p-Index From 2021 - 2026
3.792
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hubungan Proses Pembelajaran Dengan Kepuasan Mahasiswa Menggunakan Logika Fuzzy Widaningrum, Ida
Scientific Journal of Informatics Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v2i1.4532

Abstract

Proses belajar mengajar dalam suatu perkuliahan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dosen dalam melaksanakan salah satu tridharmanya yaitu pengajaran. Hal ini memerlukan interaksi aktif dari kedua belah pihak yaitu dosen dan mahasiswa, sehingga pada akhirnya mahasiswa akan dapat mengerti apa yang disampaikan dan membuka wawasan tentang materi tersebut. Analisis hubungan proses pembelajaran dengan kepuasan mahasiswa bertujuan untuk menentukan seberapa besar faktor-faktor penilaian mahasiswa tentang proses pembelajaran diantaranya tentang mengerti tidaknya materi yang disampaikan, kesesuai target, implementasi, peningkatan wawasan dan keahlian, proses interaksi, tanya jawab atau diskusi, efektivitas waktu perkuliahan, motivasi untuk meningkatkan ilmu/pemahaman, dan nilai yang diperoleh untuk mata kuliah tersebut terhadap kepuasan mahasiswa menggunakan logika fuzzy. Logika fuzzy digunakan karena memiliki keunikan dalam hal kemampuannya mengolah data yang bersifat linguistik. Tidak seperti metode logika klasik yang memerlukan pemahaman mendalam tentang sistem, persamaan matematis dan ketepatan nilai numeris, logika fuzzy menggabungkan berbagai macam cara berfikir yang memungkinkan pemodelan system kompleks berdasarkan pengetahuan dan pengalaman manusia. Logika fuzzy memberikan cara sederhana untuk menentukan suatu kesimpulan dari informasi yang tidak jelas, ambigu (bermakna ganda) dan tidak tepat (presisi). Kinerja fuzzy menyerupai cara manusia membuat keputusan berdasarkan pendekatan data yang diketahui kemudian menentukan solusinya.
TEKNOLOGI PEMBUATAN TAHU YANG RAMAH LINGKUNGAN (BEBAS LIMBAH) Ida Widaningrum
Jurnal Dedikasi Vol. 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2476

Abstract

TEKNOLOGI PEMBUATAN TAHU YANG RAMAH LINGKUNGAN (BEBAS LIMBAH)Ida WidaningrumFakultas Teknik,Universitas Muhammadiyah Ponorogoemail:iwidaningrum@yahoo.co.idABSTRAKTahu memiliki protein nabati kualitas terbaik karena memiliki komposisi asam amino paling lengkap dan diyakini memiliki daya cerna yang tinggi (sebesar 85% -98%). Kitan mengetahui bahwa tahu selama ini menggunakan cuka, dengan biaya yang relatif rendah. Tapi tahu ini memerlukan banyak air dalam proses manufaktur, limbah tahu selama ini sangat mengganggu lingkungan sekitar, serta efek cuka dapat menyebabkan asam lambung. Dengan perkembangan teknologi, ada bahan yang bisa menggantikan cuka untuk membekukan bubur kedelai, zat ini tidak menimbulkan bau serta tidak melepaskan limbah, dan tidak membutuhkan tempat yang luas. Jenis ini dikenal sebagai Tofu tahu nigarin dimana proses pembuatannya menggunakan air laut Nigarin atau sari. Nigarin tahu yang diproses tanpa limbah, tidak berbau, sehingga proses manufaktur yang ramah lingkungan. Selain itu, mikro Nigarin mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Berisi lebih dari 80 jenis mineral, termasuk Magnesium, Kalium, Besi, Kalsium, Boron, Selenium, dan Zinc. Tujuan IbM adalah untuk memperkenalkan dan praktek membuat tahu menggunakan Nigarin ini kepada produsen tahu, masyarakat dan komunitas bisnis warung makanan (dalam hal ini kantin sekolah). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, diskusi, pelatihan dan pendampingan cara membuat tahu ramah lingkungan, pembuatan makanan / minuman yang berasal dari ampas tahu, evaluasi dan monitoring. Hasilnya cukup menarik perhatian dan minat masyarakat dengan indikator keberhasilan peningkatan pengetahuan tentang cara lain untuk menghasilkan tahu yang sehat dan lebih praktis. Pengetahuan tentang penggunaan nigarin yang bisa berfungsi untuk menebalkan bubur kedelai sebagai pengganti cuka. Menambah pengetahuan tentang bahaya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah.Kata kunci: Tahu, Sumber Protein, Cuka, Nigarin, Ramah Lingkungan
Penerapan Model Literasi Digital Berbasis Sekolah Untuk Membangun Konten Positif Pada Internet Jamilah Karaman; Ida Widaningrum; Mohammad Bhanu Setyawan; Sugianti Sugianti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.3701

