Articles
Pandemi Covid-19 dan Transformasi Budaya Digital di Indonesia
Bambang Arianto
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/titian.v5i2.15309
This article aims to elaborate on the impact of the Covid-19 pandemic on the transformation of digital culture in Indonesia. Although digital transformation has occurred so far, the Covid-19 pandemic has also strengthened cultural change at the level of Indonesian society, which in turn created digital culture. In this context, digital culture is the result of thinking, creating and creating digital-based human works. However, the emergence of digital culture has had a positive impact, such as the development of a digital economy ecosystem and the strengthening of civic digital communication. While the negative impact can be seen from lifestyle changes due to the high dependence on social media. This research uses a literature study approach in elaborating the research topic. In the end, this study states that the impact of the Covid-19 pandemic has created a cultural shift from conservative to digital culture. Even so, changes in digital culture at the public level must be anticipated through a program to strengthen digital literacy.
Media Sosial sebagai Saluran Aspirasi Kewargaan: Studi Pembahasan RUU Cipta Kerja
Bambang Arianto
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 3 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.757 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v3i2.469
Artikel ini bertujuan mengelaborasi peran media sosial sebagai saluran aspirasi kewargaan. Dikarenakan media sosial telah berperan dalam setiap sektor kehidupan kewargaan, seperti saluran informasi, interaksi, partisipasi, dan desentralisasi. Media sosial kemudian dipergunakan sebagai saluran untuk menyampaikan berbagai aspirasi warga negara dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Berbagai komentar dukungan hingga penolakan yang konstruktif dan argumentatif hadir di media sosial sebagai bentuk partisipasi kewargaan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan berbasis data Drone Emprit yaitu aplikasi untuk menganalisis percakapan warganet di media sosial. Dengan demikian artikel ini berpendapat bahwa media sosial dapat berkontribusi positif sebagai saluran aspirasi kewargaan terutama dalam pembahasan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law). Kata Kunci: Media Sosial, Aspirasi Publik, Omnibus Law
Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Perekonomian Dunia
Bambang Arianto
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.871 KB)
|
DOI: 10.36423/jumper.v2i2.665
ABSTRAKArtikel ini bertujuan mengelaborasi dampak pandemi virus Corona 19 (Covid-19) terhadap perekonomian dunia. Dikarenakan pandemi Covid 19 telah mempengaruhi stabilitas perekonomian dunia menjadi stagnan dan negatif. International Moneter Fund menyatakan bahwa pandemi Covid 19 telah menyebabkan terjadinya resesi dunia yang ditandai dengan peningkatan angka pengangguran dan kemiskinan setiap negara di dunia. Sedangkan pemulihan ekonomi dengan memperkuat stimulus ekonomi melalui strategi lokal menjadi salah satu alternatif mengembalikan pelembagaan ekonomi di setiap negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan merujuk berbagai literatur sebagai data pendukung. Artikel ini berpendapat bahwa dampak pandemi Covid-19 telah memberikan banyak dampak negatif bagi perekonomian dunia yang menyebabkan terjadinya resesi ekonomi dunia. Artikel ini juga berpendapat bahwa setiap negara wajib memperkuat stimulus ekonomi untuk menjaga stabilitas ekonomi bangsa. Kata Kunci : Ekonomi dunia, Stimulus Ekonomi, Covid-19. ABSTRACT This article aims to elaborate on the impact of the Corona 19 (Covid-19) virus pandemic on the world economy. Because the Covid 19 pandemic has affected the stability of the world economy to become stagnant and negative. The International Monetary Fund stated that the Covid 19 pandemic had caused a world recession marked by an increase in unemployment and poverty in every country in the world. Meanwhile, economic recovery by strengthening economic stimuli through local strategies is an alternative to restore economic institutionalization in each country. This study uses a literature study approach by referring to various literatures as supporting data. This article argues that the impact of the Covid-19 pandemic has had many negative impacts on the world economy which led to a world economic recession. This article also argues that every country is obliged to strengthen economic stimulus to maintain the stability of the nation's economy.Keywords : World economy, Economic Stimulus, Covid-19.
