Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA PADA PROGRAM TRANSPORTASI UMUM SUROBOYO BUS Maharani, Mahira; Meirinawati, Meirinawati
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pelayanan publik menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tingginya volume kendaraan bermotor di Kota Surabaya akan memunculkan kebutuhan mendesak berupa transportasi umum yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah berupaya menghadirkan transportasi umum yang ramah lingkungan dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui program Suroboyo Bus guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi pelayanan publik Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada program Suroboyo Bus. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian menggunakan teori strategi pelayanan publik menurut Tjiptono yang terdiri dari 4 indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) atribut layanan masyarakat, beberapa sarana prasarana belum memadai dan penyampaian informasi pada aplikasi GOBIS kurang cepat, (2) pendekatan untuk penyempurnaan kualitas jasa, tarif layanan sudah terjangkau, pelayanan berdampak positif pada beberapa aspek, namun waktu kedatangan bus masih lama, (3) sistem umpan balik untuk kualitas layanan pelanggan, masyarakat puas dengan pelayanan namun crew masih abai terhadap keamanan dan keselamatan penumpang, (4) implementasi manajemen, pelatihan untuk crew tidak rutin dilakukan, keluhan dan saran masyarakat belum sepenuhnya diperhatikan. Adapun saran yang diberikan untuk peningkatan pelayanan Suroboyo Bus yaitu perbaikan sarana prasarana, penyediaan CCTV pada halte, layanan aplikasi GOBIS bagi pengguna IOS, penambahan frekuensi keberangkatan, mengadakan pelatihan bagi crew, dan peningkatan pengelolaan keluhan dan saran.
STRATEGI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI LAYANAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN SIDOARJO (STUDI KASUS PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA) Hapsari, Melati Arum; Meirinawati, Meirinawati
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi penerapan e-government merupakan salah satu usaha pemerintah Indonesia dalam mengatasi citra pelayanan publik yang kurang di mata masyarakat. Citra pelayanan publik yang kurang di mata masyarakat berupa pelayanan yang tidak efektif dan efisien waktu. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo menerapkan layanan Online Single Submission untuk pelayanan perizinan. Dalam layanan Online Single Submission terdapat banyak jenis pelayanan yang disajikan, salah satunya adalah Nomor Induk Berusaha. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan strategi dalam peningkatan pelayanan publik melalui layanan Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian menggunakan teori strategi e-government menurut Napitupulu dkk., (2020). Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi e-government yang dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo sudah berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dari adanya pelatihan pegawai, pengadaan kegiatan sosialisasi, peningkatan kualitas dan kuantitas layanan, peningkatan kualitas jaringan dan peningkatan komitmen pemimpin. Namun masih terdapat beberapa kendala seperti fitur riwayat pengajuan dokumen yang belum ada dan informasi terkait prosedur pelayanan yang belum ditambahkan. Adapun saran dari peneliti yaitu memberikan pelatihan pegawai service excellent, menambah sosial media agar informasi masyarakat dapat lebih mudah diakses, melakukan pengecekan data aduan kritik dan saran secara rutin, menyediakan koneksi internet cadangan, menerapkan tipe kepimpinan yang sesuai.
Strengthening Planning Literature as Human Resources Capacity Improvement through Textbooks for Students of The Department of Public Administration, Faculty of Social Science And Law, State University of Surabaya Meirinawati, Meirinawati; Fanida, Eva Hany; Niswah, Fitrotun; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 11 No 2 (2022): Mimbar Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/jpsp.v11i2.3107

Abstract

Human resource is one of the main components in the organization, the existence of an organization must also be supported by a high concern for the needs of human resources through a comprehensive, systematic and dynamic planning. Human resources planning is a basic need in every organization as an effort to project various demands in globalization, new technologies, and organizational restructuring processes. Both in terms of quantity, quality, strategy, and good operations, there are at least four aspects of human resource planning that must be considered/done, namely: (1) how many projected number of employees are needed (forecasting of employees), (2) identification of available human resource within the organization (human resource audit), (3) perform an analysis of the balance of supply and deman, (4) run an action program. Strengthening literacy through the preparation of comprehensive teaching materials has an important role in the learning process because it is able to guide students not only to develop their understanding and competence but to instill the character to be adaptive in designing plans according to the demands of needs. Considering the study of the Human Resource Planning Course which is so extensive but has not been supported by the existence of the course textbook. Through the development of textbooks, students are expected to broaden their horizons and ideas through discussions on matters related to Human Resource Planning. The development model that will be used is the ADDIE development model (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate). It is hoped that the compiled textbooks can instill reinforcement in human resource planning, requiring comprehensive textbooks in theory and practice.
Efektivitas Layanan Administrasi Kependudukan Melalui Aplikasi Klampid (Kawin, Lahir, Mati, Pindah, Datang) di Kelurahan Kapasan Kecamatan Simokerto Kota Surabaya Bermansyah, Limpad Dedy; Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.079-1.090