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa internet membawa dampak positf bagi kehidupan anak dan remaja karena memudahkan untuk mendapatkan informasi terbaru, informasi terkait tugas dan pelajaran sekolah, meningkatkan kreatifitas, memperat komunikasi antar teman dan lain-lain. Seperti dua sisi mata uang, teknologi internet juga memberi dampak negatif yang mempengaruhi martabat kedirian dan kehidupan generasi remaja sekarang ini. Munculnya beragam kasus cybercrime, adiksi terhadap pornografi dan games online, menjadi bukti nyata sangat rentannya pengaruh negatif perkembangan internet terhadap dunia anak. Kecakapan literasi digital, merupakan salah satu langkah preventif dan edukatif untuk menyadarkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif internet. Sekolah, bisa menjadi pengerak utama untuk mengkampanyekan dan memberikan kecakapan literasi digital kepada anak didiknya. Namun ada beberapa permasalahan untuk menerapkan literasi digital di sekolah. Pertama, belum adanya kurikulum kecakapan literasi digital dengan acuan standar. Kedua, hilangnya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang seharusnya bisa menjadi media penyuluhan literasi digital. Ketiga, masih minimnya kecakapan literasi digital yang dimilliki oleh para guru. Hal ini juga terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, sehingga perlu diadakan pelatihan atau workshop literasi digital berbasis sekolah untuk menunjang keberhasilan budaya gerakan literasi sekolah. Berdasarkan evaluasi workshop literasi digital, peserta merespon dengan baik materi dan evaluasi kompetensi standard. Peserta mampu mengikuti dengan baik dan memahami semua materi informasi personal dan privasi, jejak digital dan kemanan Wi-Fi.Kata Kunci: cybercrime; literasi digital; madrasah.  Application of School Based Digital Literacy Model To Build Positive Content On The Internet ABSTRACT It is undeniable that the Internet has a positive impact on the lives of children and adolescents because it facilitates obtaining the latest information, information related to school tasks and increases creativity, strengthens communication between friends and others. Like the two sides of a coin, Internet technology also has a negative impact that affects the dignity of oneself and the lives of today's teenagers. The emergence of several cases of cybercrime, pornography addiction, and online games, is a real test of the very vulnerable negative influence of Internet development in the world of children. Digital literacy skills are one of the preventive and educational steps to achieve positive impacts and minimize the negative impacts of the Internet. Schools can be the main drivers for campaigning and providing digital literacy skills to their students. But there are some problems to implement digital literacy in schools. First, there is no curriculum for digital literacy skills with standard references. Secondly, the loss of Information and Communication Technology lessons that should have been a means for digital literacy advice. Third, the lack of digital literacy skills that teachers possess. This also happened in Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, so there must be a training or digital literacy workshop at the school to support the cultural success of the school literacy movement. Based on the evaluation of the digital literacy workshop, participants responded well to the material and the assessment of standard skills. Participants can follow well and understand all personal information and privacy material, fingerprints and Wi-Fi security..Keywords: cybercrime; digital literacy; madrasah. 
Home Purchase Recommendation System Using Fuzzy Tsukamoto Method Dwiki Rian Pangestu; Ida Widaningrum; Arin Yuli Astuti
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 7, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.148 KB) | DOI: 10.24114/cess.v7i1.30101

