Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau Premesti, Rahayu; Solehah, Kurnia Maratus; Wandira, Ayu; Latifah, Nurul; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.349

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto bersifat analisis korelasional dengan tujuan untuk mendeskripsikan tingkat gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dan hasil belajar fisika yang dicapai peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau serta hubungan antara kedua variabel tersebut. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIA SMA Negeri 4 Lubuklinggau, dengan sampel Penentuan jumlah sampel penelitian berdasarkan teknik random sampling dan perhitungan sampel minimum menggunakan nomogram Harry King sebanyak 50 responden.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji korelasi product moment. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat gaya belajar peserta didik didominasi oleh gaya belajar visual,kemudian auditorial dan kinestetik, tingkat hasil belajar fisika peserta didik berada pada kategori rendah, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau.
Analisis Ketergunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Fisika di Kelas XI IPA SMAN 1 Lubuklinggau Istanti, Nurul; Prasetywati, Aisah Febri; Rafifah, Sayyidatur; Cahyarani, Putri Annisa; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.365

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan penggunaan internet sebagai sumber belajar peserta didik dalam mata pelajaran fisika di kelas XI IPA SMAN 1 Lubuklinggau. Sampel penelitian terdiri dari 46 peserta didik yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan peserta didik, guru, serta orang tua/wali. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat pengetahuan (63,04%), pemahaman (58,70%), dan kemampuan pengoperasian internet (65,22%) yang baik. Internet digunakan untuk keperluan belajar, dengan mayoritas peserta didik mengakses situs terkait pelajaran sekolah (56,52%) dan fisika (71,74%). Peserta didik cenderung menggunakan internet untuk mencari informasi (58,70%) dan menyelesaikan tugas fisika (63,04%). Sebanyak 69,57% peserta didik memanfaatkan internet sebagai sumber belajar utama, meskipun penggunaannya untuk memahami pelajaran fisika dinilai cukup membantu (52,17%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa internet merupakan sumber belajar yang efektif untuk mata pelajaran fisika karena menyediakan materi dan soal yang lebih bervariasi dibandingkan buku. Meski demikian, pemanfaatannya masih dapat ditingkatkan melalui bimbingan guru untuk memaksimalkan penggunaannya dalam mendukung pembelajaran fisika.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa SMA Irawati, Dwi; Janah, Isnain; Karlina, Selvi; Hafidho, Naja Seindah; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 5 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i5.336

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Pembelajaran konvensional sering kali dianggap kurang mampu membangkitkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipercaya dapat mengatasi masalah tersebut dengan melibatkan siswa dalam pemecahan masalah nyata, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas X SMAN Karya Sakti. Penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pretest-posttest group design, yang melibatkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah model PBL dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap minat siswa, dengan rata-rata nilai minat kelas eksperimen (81,2%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (68,47%). Selain itu, model PBL juga berpengaruh positif terhadap hasil belajar, dengan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (82,4) lebih tinggi daripada kelas kontrol (65), yang menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Khotimah, Etika Maharani; Lovisia, Endang; Sulistiyono, Sulistiyono
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.6915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal yang layak digunakan dalam kegiatan praktikum mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas PGRI Silampari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Data diperoleh melalui lembar validasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan skala Likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Aspek media memperoleh nilai rata-rata 55 dengan kategori sangat baik (A), aspek bahasa memperoleh nilai 41 dengan kategori sangat baik (A), dan aspek materi memperoleh nilai 81 dengan kategori sangat baik (A). Hasil tersebut menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan praktikum. Panduan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemahaman konsep, dan motivasi belajar mahasiswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
ANALISIS UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Athiyyah Nur Rahmah; Ovilia Putri Utami Gumay; Sulistiyono
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7133

Abstract

Kegiatan praktikum Fisika Dasar I di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kurangnya panduan praktikum yang kontekstual, minimnya integrasi antara konsep fisika dan kearifan lokal, serta rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam proses inkuiri ilmiah. Akibatnya, kegiatan praktikum belum sepenuhnya mampu menumbuhkan keterampilan proses sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal yang layak digunakan dalam kegiatan praktikum Fisika Dasar I di Universitas PGRI Silampari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Aspek media memperoleh skor aktual 68 dengan kategori A (Sangat Baik), aspek materi memperoleh skor aktual 94 dengan kategori A (Sangat Baik), dan aspek bahasa memperoleh skor aktual 35 dengan kategori A (Sangat Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat layak digunakan untuk kegiatan praktikum Fisika Dasar I.
Edukasi Fisika Terapan: Automated Drip Irrigation Bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidorejo Kota Lubuklinggau Arini, Wahyu; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3920

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidorejo Kota Lubuklinggau dalam menerapkan teknologi irigasi tetes otomatis (automated drip irrigation) berbasis fisika terapan. Permasalahan utama mitra meliputi penyiraman tanaman yang masih dilakukan secara manual, pemborosan air, serta kurangnya pemahaman tentang teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu edukasi konsep fisika dasar yang relevan (tekanan fluida, gravitasi, debit aliran, dan otomatisasi), demonstrasi alat, praktik perakitan sistem irigasi, uji coba lapangan, serta pendampingan lanjutan. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan selama dua hari, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan skor pemahaman rata-rata meningkat dari 38 menjadi 88. Peserta mampu merakit dan mengoperasikan sistem irigasi dengan baik, dan uji coba lapangan menunjukkan penghematan air hingga ±40% dibandingkan penyiraman manual. Selain peningkatan pengetahuan teknis, kegiatan ini menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan antusiasme peserta dalam mengaplikasikan teknologi berbasis fisika di lingkungan rumah tangga.
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MA Riyadhus Sholihin Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu; Zikrillah, Zikrillah; Sugita, Aan
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Fisika berbasis Discovery Learning yang layak serta untuk mengatahui peningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi ahli materi memperoleh skor 57 dengan kategori Baik, validasi ahli media memperoleh skor 48 dengan kategori Sangat Baik, dan validasi ahli bahasa memperoleh skor 32 dengan kategori Sangat Baik. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD telah memenuhi standar kualitas dari segi materi, media dan kebahasaan. Selain itu LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,42 (kategori sedang). LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,67 (kategori sedang). Secara keseluruhan, ketiga hasil validasi tersebut membuktikan bahwa LKPD Fisika berbasis Discovery Learning layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Model Discovery Learning Pada Materi Suhu, Kalor dan Pemuaian Kelas VII SMP Muhammadiyah Jajaran Baru II Irawati, Susi; Putri, Reka; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3913

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam memahami konsep-konsep fisika, khususnya materi suhu, kalor, dan pemuaian. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model Discovery Learning. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Jajaran Baru II. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket motivasi belajar berdasarkan model ARCS yang mencakup aspek attention, relevance, confidence, dan satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik pada setiap indikator setelah penerapan model Discovery Learning. Penerapan model ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, yang ditunjukkan melalui peningkatan skor dari pra-siklus hingga akhir Siklus II. Motivasi belajar peserta didik meningkat dari 55% pada pra-siklus (kategori kurang), menjadi 74% pada Siklus I (kategori baik), dan mencapai 86% pada Siklus II (kategori sangat baik). Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi IPA, khususnya suhu, kalor, dan pemuaian