Claim Missing Document
Check
Articles

Keefektifan Virtual Laboratory dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan virtual laboratory dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket penilaian keterampilan komunikasi dan kolaborasi yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan N-Gain, dan uji statistik inferensial dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Nilai N-Gain keterampilan komunikasi pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan keterampilan kolaborasi berada pada kategori tinggi. Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan pada kategori rendah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa virtual laboratory efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Oleh karena itu, virtual laboratory direkomendasikan sebagai salah satu inovasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA VIRTUAL LABORATORY DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN ABAD KE-21 Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.3985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media virtual laboratory dalam pembelajaran fisika SMA sebagai upaya mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis kebutuhan. Subjek penelitian meliputi guru fisika dan peserta didik SMA. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media virtual laboratory sangat dibutuhkan sebagai alternatif dan pelengkap pembelajaran fisika, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan dinamis. Virtual laboratory dipersepsikan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memfasilitasi pemahaman konsep, serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan literasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media virtual laboratory yang selaras dengan kurikulum, mudah digunakan, dan sesuai dengan kondisi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika SMA.
IMPLEMENTASI VIRTUAL LABORATORIUM DALAM PRAKTIKUM FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v15i1.3990

Abstract

Pemahaman konsep merupakan salah satu tujuan utama dalam pembelajaran fisika di sekolah menengah atas (SMA). Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium dan kurang optimalnya pelaksanaan praktikum sering menjadi kendala dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi virtual laboratorium dalam praktikum fisika terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) berbentuk pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti praktikum fisika berbasis virtual laboratorium dan kelompok kontrol yang mengikuti praktikum konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep fisika yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan antara peserta didik yang belajar menggunakan virtual laboratorium dan peserta didik yang belajar melalui praktikum konvensional. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi virtual laboratorium efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik SMA. Oleh karena itu, virtual laboratorium direkomendasikan sebagai alternatif atau pelengkap praktikum fisika untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di SMA.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP Sulistiyono, Sulistiyono; Triyanti, Merti
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 2 Desember 2021
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v15i2.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul IPA berbasis lingkungan serta mengetahui keefektifannya terhadap kemandirian belajar siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa SMP yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan angket kemandirian belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui tingkat kelayakan dan keefektifan modul yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA berbasis lingkungan memperoleh kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Selain itu, hasil analisis kemandirian belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah penggunaan modul, terutama pada aspek inisiatif belajar, tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri. Dengan demikian, modul IPA berbasis lingkungan yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA SMP untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual dan meningkatkan kemandirian belajar siswa.
PENGARUH MEDIA VIRTUAL LABORATORIUM TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.3993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media virtual laboratorium terhadap kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran menggunakan media virtual laboratorium dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket kemandirian belajar dan tes keterampilan proses sains yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada aspek kemandirian belajar dan keterampilan proses sains. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan media virtual laboratorium memiliki tingkat kemandirian belajar dan keterampilan proses sains yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media virtual laboratorium efektif digunakan dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran praktikum, khususnya pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.
Analisis Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri 61 Lubuklinggau Feni Atari Gumai; Sulistiyono; Supriyanto
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 8 No. 6 (2025): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/wsavct87

Abstract

This study aimed to determine the effect of the Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) learning model on motivation and learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 61 Lubuklinggau. The method used was an experimental research design involving two sample groups, namely an experimental group that received instruction using the REACT learning model and a control group that received conventional learning. Based on a preliminary study conducted in September 2025 at SD Negeri 61 Lubuklinggau, the learning process was still dominated by the lecture method. This condition tended to cause students to feel bored, resulting in low interest in participating in learning activities. Consequently, the expected learning objectives were not achieved optimally. This was indicated by the average score of the odd-semester daily test in Indonesian language subjects for fourth-grade students in the 2025/2026 academic year, which was still below the Minimum Mastery Criteria (70), with an average score of 65.94. Out of 18 fourth-grade students, only 6 students achieved the Learning Objective Achievement Criteria, while 12 students did not meet the minimum criteria. Keywords: Learning Outcomes, Motivation, Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT)
ANALISIS UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Athiyyah Nur Rahmah; Ovilia Putri Utami Gumay; Sulistiyono
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7133

Abstract

Kegiatan praktikum Fisika Dasar I di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kurangnya panduan praktikum yang kontekstual, minimnya integrasi antara konsep fisika dan kearifan lokal, serta rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam proses inkuiri ilmiah. Akibatnya, kegiatan praktikum belum sepenuhnya mampu menumbuhkan keterampilan proses sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal yang layak digunakan dalam kegiatan praktikum Fisika Dasar I di Universitas PGRI Silampari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Aspek media memperoleh skor aktual 68 dengan kategori A (Sangat Baik), aspek materi memperoleh skor aktual 94 dengan kategori A (Sangat Baik), dan aspek bahasa memperoleh skor aktual 35 dengan kategori A (Sangat Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat layak digunakan untuk kegiatan praktikum Fisika Dasar I.
Pengembangan Smart-LKPD Berbasis Inkuiri dan Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Sulistiyono Sulistiyono; Merti Triyanti; Wahyu Arini
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Smart-LKPD berbasis inkuiri dan kearifan lokal yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli dan lembar observasi keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart-LKPD berbasis inkuiri dan kearifan lokal memperoleh kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,63 dalam kategori sedang. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator keterampilan proses sains, seperti mengamati, mengklasifikasi, mengukur, memprediksi, mengomunikasikan, dan menarik kesimpulan. Dengan demikian, Smart-LKPD berbasis inkuiri dan kearifan lokal efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran IPA yang interaktif, kontekstual, dan bermakna di SMP.
PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 1 LUBUKLINGGAU Gusti Aryani Aryani; Ana Della; Winda Surati; Muhammad Rokib; Sulistiyono Sulistiyono
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 1 Lubuklinggau. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional serta masih adanya kesenjangan antara program yang dirancang dan praktik internalisasi nilai dalam kehidupan siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama Agustus - Oktober 2025. Informan meliputi kepala sekolah, guru, guru bimbingan konseling, siswa, dan orang tua yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berperan signifikan dalam membentuk karakter melalui budaya pembiasaan, keteladanan guru, dan kegiatan ekstrakurikuler. Namun, pembentukan karakter belum sepenuhnya merata karena masih terdapat tantangan dalam kedisiplinan siswa serta belum optimalnya sinergi antara sekolah dan keluarga.
Manajemen Laboratorium Fisika di Universitas PGRI Silampari Athiyyah Nur Rahmah; Bunga Zahaa Aureli; Adi Frengki Wibowo; Nirwana Atiqah Al-Fajri; Sulistiyono
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1120

Abstract

Physics laboratories play a strategic role in supporting experiment-based learning in higher education, but their management often faces various obstacles that affect the effectiveness of practical work. This study aims to describe and analyze the management of physics laboratories at PGRI Silampari University in supporting the physics learning process. The research uses a descriptive approach with qualitative methods. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation involving the laboratory head, laboratory assistants, lecturers in charge of practicums, and students. The results of the study show that physics laboratory management has generally been running quite well and functions as the main supporting facility for practicum activities. Laboratory planning and organization have been carried out in accordance with academic needs, but have not been supported by systematic long-term development planning. The management of facilities and infrastructure as well as human resources still faces limitations, especially in terms of the number of practical tools, inventory systems, and the number of laboratory assistants. In addition, the implementation of occupational safety and health has not been fully supported by continuous socialization to students. Thus, it is necessary to improve the management of the physics laboratory through strategic planning, human resource development, modernization of the management system, and continuous evaluation in order to improve the quality of physics learning at PGRI Silampari University.