Darmawan Saptadi, Darmawan
Jurusan Budidaya Pertanian, Faperta, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang

Published : 73 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perbedaan Genotipe pada Perkecambahan dan Pertumbuhan Kacang Ercis (Pisum sativum L.) sebagai Dasar Pemilihan Bahan Baku Microgreen Pambudi, Daffa Dzakwan; Saptadi, Darmawan; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 8 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk lain untuk memanfaatkan kacang ercis guna mempertahankan dan meningkatkan nutrisi yang terkandung di dalamnya adalah dengan cara mengkonsumsi tanaman muda (microgreen) dari kacang ercis. Manfaat dari mengkonsumsi microgreen salah satunya yaitu terdapat pada kandungan nutrisi, sayuran microgreen lebih tinggi dibandingkan sayuran yang sudah tumbuh dewasa. Kacang ercis yang berasal dari daerah yang berbeda dapat memiliki karakter perkecambahan yang berbeda. Begitu pula dengan karakter dan kualitas microgreen dari masing-masing genotipe kacang ercis yang dapat menunjukkan karakter morfologi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perbedaan genotipe pada perkecambahan dan pertumbuhan kacang ercis (Pisum sativum L.) sebagai dasar pemilihan bahan baku microgreen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2020 di Laboratorium Bioteknologi dan Laboratorium Sumber Daya Lingkungan, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan yaitu 9 genotipe kacang ercis yang terdiri dari benih yang berasal dari Berastagi (BTG-4), dari Garut (GRT-04(3)-1, GRT 04(3)-2, GRT PSO-2-1, 03-16-3-1, dan 05 (16) (2)-1), serta dari Semarang (SMG (C) (1), SMG (H)(05),dan SMG (H)(05)-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe 03-16-3-1, genotipe 05(16)(2)-1, dan genotipe SMG (H)(05)-1 merupakan genotipe yang memiliki keunggulan untuk dijadikan bahan baku microgreen lebih dibandingkan dengan genotipe lainya.
Potensi Hasil dan Ketahanan terhadap Penyakit Hawar Daun (Northern Leaf Blight) 113 Galur Jagung (Zea mays L.) Hibrida Hutomo, Wahyu Ari Baskara; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas sumber karbohidrat yang memiliki peran sangat penting baik tingkat nasional maupun dunia.  Serangan penyakit Hawar Daun Jagung (Northern Leaf Blight) (Exserohilum turcicum (Pass.) Leonard et Sugss) adalah permasalahan penting pada produksi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil, nilai keparahan penyakit dan kriteria ketahanan hawar daun Northern Leaf Blight (NLB) pada 113 galur jagung hibrida, serta mendapatkan hibrida berpotensi hasil tinggi dan memiliki ketahan setara pembanding terbaik. Penelitian dilaksanakan pada Maret 2019-Oktober 2020 di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dengan ketinggian 1.150 m dpl. Penelitian ini menggunakan rancangan augmented design, terdiri dari 145 entri/perlakuan (113 galur yang diuji, 13 varietas pembanding, dan 19 entri pelengkap) tanpa ulangan, dan 4 varietas sebagai kontrol (diagonal check) diulang sebanyak 5 kali. Varietas pembanding meliputi Bisi-18, NK-7328, NK-88, P11, P21-Dahsyat, P25, P27-Gajah, P29-Harimau, P32-Singa, P33-Beruang, P35-Banteng, P36-Bekisar dan P38-Rusa. Analisis ragam dengan uji F dan uji lanjut dengan uji LSI (Least Significant Increase) pada taraf α : 5% dari variabel hasil panen dan keparahan penyakit. Terdapat tujuh hibrida yang memiliki potensi hasil nyata lebih tinggi dari seluruh pembanding menurut uji LSI antara lain: Pioneer-055, 057, 058, 064, 070, 089, dan 098. empat puluh satu hibrida tergolong tahan terhadap penyakit hawar daun dengan keparahan penyakit setara pembanding terbaik. Pioneer-057, 058, 064, dan 070 memiliki hasil panen unggul dibanding seluruh pembanding serta memiliki nilai keparahan penyakit setara dengan varietas pembanding terbaik dengan kriteria tahan sehingga direkomendasikan sebagai hibrida harapan dan dilanjutkan tahap pengujian selanjutnya.
Uji Daya Hasil Enam Galur Kacang Bogor (Vigna subterranea L. Verdcourt) Pada Musim Penghujan Prasetyoningrum, Farin; Saptadi, Darmawan; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.06

