Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis SWOT Terhadap Kebijakan Pengembangan Daya Tarik Grand Watu Dodol Banyuwangi Hariyani Putri, Wahyu; Nuha, Aisah Ulin; Widati, Shofiatul; Lestari, Dwi Ayu; Pratama, Edghar Bachtiar; Thobroni, Azriel Dianis; Mubabar, Rais; Febrian, Ayu Wanda
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v3i1.51

Abstract

Kabupaten Banyuwangi berbatasan langsung dengan Selat Bali. Hal ini menjadikan Kabupaten Banyuwangi banyak memiliki daya tarik wisata pantai. Kecamatan Kalipuro sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi memiliki daya tarik wisata pantai salah satunya Pantai Grand Watu Dodol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sehingga menghasilkan strategi pengembangan daya tarik wisata pantai di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya adalah metode penilaian langsung dilapangan dan melakukan analisis SWOT. Elemen yang menjadi dasar analisis SWOT secara garis besar antara lain berupa (1) Kekuatan yang berasal dari aspek keindahan dari daya tarik wisata pantai, (2) Peluang berasal dari minat wisatawan terhadap daya tarik wisata pantai dan adanya dukungan masyarakat guna mengembangkan daya tarik wisata, (3) Kelemahan berupa kurangnya kesadaran remaja untuk ikut mengembangkan daya tarik wisata (4) Ancaman berupa turunnya daya dukung lingkungan dan faktor kebencanaan. Secara garis besar strategi untuk mengembangkan daya tarik wisata pantai di daerah penelitian lain (1) melakukan promosi (2) pembangunan sarana dan prasarana, (3) melakukan kerjasama (4) membangun wahana bermain, (5) menampilkan atraksi dan kuliner lokal, (6) mitigasi bencana dan (7) memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan. Strategi pengembangan yang telah disusun diharapkan mampu menjadi acuan guna mengembangkan potensi daya tarik wisata pantai Grand Watu Dodol.
Improving Employee Performance: The Role of Engagement, Transfer, Compensation, and Motivation in Work Productivity Lestari, Dwi Ayu; Deviastri, Lily
Research of Economics and Business Vol. 3 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : SAN Scientific

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58777/reb.v3i1.275

Abstract

The purpose of this study is to investigate how motivation, pay, transfers, and employee engagement affect worker performance. The study's population consisted of employees from the Jakarta Cakung Primary Tax Service Office, with a sample size of 89 respondents. A non-probability sampling method was employed, specifically utilizing saturated sampling through the dissemination of surveys. Significant appropriateness is demonstrated by the study model's substantial effect and high degree of relevance in result prediction. The Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach was used to analyze the data. The results show that employee performance is positively and significantly impacted by employee engagement. Furthermore, motivation, pay, and transfers all have favorable and noteworthy influence on performance. According to the research's management implications, managers need to create a welcoming workplace that encourages employee involvement, including offering career development opportunities. Moreover, it is essential for managers to provide necessary support through additional training and adequate orientation, while also encouraging employees to actively participate in training programs and enhancing their skill sets.
Ide Bisnis Ekonomi Kreatif Olahan Ampas Tebu Menjadi Kerupuk di Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang Mayasari, Fariza Kurnia; Rachman, Angraeny Unedia; Domas, Dai Dito; Lestari, Dwi Ayu; Yahya, Habib Muzaky
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i2.23772

Abstract

Munculnya ide pembuatan kerupuk ampas tebu karena wilayah Kota Lumajang khususnya Desa grobogan yang memiliki perkebunan tebu yang cukup luas. Menurut badan pusat statistik kota lumajang (2019-2020) lebih dari 13 ribu hektar dan dapat memproduksi hingga 1 juta ton per tahun. Kegiatan pemberdayaan ampas tebu yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Jember kelompok 22 ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan ide usaha baru bagi masyarakat Desa grobogan sekaligus mengurangi limbah dari hasil pengolahan tebu di Kota Lumajang. Kegiatan dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK Desa Grobogan dengan menggunakan model pelaksanaan penyuluhan dan metode presentasi. Tahapan kegiatan ini adalah (1) mencari informasi terkait potensi yang ada di Kota Lumajang di Sektor perkebunan dan manfaat ampas tebu (2) mahasiswa KKN-T melakukan percobaan pembuatan kerupuk ampas te bu selama kurang lebih selama 7 hari, (3) pelaksanaan kegiatan penyuluhan bersama ibu-ibu PKK Desa Grobogan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini adalah ide bisnis baru yaitu kerupuk yang terbuat dari olahan ampas tebu sebagai sebuah upaya dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi serta cara baru dalam rangka mengurangi limbah ampas tebu yang berasal dari pabrik atau penjual keliling yang menumpuk di Kota Lumajang.
Analisis Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Budaya Keluarga Dan Modal Awal Terhadap Minat Berwirausaha Di Kalangan Gen Z Pelajar Di Kabupaten Jember (Studi Kasus Pada Pelajar SMA Negeri 1 Kencong) Lestari, Dwi Ayu; Izzuddin, Ahmad; Samsuryaningrum, Ira Puspitadewi
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 4 No 1 (2025): Edisi Mei 2025 - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tjut Nyak Dhien Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jmdb.v4i1.1752

