Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Nutrition Plate as a Nutritional Media to Increase Knowledge of Balanced Nutrition for Mothers with Toddlers in Muara Gembong Suciati, Titis Nurwulan; Akbar, Moh. Rifaldi; Azis, Lukman; Fadillah, Dendra Arif; Susanto, Dwicky Nurrochman; Caroline, Saphira Dea
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6356

Abstract

This community empowerment is carried out by the communication science academia from Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. This community empowerment is assisted by a food technology lecturer from Universitas Al Azhar Indonesia. This community empowerment seeks to increase the knowledge of mothers with a toddler about balanced food and nutrition. This community empowerment is carried out in the Desa Pantai Bakti, Muara Gembong, one of the districts with the highest level of under-five malnutrition in Indonesia. There are two methods (mix-method approach) this community empowerment use in this activity: focus group discussion and experimental method. These two approaches aim to measure intervention (counseling, pamphlet installation, and nutritional plate medium). This community empowerment uses pre-test and post-test for the same group to measure changes in subject knowledge before and after counseling (intervention). This community empowerment affects changes in subject knowledge (n=15). The mother's knowledge about balanced nutrition was statistically significantly increased by two-tail P(T£ t) 0.002788939 with Sig. £ a 0,05.
Pelatihan Pembuatan Produk Pempek Frozen dan Digital Marketing pada Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Hamidatun, Hamidatun; Azis, Lukman; Utami, Annisa Retno
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3397

Abstract

Pempek merupakan makanan tradisional Palembang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi memiliki potensi dalam pengembangan ini karena terdapat kelompok keterampilan tata boga yang menghasilkan berbagai produk pangan salah satunya pempek. Namun, pempek yang dihasilkan termasuk pempek pangan siap saji dengan umur simpan pendek dan pemasarannya masih terbatas di dalam lapas. Warga binaan dan petugas lapas belum memiliki keterampilan pembuatan pempek frozen dan digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dan petugas lapas tentang pembuatan produk pempek frozen dan pemasaran secara digital. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan jumlah peserta 20 orang yang terdiri dari 15 warga binaan dan 5 petugas lapas. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) pelatihan dan praktik pembuatan pempek frozen meliputi pembuatan produk, pengemasan vakum dan pembuatan label kemasan, (2) pelatihan digital marketing, dan (3) evaluasi dengan pre-test  dan post-test dengan rerata peningkatan sebesar 24,92%. Warga binaan mampu membuat pempek frozen yang dikemas vakum, label kemasan dengan desain yang menarik dan sesuai aturan serta mampu membuat foto produk yang menarik dan katalog produk sebagai media promosi digital.
The Effect of Temperature and Storage Time on Chemical and Sensory Properties of Coconut Water Kefir Liana, Sefira Putri; Jameelah, Maryam; Azis, Lukman
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 8 No. 3 (2024): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v8i3.252

Abstract

Coconut water kefir is a processed food product, derived from young coconut water. On this product, chemical and sensory properties are maintained through proper post-harvest handling. Therefore, this study aimed to determine the optimal temperature and storage time for coconut water kefir to produce the best sensory properties acceptable to the panelists. The effect of temperature and storage time treatments on chemical parameters was assessed through measurements of pH, °Brix, and alcohol content. Sensory analysis included both hedonic and hedonic quality testing. Furthermore, the experimental treatments applied were variations in storage temperature, both in the freezer (-25℃) and refrigerator (3℃), and storage time of 0, 1, 7, 14, and 21 days. The results showed that the interaction between temperature and storage time had no significant effect on the pH value and °Brix of coconut water kefir. All samples had low alcohol content, with values below 1%. The optimum sensory properties, as perceived by the panelists, were observed in the sample stored at a refrigerated temperature for 1 day. Further statistical analysis using the Kruskall-Wallis Test showed that refrigerator storage had a significant effect on hedonic and hedonic quality testing. Conversely, freezer storage had a significant effect on only the hedonic quality test.
Pendampingan Penerapan Sistem Jaminan Produk Halal Rumah Potong Ayam Cari Berkah, Desa Pagelaran, Malingping, Kabupaten Lebak, Banten Jameelah, Maryam; Azis, Lukman; Haroni, Nanang; Adelina, Nadya Mara; Destirana, Shalwa; Husna, Alya; Said, Abdur Rahman Dimas; Pamungkas, Rio Putra; Abdillah, Aziz; Rosianajayanti, Rosianajayanti; Zahra, Syarifah Fatimah
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3562

