Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Geoscience Journal

DAYA DUKUNG TANAH UNTUK DISPOSAL DI TAMBANG BATUABARA DAERAH PURWAJAYA, KECAMATAN LOA JANAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Dicky Muslim, Agus Wiramsya, Tati Andriani, Zufialdi Zakaria
Geoscience Journal Vol 2, No 2 (2018): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.841 KB) | DOI: 10.24198/pgj.v2i2.16598

Abstract

Suatu penambangan terbuka batubara pada prinsipnya adalah menggali material overburden untukmendapatkan batubara, karena itu dibutuhkan suatu tempat penimbunan yang disebut sebagai disposalarea. Namun, jika tanpa perencanaan dengan baik, area disposal ini dapat mengalami keruntuhan yangdapat mengganggu jalanya operasi penambangan. Karena itu dibutuhkan suatu kajian untuk mengetahuikemampuan tanah disposal dalam menampung material timbunan. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui daya dukung tanah yang dijadikan sebagai tempat penimbunan. Lokasi penelitian berada padasalah satu area penambangan batubara di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten KutaiKartanegara. Metode penelitian terdiri dari pengambilan tiga sampel tanah tak terganggu untuk materialdisposal, selanjutnya analisis laboratorium untuk mendapatkan parameter fisik dan mekanik tanah,kemudian perhitungan nilai daya dukung menggunakan rumus Terzaghi (1984). Hasl yang diperoleh yaitupada area disposal, memiliki nilai daya dukung sebesar 90,229 T/m², sementara untuk material disposalitu sendiri memiliki nilai daya dukung sebesar 99,229 T/m², sedangkan daya dukung materialtimbunannya memiliki nilai qa sebesar 15,969 T/m², 16,430 T/m² dan 19,233 T/m². untuk ketinggian maksimum material timbunan yang dapat ditampung area disposal agar tidak mengalamikeruntuhan ialah 43,5 meter.
HUBUNGAN DENSITAS KEKAR DENGAN PROBABILITAS LONGSOR PADA BATUAN DIORIT DI TAMBANG TERBUKA BATU HIJAU, SUMBAWA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARA Dicky Muslim,Yan Adriansyah, Muhammad Nur Arizal,Raden Irvan Sophian,
Geoscience Journal Vol 2, No 3 (2018): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.697 KB) | DOI: 10.24198/pgj.v2i3.17258

Abstract

Lokasi penelitian terletak di Tambang terbuka Batu Hijau PT. Amman Mineral Nusa Tenggara di bagian barat daya pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Longsor pada daerah penelitian merupakan masalah utama terutama pada lereng tambang yang disusun oleh batuan Diorit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar probabilitas longsor dan sejauh mana hubungan densitas kekar dengan probabilitas longsor. Berdasarkan hasil penelitian arah dari struktur minor (kekar) berarah barat-timur, hal tersebut akan mengikuti pola arah struktur utama yang ada di daerah penelitian dengan arah yang sejajar/ berpotongan. Hasil analisis kinematik terdapat 2 jenis probabilitas longsoran di daerah penelitian yaitu probabilitas longsoran Bidang dan Baji. Pada longsoran Bidang mempunyai nilai PoF tertinggi 14.3 % dan terendah 0 %, sedangkan pada longsoran Baji mempunyai nilai PoF tertinggi 24.7 % dan terendah 2.4 %. Probabilitas longsor didominasi oleh longsoran baji hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji statistik. Hasil uji statistik hubungan densitas kekar dengan probabilitas longsoran baji berhubungan secara signifikan dengan nilai r= 0.66 sedangkan densitas kekar dengan probabilitas longsoran bidang berhubungan tidak signifikan dengan nilai r = 0.39. Pada longsoran bidang ada faktor lain yang mempengaruhi tidak hanya densitas kekar namun orientasi salah satunya arah dipping dari kekar.Kata Kunci : Tambang Batu Hijau, Densitas Kekar, Probabilitas Longsor
PENILAIAN RESIKO LONGSOR UNTUK STABILITAS LERENG BERDASARKAN METODE PROBABILITAS MONTE CARLO (STUDI KASUS LINGKAR 3, TAMBANG AIR LAYA, KECAMATAN LAWANG KIDUL, MUARA ENIM, SUMATRA SELATAN) Dicky Muslim, Dimas Ihsan Putranto, Zufialdi Zakaria,
Geoscience Journal Vol 3, No 2 (2019): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.056 KB) | DOI: 10.24198/pgj.v3i2.23161