Dampak Media Sosial Bagi Perubahan Perilaku Generasi Muda di Masa Pandemi Covid-19
Bambang Arianto
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Social Politics and Governance (Desember)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24076/JSPG.2021v3i2.659
Artikel ini bertujuan mengelaborasi dampak media sosial terhadap perubahan perilaku generasi muda dalam aktivitas keseharian di masa pandemi Covid-19. Hal itu disebabkan generasi muda memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap media sosial sebagai saluran komunikasi digital dan sarana mencari informasi terkini. Ketergantungan ini telah menciptakan dampak positif dan negatif bagi perubahan perilaku generasi muda. Dampak positif tampak dari perilaku generasi muda yang tampil lebih kreatif dan partisipatif dalam setiap aktivitas. Sedangkan dampak negatif yang diciptakan justru dapat membuat terlembaganya aksi perundungan (bullying) dan terjadinya depresi akibat tidak mampu meniru segala aktivitas yang lagi populer di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (literatur review) dalam mengelaborasi topik penelitian. Penelitian ini menyatakan ketergantungan terhadap media sosial bagi generasi muda telah mendorong perubahan perilaku yang positif dan negatif. Penelitian ini juga menyatakan bahwa diperlukan upaya pencegahan dari adanya dampak negatif media sosial melalui penguatan literasi digital.
Peran Media Sosial Dalam Penguatan Komunikasi Bisnis Kewargaan di Era Ekonomi Digital
Bambang Arianto
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan mengelaborasi peran media sosial bagi penguatan komunikasi bisnis kewargaan di era ekonomi digital. Media sosial memberikan banyak kontribusi signifikan bagi penguatan komunikasi bisnis terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Banten. Hal itu ditandai oleh penggunaan media sosial sebagai salah satu saluran alternatif dalam membangun komunikasi bisnis kewargaan. Media sosial telah mampu berfungsi sebagai saluran informasi, komunikasi, branding hingga dapat menciptakan hubungan yang baik dengan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatoris dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) dan didukung oleh observasi lapangan sesuai topik penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa kehadiran media sosial dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan komunikasi bisnis kewargaan seperti saluran informasi, membangun kepercayaan publik, komunikasi dua arah, dan memperkuat relasi baik dengan konsumen. Akan tetapi diperlukan penguatan tata kelola media sosial dan kompetensi agar komunikasi bisnis bagi pelaku bisnis semakin sesuai target.
KONTESTASI BUZZER POLITIK DALAM LANGGAM POLITIK DIGITAL
Bambang Arianto
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/massive.v2i2.77
Artikel ini bertujuan mengelaborasi peran buzzer politik dalam langgam politik digital di Indonesia. Dalam kampanye politik, buzzer politik bertugas memperkuat program kerja hingga isu spesifik para kandidat politik melalui trending topik yang kemudian diafirmasi oleh para pemilih. Buzzer politik berupaya memperkuat pesan melalui trending topik yang dijadikan alat propaganda politik untuk memutarbalikan fakta dan opini publik. Dampaknya langgam politik digital dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 hanya dipenuhi pertarungan antar tagar (hashtag). Meski begitu, buzzer politik turut berkontribusi membangun tagar-tagar dengan kata kunci populis. Tagar yang dibangun sebagai bagian dari partisipasi digital dan bentuk protes para warganet. Artikel ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (literature review) dengan dukungan berbagai informasi dari media online sesuai topik penelitian. Artikel ini berpendapat bahwa peran para buzzer politik dapat dikategorikan sebagai salah satu kelompok penekan gaya baru dalam langgam demokrasi digital di Indonesia.Kata Kunci: Buzzer Politik, Kelompok Penekan, Politik Digital
Menakar Laporan Keuangan Masjid Berbasis ISAK 35 di Kabupaten Pandeglang
Bambang Arianto
JPA : Journal of Public Accounting Vol 2, No 2 (2022): Journal of Public Accounting Vol. 2 No. 2, Desember 2022
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.992 KB)
|
DOI: 10.30591/jpa.v2i2.4481
Abstrak: Artikel ini bertujuan mengelaborasi implementasi Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35 terhadap laporan keuangan Masjid di Kabupaten Pandeglang. Hal itu disebabkan Masjid merupakan salah satu entitas non laba karena proses penghimpunan dana dari publik tidak untuk mencari keuntungan. Dengan demikian laporan keuangan berbasis ISAK 35 merupakan bagian dari proses transparansi dan akuntabilitas atas pengelolaan keuangan masjid kepada publik. Faktanya mayoritas pengurus Masjid di Kabupaten Pandeglang belum memprioritaskan sistem pengelolaan keuangan sesuai standar yang berlaku pada ISAK 35. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatoris dengan teknik wawancara dan observasi kepada 8 Masjid di Kabupaten Pandeglang. Artikel ini menyatakan bahwa implementasi ISAK 35 belum diterapkan dalam pengelolaan laporan keuangan Masjid di Kabupaten Pandeglang. Artikel ini juga menyatakan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah minimnya kompetensi dan pengetahuan tentang laporan keuangan berstandar ISAK 35 bagi para pengelola keuangan Masjid di Kabupaten Pandeglang.Kata Kunci: ISAK 35, Masjid, Laporan Keuangan
