Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation between Knowledge of Reproductive Health and Exposure to Pornography on Premarital Sexual Behavior of X High School Adolescents in Magelang Regency Fajarwati, Evi; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Wijayanti, Kartika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Sexual behavior among adolescents tends to increase, especially unmarried adolescents due to globalization and technological developments, these two things greatly affect exposure to information and the lifestyle that teenagers want to adopt. It is undeniable that the internet and information technology are often used in the manufacture and distribution of pornography. Lack of knowledge of reproductive health and exposure to pornography has a negative impact on adolescents, such as the number of teenagers who engage in deviant behavior. Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of reproductive health and exposure to pornography on adolescent premarital sexual behavior in SMA X, Magelang Regency. Method: This research is analytic correlative with cross sectional design. This research was conducted in February 2022 with a population of 344 students of class X and class XI SMA X exposed to pornographic content. The sampling method used proportional random sampling totaling 195 respondents. The instrument in this study used an online questionnaire in the form of Google Forms. The instrument used is an adaptation of the reproductive health knowledge questionnaire by Apriany 2014, exposure to pornography using an early detection instrument for pornographic content Puslitjakdikbud 2017, and premarital sexual behavior by Junita 2018. Descriptive data analysis and correlation test using Spearman using SPSS. Results: The results showed that most of the respondents had moderate reproductive health knowledge as many as 122 people (62.6%) most of whom were exposed to degree 1 pornography as many as 180 people (92.3%) with mild risky sexual behavior as many as 111 people (56, 9%).Based on the Spearman correlation test, it showed that there was a significant relationship between knowledge of reproductive health (p-value = 0.0012 <0.05) and exposure to pornography (p-value = 0.0014) on premarital sexual behavior of high school adolescents X in Magelang Regency. Conclusion: There is a relationship between knowledge of reproductive health and exposure to pornography on adolescent premarital sexual behavior.
Efektifitas Edukasi Menyusui Melalui Video Terhadap Perilaku Ibu Menyusui Neonatus Sulistiyowati, Eni; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Wijayanti, Kartika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi baru lahir, bersifat eksklusif karena diberikan pada usia 0-6 bulan. ASI mampu dicerna dan diserap dengan baik oleh usus bayi dan terhindar dari risiko kesalahan pencernaan saat diberikan susu formula. Persentase bayi kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif pada tahun 2019 sebesar 74,9% dan pada tahun 2020 sebesar 78,93% sedangkan pada tahun 2021 sebesar 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan persentase pemberian ASI eksklusif khususnya di DIY pada tahun 2021. Penyebab keberhasilan dan kegagalan praktik pemberian ASI eksklusif terdiri dari 3 faktor. Tenaga kesehatan merupakan faktor pendorong pelaksanaan ASI eksklusif melalui pemberian informasi. Informasi dapat melalui media, berupa audiovisual. Sehingga perlu diketahui efektifitas pemberian media audiovisual untuk tujuan edukasi tentang menyusui. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan menyusui melalui video tentang perilaku ibu menyusui bayi di Poliklinik Anak RSU Sleman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pre-test and post-test nonrandomized control group design. Penelitian ini mengambil sampel ibu menyusui yang sudah masuk kriteria inklusi di poliklinik anak RSUD Sleman yaitu 42 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan cara consecutive sampling. Analisis normalitas dengan Shapiro Wilk dan pengujian hipotesis menggunakan uji Spearmen's Rho. Hasil: Penelitian ini menggunakan analisis bivariat untuk menganalisis efektivitas pendidikan menyusui menggunakan video terhadap perilaku ibu menyusui di poliklinik anak RSUD Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi melalui video lebih efektif terhadap perilaku ibu menyusui di poliklinik anak RSUD Sleman dengan p-value 0,003. Sedangkan edukasi hanya menggunakan leaflet seperti yang dilakukan di poliklinik anak RSUD Sleman pada umumnya, tidak efektif terhadap perilaku ibu menyusui yang diukur menggunakan skor LATCH dengan p-value 0,212.
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Selama Covid-19 : Literature Review Lusiyati, Yeni; Rohmayanti, R; Rahayu, Heni Setyowati Esti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2020 sekitar 270 juta jiwa, menduduki posisi ke 4 populsi terpadat di dunia. Laju pertumbuhan penduduk ini ditentukan oleh pertumbuhan penduduk yang di menjadi tolak ukur perkembangan penduduk suatu negeri. Upaya untuk meminimalkan angka kelahiran adalah dengan menggunakan kontrasepsi. Bulan Maret 2020 Indonesia mengonfirmasi permasalahan Covid-19 danmenyebar dengan cepat ke 34 provinsi. Karena keadaan tersebut terjadi jadi penurunan pengguna kontrasepsi yang cukup drastis pada bulan Maret 2020 dibanding bulan sebelumnya. penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi wanita usia subur terhadap pemilihan metode kontrasepsi selama pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Literature Review dengan pencarian data melalui google scholar. Pencarian artikel dilakukan pada bulan Juli 2022. Artikel yang diambil dari tahun 2019-2022. Berdasarkan kriteria inklusi didapatkan 7 artikel yang kemudian digunakan dalam literature review. Faktor faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan metode kontrasepsi selama pandemi Covid- 19 ialah dukungan suami, usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dukungan tenaga kesehatan, penghasilan, pekerjaan. Karakteristik responden antara lain berusia 20-35 tahun, memiliki jumlah anak 2, pendidikan responden tinggi, responden tidak bekerja dan berpenghasilan rendah. Metode kontrasespsi yang digunakan responsden ialah kontrasespsi jangka panjang non hormonal. Faktor yang paling berpengaruh pada pemilihan metode kontrasepsi adalah dukungan suami.
PREDISPOSISI ANEMIA IBU HAMIL DI KECAMATAN TEMPURAN TAHUN 2018 Haryono, Hana Setiawati; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Wijayanti, Kartika
Borobudur Nursing Review Vol 1 No 2 (2021): Borobudur Nursing Review Vol 1 No 2 (July-December 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5391