Abstract

Abstrak—Tingkat kebutuhan warga di bidang properti terus bertambah bersamaan dengan perkembangan jumlah penduduk. Hal tersebut karena bertambahnya jumlah populasi, dan tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Sebuah rumah, biasanya merupakan implementasi dari keinginan seseorang tentang tempat tinggal yang nyaman menurut kriterianya. Oleh karena itu ketika ingin membeli atau mendirikan rumah, akan memilih sesuai dengan keinginannya. Terdapat banyak sekali rumah, tipe dan gaya ditawarkan oleh agen properti, mengakibatkan sedikit kesulitan ketika memilih mana yang sesuai dengan idamannya. Oleh sebab itu, ditawarkan sebuah sistem yang akan mendukung keputusan bagi konsumen dalam menentukan rumah mana yang tepat untuk menjadi tempat tinggalnya. Kriteria yang digunakan terdiri dari harga, luas tanah, luas bangunan, mutu bangunan, posisi, kelengkapan, serta sarana umum. Sistem pendukung keputusan ini, mengimplementasikan metode Fuzzy Tsukamoto untuk mendapatkan hasil akhirnya. Sistem berbasis website, bahasa pemrograman PHP dengan aplikasi kode visual studio serta xampp dan pengujian black box. Hasil yang didapatkan berupa rekomendasi pemilihan rumah berdasarkan penentuan bobot oleh konsumen itu sendiri.  Kata Kunci— Sistem Pendukung Keputusan, Rumah, Fuzzy Tsukamoto, Website, PHP Abstract—In the real estate sector, the level of demand of residents continues to increase with the development of the population. This is because the population is growing, and housing is one of the basic needs that must be met. The embodiment of someone's desire for a home, a comfortable place to live, usually by standards. So when you buy or build a house, you have a choice. With so many homes, types, and styles offered by real estate agents, it can be a bit difficult to choose the home that fits your dreams. Thus, a system is provided to help consumers decide which housing is suitable for them to live in. Standards include price, land area, building area, building quality, location, completeness, and public facilities. This decision support system implements the Fuzzy Tsukamoto method to achieve the final result. A website-based system, PHP programming language with Visual Studio Code application, xampp, and black-box testing. The result obtained is a recommended format for home selection based on the consumer's weight determination.
Aplikasi Musicroid sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Berbasis Android Adi Purwanto; Ida Widaningrum; Khoiru Nur Fitri
Khazanah Informatika Vol. 5 No. 1 June 2019
Publisher : Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/khif.v5i1.7772

Abstract

Musik merupakan salah satu cabang seni yang telah lama ada di dunia. Musik membuat hidup ini semakin berwarna, kemanapun dan dimanapun tanpa kita sadari berdampingan dengan musik.­ Penelitian ini tentang media pembelajaran yang menarik untuk pembelajaran seni musik, terutama guitar dan piano untuk membantu siswa yang kesulitan memahami konsep chord dan cara memainkannya. Chord Theory perlu dipahami siswa karena menjadi dasar permainan alat musik. Penelitian ini menggunakan model ADDIE, yang meliputi 5 tahapan yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation dan  Evaluation. Pengembangan media pembelajaran seni musik ini disebut “Musicroid”. Musicroid menggunakan sistem Android yang saat ini dikenal sebagai sistem operasi Open Source. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan software Android Studio yang didukung dengan pemrograman bahasa Java. Hasil yang diperoleh dari hasil uji validasi ahli materi dengan nilai 4,6 dan ahli media dengan nilai 4,3 termasuk kategori sangat layak. Uji kelayakan faktor usability memperoleh nilai 5,8, dikategorikan sangat layak sebagai media pembelajaran musik.
Game Edukasi Math & Trash Berbasis Android dengan Menggunakan Scirra Construct 2 dan Adobe Phonegap Ida Widaningrum; Hardi Prasetiyo; Indah Puji Astuti
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.933 KB) | DOI: 10.29207/resti.v4i1.1385

Abstract

Educational games can be used as an effective learning method, especially for children, because children can gain knowledge in a fun way. Here the game is designed for young children to practice arithmetic and knowledge to separate organic and inorganic wastes. This game is based on Android using Construct 2 software, design using UML and Game Development Life Cycle (GDLC). At the end of the manufacturing process, software tests or tests consist of unit tests, integration tests and system tests. From the test results, the game "Math & Trash" can be run on several versions of Android with a variety of different screen sizes. The educational game "Math & Trash" is expected to have a positive impact on children on the importance of math subjects and the importance of protecting the surrounding environment.
Sistem Informasi Persebaran Penyakit Demam Berdarah di Kota Madiun Menggunakan Algoritma K-Means Gita Lely Endika Putri; Ida Widaningrum; Dyah Mustikasari
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 6, No 4 (2021): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/informatika.v6i4.12791