Abstract

Aplikasi Klampid merupakan inovasi layanan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus keperluan administrasi kependudukan secara online. Untuk menunjang kemudahan masyarakat, pihak dinas menempatkan petugas khusus di setiap Kecamatan di Kota Surabaya salah satunya yaitu kecamatan Simokerto. Namun dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala berupa rendahnya pemahaman masyarakat terhadap adanya aplikasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan Klampid dalam mengoptimalkan kemudahan administrasi kependudukan kelahiran dan kematian di Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian ini menggunakan teori pengukuran efektivitas sistem informasi oleh DeLone dan McLean yang meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan, penggunaan, kepuasan pengguna dan keuntungan bersih. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan analisis model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada indikator kualitas sistem sudah cukup efektif. Indikator kualitas informasi sudah efektif karena telah menunjukkan keterbaruan, kejelasan dan keakuratan inforamsi. Indikator kualitas pelayanan sudah efektif dimana dilihat dari kecepatan, kehandalan dan interaksi baik yang terjalin dari pemberi layanan. Begitu pula pada indikator penggunaan, aplikasi Klampid sudah sering dimanfaatkan untuk memberikan layanan kependudukan. Indikator kepuasan pengguna juga sudah efektif dimana pihak kelurahan, kecamatan dan masyarakat merasa puas dengan adanya aplikasi Klampid. Pada indikator keuntungan bersih dari adanya aplikasi Klampid juga telah dirasakan oleh pihak kelurahan maupun masyarakat luas. Kata Kunci: Aplikasi Klampid, Efektivitas, Pelayanan Publik.
KUALITAS PELAYANAN MALAM HARI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN KOTA SURABAYA : (STUDI KASUS DI KELURAHAN JAMBANGAN) Ratri, Acik Ayu Bastika; Meirinawati, Meirinawati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11563

Abstract

Public service is the entire activity provided by service providers to meet the needs and solve community problems. One of them is the city of Surabaya, where the majority of the population works, so the Surabaya City Government has created a night service that is applied in all sub-districts of Surabaya City. The implementation of night services in Jambangan Village still has shortcomings in the quality of service provided, therefore this study aims to describe the quality of night services as an effort to increase public awareness of population administration in Jambangan Village, Surabaya City by using five dimensions of service quality according to Fauzi (2019) in the book Service Quality, Consumer Satisfaction, and Customer Loyalty: A Theoretical Review (2020) including Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. Data collection techniques from observation, interviews, literature studies and documentation. The data analysis used is data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the quality of nighttime service is carried out well from the dimensions of responsiveness, assurance and empathy, but not optimal from the tangibles dimension, namely uneven facilities and infrastructure of the RW hall, the reliability indicator still needs to be maximized in providing information on the implementation of nighttime services. Based on the results of the study, there are suggestions to improve quality, namely improving the security of the RW hall, improving coordination with the RT RW Head, and preparing employees before leaving for the RW Hall. Pelayanan publik merupakan keseluruhan aktivitas yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi permasalahan masyarakat. Salah satunya Kota Surabaya yang mayoritas penduduknya adalah bekerja, sehingga Pemerintah Kota Surabaya membuat pelayanan malam hari yang diterapkan diseluruh kelurahan Kota Surabaya. Pelaksanaan pelayanan malam hari di Kelurahan Jambangan masih memiliki kekurangan dalam kualitas pelayanan yang diberikan, untuk itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kualitas pelayanan malam hari sebagai upaya meningkatkan masyarakat sadar administrasi kependudukan di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Fauzi (2019) dalam buku “Service Quality, Consumer Satisfaction, dan Customer Loyalty: Tinjauan Teoritis (2020)” meliputi Tangibles, Reliabilitas, Responsiviness, Assurance, Empaty. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dari observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan malam hari terlaksana dengan baik dari dimensi responsiviness, assurance dan empaty, namun belum optimal dari dimensi tangibles yaitu sarana dan prasarana balai RW yang tidak merata, dan indikator reliability masih perlu dimaksimalkan dalam memberikan informasi pelaksanaan pelayanan malam hari. Berdasarkan hasil penelitian, adapun saran untuk meningkatkan kualitas yaitu meningkatkan keamanan balai RW, meningkatkan koordinasi dengan Ketua RT RW, serta persiapan pegawai sebelum berangkat ke Balai RW.
EFEKTIVITAS LAYANAN PEDULI DILAN (DISABILITAS, ODGJ DAN LANSIA) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Rachmadhanty, Aulia; Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v13n1.p9-20