Abstract

Latar belakang : Angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan nilai yang cukup tinggi, berdasarkan hasil riskesdas 2018, proporsi bumil anemia di Indonesia mencapai 48,9%. Anemia pada ibu hamil jika tidak diatasi akan mengakibatkan Intra Uterine Growth Retardation (IUGR), lahir prematur, Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), peningkatan risiko kematian neonatus, sesak nafas pada ibu, meningkatkan risiko pendarahan saat persalinan, preeklamsia dan sepsis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui predisposisi anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tempuran tahun 2018. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan pendekatan case control dimana 22 responden sebagai kelompok kasus dan 22 responden sebagai kelompok kontrol. Data diolah dengan uji statistik chi square untuk menganalisis hubungan antara variable dependen (kejadian anemia ibu hamil) dan variabel independen yang meliputi umur, paritas, KEK, infeksi dan penyakit, jarak kehamilan, tingkat pendidikan, konsumsi tablet Fe. Hasil penelitian: uji chi square menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil yaitu paritas (p value = 0,03), status KEK (p value = 0,01), dan jarak kehamilan (p value = 0,03) sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil yaitu umur (p value = 0,05), ), infeksi dan penyakit ( p value = 0,12), pendidikan ( p value = 0,76), konsumsi tabel Fe ( p value = 0,64). Kesimpulan: faktor predisposisi anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tempuran tahun 2018 adalah paritas, KEK dan jarak kehamilan. Disarankan untuk: KIE bagi pasangan yang akan menikah tentang gizi dan program KB.
Aplikasi aromaterapi lemon pada ibu hamil trimester 1 dengan emesis gravidarum Widiarta, Yuditya; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Rohmayanti, Rohmayanti
Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (2022): Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (January-June 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5421

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan proses yang alamiah dari seorang wanita. Namun selama kunjungan antenatal mungkin ibu hamil akan mengeluh bahwa dia mengalami ketidaknyamanan. Mual dan muntah adalah gejala yang wajar dan sering didapatkan pada kehamilan trimester 1, rasa mual yang menimbulkan ketidaknyamanan dapat diatasi dengan cara non farmakologi yaitu dengan aplikasi aromaterapi lemon.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk aplikasi aromaterapi lemon pada ibu hamil trimester 1 dengan emesis gravidarum. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan metode pengambilan sample yaitu purposive sampling. Sample yang diambil dalam penelitian ini adalah seorang ibu hamil dengan mual muntah sedang dengan skor 16, data diambil dengan menggunakan metode observasi partisipasif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Setelah dikumpulkan data yang ada dianalisis dengan menggunakan domain analisis. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aromaterapi lemon pada responden dapat mengurangi mual muntah yang terjadi pada ibu hamil trimester 1 dari skor 16 ke-7 dalam waktu 6 hari intervensi. Kesimpulan: Aromaterapi lemon dapat menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Saran: Oleh karena itu aromaetrapi lemon dapat digunakan untuk menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 dengan tingkat sedang hingga rendah.
Aplikasi teknik terapi musik klasik untuk mengurangi kecemasan pada ibu menyusui yang pernah terpapar covid-19 Fajriyani, Safrina; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Wijayanti, Kartika
Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (2022): Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (January-June 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5435