Abstract

One type of disease that often causes extraordinary events (KLB) in Indonesia is dengue fever. This also happened in Madiun City, one of the areas where the spread of Dengue Fever has consistently grown rapidly. Information obtained from the Madiun City Health and Family Planning Office from 2013 to 2020 shows that in 2020 there was a remarkable increase after experiencing a decline in 2017. The process of direct socialization to the community is still difficult, and there is no web-based mapping of the spread of dengue fever in Madiun. Therefore, this study builds a web-based geographic information system for the spread of dengue fever using PHP and SQL. It is hoped that this geographic information system can help related parties to make it easier to convey information about the spread of dengue fever, especially within the Madiun City area, and as an effort to anticipate the expansion of its distribution area. The identification of regional groups in this system is divided into categories, namely Endemic, Sporadic, Potential, and Free. Grouping, using clustering method based on K-Means logic. The result is that the geographic information system can display a map of the distribution of dengue fever in Madiun City. There is one kelurahan with Potential status, 14 kelurahan with Sporadic status, and 12 kelurahan with Endemic status.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Pengenalan Huruf Jawa (Aksara Jawa) Berbasis Android Indah Puji Astuti; Ega Feri Romawati; Ida Widaningrum
Jurnal CoSciTech (Computer Science and Information Technology) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v1i2.2185

Abstract

Technological developments, especially smart phones, have been widely applied in the education sector. One example is the number of mobile-based learning media. Javanese language, especially Javanese script, has begun to erode because it is very rare nowadays to learn Javanese. The many forms of writing and also terms in Javanese script sometimes make us lazy and reluctant to learn them. In this study, the authors made an application as an Android-based learning media for learning Javanese characters. The application is equipped with a voice reading character so that users can easily understand the material. In addition, the application is equipped with a quiz to review the user's ability to learn Javanese script. Android based was chosen because the smart phone owned in addition to communication media can also be used for learning media. This research uses the waterfall system method. The stages used are analysis, design, coding and testing. The results of the black box testing on this application show that the application is running well according to its function.
PENELUSURAN SEJARAH KEBO BULE “KYAI SLAMET” DI KERATON SURAKARTA DAN KELAHIRAN KESENIAN KEBO BULE SEBAGAI MEDIA DAKWAH ISLAM DI PONOROGO Rudianto Karim; Ida Widaningrum; Bambang Widiyahseno
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini sebagian masyarakat Jawa masih menganggap bahwa Kebo Bule Kyai Slamet merupakan jelmaan pria tua yang memiliki kekuatan magis, kotoran kebo bule dikeringkan dan didekatkan pada pupuk diyakini dapat meningkatkan hasil panen, bahkan ada yang mengambil kotoran (tlethong kebo) dioleskan ke jidat anaknya agar terjauhkan dari penyakit. Jika dibiarkan hal ini akan menjadi sesuatu yang berdampak kurang positif bagi kehidupan masyarakat. Jumlah masyarakat yang membaca jurnal kebo bule saat ini sebesar 0,000775% dari total pembaca jurnal di google scholar. Untuk itu penelitian ini bertujuan ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kebo bule di Keraton Surakarta merupakan hewan ternak seperti pada umumnya. Dan munculnya kesenian Kebo Bule di Ponorogo merupakan sarana dakwah Islam di Ponorogo. Untuk menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan sejarah melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan Fokus Group Discussion. Analisis data menggunakan prinsip on going analysis melalui tahapan pengumpulan data, display data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kebo bule di keraton Surakarta merupakan hadiah dari Bupati Ponorogo kepada Kanjeng Sunan Pakubuwono II; 2) Hewan kerbau merupakan sarat diborongnya pusaka Kyai Slamet dari Ponorogo ke Kartosuro setelah melakukan pertapa di Ponorogo; 3) Hewan kerbau merupakan simbol kemakmuran dan pusaka sebagai simbol keamanan; 4) Kesenian Kebo bule merupakan media penyiaran Islam di Ponorogo.
PKM Batik: Pengembangan Potensi Batik Ponorogo Bambang Widiyahseno; Ida Widaningrum; Ekapti Wahjuni Djuwitaningsih; Sugianti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1428