Abstract

Objectives - This study aims to understand the impact of entrepreneurship education, family values, and availability of initial capital on entrepreneurial interest among Generation Z students. The focus of this study is to encourage increased involvement of the younger generation in entrepreneurship as a strategy to overcome unemployment and strengthen the nation's economic competitiveness. Novelty - The novelty of this study lies in the integration of three main variables entrepreneurship education, family culture, and initial capital which are analyzed simultaneously in the context of high school students in rural areas, specifically in SMA Negeri 1 Kencong, Jember Regency. Methods - This study used a quantitative approach with data collection through distributing questionnaires to students. The analysis technique used was multiple linear regression to test the relationship between variables. Findings - The results showed that there is a significant correlation between entrepreneurship education, family culture, and initial capital with student interest in entrepreneurship. Education and family environment play an important role in shaping students' attitudes and self-confidence, while initial capital provides real support in the process of starting a business. Limitations and Implications - This study is limited to one school in Jember, so the results cannot be generalized to a wider population. However, the findings can serve as a reference for educational institutions and policy makers in designing a comprehensive entrepreneurship program, involving family aspects and access to venture capital.
The Minimalist Lifestyle as Qur’anic Practice: A Living Qur’an Study of Surah Al-A‘raf Verse 31 among UIN Sunan Kudus Students Lestari, Dwi Ayu; Atabik, Ahmad; Muzakky, Althaf Husein
TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ceax9j80

Abstract

This study explores how students at UIN Sunan Kudus interpret and practice the message of Surah Al-A‘raf verse 31 through the adoption of a minimalist lifestyle. Using a qualitative phenomenological approach within the Living Qur’an framework, the research investigates how this verse functions not as a distant command, but as a daily reference for living with purpose, moderation, and awareness. Data were collected through in-depth interviews and participant observation involving 15 students who had adopted minimalist habits for at least six months. The findings show that the call to avoid isrāf (excess) is understood by students as a principle that shapes their choices in spending, organizing priorities, and managing time. Minimalism, in their view, reflects Islamic values such as moderation (wasatiyyah), contentment (qanā‘ah), and gratitude. It also supports clarity of mind, self-restraint, and a more focused approach to both academic and spiritual life. Several students described how this practice helped them respond to social pressures and consumerist habits within their peer and family environments. Rather than being seen as a trend or ideal, minimalism became part of how they carried their faith into daily routines. Surah Al-A‘raf verse 31, as they lived it, offered practical guidance in navigating choices—grounded not in theory, but in the rhythm of ordinary life.
Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Mutu Makanan dan Makanan dari Luar Terhadap Makanan di Pondok Pesantren Al-Karimiyah Pratama, Putri Eka; Lestari, Dwi Ayu
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i1.54

Abstract

Daya terima makanan dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal seperti mutu makanan, variasi makanan makanan dari luar, umur dan jenis kelamin. Keberhasilan daya terima makanan jika tidak ada sisa makanan yang dikonsumsi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan umur, jenis kelamin, mutu makanan, dan makanan dari luar terhadap daya terima makanan di Pondok Pesantren Al-Karimiyah. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan menggunakan cross sectional dimana menganalisis data variable yang dikumpulkan pada satu titik waktu tertentu. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dimana teknik pengambilan sampel dengan cara memberikan penilaian sendiri terhadap sampel diantara populasi yang dipilih dengan sampel 123 santri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mengenai umur, jenis kelamin, mutu makanan, makanan dari luar. Hasil penelitian bivariat pada penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan hasil tidak ada hubungan antara jenis kelamin terhadap daya terima makanan (p=0,372), tidak ada hubungan umur terhadap daya terima makanan (p=1,000), tidak ada hubungan antara mutu makanan terhadap daya terima makanan (0,407), tidak ada hubungan antara makanan dari luar terhadap daya terima makanan (p=1,000). Diharapkan dapat lebih diperhatikan mutu makanan, pembatasan makanan dari luar agar santri tetap mengonsumsi makanan yang diberikan oleh pondok pesantren, untuk memenuhi kecukupan gizinya dengan memperhatikan makanan sesuai menu seimbang.
Pengukuran Tekanan Darah dan Konseling Gizi tentang Hipertensi Pada Pengunjung Summarecon Mall Serpong Lestari, Dwi Ayu; Nurbayani, Resita; Trisutrisno, Ichsan
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 1 (2022): February
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i1.37