Abstract

Kegiatan penambangan batubara dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan sumber daya energinasional. Ditambang terbuka Tambang Air Laya secara kondisi geologi merupakan daerah terbentuknyaintrusi batuan andesit dengan keterdapatan kualitas kalori batu bara yang tinggi. Tetapi karena adanyakondisi struktur yang kompleks menjadikan intrusi memiliki intensitas kekar yang dapat memicu terjadinyalongsor. Sehingga untuk meminimalisir resiko tersebut dilakukan stabilitas lereng berdasarkan penilaianresiko. Penilaian resiko menggunakan Metode Monte Carlo. Metode Monte Carlo yang dilakukan dalampenelitian ini didasari oleh metoda kesetimbangan batas dengan menggunakan variabel acak dari dataparameter uji yaitu kohesi dan sudut geser dalam. Perumusan kesetimbangan batas tergantung dari jenislongsoran yang mungkin terjadi, maka dari itu analisis kinematika dilakukan terlebih dahulu agarmekanisme longsoran dapat diketahui . Hasil perhitungan pada tiga bagian lereng (A, B, dan C) yangdidapat dari Monte Carlo merupakan probabilitas longsoran. Sehingga di akhir penelitian, akan didapatkanpenilaian resiko dan pencegahan untuk lereng yang diteliti.Kata kunci: analisis kinematika, kesetimbangan batas, metode Monte Carlo, dan probabilitas longsoran
HUBUNGAN KUAT TEKAN BATUAN (UCS) TIDAK LANGSUNG DENGAN POROSITAS PADA FORMASI KEUTAPANG ATAS PADA LAPANGAN GAS ARUN, CEKUNGAN SUMATERA UTARA DENGAN MENGGUNAKAN DATA LOG SONIK Yuyun Yuniardi, R. M. Riza Atmadibrata, Alvian Budiman, Dicky Muslim,
Geoscience Journal Vol 2, No 4 (2018): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.232 KB) | DOI: 10.24198/pgj.v2i4.18334

Abstract

Formasi Keutapang merupakan formasi batuan pembawa migas yang produktif di Cekungan SumateraUtara. Namun, seringkali terdapat hal yang menghambat proses pemboran minyak bumi. Permasalahanyang sering ditemukan dalam kasus pemboran minyak bumi adalah penurunan laju pemboran. Kuat tekanbatuan merupakan faktor yang penting dalam menentukan laju suatu pemboran. Kuat tekan batuan sangatberpengaruh terhadap besarnya nilai porositas, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubunganantara porositas dengan kekuatan batuan (UCS) yang dikhususkan pada Formasi Keutapang bagian atas.Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif penelitian dilakukanberdasarkan pengamatan grafik log yang terekam pada setiap sumur, sedangkan metode kuantitatifdilakukan dengan mengukur dan menghitung parameter-parameter litologi, porositas, kuat tekan batuan.Hubungan antara porositas dan kuat tekan batuan (UCS) kemudian diuji dengan Uji Korelasi, laludilakukan Uji Regresi untuk mengetahui nilai pengaruh antar keduanya. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Formasi Keutapang bagian atas tersusun atas perselingan batulanau, batulempung, dan batupasiryang dicirikan dengan pola Log Gamma Ray bergerigi. Porositas yang berkembang di daerah penelitianberupa porositas intergranular dengan nilai 0,25-0,50 untuk batupasir, 0,14-0,30 untuk batulanau, dan0,06-0,35 untuk batulempung. Kekuatan batuan yang terdapat di daerah penelitian berkisar antara 15,62-50,5 MPa untuk batupasir, 27-54,4 MPa untuk batulanau, dan 10,81-27 MPa untuk batulempung.Berdasarkan Uji Korelasi ditarik kesimpulan bahwa hubungan porositas dengan kuat tekan batuan padaFormasi Keutapang Atas berhubungan negatif dengan tingkat korelasi sempurna, sedangkan hasil UjiRegresi menunjukkan dua variable saling berpengaruh negatif. Secara geologi, dapat ditafsirkan bahwasemakin besar nilai porositas, maka semakin kecil nilai kuat tekan batuan begitupun sebaliknya.Kata Kunci : Formasi Keutapang Atas, Litologi, Porositas, Kuat Tekan, Uji Korelasi Regresi
PENGARUH MUKA AIRTANAH TERHADAP SUDUT LERENG STABIL PADA PIT “X” PT. BORNEO INDOBARA, KALIMANTAN SELATAN ,Dicky Muslim, Hasan Ashari, M.S. Joko Santoso, Anggi Hardian, Rafly Anugrah Ramadhian,Zufialdi Zaka
Geoscience Journal Vol 3, No 4 (2019): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.472 KB) | DOI: 10.24198/pgj.v3i4.23192

