Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Students' Science Process Skills Assisted with Digital Worksheets on Temperature and Heat Materials Algiranto Algiranto; Rikardus Feribertus Nikat; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Geliga Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jgs.10.1.37-43

Abstract

This research aimed to determine the analysis of process skills on the digital worksheet for class X MA Almunawaroh material temperature and heat. This study uses a quantitative descriptive method based on 6 indicators of science process skills, namely formulating problems, making observations, formulating hypotheses, testing hypotheses through experiments, analyzing to make conclusions, and communicating results. The material analyzed in the digital worksheet is temperature and heat in terms of explaining concepts, student activities, and using digital worksheets. The results of this study indicate that the criteria for science process skills raise 6 indicators with varying percentages of concept explanations, student activities, and the use of digital worksheets. Each indicator obtained the percentage value of science process skills, namely: formulating problems (23.80%), conducting observations (14.20%), formulating hypotheses (26.20%), testing hypotheses through experiments (21.50%), analyzing to make conclusions (9.58%), communicate results (4.72%). Based on all the digital worksheet-assisted learning series, it can be concluded that science process skills can be measured and trained properly based on 6 indicators of science process skills in learning temperature and heat in class X MA Almunawaroh.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT ANTI HIPERTENSI DI DESA MULYOHARJO KECAMATAN BTS ULU Merti Triyanti; Ivoni Susanti; Sulistiyono Sulistiyono; Yeni Asmara
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i2.2375

Abstract

Hypertension is an increase in blood pressure in the arteries. In general, hypertension is an asymptomatic condition, in which abnormally high pressure in the arteries increases the risk of stroke. This community service program is motivated by the large number of anti-hypertensive medicinal plants that are not yet known and used around the house. In addition, many people suffer from hypertension and need traditional medicines which have fewer side effects. The use of medicinal plants as antihypertensive agents is an alternative to chemical drugs which tend to have side effects. The method used in community service is socialization, the results of the implementation of community service activities are followed enthusiastically by the people of Mulyoharjo Village, Ulu BTS District. The output target to be achieved by the proposing team is to increase public knowledge in utilizing anti-hypertensive medicinal plants.
ANALISIS KEBUTUHAN LKPD FISIKA BERBASIS POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) DI SMP SABILILLAH KABUPATEN MUSI RAWAS Wahyu Arini; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2385

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik berbasis POE, sehingga diperlukan studi pendahuluan yang terdiri atas studi literatur dan studi lapangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa lembar wawancara analisis kebutuhan guru, dan angket analisis kebutuhan peserta didik. Media pembelajaran yang akan dikembangkan berupa LKPD Fisika berbasis POE. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui bahan ajar digunakan guru, kendala saat pembelajaran berlangsung, dan bahan ajar diperlukan peserta didik. Hasil analisis kebutuhan 32 peserta didik kelas VIII SMP Sabililah diperoleh 84,4% memiliki buku pegangan untuk belajar fisika akan tetapi, 97,7% peserta didik materi getaran dan gelombang di dalam buku pegangan sulit dipahami. Sehingga menurut 87,5% peserta didik buku pegangan yang digunakan belum mencukupi sebagai sumber belajar dan 95,5% peserta didik membutuhkan bahan ajar lain untuk menunjang kegiatan belajar serta 93,7% peserta didik membutuhkan bahan ajar lain yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil tersebut menunjukkan perlunya dikembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis POE materi getaran dan gelombang.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN FAKTUAL DAN KONSEPTUAL SISWA SMP KELAS VIII Merti Triyanti; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul IPA berbasis PjBL yang layak dan dapat digunakan untuk siswa SMP kelas VIII, (2) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan faktual siswa SMP kelas VIII. Dan (3) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan konseptual siswa SMP kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan atau (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4-D yaitu pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validasi Ahli terhadap produk hasil pengembangan dan analisis keefektifan peningkatan pengetahuan faktual dan konseptual siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan modul hasil pengembangan. Kelayakan modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli pada aspek materi, aspek media dan aspek bahasa terhadap modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL). Pada aspek materi sebesar 55 termasuk dalam kategori “Baik”. Pada aspek media diperoleh nilai sebesar 45 termasuk dalam kategori “Baik” dan pada aspek bahasa juga diperoleh nilai sebesar 30 termasuk dalam kategori “Baik”. Sehingga modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. 3) Modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya dapat meningkatkan pemahaman faktual dan konseptual siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,52 (kategori sedang).
Pengembangan LKPD IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMP Sulistiyono Sulistiyono; Merti Triyanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing yang layak untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMP, (2) Mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing, (3) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D dengan tahapan Definition, Design, Development dan Dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing layak digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa SMP dengan hasil validasi ahli materi sebesar 25,5, ahli media 13 dan ahli bahasa 22 dengan kategori sangat baik; (2) peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 0,31dengan kategori sedang dan (3) peningkatan hasil belajar IPA sebesar 0,92 dengan kategori tinggi.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU SMP NEGERI SUMBER REJO KECAMATAN MEGANG SAKTI Triyanti, Merti; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2593