Abstract

Latar Belakang: ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan terbaik bagi bayi. Semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi sudah terkandung dalam ASI, produksi ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik secara langsung misalnya perilaku menyusui, psikologis ibu, ataupun yang tidak langsung, misalnya sosial kultur dan bayi, yang akan berpengaruh terhadap psikologis sehingga perubahan peran seorang ibu memperlukan adaptasi yang harus dijalani. Faktor-faktor yang mempengaruhi semakin memperburuk pemberian ASI saat ini dikarenakan adanya kecemasan dialami oleh ibu menyusui dan adanya pemikiran atau pengetahuan ibu akan menularkan virus covid-19 kepada bayinya melalui ASI pada masa pandemi seperti sekarang ini. Kecemasan pada ibu menyusui tersebut harus diatasi agar tidak memepengaruhi produksi ASI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengaplikasikan teknik teapi musik klasik untuk mengurangi kecemasan pada ibu menyusui yang pernah terpapar covid-19. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan metode pengambilan sample yaitu purposive sampling. Sample yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seorang ibu menyusui berumur 21 tahun yang mengalami kecemasan tingkat berat. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan metode observasi partisipatif. wawancara tidak terstruktur, dan dokumnetasi yang kemudian di analisa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi teknik terapi musik klasik dapat menurunkan kecemasan pada ibu menyusui yang pernah terpapar covid-19 dari skala kecemasan berat menjadi ringan setelah di lakukan intervensi 6 kali pertemuan. Kesimpulan: Terapi musik klasik dapat mengurangi kecemasan pada ibu menyusui yang pernah terpapar covid-19 dari skala berat menjadi ringan.
APLIKASI TERAPI WARNA UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA REMAJA PUTRI YANG DISMENORE Setiyani, Dinda; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Rohmayanti, Rohmayanti
Borobudur Nursing Review Vol 3 No 1 (2023): Borobudur Nursing Review Vol 3 No 1 (January-June 2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5992

Abstract

Latar Belakang:Menstruasi adalah keluarnya darah di uterus yang sering dialami perempuan setiap satu bulan sekali dan bersamaan dengan proses peluruhan rahim yang menyebabkan nyeri. Apabila nyeri tidak diatasi maka akan menimbulkan kecemasan yang akhirnya juga akan meningkatkan intensitas nyeri yang mengganggu aktivitas, sehingga terapi warna merupakan salah satu terapi non farmakologi yang bisa digunakan untuk mengatasi kecemasan pada remaja yang dismenore. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan terapi warna pada remaja putri yang mengalami dismenore. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri usia 14 tahun dengan dismenore dengan skala 6. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkanbahwa terapi warna pada responden dapat mengurangi dismenore dari skala 6 ke skala 2 dalam waktu tiga hari intervensi. Kesimpulan:Terapi warna dapat mengurangi dismenore. Saran: Terapi warna dapat diaplikasikan pada remaja yang mengalami dismenore.
Aplikasi Abdominal Stretching Exercise Pada Nn. A Dengan Nyeri Akut (Dismenore) Wahyuni, Nur; Rohmayanti, Rohmayanti; Rahayu, Heni Setyowati Esti
Borobudur Nursing Review Vol 2 No 2 (2022): Borobudur Nursing Review Vol 2 No 2 (July-December 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.7348