Abstract

Abstrak Rumah Potong Ayam (RPA) memiliki peran penting dalam rantai produksi produk halal, namun RPA di Desa Pagelaran, belum memiliki sertifikat halal. Adapun akses terdekat produk ayam bersertifikat halal masih berjarak lebih dari lima puluh kilometer dari lokasi desa. Hal ini menjadi suatu permasalahan serius mengingat ayam potong merupakan produk industri hulu, yang dapat mempengaruhi status kehalalan produk lainnya. Permasalahan ini dapat diatasi dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan penerapan sistem jaminan halal pada mitra RPA Cari Berkah pada proses pengajuan sertifikasi halal. Kegiatan ini terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan juru sembelih halal dan penerapan sistem jaminan halal, dan pendampingan pengurusan sertifikasi halal. Hasil kegiatan abdimas menunjukkan adanya perbaikan fasilitas produksi, penerapan sistem jaminan halal, serta terpenuhinya berbagai dokumen standar sistem jaminan halal. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbaikan fasilitas produksi pada mitra RPA mencapai 77% dari standar nasional untuk rumah potong unggas, terdapat peningkatan penerapan sistem jaminan halal 20-100% dibandingkan kondisi awal. Selain itu, seluruh dokumen standar sistem jaminan halal dapat dipenuhi melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan. Hasil audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal menunjukkan mitra mampu menerapkan sistem jaminan halal dengan perolehan grade A. Kegiatan abdimas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dalam mewujudkan wajib halal oktober 2024.Kata kunci: Desa Pagelaran, Rumah Potong Ayam,  Sertifikasi Halal.
ANALISIS PENERAPAN CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK (CPPB) PADA IRTP XY (PRODUK KUE DAN ROTI) DI KABUPATEN BATU BARA, SUMATERA UTARA Fatonah, Dea Sri; Azis, Lukman; Komalasari, Ema
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health), Me
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v6i1.2772

Abstract

Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah IRTP cukup besar. Berdasarkan data laporan tahunan Balai POM Sumatera Utara pada tahun 2022 menunjukan bahwa dari jumlah realisasi pelaksanaan pemeriksaan sebanyak 70 sarana, diperoleh bahwa 29 IRTP sudah memenuhi ketentuan sedangkan 41 IRTP lainnya tidak memenuhi ketentuan. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa jumlah IRTP yang tidak memenuhi ketentuan masih lebih besar dibanding yang sudah memenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan CPPB pada IRTP XY yang memproduksi Kue dan diharapkan mampu memberikan saran perbaikan jika ditemui ketidaksesuaian dalam penerapan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif berupa observasi dan wawancara. Penilaian penerapan CPPB ini merujuk pada PerkaBPOM (2012) yang mencakup 14 aspek yang akan diamati. Hasil dari penelitian yang dilakukan di IRTP XY masih berada pada level IV dengan penyimpangan minor sebanyak 1 poin, serius sebanyak 3 poin dan kritis sebanyak 2 poin pada aspek bangunan dan fasilitas, fasilitas dan kegiatan higiene, pencatatan dan dokumentasi, serta pelabelan pangan. Penerapan CPPB di IRTP XY masih kurang baik sehingga perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan. Rekomendasi perbaikan untuk kelima poin penyimpangan tersebut yaitu melakukan penyusunan ulang tata letak tempat produksi sesuai dengan alur produksi untuk peralatan, mesin dan bahan. Melakukan pembersihan pada area seperti dinding dan langit-langit, menyediakan sarana pencuci tangan yang dilengkapi dengan  sabun pencuci tangan, serta alat pengering di depan pintu masuk ruang produksi dan toilet, menyediakan tempat sampah tertutup di lingkungan produksi dan toilet, serta membuat dokumen produksi seperti SOP, formulir, dan checklist lalu disimpan dan dipelihara untuk memudahkan proses telusur saat ada penarikan produk.
Pengukuran Dimensi Tubuh Sebagai Metode Prediksi Kekurangan Gizi Pada Ibu Hamil Di Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Sari, Ratna Nurmalita; Lukman Azis
The Journal of Teknologi Pangan Vol 5 No 2 (2024): Food Safety and Prevention
Publisher : Faculty of Agriculture Science & Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/fagi.v5i2.4838

