Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Pelaksanaan Proses Pembelajaran Kelas IX SMP Negeri 4 Lubuklinggau Oshea Miranda; Dyah Ayu Agustin; Tarisa Juwa Mey Pranata; R.A Ramadona; Sulistiyono Sulistiyono
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v2i4.1970

Abstract

Teachers, students, and learning materials interact during the learning process in a classroom setting. The study's goal was to ascertain how the scientific learning process was implemented at SMP Negeri 4 Lubuklinggau. Descriptive qualitative research is what this study is. Two pupils from class IX and the science instructor for the ninth grade are the sources of the research data. Interviews, observations, and documentation were employed as data gathering methods. Source triangulation is employed in the data validity assurance technique, the Miles and Huberman method is utilized for data analysis, and the CIPP (context, input, process, product) approach model is employed. The evaluation of the learning implementation process, specifically the learning process of science teachers at SMP Negeri 4 Lubuklinggau, is described as follows: (1) pre-instructional stage (2) instructional stage (3) evaluation stage and no further. This is evident from the analysis of findings and discussion. Even if the learning process is limited by a number of issues, including the issue of infrastructure and facilities, teachers are still able to carry it out effectively.
Pengembangan LKPD Suhu dan Kalor Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Peserta Didik SMP Kelas VII Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3308

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk 1) Menghasilkan LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry yang layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan motivasi belajar peserta didik SMP kelas VII.2) Mengetahui penggunaan LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik SMP kelas VII. 3) Mengetahui penggunaan LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik SMP kelas VII. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Hasil dari penelitian ini adalah sebgai berikut 1) Kelayakan LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli pada aspek materi, aspek media dan aspek bahasa terhadap LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry. Pada aspek materi sebesar 55 termasuk dalam kategori “Baik”. Pada aspek media diperoleh nilai sebesar 45 termasuk dalam kategori “Baik” dan pada aspek bahasa juga diperoleh nilai sebesar 30 termasuk dalam kategori “Baik”. Sehingga LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. 2) LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,81 (kategori tinggi). 3) LKPD suhu dan kalor berbasis guided inquiry dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,42 (kategori sedang).
Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer Bagi Tenaga Pendidik di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara Wahidin, Wahidin; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha kepala sekolah sebagai manajer dan faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam kegiatan manajerial di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif diskriptif yang bertujuan untuk membuat diskripsi, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai faktafakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara. Semua data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data yang terdiri dari tahapan data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: 1) Usaha kepala sekolah sebagai manajer di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara sudah dilaksanakan dengan baik adapun usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah diantaranya yaitu: (a). Kepala sekolah selalu melakukan kerjasama yang baik dengan guru dalam penyusunan kurikulum dan perangkat pembelajaran, (b). Mendorong guru untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan tugasnya dalam hal ini kepala sekolah menerapkan reward dan punishment, (c) Meningkatkan skill dan professionalisme guru dengan memberikan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan pendidikan, (d) Meningkatkan iklim kerja yang kondusif dengan memberikan suasan belajar yang aman dan nyaman sehingga proses belajar mengajar menjadi kondusif, (e) Memberdayakan guru dan stafnya dengan memberikan izin kepada guru untuk melakukan studi lanjut maupun pengembangan profesi. 2). Faktor pendukung manajerial kepala sekolah faktor guru dan peran orang tua/wali murid, sedangkan faktor penghambat adalah faktor siswa, sarana dan prasarana, dan faktor ekonomi orang tua.
Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Lubuklinggau Arga Dwi Muhayad; Sulistiyono; Ahmad Amin
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 6 (2024): November : Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/polygon.v2i6.269

Abstract

This research aims to determine the average completeness of learning outcomes when using a learning model. The research method used in this research is an experimental research method. This type of research is Pre-Experimental research with an experimental design that will be used in the form of a One Group pre-test and post-test design. This research uses a quasi-experimental method and a quantitative descriptive approach. The population of this research was class VIII students at SMP Negeri 11 Lubuklinggau. 2024/2025 academic year. The sample for this research was students in class VIII.2 of SMP Negeri 11 Lubuklinggau. Data collection techniques were carried out using test techniques. The data analysis technique was carried out using the normality test and hypothesis test, t-test and homogeneity test. The results of this research, after applying the jigsaw learning model, can complete student learning outcomes in force and movement material for class VIII.2 students at SMP Negeri 11 Lubuklinggau, this is based on an average pretest score of 24.92 and a posttest score of 72.91. The collected test data was then analyzed using the t-test, obtaining tcount (1.62) < ttable 1.71 for a significance level of 5%. This means that ho is rejected and ha is accepted, in other words the hypothesis proposed in this research can be accepted as true, so It can be concluded that the implementation of the jigsaw learning model is on average complete in class VIII.2 students at SMP Negeri 11 Lubuklinggau.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis CLIS untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Literasi Sains Siswa SMA Dwi Irawati; Sulistiyono Sulistiyono
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7421

Abstract

This study aims to (1) Produce a CLIS-based physics module that is feasible to improve concept understanding and science literacy of high school students, (2) Know the improvement of students' concept understanding after using CLIS-based physics modules, (3) Know the improvement of students' science literacy after using CLIS-based physics modules. The method used in this research is a type of research and development (R&D). The development was carried out by referring to the ADDIE model with the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results showed that (1) CLIS-based physics modules are feasible to improve concept understanding and science literacy of high school students with the results of material expert validation of 55, media experts 56 and linguists 42 with very good categories; (2) an increase in student concept understanding of 0.70 with a high category and (3) an increase in student science literacy of 0.55 with a moderate category.
Pengembangan Modul Fluida Statis Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas XI MAN 2 Lubuklinggau Rahayu Premesti; Sulistiyono Sulistiyono
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7424

