depresi dan kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi (p=0,000, rho=0,744) yang berarti ada hubungan antara depresi dan kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
The Influence of Pre-Operative Care on Pre-Operative Anxiety of Fracture Patients Suara, Eviwindha; Retnaningsih, Dwi; Sugianto, Emilia Puspitasari
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6419

Abstract

Fraktur adalah kondisi terputusnya kontinuitas tulang akibat trauma atau tekanan berlebih. Salah satu penanganannya memerlukan tindakan operasi untuk mengembalikan posisi tulang dan memastikan proses penyembuhan berjalan optimal. Tindakan operasi dilakukan, pasien harus melewati tahapan pra-operasi, yang melibatkan evaluasi fisik, laboratorium, dan asesmen psikologis. Proses ini sering kali memicu reaksi stres, baik secara fisiologis maupun psikologis, yang paling umum berupa kecemasan. Kecemasan pra-operasi merupakan respons wajar terhadap ketidakpastian dan rasa takut akan prosedur medis yang akan dijalani.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perawatan pre operasi terhadap Tingkat kecemasan pasien fraktur yang akan menjalankan operasi. Penelitian ini menggunakan metode design Quasy Experimental dengan menggunkaan pre-post. Penilaian kecemasan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Populasi penelitian ini adalah pasien fraktur dengan 30 sampel dipilih menggunakan Purposive Sampling dengan teknik Non-probabilty sampling, dan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa perawatan pre operasi berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan kecemasan. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukan nilai p value 0,000 < 0,05 yang dapat disimpilkan terdapat pengaruh perawatan pre operasi terhadap penurunan kecemasan pasien fraktur yang akan menjalankan operasi.