Abstract

Peduli Dilan service is an innovative program to improve accessibility of population administration services for people with with special needs in Sidoarjo Regency. This study aims to analyze the effectiveness of the Peduli Dilan service by using seven indicators of effectiveness according to Annas: timeliness, human resources that manage, work mechanisms, cooperation and communication, distribution of funds, no deviations, monitoring and evaluation. This research uses descriptive qualitative approach method with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The results showed that in general In general, Peduli Dilan service has been running effectively. The service can be said run on time even though it does not have a fixed schedule due to limited officers, but officers have good competence in providing services. The service work mechanism runs according to the SOP and utilizing technological developments in the service process. Peduli Dilan service has collaborated and communicated with various stakeholders to support. In terms of fund distribution, operational funds sourced from the APBD which monitored through periodic evaluations and audits. In services, no irregularities were found and services were provided free of charge. Peduli Dilan service is routinely monitored and evaluated, but there is no specific SKM. To improve the effectiveness of services, it is recommended that there be an increase in the number of officers, as well as the preparation of a more specific a more specific community satisfaction survey (SKM) for service recipients.
Lecturer and Student Satisfaction with the Quality of Management Services at the Learning and Professional Development Institute (LP3) State University of Surabaya Meirinawati, Meirinawati; Nuryono, Wiryo; Surhatiningsih, Surhatiningsih; Wismanadi, Himawan
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpsi.v7n2.p76-82

Abstract

This research was conducted at UNESA, more specifically the Institute for Learning and Professional Development (LP3). Especially those related to the services available to related parties, namely Unesa lecturers and students. Based on Circular B/15254 /[IN38 / TU.00.021/ 2020] issued by the Chancellor of Unesa regarding the steps to prevent the spread of the coronavirus Deseas19 (COVID19) at the State University of Surabaya which stipulates that practical activities will be carried out online from March 16, 2020 until with the next decision. Therefore, this research was conducted online using a descriptive correlational approach. Specifically, the purpose of this research is to determine the following: 1) The satisfaction (recognition) of lecturers and students towards the quality of LP3 management services. 2) Quality of LP3 management performance and 3) Relationship between service quality and lecturer-student satisfaction. The method used is descriptive and consists of preparation. It starts with editing online, effective and reliable tools to measure service quality and teacher and student satisfaction, and then collects and analyzes data online using surveys in the form of Google Forms. Descriptive data analysis and correlation. The results of this survey can be used as discussion material for improving the quality of online services. In addition, you can find the barriers and obstacles experienced by lecturers and students.
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Literasi untuk Guru Mata Pelajaran IPS Kabupaten Lamongan: Pengabdian Segara, Nuansa Bayu; Utami, Wiwik Sri; Harmanto, Harmanto; Prabawati, Indah; Wisnu, Wisnu; Purnomo, Nugroho Hari; Meirinawati, Meirinawati; Mudzakkir, Moh.; Afifah, Silvi Nur; Huda, Mi'rojul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3454

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the pedagogical competence of Social Studies (IPS) teachers in Lamongan Regency in implementing literacy-based learning and assessment. The program was initiated in response to teachers’ limited understanding of comprehensive literacy concepts and their challenges in designing learning strategies and authentic assessment tools that measure students’ critical thinking skills. The activity was conducted through workshops and sharing sessions using participatory approaches, including interactive lectures, group discussions, and practical sessions on designing literacy-based lesson plans and assessment instruments. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding and ability to apply literacy principles in Social Studies instruction. Most participants were able to identify literacy elements, design learning activities that promote critical thinking, and develop authentic literacy-based assessment tools. Furthermore, the training fostered collaboration among teachers through the MGMP as a sustainable professional learning community. Overall, this program contributes to improving the quality of Social Studies learning in Lamongan Regency and serves as a best practice model that can be replicated in other regions.