Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tematik

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK BAGI UMKM STUDI KASUS UMKM DESA TAMBAKREJO SEMARANG Daru, April Firman; Hanif, Muhammad Burhan; Widodo, Edi
TEMATIK Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i1.2521

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh UMKM pengusaha makanan dan kerajinan tangan yang berada di desa tambakrejo semarang, belum optimal dalam memasarkan produknya karena hanya mengandalkan model pemasaran konvensional yaitu dengan menawarkan dari pintu ke pintu dan memajang hasil usahanya di tempat masing-masing.Kemajuan teknologi yang terus berkembang, berdampak pada perubahan cara masyarakat dalam menjalani kehidupannya, hampir semua aspek di dalam kehidupan saat ini sudah berinteraksi dengan kemajuan teknologi. Kehadiran dan kemajuan teknologi tidak dapat dihindari, oleh karena itu harus dapat dimanfaatkan dalam menunjang produktivitas dengan menggunakan teknologi di dalam kehidupan sehari-hariDengan bekal pengetahuan teknologi informasi khususnya bidang pemasaran sosial media dan desain pengemasan ulang produk yang dimiliki oleh team pengabdian, diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.  Kata Kunci: UMKM, Sosial Media, Pengemasan Produk
PKM Peningkatan Produktivitas Usaha Jenang Pada UMKM Al Husna di Desa Singocandi Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Winarti, Titin; Setiawan, Wawan; Widodo, Edi
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.8396

Abstract

Jenang Al Husna memiliki 12 karyawan, beroperasi dari pukul 08.00 sampai 16.00 menggunakan sistem borongan. Memiliki kapasitas produksi 300 Kg perhari, gabungan dari beras ketan, santan, dan gula aren. Proses pembuatan jenang, bahan direbus bersamaan dan diaduk selama 4 jam sampai mengental, jenang yang sudah matang, didinginkan selama 24 jam, selanjutnya dilakukan pemotongan dan pengemasan. Permasalahan mitra dalam produksi adalah, 1) Pemotongan jenang dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak akurat dalam ukuran tiap potong jenang, 2) Kapasitas produksi tidak memenuhi permintaan pasar, 3) Tidak memiliki standard operating procedure. Solusi yang diberikan kepada mitra pada PKM ini adalah 1) Membuat mesin pemotong jenang untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi produksi, 2) Membuat kemasan produk untuk meningkatkan nilai barang. 3) Membuat Standard Operational Procedure melalui Forum Group Discussion. Luaran dari PKM ini adalah kapasitas produksi meningkat sebesar 65%, kualitas produk lebih baik dan peningkatan pengelolaan manajemen operasional.