Abstract

Tanaman kacang bogor (Vigna subterranea L. Verdcourt) merupakan komoditas potensial yang masih belum dibudidayakan secara luas di Indonesia dan tergolong tanaman yang belum banyak mendapat perhatian. Padahal kacang bogor dapat menjadi alternatif pangan fungsional sebagai sumber protein dan karbohidrat. Upaya untuk meningkatkan produktivitas kacang bogor salah satunya ialah melalui pemuliaan tanaman, diperlukan beberapa kegiatan penelitian untuk mendapatkan varietas unggul. Salah satu tahapan yang dilakukan dalam pemuliaan tanaman ialah uji daya hasil. Uji daya hasil merupakan tahapan awal untuk menguji galur agar dapat diketahui galur yang memiliki daya hasil tinggi, sehingga dapat menentukan galur yang dapat dilepas sebagai varietas baru. Uji daya hasil kacang bogor dilakukan pada musim penghujan terhadap 6 galur harapan kacang bogor potensial yakni PWBG 5.2.1, SS 2.4.2, BBL 1.1, PWBG 6, SS 3.4.2, CCC 1.6, dan TVSU 8.6. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hasil 6 galur kacang bogor dan mendapatkan galur berdaya hasil tinggi pada musim penghujan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020-Mei 2021 di Kebun Percobaan Balitkabi di Jambegede. Penelitian dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh galur yang diuji memiliki daya hasil yang beragam. Didapatkan daya hasil galur yang diuji berkisar antara 1,8 – 2,8 ton/ha. Pada penelitian ini galur BBL 1.1 dan PWBG 6 merupakan galur harapan terpilih yang berdaya hasil tinggi dan mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan tumbuhnya.
Co-Authors Abdurrahman, Saifullah Adiredjo, Afifuddin Latif Adrian Danang Wijaya Adriansyah, Agung Ainurrasjid Ainurrasjid Alisha, Tarra Syifa Amanda, Disa Utami Anggela, Amelia Junietha Anggraeni, Listy Ardhani, Dhiya Nabilla Arifin Noor Sugiharto Arsyam, Asriyanto Auliya, Daniyatul Azizah, Laili Niswatun Azzahra, Rayhanah Baiq Dina Mariana, Baiq Dina Bakti, NH. Dias Prayudha Berutu, Fahma Sariahta Bramastyo, Doni Budi Waluyo Chaireni Martasari Chotimatul Azmi, Chotimatul Damanhuri Debataraja, Raymon BT Dewi, Aprilia Antika Dita Agisimanto Farida Yulianti Fathan, Naala Fatimah, Laila Nur Febriandaru, Guruh Firdaos, Erliza Rizki Firmansyah, Fendy Bayu Hapsari, Lina Wahyu Hardiyanto Hardiyanto Hasna, Ellen Aurelia Hasna Hastuti, Ni Made Dwi Heriyansyah, Fadli Hidayati, Noer Zein Hutomo, Wahyu Ari Baskara Ika Roostika Indah Purnama Sari Indrawati, Laili Surur Izmi Yulianah Jaenun, M. Julianti, Intan Erika Kamukten, Prihanti Panditia Kinasih, Nimas Ayu Kurniawan, Rafiif Reza Kusumanegara, Kusumawaty Kuswanto Kuswanto Laila Eka Farida, Zahrotun Nisak Liana, Novi Lita Soetopo Maulana, Haris Muhammad Yasin Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Nufus, Fitriani Rohmatun Nur Basuki Nurliani Bermawie Nurwidyaningsih, Nurwidyaningsih Nusantara, Adil Balada Palandro, Nadhea Pambudi, Daffa Dzakwan Pamuji, Adimas Prasetyoningrum, Farin Pratama, Sanda Aditya Purba, Brando Renzo Marganda Purnama, Innez Candri Gilang Puspita Sari, Rembang Enggar Putra Pratama Putri, Syafrilia Rahma Rachma, Tri Nanda Sagita Rahmadhini, Nana Ramadhan, Alif Maulana Respatijarti Respatijarti Respatijarti, Respatijari Riandon, Ghesa Saadah, Diana Nuri Saptowo Jumali Pardal, Saptowo Jumali Saputra, Dani Adi Setiawan, Indra Karra Setiyawan, Aries Siti Nurul Hikmah Sri Lestari Purnamaningsih Suci Rahayu Sukmasari, Candraning Dwi Sumeru Ashari Supriatun, Nanik Surbakti, Eryck Azwary Abraham Tri Handayani Utami, Sri Rejeki Wati, Devita Aprilia Widyatama, Putri Devita Wilisaberta, Phubby Wulandari, Jeany Eka Yuanasari, Bayu Subekti Yuliana, Izmi Yustiana Yustiana, Yustiana