Abstract

Ibu hamil memerlukan gizi yang cukup karena akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan janin. Indonesia adalah salah satu negara berkembang dengan angka kekurangan gizi yang cukup tinggi, khususnya pada ibu hamil yang mengalami kekurangan energi dan protein sehingga berisiko mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada masa kehamilan. Dimensi tubuh merupakan bentuk tubuh yang dilihat berdasarkan pengukuran bagian-bagian tubuh seperti lingkar lengan, berat badan, dan tinggi badan. Pengukuran ini merupakan salah satu cara penilaian kekurangan gizi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi tubuh ibu hamil yang meliputi Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) ibu hamil di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Hasil pengukuran dimensi tubuh kemudian dilihat korelasinya dengan asupan makanan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan melibatkan 15 ibu hamil yang akan dilihat asupan gizi, IMT, dan LILAnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan karbohidrat masuk dalam kategori lebih dengan persentase 33% dari total responden, dan kategori kurang diperoleh 67%. Kebutuhan lemak kategori lebih dengan persentase 80%, dan dalam kategori kurang 20%. Kebutuhan protein kategori lebih diperoleh 93%, dan kategori kurang diperoleh 7%. Distribusi persentase IMT ibu hamil dibagi menjadi 3 kategori yaitu dalam kategori kurus, diperoleh 47%, kategori normal 40%, dan kategori gemuk 13%. Distribusi persentase LILA sebanyak 87% memiliki LILA >23,5 cm yang berarti tidak berisiko mengalamu KEK, sedangkan persentase 13% berisiko KEK karena LILA <23,5 cm. Hasil uji korelasi antara IMTdan LILA menunjukan nilai korelasi positif dan signifikan yang berarti terdapat korelasi sangat kuat antara IMT dan LILA.
Peningkatan Keterampilan Anak Binaan Melalui Pelatihan Pembuatan Pempek Sayur Frozen Kemas Vakum di LPKA Kelas II Jakarta Azis, Lukman; Sari, Ema Komala; Safitri, Riri; Romadhan, Mohammad Fajri; Surya, Fazriel Mahesa; Putri, Safira Aprilia; Hamidatun, Hamidatun
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4717

Abstract

AbstrakPempek sayur frozen merupakan salah satu produk inovasi pangan, menambahkan irisan sayuran dan  ekstrak sari sayuran dalam adonan pempek. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta telah membudidayakan sayur pakcoy hidroponik dengan hasil yang berlimpah. Namun, pemanfaatan sayur ini tidak optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam mengolah menjadi produk dengan masa simpan yang panjang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta tentang pembuatan pempek sayur kemas vakum. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan kedatangan sebanyak 3 kali dan diikuti oleh 10 anak binaan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari (1) Sosialisasi; (2) Pelatihan dan praktik pembuatan pempek sayur frozen kemas vakum; (3) Pelatihan label kemasan pangan olahan, (4) Monitoring dan evaluasi; serta (5) Keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan anak binaan mengalami peningkatan dari hasil pre- dan post-test sebesar 26,3%. Selain itu, anak binaan juga diketahui mampu mempraktekan kembali pembuatan pempek sayur yang telah dijelaskan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta.Kata kunci: Anak Binaan, Label Kemasan, Kemasan Vakum, Pempek Sayur.
PENILAIAN ASUPAN GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN GIZI IBU HAMIL MENGGUNAKAN METODE 24 HOUR RECALL DI KECAMATAN MOYO HULU , SUMBAWA BESAR, NUSA TENGGARA BARAT Azis, Lukman; Mandasari, Ratna; Sari, Ratna Nurmalita
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health) Nov
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v4i2.1325

Abstract

ABSTRAK: Kekurangan gizi merupakan permasalahan kesehatan global yang terjadi hampir 80% negara di dunia. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok populasi yang rentan mengalami kekurangan gizi. Dampak buruk kekurangan gizi tidak hanya pada kesehatan ibu namun juga janinnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai asupan gizi ibu hamil di kecamatan Moyo Hulu kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Sebuah metode cross sectional melibatkan 15 ibu hamil berusia 30 tahun dengan usia kehamilan 27 minggu. Metode 24 hour recall digunakan untuk mencatat jenis dan kuantitas konsumsi makanan ibu hamil selama 3 hari secara tidak berututan, yaitu dua hari aktif dan satu hari di akhir pekan. Data hasil recall dianalisa menggunakan software Nutrisurvey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata asupan energi ibu hamil adalah 2,979 Kkal dan asupan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak adalah 368 g/hari, 142 g/hari dan 99 g/hari. Hampir seluruh asupan zat gizi mikro ibu hamil telah melebihi Angka Kecukupan Gizi (AKG) namun asupan zat gizi mikro seperti zat besi dan folat masih dibawah AKG yaitu 17 mg/hari dan 286 µg/hari, secara berurutan. Konsumsi serat pangan diketahui juga kurang dari AKG yaitu 15 g/hari. Sementara itu, kelompok makanan yang paling tinggi dikonsumsi ibu hamil adalah bahan pokok berpati seperti nasi (893 g/hari) dan yang paling rendah dikonsumsi adalah buah dan sayur kaya vitamin A (48 g/hari). Kesimpulan penelitian ini adalah ibu hamil telah memenuhi asupan zat gizi makro dan mikro meskipun asupan zat besi, folat dan serat pangan masih belum memenuhi rekomendasi AKG karena asupan buah dan sayur yang rendah. ABSTRACT: Malnutrition is a global health problem that occurs almost 80% countries in the world. Pregnant women are one of the population groups that are vulnerable to nutritional deficiencies. The effects of nutritional deficiencies not only affect the mothers’ health but also the fetus. The aim of this study was to assess the nutritional intake of pregnant women in Moyo Hulu sub-district, Sumbawa Besar district, West Nusa Tenggara. A cross sectional method involved 15 pregnant women aged 30 years with a gestational age of 27 weeks. The 24-hour recall method was used to record the type and quantity of foods consumed by pregnant women for 3 non-consecutive days; two weekdays and one weekend. The recall data were analyzed using Nutrisurvey software. The results of this study indicated that the average energy intake of pregnant women was 2,979 Kcal and the intake of macronutrients such as carbohydrates, protein and fat were 368 g/day, 142 g/day and 99 g/day. Almost all micronutrient intakes of pregnant women had exceeded the Angka Kecukupan Gizi (AKG), but the intake of macronutrients such as iron and folate were still below the AKG of 17 mg/day and 286 g/day, respectively. Consumption of dietary fiber was also known to be less than the AKG, which was 15 g/day. Meanwhile, the highest food group consumed by pregnant women was starchy staples e.g. rice (893 g/day) and the lowest consumed were vitamin A-rich fruits and vegetables (48 g/day). The conclusion of this study was that pregnant women had fulfilled their macro- and micronutrient even though  iron, folate and dietary fiber did not meet the AKG recommendation due to low intake of  fruits and vegetables.
Effect of Boiling Time on the Change of Moisture Content, Color Analysis and Granule’s Shape of Breadnut (Artocarpus camansi) Flour Diandra, Azzahra Putri; Zain, Alya Yuniza Maharani; Hanina, Khansa; Apriliani, Vania Rahmawati; Azis, Lukman
EXSACT-A Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v1i1.2353