Abstract

Kestabilan lereng merupakan suatu masalah yang sangat sering dijumpai dalam kegiatan penambangan. Lereng yang berada dalam keadaan tidak stabil akan berpotensi menghasilkan longsor. Kondisi muka airtanah dalam tubuh lereng dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kestabilan lereng. Untuk mengetahui pengaruh kondisi muka airtanah terhadap sudut lereng pada Pit “X”, PT. Borneo Indobara, metode penelitian yang dilakukan dimulai dari pengolahan data sifat fisik material dari hasil uji laboratorium. Data tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai material properties pada proses simulasi kestabilan lereng dalam software Slide v.6.0. Proses simulasi kestabilan lereng dilakukan dengan variasi ketinggian lereng yang berbeda dan pengaruh muka airtanah pada tubuh lereng dengan variasi ketinggian yang berbeda pula. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi pada lereng highwall dengan tinggi 100meter dapat membentuk sudut stabil hingga 47˚ saat kondisi muka airtanah 1/8 tinggi lereng dari kaki lereng. Sedangkan simulasi pada lereng sidewall dengan tinggi sekitar 110meter dapat membentuk sudut stabil hingga 50˚ saat kondisi muka airtanah 1/8 tinggi lereng dari kaki lereng. Dapat disimpulkan bahwa penurunan elevasi muka airtanah pada lereng dapat menghasilkan sudut lereng stabil yang lebih tinggi. Sehingga penurunan elevasi muka airtanah pada lereng highwall area penelitian dapat menaikkan rekomendasi sudut lereng stabil dari 15˚ hingga 22˚. Pada lereng sidewall area penelitian, rekomendasi sudut lereng stabil dapat dinaikkan dari 18˚ hingga 20˚.Kata kunci: Kestabilan lereng, muka airtanah, highwall, sidewall
Co-Authors Abdurrokhim ⠀ Achmad Djumarma Wirakusumah Adi Hardiyanto Adithya Ramadhani Hasibuan Aditya Dwi Prasetio Adiwijaya, Annisa Ayungingtyas Pratiwi Adjat Sudradjat Adjat Sudradjat Adjat Sudradjat Adjat Sudradjat - Adjat Sudradjat -, Adjat Sudradjat Adjat Sudrajat Adriansyah, Yan Afiah, Mahda Agung Mulyo Agus Didit Haryanto Agus W Oscar Agus Wiramsya Oscar Agustin, Fitriani Alamta Singaribun Alamta Singarimbun Alamta Singarimbun -, Alamta Singarimbun Algi Fajar Ghaniansah, Algi Fajar Alifahmi Alifahmi, Alifahmi Andra Taufiq Andriani, Tati Andriani, Tati Anggoro Tri Mursito Anggoro Tri Mursito Anhar, Jevye Fazrin Kusumah Arif R Darana Arif R. Darana Arifianti, Yukni Arma, Yadvi Arma, Yadvi Asdani Soehaimi Atang, . Athanasius Cipta Atmadibrata, Riza Atmadibrata, Riza Azizi, Hisyam Azhar Bambang Sugiarto Bombom Rachmat Suganda Budi Nurani Ruchjana Cipta Endyana Cyrke A N Bujung Danny H. Natawidjaja Darana, Arif R Darana, Arif R Destirani, Sagita - Dewi Gentana Dewi Ulfa Astriani Donny R. Wahyudi Edy