Peran Media Sosial Bagi Penguatan Bisnis UMKM di Kota Serang Banten
Bambang Arianto;
Herry Sofyan
Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Tirtayasa Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Magister Manajemen - Universitas Sultan Ageng Tirtaysa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48181/jrbmt.v6i2.19025
This study aims to elaborate on the role of social media for strengthening the business model of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Serang City, Banten Province. The era of the digital economy has made the role of social media increasingly influencing all civic activities. This makes a high dependence on social media for various civic business activities. Social media is then used as the main means of digital marketing as well as product and service branding. Social media is also used as a means of business communication with the aim of strengthening relations between business people and customers and consumers. This study uses explanatory qualitative methods and observations of MSME activists in Serang City, Banten Province. This research states that social media with all its benefits has contributed to strengthening digital marketing models, business promotion, new knowledge, business communication and branding strategies for MSMEs. However, knowledge of social media governance is needed so that it can become the main alternative in strengthening business for MSMEs in Serang City, Banten Province.
Peran Kepala Desa Dalam Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Desa Sukarendah Kabupaten Lebak
Titin Sopiarti;
Bambang Arianto
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol 3 No 1 (2022): Indonesian Accounting Literacy Journal (November 2022)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35313/ialj.v2i04.4636
This study aims to elaborate on the role of the village head in strengthening transparency and public accountability in the management of village funds. Strengthening aspects of transparency and accountability can make village fund distribution right on target so that it can build and empower people in rural areas. Nevertheless, in the rural context many factors influence the strengthening of transparency and public accountability such as the leadership model of the village head and participatory oversight from the community. The role of the village head greatly influences the financial governance of village funds so that they are on target, transparent, accountable and participatory. This study used a descriptive qualitative method with in-depth interviews with government officials in Sukalower Village, Lebak Regency, Banten. This study found that the role of the village head in Sukadinding village, Lebak district, was not maximized because he was unable to maximize various channels to strengthen indicators of transparency and public accountability in managing village funds.
Pendampingan Literasi Keuangan Digital Bagi UMKM Digital Di Kelurahan Tembong Kota Serang
Sev Rahmiyanti;
Bambang Arianto
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47776/praxis.v1i3.621
The era of digitalization makes the use of digital financial applications contribute to the development of MSME businesses, especially from a financial aspect. MSME activists can actually use advances in digital financial technology to finance and strengthen business capital. However, the lack of digital financial literacy makes it difficult for MSME activists, especially digital ones, to use digital financial services properly, so that many are exposed to illegal online loans. In community service in the Tembong Village, Serang City which was held on 5th March 2023, assistance was provided on the importance of digital financial literacy for digital-based MSME activists. From the results of this activity it is known that MSME activists still have low understanding regarding digital financial literacy. This makes it difficult for some digital MSME activists to develop and worsens business performance. The success of this activity can be seen from digital MSME activists who have utilized various digital financial applications to increase working capital through digital financial financing patterns. MSME activists can also get to know digital financial governance, so they can carry out digital transactions as an effort to strengthen the financial aspects and digital business ecosystem.