Abstract

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh seorang guru dalam mengembangkan pengetahuannya, salah satunya adalah dengan menulis, salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru adalah berupa kemampuan menulis artikel ilmiah tidak dapat dipisahkannya kegiatan menulis bagi seorang guru yang dituntut harus selalu kreatif dalam membuat tulisannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam penulisan artikel ilmiah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah untuk penyampaian materi terkait penulisan karya ilmiah dan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan artikel secara langsung. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru dalam mempublikasikan karya tulis ilmiah yang di publish dalam jurnal.
Sosialisasi Alat Penjernih Air Sederhana Skala Rumah Tangga Dengan Metode Filtrasi di Desa Margabaru Kecamatan Muara Lakitan Sulistiyono, Sulistiyono; Triyanti, Merti; Susanti, Ivoni
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2683

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, sehingga ketersediaannya sangatlah penting. Dalam keseharian air dimanfaatkan tidak hanya terbatas untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga untuk fasilitas umum, sosial dan ekonomi. Kebutuhan air bersih terus meningkat seiring dengan perkembangan populasi manusia. Melalui pertumbuhan penduduk, terjadi pergerakan dinamik dalam masyarakat baik dalam segi kepadatan, sosial maupun ekonomi, sehingga kebutuhan dan permintaan air bersih pun akan terus meningkat. Kondisi fisik air sumur terlihat jernih dan tidak berbau. Namun saat hujan, dapat menjadi keruh akibat naiknya tanah dan lumpur. Masyarakat menggunakan sumber air sumur untuk keperluan sehari-hari. Berdasarkan permasalahan diatas, solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi pengelolaan air dengan sistem penyaringan sederhana. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarkat ini menghadirkan solusi alternatif pembuatan alat filtrasi sederhana untuk digunakan menyaring kekeruhan air yang sering digunakan skala rumahan.
Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP Negeri Prabumulih II Dari, Weni Ulan; Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II, (2) Mengetahui peningkatan minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yaitu terdiri 1) tahap Define, 2) tahap Design, 3) tahap Develop, 4) tahap Disseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan hasil validasi ahli media sebesar 45 termasuk dalam kategori baik, ahli bahasa sebesar 35 dikategorikan sangat baik dan ahli materi 41 termasuk kategori sangat baik; (2) peningkatan minat belajar siswa sebelum menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 70,71% dikategorikan tinggi dan setelah menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 80,47% dikategorikan sangat tinggi; (3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,57 termasuk dalam kategori sedang.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas VII SMP IT Al-Furqon Oktavia Putri, Aila Anggi; Utami Gumay, Ovilia Putri; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan LKPD berbasis discovery learning yang layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan rasa ingin tahu siswa kelas VII SMP IT Al-Furqon. (2) mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP IT Al-Furqon setelah menggunakan LKPD berbasis discovery learning. (3) mengetahui peningkatan rasa ingin tahu siswa kelas VII SMP IT Al-Furqon setelah menggunakan LKPD berbasis discovery learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R & D). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP IT Al-Furqon. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar validasi dan lembar observasi. Kelayakan LKPD berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli dari aspek materi diperoleh skor 40 termasuk dalam kategori sangat baik, aspek media diperoleh skor 41 termasuk dalam kategori sangat baik, dan aspek bahasa diperoleh skor 55 termasuk dalam kategori sangat baik. LKPD berbasis discovery learning dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan rasa ingin tahu siswa, hal ni ditunjukkan dengan nilai standard N-Gain sebesar 0,81 untuk keterampilan proses sains dan 0,76 untuk rasa ingin tahu yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis discovery learning termasuk dalam kategori baik sehingga layak untuk kegiatan pembelajaran dikelas.
Pelatihan Pembuatan Roket Air Untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Tentang Gaya Pada Siswa di SMP Negeri Air Satan Kabupaten Musi Rawas Arini, Wahyu; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3253

Abstract

Pelatihan pembuatan roket air bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap konsep gaya dalam fisika melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri Air Satan, Kabupaten Musi Rawas, dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Metode pelatihan meliputi penjelasan teori, demonstrasi, pembuatan roket air, dan praktik peluncuran. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa dan pemahaman siswa terhadap konsep gaya seperti gaya dorong, gravitasi, dan tekanan udara juga meningkat, berdasarkan hasil evaluasi melalui diskusi dan observasi. Aktivitas pembuatan roket air memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif, sehingga mempermudah siswa dalam mengaitkan teori dengan kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk lebih mendalami sains, khususnya fisika. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.