Abstract

Breadnut is a local product with short shelf life that not optimally process and utilized in Indonesia. Breadnut is easily browning due to enzymatic activity. Meanwhile, breadnut potentially become alternative product due to the nutritional value mainly carbohydrate. The aim of this study evaluated the effect of boiling time on the change of moisture content, color analysis and granule’s shape of breadnut flour. Moisture content was analysis using gravimetric method then color analysis and shape of granule were using color meter and digital microscope, respectively. Data was expressed of mean±SD while statistically analysis using ANOVA with Duncan’s test to determine the significant difference (p<0.05). The results of this study showed that the moisture content, L and b* value of breadnut flour with boiling time of 10 and 15 minutes showed not significant difference (p>0.05). In addition, a* value not significant differ (p>0.05) for the breadnut with boiling time of 0 and 5 minutes. The granule’s shape of breadnut under microspore was visualized that boiling time change the size and shape of the granule due to heating and swelling. In conclusion, boiling time was changing the moisture content, color analysis and granule’s shape of breadnut flour.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Ayam Halal Rumah Potong Diandra Kabupaten Lebak, Banten Jameelah, Maryam; Haroni, Nanang; Husna, Alya; Destirana, Shalwa; Putra Pamungkas, Rio; Azis, Lukman; Dimas Said, Abdur Rahman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20713

Abstract

Background: Rumah Potong Ayam (RPA) bersertifikat halal merupakan mata rantai krusial dalam menjamin kehalalan produk turunan ayam, keberadaan RPA yang memiliki sertifikat halal akan memudahkan proses sertifikasi halal bagi industri lainnya yang menggunakan ayam sebagai bahan baku. Namun, sayangnya belum terdapat RPA di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang memiliki sertifikat halal sehingga menyulitkan industri hilir untuk memperoleh sertifikat halal juga, karena kesulitan akses bahan baku ayam bersertifikat halal. Adapun akses terdekat ayam bersertifikat halal berada di kecamatan lain dengan lokasi terdekat membutuhkan waktu tempuh lebih dari tiga jam perjalanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberdayakan RPA di Kecamatan Malingping, kabupaten Lebak, yang belum memiliki sertifikat halal melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan optimalisasi media digital. Metode: Kegiatan ini meliputi pendampingan pengurusan sertifikasi halal, pelatihan juru sembelih halal, penerapan SJPH, serta pemanfaatan media digital.  Hasil: Program pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada perbaikan fasilitas produksi. Penerapan SJPH juga terlihat melalui penetapan kebijakan halal oleh manajemen RPA, pelatihan penyembelihan bagi juru sembelih halal, adanya kemasan dengan identitas yang jelas, dan penggunaan alat pelindung diri saat bekerja. Adapun, pemanfaatan media digital saat ini menjadi salah satu media perluasan pemasaran bagi RPA. Kesimpulan: Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas, dan perekonomian mitra RPA, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk halal, serta memudahkan akses terhadap daging ayam yang terjamin kehalalannya.