Abstract

The study aims to (1) produce a static fluid module based on Problem Based Learning that is feasible to improve the science process skills and scientific attitudes of grade XI students of MAN 2 Lubuklinggau (2) determine the improvement of students‘ science process skills after using the static fluid module based on Problem Based Learning and (3) determine the improvement of students’ scientific attitudes after using the static fluid module based on Problem Based Learning. The research method used in the research is Reseach and Development using the ADDIE development model there are five stages, namely: Analysis, Design, Development, Implement, Evaluate. The results showed that (1) The problem-based learning static fluid module is feasible to use to improve the science process skills and scientific attitudes of grade XI students of MAN 2 Lubuklinggau with the results of material expert validation of 60, media expert 70, linguist 45 with very good category (2) The increase in science process skills of 94.81 with a high category and (3) The increase in scientific attitudes after using the Problem Based Learning-based static fluid module of 87.26 with a high category
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD KELAS VIIA SMP NEGERI SUMBER REJO Sulistiyono, Sulistiyono; Triyanti, Merti
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.3402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model cooperative learning tipe STAD di kelas VII A. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan dan setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA dan penguasaan materi IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan model cooperative learning tipe STAD pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor di kelas VII A dimulai dari do’a dan absensi, apersepsi dilanjutkan guru membagi kelompok, siswa melakukan eksperimen sesuai dengan LKS, guru memberikan tugas kepada semua kelompok untuk berdiskusi dengan menyelesaikan LKS yang diberikan guru, setelah diskusi selesai guru mempersilahkan setiap kelompok presentasi dan dikomentari kelompok lain, guru memberikan penghargaan dengan memajang kelompok terbaik di papan tulis, terakhir guru mengajak berdo’a bersama. 2) Hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model cooperative learning tipe STAD di kelas VII A mengalami peningkatan setiap siklusnya, hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar peserta didik per siklus yaitu pada pra siklus dengan KKM 70 siswa pra siklus ada 11 siswa atau 37% yang tuntas, kemudian mengalami kenaikan pada siklus I yaitu ada 20 siswa atau 67% dan pada siklus II ada 26 siswa atau 87%, sedangkan keaktifan belajar peserta didik siklus I yaitu ada 18 siswa atau 60% dan pada siklus II ada 25 siswa atau 83%, hasil tersebut sesuai indikator yang ditentukan.
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas XI MA Riyadhus Sholihin Istanti, Nurul; Arini, Wahyu; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) fisika berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan pemahaman konsep dan rasa ingin tahu siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Research dan Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terbagi dalalm 5 tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, daln Evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di MA Riyadhus Sholihin. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa LKPD fisika berbasis PBL yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Penilalian dari ahli materi mendapatkan skor 67 (kategori sangat baik), ahli media 48 (kategori sangat baik), dan ahli bahasa 32 (kategori sangat baik). LKPD berbasis PBL ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep dan rasa ingin tahu siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji N-Gain untuk pemahaman konsep sebesar 0,48 yang termasuk kategori sedang dan peningkatan rata-rata skor rasa ingin tahu siswa dari 53,68% menjadi 80,84% yang termasuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasi analisis tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa LKPD fisika berbasis PBL layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Analisis Kebutuhan LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning Di SMP II Al-Furqon Megang Sakti Indah Maghfiroh Indah; Sulistiyono Sulistiyono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik berbasis Discovery Learning, sehingga diperlukan studi pendahuluan yang terdiri atas studi literatur dan studi lapangan. Jenis penelitian pengembangan (Research and Development atau R & D) atau termasuk dalam penelitian pengembangan. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa lembar wawancara analisis kebutuhan guru, dan angket analisis kebutuhan peserta didik. Media pembelajaran yang akan dikembangkan berupa LKPD Fisika berbasis Discovery Learning. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui bahan ajar digunakan guru, kendala saat pembelajaran berlangsung, dan bahan ajar diperlukan peserta didik. Hasil analisis kebutuhan 10 peserta didik kelas VII SMP IT AL-FURQON peserta didik membutuhkan LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil tersebut menunjukkan perlunya dikembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis Discovery Learning materi suhu dan kalor.
Needs Analysis for PBL-Based Mathematics Student Worksheet at SMPN L Sidoharjo Eryani, Rita; Pandra, Viktor; Sulistiyono, Sulistiyono
Journal of English Language and Education Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i2.808

Abstract

This study aims to analyze the needs for developing mathematics student worksheets (Student Worksheet) based on the Problem-Based Learning (PBL) approach at SMPN L Sidoharjo. The research was motivated by the growing awareness among educators of the importance of innovative learning tools that foster critical thinking, collaboration, and active student involvement. Using a qualitative descriptive method, data were collected through interviews, questionnaires, and classroom observations involving mathematics teachers and students. The results show a strong readiness and enthusiasm from both teachers and students toward the implementation of PBL-based learning. While the existing Student Worksheets still require improvement, there is already a foundation of supportive teaching practices and student openness to problem-based learning activities. The study concludes that the school environment is highly conducive to the integration of PBL in mathematics instruction. These findings support the development of Student Worksheets that are not only aligned with curriculum goals but also responsive to the needs and potentials of students at SMPN L Sidoharjo.