Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RENDAM KAKI AIR JAHE HANGAT MENGURANGI INTENSITAS NYERI ANKLE PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH I nurbani, nurbani; Ramayanti, Ramayanti
Scientific Journal of Nursing Research Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v4i1.1299

Abstract

Rheumatoid Arthritis adalah terjadinya kerusakan dan proliferasi pada membran sinovial, yang menyebabkan kerusakan pada tulang sendi, ankilosis, dan deformitas sehingga menyebabkan nyeri. Tindakan non-farmakol- ogis untuk penderita Rheumatoid Arthritis diantaranya adalah hidroterapi dan kompres jahe.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada pen- derita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasy experiment. Metode pendekatan mengguna- kan rancangan Pre and Post test Control Group Design. Analisis data menggunakan uji statistik Independent T-Test. Teknik pengambilan sampel berupa consecutive sampling pada pasien nyeri ankle Rheumatoid Arthritis dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden terdiri dari 7 responden kelompok intervensi dan 7 responden kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa standar operasional prosedur rendam kaki air jahe hangat dan lembar observasi intensitas nyeri skala numerik. Hasil penelitian menunjukkan p value sebesar 0,00 den- gan nilai signifikansi sebesar 0,05. Jadi P<0,005 (Ha diterima). Ada pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada penderita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018.
Rendam Kaki Air Jahe Hangat Mengurangi Intensitas Nyeri Ankle Pada Penderita Rheumatoid Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I Nurbani, Nurbani; Ramayanti, Ramayanti; Fittarsih, Niya
Scientific Journal of Nursing Research Vol 1, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v1i2.924

Abstract

Rheumatoid Arthritis adalah terjadinya kerusakan dan proliferasi pada membran sinovial, yang menyebabkan kerusakan pada tulang sendi, ankilosis, dan deformitas sehingga menyebabkan nyeri. Tindakan non-farmakol- ogis untuk penderita Rheumatoid Arthritis diantaranya adalah hidroterapi dan kompres jahe.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada pen- derita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasy experiment. Metode pendekatan mengguna- kan rancangan Pre and Post test Control Group Design. Analisis data menggunakan uji statistik Independent T-Test. Teknik pengambilan sampel berupa consecutive sampling pada pasien nyeri ankle Rheumatoid Arthritis dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden terdiri dari 7 responden kelompok intervensi dan 7 responden kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa standar operasional prosedur rendam kaki air jahe hangat dan lembar observasi intensitas nyeri skala numerik. Hasil penelitian menunjukkan p value sebesar 0,00 den- gan  nilai  signifikansi  sebesar  0,05.  Jadi  P<0,005  (Ha  diterima). Ada  pengaruh  rendam  kaki  air  jahe  hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada penderita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. 
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMY: LITERATURE REVIEW Nurfazatie, Rizca; Susito, Susito; Nurbani, Nurbani
Scientific Journal of Nursing Research Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v2i2.1183

Abstract

Tindakan appendiktomi merupakan peristiwa kompleks sebagai ancaman potensial atau aktual pada integritas seseorang baik biopsikososial spiritual yang dapat menimbulkan respon berupa nyeri. Nyeri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan, baik sensori maupun emosional yang merupakan akibat dari kerusakan jaringan aktual atau potensial dan merupakan suatu hal yang dapat mengganggu dan menyulitkan bagi sebagian besar orang yang mengalami hal ini. Rasa nyeri dapat dikurangi secara farmakologis seperti obat-obatan analgesia dan nonfarmakologis salah satunya adalah melakukan mobilisasi dini untuk mengalihkan perhatian klien dari nyeri menuju aktivitas gerak yang dilakukan sesuai panduan. Mobilisasi dini adalah tindakan yang dilakukan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan atau kajian literatur yang bersumber dari artikel maupun jurnal dengan menggunakan 6 kajian literatur. Didapatkan hasil yaitu mobilisasi selalu dilakukan setelah 24 jam pertama post operasi. Dapat disimpulkan bahwa Adanya pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PROSEDUR OPERASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPARATOMI RSUD dr. ABDUL AZIS SINGKAWANG TAHUN 2021 roelanda, alvi; Limson, Leonatus; Nurbani, Nurbani
Scientific Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v3i2.1295