Soesanto Eko Tri Sumarnadi Emi Sukiyah Emy Sukiyah Endayana, Cipta Euis Tintin Yuningsih Evi Haerani -, Evi Haerani Fachrudin, Kurnia Arfiansyah Fahira, Ghina Faiq Nirmala Faisal Akbar Nasution Faisal Helmi Faisal Helmi Fauzan, Aldo Febri Hirnawan Febri Hirnawan Febri Hirnawan - Febri Hirnawan -, Febri Hirnawan Firmansyah, M. Nizar Fitriani Agustin Fiverno, David Feby Galih W. Swana Hananto Kurnio Hanif, Salma Nur Hendarmawan Hendarmawan Hendarmawan Hendarmawan, Hendarmawan Heri Nurohman Heriwaseso, Anjar Heryadi Rachmat Hirnawan, R. Febri Hirnawan, R. Febri Ildrem Syafri Imanuel Seru Irvan Sophian Irvan Sophian Irvan Sophian, Irvan Iskandarsyah, Teuku Yan W. M. Ismawan Iyan Haryanto Jakah Jakah Jakah Jakah Jakah, Jakah Johanes Hutabarat Johanes Hutabarat Jossi Erwindi Juniarto, Reinaldi Kamawan Kamawan Khaerani, Puspa Khaerani, Puspa Khoirullah, Nur Khoirullah, Nur Kristiawan, Yohandi Luthfan H. Jihadi, Luthfan H. M. Dwiki Satrio Manullang, Sahala Maret Priyanta Marjiyono Marjiyono Marjiyono Mega Fatimah Rosana Mega Fatimah Rosana Moh. Sapari Dwi Hadian Mudrik R. Daryono Muhamad Ridwan Muhammad Burhannudinnur Muhammad S. Sadewo Mursito, Anggoro Nadhirah Seraphine Nadhirah Seraphine Nana Sulaksana Nana Sulaksana Nana Sulaksana Nendi rohaendi Nur Hamid NUR HAMID Nur Khoirullah Nurdrajat Nurdrajat Nurida Maulidia Rahma Oscar, Agus W Oscar, Agus W Pamela Pamela Pamela, Pamela Pradnya Paramarta Raditya Rendra Prantoko, Edi Puspa Khaerani Putra, Rieza Rachmat Putri, Yunitha R.I. Putri, Yunitha R.I. R. Febri Hirnawan Raden Irvan Sophian -, Raden Irvan Sophian Raden Irvan Sophian, Raden Irvan Reza Mohammad Ganjar Gani Risna Widyaningrum Riza Atmadibrata Robby Setianegara Rukmana, Yanwar Yusup Ryan Hidayat Selasian Gussyak Seraphine, Nadhirah Seru, Imanuel Seru, Imanuel Sofyan Rachman Idris Sondi Kuswaryan Sonia Fauziah Sonny Aribowo Sudjono, Evie Hadrijantie Sudradjat, Adjat Sukardan Tawil Sumarnadi, Eko Sumaryono Sumaryono Sumaryono Sumaryono Suyono, Oon Swana, Galih W. Swana, Galih W. Tati Andriani Taufiq Wira Buana, Taufiq Wira Taufiq, Andra Taufiq, Andra Teuku Y.W.M Iskandarsyah Tulus Pramudyo Ujang Hidayat Tanuwiria Verdad Chabibullah Abdallah Iman Vijaya Isnaniawardhani Wahyuzi, Radhi Wandani, Diki Waromi, Doodle Dandy Wicaksana, Kintan Adelia Arum Widia Hadiasti, Widia Widyaningrum, Risna Yadvi Arma Yanwar Yusup Rukmana Yanwar Yusup Rukmana Yosep, Boy Yudhicara Yudhicara Yudhicara, Yudhicara Yudhicara, Yudhicara Yudi Kuswandi Yudistira Purnamaruslia Yukni Arifianti Yunitha R.I. Putri Yunus Winoto Zakaria, Zulfiadi Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria -, Zufialdi Zakaria Zufialdi Zakaria, Zufialdi Zulfialdi Zakaria, Zulfialdi