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berbahaya di seluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor resiko yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler. Di Asia Tenggara, angka kejadian tekanan darah tinggi mencapai 36%, kejadian tekanan darah tinggi pada orang dari negara berkembang lebih tinggi daripada di negara maju, dengan hampir 75% pasien tekanan darah tinggi tinggal di negara berkembang. Hasil Riskesdas 2018 angka prevalensi hipertensi pada penduduk lebih dari 18 tahun menunjukan nilai sebesar 34,11%, peningkatan prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran juga terjadi pada tiap provinsi di Indonesia. Berdasarkan hasil diatas penyakit hipertensi masih menjadi masalah Kesehatan yang harus diperhatikan, Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat upaya untuk menurunkan prevalensi hipertensi, metode edukasi yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan konseling kepada pengunjung Summarecon Mall Serpong yang mendaftarkan diri untuk pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi gizi, konseling tentang hipertensi dengan pemberian leaflet hipertensi, kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2020 di Summarecon Mall Serpong. Pengunjung yang mendaftar dalam kegiatan ini sebanyak 75 orang, setiap pengunjung akan melakukan konseling merupakan pengunjung yang pada saat pemeriksaan tekanan darah hasilnya lebih 140/90 mmHg dan memiliki riwayat hiperensi lalu diberikan waktu 20 menit untuk konsultasi kesehatannya, pada saat konsultasi berlangsung pengunjung juga diberikan leaflet tentang hipertensi. Kesimpulan dalam kegiatan ini dari hasil konseling pengunjung lebih memahami mengenai bahaya hipertensi, bahan makanan yang tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi.
PHYSICS LEARNING MEDIA TO BUILD HIGH SCHOOL STUDENT'S UNDERSTANDING OF MOMENTUM MATERIAL Rahayu, Anisa Tri; Jannah, Nurul; Lestari, Dwi Ayu; Gumilar, Teguh
Journal of Teaching and Learning Physics Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2022)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v7i1.15720

Abstract

For most students, physics is one of the boring subjects and is considered difficult, the subject that is considered difficult is momentum, the level of students' understanding of the momentum material is still low. The use of learning media aims to facilitate the delivery of learning so that students can easily and efficiently achieve learning objectives. Therefore, the researcher considers the need for supporting learning media as an alternative to physics learning media on the concept of momentum, as well as testing the feasibility of media to support learning. The method used by researchers in research and development (R&D) following the steps of Borg and Gall, steps are developing products and testing the effectiveness of products to achieve goals. Meanwhile, data collection was carried out by distributing instruments in the form of questionnaires and LKPD to measure learning achievement and student responses. Based on the results of the study, all questionnaire scores scored almost four in the good category, and all students were able to answer the LKPD. Therefore, with the media students can construct an understanding of the concept of momentum. Students who previously did not know the concept of momentum became aware of it even to the point of being able to formulate its meaning mathematically. With the existence of learning media, learning physics on the concept of momentum becomes more fun, interesting, and can increase students' learning motivation.
VIRALITAS KONTEN MEDIA SOSIAL MELALUI PENERAPAN NILAI ERGO-IKONIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN FINANSIAL Sukendri, Nengah; Andriyansah, Andriyansah; Widowati Hermajiwandini, Chandra Murti Dewi; Lestari, Dwi Ayu; Karmanto, Gina Destrianti
Waisya : Jurnal Ekonomi Hindu Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/jw.v4i2.3162

Abstract

Penelitian ini mengkaji viralitas konten pada media sosial dan pengaruhnya terhadap perkembangan ekonomi sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tujuan penelitian adalah untuk memahami peran nilai ergo-ikonik—kombinasi estetika, simbolik, dan fungsional—dalam mendorong viralitas konten serta dampaknya terhadap peningkatan kunjungan dan pendapatan di sektor pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis konten viral yang berhubungan dengan pariwisata NTB. Temuan riset menunjukkan bahwa nilai ergo-ikonik konten viral menjadi faktor utama yang menarik perhatian publik serta memperkuat persepsi positif terhadap destinasi wisata. Hal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi lokal. Kontribusi tulisan ini adalah memberikan pemahaman baru tentang bagaimana pengelolaan nilai estetika dan simbolik dalam konten digital dapat menjadi strategi efektif pemasaran pariwisata di era media sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengoptimalkan konten viral dengan nilai ergo-ikonik sebagai kunci untuk memperluas daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di NTB.
FAKTOR PEMICU PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA WARGABINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 Samino, Samino; Angelina, Christin; Lestari, Dwi Ayu; Pramasasti, Dyah Ayu Siti Utari; Salsabilla, Nadya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27393

Abstract

Penelitian ini menarik kesimpulan dari data yang diperoleh bahwa mayoritas responden berusia 20 tahun dengan sebanyak 5 (13.5%) orang, pekerjaan terakhir yang paling umum adalah sebagai LC/pemandu lagu dengan 12 (32.4%) responden, dan pendidikan tertinggi adalah jenjang SMP/Sederajat yang diikuti oleh 18 (48.6%) responden. Mayoritas responden adalah berstatus janda atau belum menikah, mencapai 15 (40.5%) orang, dan memiliki pendapatan bulanan di atas atau sama dengan 500.000 rupiah, yaitu sebanyak 21 (56.8%) orang. Sebanyak 26 (70.3%) responden mendapatkan narkoba dari teman. Penggunaan narkoba paling umum terjadi dalam kapasitas yang jarang, yaitu 1-3 bulan, dengan 21 (56.8%) responden. Mayoritas keluarga responden merasa kurang mendapatkan kasih sayang, sedangkan mayoritas individu merasa lebih mudah memasuki sebuah komunitas atau kelompok baru setelah menggunakan NAPZA. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai sebesar 0.000.