Abstract

Latar belakang: Menstruasi adalah perdarahan periodik normal yang keluar melalui uterus dan merupakan tanda dari kematangan fungsi fisiologis pada wanita. Menstruasi adalah periode yang rentan terhadap suatu gangguan, salah satunya adalah dismenore atau nyeri sebelum atau selama menstruasi. Dismenore ditandai dengan nyeri kram pada perut bagian bawah yang disebabkan oleh kejang otot uterus yang dapat membatasi aktivitas normal dan memerlukan pengobatan. Sebuah terapi non-farmakologis untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara penerapan abdominal stretching ecercise. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada remaja dengan menerapkan abdominal stretching exercise untuk mengurangi nyeri dismenore. Metode: Penelitian ini menggunakan desain berupa metode studi kasus, adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan sampel penelitian inidilakukan pada seorang responden remaja putri yang berusia 16 tahun, mengalami dismenore dengan skala nyeri pada score 6. Pengambilan data menggunakan metode observasi partisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Data yang telah ditabulasi kemudian dianalisis memakai domain analisis. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan abdominal streching exercise mampu menurunkan skala dismenore, dengan penurunan skala nyeri dari skala 6 menjadi skala 3 (sedang ke ringan) dalam waktu 3 hari intervensi. Kesimpulan: Abdominal streching exercise dapat meningkatkan kekuatan otot, daya tahan dan fleksibilitas otot disekitar perut menjadi rileks, meregangkan dan terjadi pelebaran sehingga dapat melancarkan sirkulasi darah dan oksigen pada otot di sekitar perut yang dapat menyebabkan nyeri berkurang. Oleh karena itu, abdominal streching exercise dapat direkomendasikan bagi remaja dengan dismenore.
Penerapan Rolling Massage Punggung Untuk Mengatasi Masalah Menyusui Tidak Efektif M, Eva Novita; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Wijayanti, Kartika
Borobudur Nursing Review Vol 2 No 2 (2022): Borobudur Nursing Review Vol 2 No 2 (July-December 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.7398

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan alami pertama yang dibutuhkan bayi dalam bulan pertama kehidupan. World Health Organization (WHO) dan United National Children Fund (UNICEF) merekomendasikan pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan pemberian ASI sampai dua tahun pertama kehidupannya. Komponen dalam ASI mengandung banyak manfaat, yaitu sebagai nutrisi, hormon, kekebalan, faktor pertumbuhan, anti alergi, antibodi, serta inflamasi yang dapat mencegah terjadinya infeksi pada bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menerapkan rolling massage punggung untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu menyusui. Metode: metode yang digunakan adalah metode studi kasus yaitu purposive sampling. Responden yang digunakan ibu post partum yang baru melahirkan bayi pertama (primipara) dan mengalami keluhan ASI tidak lancar. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan rolling massage punggung dapat mengatasi masalah menyusui tidak efektif, yang dinilai dari penilaian observasi produksi ASI yang pada hari pertama total skor 2 dan pada hari terakhir total skor 6 poin. Kesimpulan : Penerapan rolling massage punggung dapat mengatasi masalah menyusui tidak efektif.
Co-Authors Abel Zulia Adhitama, Dimas Aji Afiana Rohmani Ahsan, Abdillah Ardianingrum, Nadia Arum Kartikadewi Ayu Lestari AYU LESTARI Chabibah, Puji Umi Desiana Dwi Utami Devi Kemala Dewi Dewanti, Amelia Cahya Dewi, Devi Kemala Dwi Rahayu Sulistyorini Dwi Sulistyono Eka Sakti Wahyuningtyas Eni Sulistiyowati Eni Sulistiyowati Estrin Handayani Evi Fajarwati Fajarwati, Evi Fajriyani, Safrina Fariza, Ida Gela Setya Ayu Putri Haryono, Hana Setiawati Heni Lutfiyati Heni Lutfiyati Heni Lutfiyati, Heni Herma Fanani Agusta Hikma Anisa Putri Imron Wahyu Hidayat Isabella Meliawati Sikumbang Isabella Meliawati Sikumbang Istikhomah Istikhomah, Istikhomah Kartika Wijayanti Kartika Wijayanti, S. Kep. Ns Kartikadewi, Arum Laela Hayu Nurani Laela Hayu Nurani Laela Hayu Nurani Lusiyati, Yeni M, Eva Novita Muji Setiyo Muta Aliva N Nasruddin Nadia Ardianingrum Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin, N Nia Afifatul Ulya Nia Salsabila Nia Salsabila Nining Setiyo Apriyani Nur Wahyuni Nurul Umi Salamah Prasojo Pribadi Priyo - Putri Kurniasiwi Rahayu, Irna Fitriana Robiul Fitri Masithoh Rohmayanti Rohmayanti Rohmayanti Rohmayanti Rohmayanti, R Rusdjijati, Retno Salsabila, Nia Saputri, Rika Ariyanti Saputri, Rika Ariyanti Septi Wardani, Septi Setiyani, Dinda Sikumbang, Isabella Meliawati Siti Noor khikmah Sri Hananto Ponco Nugroho Sri Hananto Ponco Nugroho Sri Margowati Sri Margowati Sri, Margowati Sumarno Adi Subrata Thoriq Kurniawati Tiara Mega Kusuma Utami, Desiana Dwi Whanovita Prima Listiany Widiarta, Yuditya Wiji Astuti