Abstract

Dahulu Ponorogo terkenal dengan batiknya. Generasi penerus pembatik yang tersisa, kondisinya banyak dari keluarga kurang mampu atau prasejahtera. Untuk melestarikan batik Ponorogo dan memberdayakan masyarakat juga untuk memberikan lapangan pekerjaan, melalui Program Kemitraan Masyarakat ini mereka berkeinginan untuk merintis dan mengembangkan kembali batik khas Ponorogo tersebut. Metode yang digunakan, adalah pelatihan dan pendampingan. Mitra dilatih tidak hanya ketrampilan membuat batik tulis, namun divariasikan dengan batik cap dan batik ciprat. Mereka dilatih dan diberi beberapa bentuk variasi model perpaduan batik antara tulis dan ciprat juga antara tulis dan cap, dan filosofi dasar pewarnaan. Program ini memperoleh tanggapan bagus, mereka antusias belajar sampai melampaui waktu. Setelah menyaksikan langsung hasilnya, pemerintah Kelurahan meminta mereka untuk dibuatkan batik seragam bagi perangkat dan ibu-ibu PKK (Pendidikan Kesejahteraan Keluarga) dengan dibantu bahannya. Untuk keberlanjutan dari program ini akan dilakukan pendampingan secara intensif dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo bagian Kewirausahaan. Dibentuk kelompok dan kepengurusan sehingga mereka dapat belajar bersama dan bermitra dengan pengusaha batik dalam menerima pesanan pekerjaan. Jangka panjang diharapkan kelompok ini dapat memproduksi batik secara mandiri atau berkelompok. Dengan begitu maka dapat menambah pendapatan keluarga mereka. Disisi lain juga melestarikan batik tulis sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Ponorogo.
Co-Authors ., Sugianti Abd. Rasyid Syamsuri abdurrouf Abdurrouf Adi Purwanto Adi Purwanto Agus Hening Triwasono Akzha Nabella Putra Arganata Al-Rizki, Muhammad Farid Iqbal Ali Selamat Ali Selamat Andy Triyanto Angga Prasetyo Ardio, Karisma Arief Budiono Arifin, Rizal Arifin, Rizal Ashidiqi, Ahmad Siroj Astuti, Arin Yuli Azizah, Hanifha Nur Bambang Widiyahseno Bambang Widiyahseno, Bambang Darminto . Deviardia Putri Nurmayasari Diah Ervin Arlindila DickiPrabowo, Reza Dinda Septyana Dita Puspitasari, Nita Dwiki Rian Pangestu Dyah Mustikasari Dyah Mustikasari Dyah Mustikasari Ega Feri Romawati Eka Arynda Ayu, Eka Arynda Eka Febriyanti, Nuraini Ekapti Wahjuni Djuwitaningsih Erika Diyah Cahyani Fauzan, Fahrul Alvin Fitri, Khoiru Nur Ghulam Asrofi Buntoro Gita Lely Endika Putri Hardi Prasetiyo Ika Nurjanah Indah Puji Astuti Indah Puji Astuti Indah Puji Astuti Isnandar, Aries Jamil, Salma Fauziyah Jamilah Karaman Johari, Norhasnidawani Karaman, Jamilah Khoiru Nur Fitri Khoiru Nurfitri Khoiru Nurfitri Kusnawan, Wawan Lee, Vannajan Sanghiran Lestari, Erma Puji Lestari, Riza Ayu Mohammad Bhanu Setyawan Muhammad Farid Iqbal Al-Rizki Muhammad Titan Rama Adi Wijaya Muthya Cahyani Putriabhimata Muzakki, Fikrun Najib Nadia Intan Pratiwi Neni Berlian, Munika Nurfitri, Khoiru Pratiwi, Nadia Intan Puji Astuti, Indah Rahmatika Az-Zahra, Rifqi Rendy Ahmadan Abdul Aziz, Maretha Rhesma Intan Vidyastari Rifqi Rahmatika Az-Zahra Rika Maya Sari Roziqin, Bahar Rudianto Karim Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Setya Ramadhani, Umi Sri Winiarti Sucipto , Sucipto Sucipto Sucipto Sugianti, Sugianti Tien Rubiyanti Tsaqila, Siti Lathifah Verian Dwi Saputra, Rezano Winardi, Yoyok Wunikaresti, Sari Yusuf, Moch Yasir Zulkarnain, Zulkarnain