Abstract

Laparatomi merupakan jenis operasi bedah mayor yang dilakukan di daerah abdomen, Pembedahan dilakukan dengan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah seperti syok hemoragi, perforasi, kanker, dan obstruksi. Kecemasan pasien pre operatif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor pengetahuan dalam mengaplikasikan pencegahan kecemasan pada pasien pre operatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan desain Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner pengetahuan yang berisi 15 item pertanyaan dan kuesioner kecemasan berisi 14 pertanyaan. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 34 responden dari pasien pre operasi laparatomi. Analisa data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian dengan hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pasien pre operasi laparatomi menghasilkan P value sebesar 0,000 dengan nilai signifikansi sebesar 0,05. Jadi nilai P < 0,05 ( Ha diterima). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi di bangsal bedah RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Bagi profesi keperawatan, bagi institusi rumah sakit, bagi peneliti selanjutnya dan bagi responden semoga peneliti yang dilakukan ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik untuk ke depannya.
Pengaruh Preferensi Muzakki Terhadap Membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) Di Lazismu Kalbar Nurbani, Nurbani; Anwari, M.Khairul; Susanto, Dedy
-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/almultazim.v4i2.21817

Abstract

Zakat ialah istilah dari Al- Quran yang menampilkan sebuah kewajiban secara istimewa membagikan Sebagian aset Sebagian orang serta harta yang diperuntukkan untuk amal dan merupakan sebagian harta yang dikeluarkan oleh pemiliknya dengan persyaratan secara tertentu yang diharuskan dari Allah subhanahu wa ta’ala terhadap yang memiliki hak untuk menerima melalui beberapa syarat secara tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengaruh preferensi masyarakat mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi muzakki ( yang wajib membayar zakat ) terhadap membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) di LAZISMU Kalbar, dalam penelitian ini menggunakan variabel faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis. Metode pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan melalui survei yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah para muzakki yang berdomisili di Kalimantan Barat. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS 29. Hasil penelitian menunjukan variable faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan muzakki membayar ZIS di LAZISMU Kalbar. 
Improving Women's Skills And Economy In Kecupak II Village, Pakpak Bharat With Pandan Handicrafts Training Lister Berutu; Nita Savitri; Nurbani, Nurbani
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the empowerment of pandan craftsmen as a means of improving the economic welfare of women in Kecupak II Village, PGGS District, Pakpak Bharat Regency. The pandan handicrafts in this village have significant potential for development, but limited access to markets and skill training has resulted in suboptimal income for artisans, especially women. Through a community empowerment approach, this research focuses on skill development, product quality enhancement, and broader market access. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and focus group discussions (FGD) with artisans, community leaders, and other relevant stakeholders. The findings indicate that training in skills, strengthening business management, and improved market access can increase product quality and competitiveness of pandan handicrafts in local and regional markets. Furthermore, this empowerment initiative has opened up economic opportunities for women, increased household incomes, and strengthened the role of women in the village economy. As a recommendation, further support from the government and related institutions is needed to provide advanced training, broader marketing access, and business capital assistance to sustain and advance the pandan handicraft industry. In this way, the empowerment of pandan craftsmen in Kecupak II Village is expected to become a model for community-based economic empowerment that empowers women and enhances the overall well-being of the village community.
Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI di SMAS Muhammadiyah 1 Pontianak Nurbani, Nurbani; Puspitasari, Henny; Koriaty, Sri
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i01.1197

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah media pembelajaran yang digunakan di sekolah berupa buku LKS dan modul pembelajaran berupa cetakan sehingga siswa belum memiliki pegangan buku sendiri yaitu modul pembelajaran Geografi elektronik untuk belajar mandiri dirumah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul pembelajaran digital pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI DI SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Metode yang digunakan yatu Research and Development (RnD) atau penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evalution). Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pengembangan modul pembelajaran digital  menggunakan model pengembangan ADDIE. Kelayakan ahli media diperoleh skor yaitu 4,6 termasuk dalam kategori Sangat Layak, sedangkan untuk ahli materi diperoleh skor 4,05 dengan katagori kategori layak. Sedangkan untuk respon siswa diperoleh skor 3,28 termasuk dalam kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis android layak digunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran.
Intrapersonal Communication Model and Self-Concept among Female Drivers as Heads of Household in Medan City Ariska, Juli; Nurbani, Nurbani; Kurniawati, Dewi
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i1.9921

