Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN LITTLE TALK COFFEE BEKASI BERDASARKAN STANDAR GREEN BUILDING COUNCIL INDONESIA Maydian, Darryl Rizqi; Oktaviani, Ayu
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v8i1.775

Abstract

Cafe is a place that provides foods and drinks, especially coffee. The Diffrences between a cafe and restaurant are the concept, atmosphere and type of food served. Cafes are designed with the aim of being a place to relax, discuss and even work for long hours, so user comfort needs to be considered that visitors can use the cafe comfortably. In this research, thermal or temperature is one of the factors that influences comfort in a building. Apart from that, with the Green Building Council Indonesia standard, it is hoped that the building will not only provide comfort to users, but also provide sustainability to the surrounding environment
Integrating Digital Cognitive Mapping into Speaking Instruction: A Quasi-Experimental Study with Indonesian EFL Students Hamdan, Hamdan; Triyogo, Agus; Oktaviani, Ayu
JENTIK : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/jentik.v4i2.565

Abstract

Background of study: Speaking is a fundamental component of communication skills for English as a Foreign Language (EFL) students. Nevertheless, many learners encounter difficulties in expressing ideas fluently and coherently in oral communication. These challenges highlight the need for instructional strategies that facilitate idea generation, organization, and delivery through technology-enhanced learning environments.Aims: This study aims to examine the effect of integrating digital cognitive mapping into speaking instruction on the speaking performance of Indonesian EFL university students.Methods: A quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed involving 44 students enrolled in an English Language Education program. The participants were divided into an experimental group (n = 22) and a control group (n = 22). The experimental group received speaking instruction supported by digital cognitive mapping tools, while the control group engaged in conventional speaking activities without cognitive or digital mapping. Students’ speaking performance was assessed using standardized speaking rubrics, and the data were analyzed using descriptive and inferential statistics.Result: The results indicated that the experimental group showed a statistically significant improvement in speaking scores from pretest to posttest, whereas the control group demonstrated only a slight and non-significant gain. In addition, the experimental group significantly outperformed the control group on the posttest.Conclusion: The study concludes that digital cognitive mapping is an effective instructional tool for enhancing EFL students’ speaking performance, particularly in planning, organizing, and delivering oral texts. These findings support the integration of technology-enhanced, learner-centered speaking activities using visual knowledge-organization tools in higher education contexts.
EVALUSI RANCANGAN KONSEP RUANG TERBUKA PADA PUSAT PERBELANJAAN SEBAGAI DESAIN YANG TANGGAP PANDEMI Oktaviani, Ayu; Afriadi, Rido
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah ARJOUNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah pandemi Covid-19 melanda selama 2 tahun lebih, akhirnya berbagai kegiatan masyarakat mulai berangsur normal. Aktivitas harian mulai bisa dilakukan dengan mengadopsi kebiasaan baru yang berlaku dalam tatanan perubahan sosial. Konsep outdoor menjadi salah satu alternatif desain yang dapat diterapkan pada bangunan pusat perbelanjaan di masa depan. Penelitian ini mengambil studi kasus di Mall Kelapa Gading. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui fungsi ruang terbuka pada pusat perbelanjaan dan juga Mendapatkan ide desain konsep ruang terbuka dalam pembangunan pusat perbelanjaan tanggap pandemi. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Kajian teori. Metode pengumpulan data menggunakan place-centered mapping dan person-centered mappingKonsep terbuka sangat sesuai dengan desain tanggap pandemi Konsep terbuka memiliki banyak kelebihan dari segi sirkulasi udara dan segi pencahayaan.Konsep terbuka memiliki kekurangan dari segi kenyamanan pada siang hari.
Kajian Konsep Placemaking Terhadap Pengunjung Di Taman Ismail Marzuki Jakarta Zulkarnain, Izka; Oktaviani, Ayu
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v8i2.785

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kajian konsep placemaking terhadap pengunjung di Taman Ismail Marzuki. Yang mana, konsep placemaking ini bertujuan untuk menciptakan suatu ruang yang berkualitas bagi pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, agar dapat mengeksplorasi kajian konsep placemaking terhadap pengunjung di Taman Ismail Marzuki ini. Menurut Project for Public Space, ruang yang berkualitas tersebut dinilai dari empat factor, yaitu factor kenyamanan, factor aksesibilitas, factor aktivitas dan factor lingkungan sosial. Factor - faktor tersebut akan menjadi acuan terhadap pengambilan data dari pengunjung. Berdaarkan dari data yang telah diambil, TIM ini dapat mewadahi berbagai aktivitas para pengunjung serta memenuhi kriteria kenyamanan, aksesibilitas, aktivitas dan lingkungan social, yang mendukung dan mempermudah berbagai produktivitas pengunjung. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Taman ismail marzuki berhasil menerapkan konsep placemaking.
Pengaruh Gender Diversity, Kinerja Lingkungan, dan Green Investment terhadap Pengungkapan Emisi Karbon dengan Media Exposure sebagai Variabel Moderasi Hikmah, Nor; Oktaviani, Ayu; Rosari, Novika; Anwar, Kasyful; Nailiah, Rusma
JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Vol. 14 No. 1 (2026):
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jwm.v14i1.489

Abstract

Timbulnya fenomena lingkungan seperti pemanasan global yang salah satu pemicunya dari aktivitas industri, menumbuhkan kesadaran serta dorongan pemangku kepentingan kepada manajemen perusahaan untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai strategi proaktif seperti pengungkapan emisi karbon. Dalam mengungkapkan informasi yang sensitif seperti emisi karbon, terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi komprehensifitas pengungkapan emisi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh aspek eksternalitas dan internalitas perusahaan, yaitu gender diversity, kinerja lingkungan, dan green investment terhadap pengungkapan emisi karbon. Penelitian ini juga bertujuan untuk membuktikan peran moderasi dari media exposure pada hubungan gender diversity, kinerja lingkungan, dan green investment terhadap pengungkapan emisi karbon. Populasi perusahaan yang digunakan dalam penelitian ialah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Adapun sampel penelitian dirumuskan melalui purposive sampling method, sehingga didapatkan sejumlah 192 sampel. Untuk merumuskan hasil penelitian, maka digunakan Moderated Regression Analysis (MRA) sebagai teknik analisis penelitian. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa gender diversity, kinerja lingkungan, dan green investment memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa media exposure tidak mampu memoderasi hubungan gender diversity dan kinerja lingkungan terhadap pengungkapan emisi karbon. namun, pada hubungan green investment terhadap pengungkapan emisi karbon terdapat peran moderasi dari media exposure. Hasil penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur mengenai faktor-faktor pendorong transparansi lingkungan serta peran media exposure dalam membentuk respons perusahaan terhadap isu keberlanjutan khususnya dalam pengungkapan emisi karbon.