Abstract

As Indonesia’s third-largest city, Medan has witnessed rapid growth in ride-hailing services, providing employment opportunities for women who challenge traditional gender roles by working as motorcycle taxi drivers. In a predominantly patriarchal society, female drivers who also serve as heads of households face unique challenges in balancing professional responsibilities with cultural expectations. This study examines the intrapersonal communication processes and self-concept development of female motorcycle taxi drivers in Medan. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and focus group discussions with five primary informants—women who work as online motorcycle taxi drivers while serving as heads of households. Additional insights were gathered from five triangulation informants, including a Gojek task force member, a psychologist, the drivers’ children, and fellow drivers. The findings indicate that despite experiencing gender discrimination and social stigma, these women construct positive self-concepts through self-talk and cognitive reframing. This study introduces the RISE Communication Model (Resilience, Insight, Self-Empowerment, Evolution), demonstrating how these women develop resilience while maintaining their cultural identity. The model provides a conceptual framework for understanding psychological adaptation mechanisms among women in non-traditional occupations within Medan’s diverse urban landscape.
DISCHARGE PLANNING BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENT SECI MODEL SEBAGAI CARA PENCEGAHAN MALNUTRISI BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT Suhariyanto, Suhariyanto; Nurbani, Nurbani; Barid, Mubin
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6442

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi merupakan masalah utama yang sering terjadi selama bayi baru lahir menjalani perawatan di Rumah Sakit. Sebanyak 6,1-51% bayi baru lahir mengalami malnutrisi dengan keadaan penurunan berat badan akibat dari asupan nutrisi yang tidak adekuat. Untuk mengatasi diperlukan upaya untuk pencegahan malnutrisi dengan discharge planning berbasis knowledge management melalui Socialization, Externalization, Combination, Internalization (SECI) model.Tujuan penelitian: efektivitas discharge planning berbasis knowledge management SECI model untuk mencegah manutrisi pada bayi baru lahir di rumah sakitMetode penelitian: menggunakan teknik quasi experiment pre and posttest with control group. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah sampel 25 responden. Perawat akan mendapatkan pelatihan discharge planning berbasis knowledge management SECI model. Kelompok intervensi mendapatkan penguatan discharge planning berbasis knowledge management sedangkan kelompok kontrol mendapatkan intervensi konvensional. Kelompok kontrol akan diberikan intervensi sesuai standar rumah sakit. Analisis data menggunakakan dengan pairet T testHasil Penelitian: Terdapat perbedaan pengetahuan perawat terkait discharge planning sebelum dan sesudah diberikan workshop dengan p-value 0.001 pada kelompok intervensi dan kontrol , walaupun ada perbedaan dihasil nilai rata-rata. Penelitian juga menunjukkan ada perbedaan terkait pelaksanaan discharge planning sebelum dan sesudah diberikan perlakuan denggan p-value 0.001. Berat Badan bayi pada ada peningkatan pada kelompok intervensi denggan p-value 0.003, sedangkan untuk kelompok kontrol peningkatan berat badan bayi tidak signifikan denggan p-value 0.927.Diskusi: Dishcarge planning berbasis knowlage management SECI model menunjukkan peningkatan berat badan bayi. Penerapan SECI model dapat digunakan untuk mencegah malnutrisi bayi baru lahir di Rumah Sakit. KEYWORDS Bayi Baru Lahir, Discharge Planning, Knowledge Management, Malnutrisi, SECI Model 
Intercultural Communication Based on the Perspective of the Effects of Cultural Shock and Labeling on Self-Disclosure and Self-Confidence of Acehnese Students in Malang Juhra, Muhammad Anshar; Pohan, Syafruddin; Nurbani, Nurbani
EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.eduline3586

Abstract

This research is based on the reality that Acehnese students staying in Malang often experience the phenomenon of cultural shock and negative labeling during their studies in Malang. The negative labeling they have received such as “ Aceh pungo, marijuana dealers, members of the Free Aceh Movement (GAM)”. This labeling causes the lack of self-disclosure and lack of confidence of Acehnese students in their communication in Malang. This research aims to analyze the effects of cultural shock and negative labeling on self-disclosure and self-confidence of Acehnese students in their communication process in Malang. The research uses Winkelmann’s cultural shock theory and Edwin E. Lemert’s labeling theory. Utilizing a quantitative approach and a correlational method, the research targets members of IPPMA, comprising a population of 133 individuals. A sample size of 100 respondents was determined using the Slovin formula. The data are collacted by distributing questionnaires to respondents. After the data obtained, they are sequenced and analyzed using multiple regression analysis. The results indicate that cultural shock affects self-disclosure and self-confidence, while negative labeling does not affect self-disclosure and self-confidence. The simultaneous testing indicates that the combined effect of cultural shock and negative labeling on self-disclosure and self-confidence is weak.