Claim Missing Document
Check
Articles

Keefektifan Pendekatan Saintifik Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Kelas XI Pada Materi Fluida Statis Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pendekatan saintifik terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai rata-rata siswa kelas eksperimen, dari 47,21 (pre-test) menjadi 84,80 (post-test). Peningkatan juga terjadi pada nilai minimum dan maksimum, yang mengindikasikan kemajuan merata pada seluruh siswa, baik yang berkemampuan rendah maupun tinggi. Meskipun kelas kontrol juga menunjukkan peningkatan, kelas eksperimen mengalami lonjakan hasil belajar yang lebih tinggi. Pendekatan saintifik terbukti berdampak positif terhadap penguasaan tujuh aspek keterampilan proses sains, yaitu mengamati, mengelompokkan, menyimpulkan, meramalkan, berkomunikasi, merumuskan hipotesis, dan merencanakan percobaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam kelas eksperimen efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SALING TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Milasari, Dian Indah; Sulistiyono, Sulistiyono; Yolanda, Yaspin
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i1.9322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis project-based learning  (PjBL) dan mengetahui kelayakan modul yang dikembangkan serta untuk melihat peningkattan ketrerampilan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Saling tahun ajaran 2023/2024 dalam memahami materi fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan Plomp lima tahap. Populasi dan subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Saling yang berjumlah 21 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, terdiri dari 9 siswa pada tes skala kecil dan 21 siswa pada tes skala besar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan memeriksa kelayakan produk yang dikembangkan dan mengidentifikasi perbaikan pembelajaran. Kelayakan modul fisika yang diuji oleh validator ahli adalah 100 poin dengan kategori “sangat baik” untuk ahli materi, 67 poin dengan kategori “sangat baik” untuk ahli media pembelajaran, dan  35 poin dengan kategori “sangat baik”. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa terlihat pada hasil pre dan post test dengan N-Gain. Tes uji skala kecil menunjukkan peningkatan sebesar 0,5 dengan kategori sedang, dan tes skala besar menunjukkan peningkatan sebesar 0,7 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul fisika berbasis pembelajaran berbasis proyek dinilai layak digunakan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
The Effectiveness of Pedagogical Competency on the Performance of Certified Teachers at SMA Negeri 8 Lubuk Linggau Sari, Fatma; Charli, Leo; Sulistiyono, Sulistiyono
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i3.8583

Abstract

This study aims to analyze the influence of pedagogical competence on the performance of certified teachers at SMA Negeri 8 Lubuk Linggau. Pedagogical competence is a fundamental aspect that must be possessed by every educator in order to improve the effectiveness of the learning process and student learning outcomes. The research method used is quantitative with a descriptive correlational approach. Data were collected through questionnaires distributed to certified teachers, and analyzed using simple linear regression techniques to see the relationship between pedagogical competence and teacher performance. The results of the study indicate that there is a significant influence between pedagogical competence on the performance of certified teachers, where increasing pedagogical competence is directly proportional to increasing teacher performance in carrying out their professional duties. This finding indicates that efforts to improve pedagogical competence, both through training and continuous professional development, can contribute positively to the quality of education at SMA Negeri 8 Lubuk Linggau.
Analysis of the Need for English Learning Modules at SMA Negeri 4 Lubuklinggau Sakiro, Yaumi; Supriyanto, Supriyanto; Sulistiyono, Sulistiyono
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i3.8585

Abstract

This study aims to analyze the needs in the development of a Predict, Observe, Explain (POE)-based teaching module, to improve conceptual understanding and learning interest in English subjects for students of SMA Negeri 4 Lubuklinggau, so a preliminary study is needed consisting of literature studies and field studies. The type of research conducted is qualitative descriptive research. The data collection instruments for this study are in the form of teacher needs analysis interview sheets and student needs analysis questionnaires. The learning media to be developed are in the form of POE-based English LKPD. Needs analysis was carried out to determine the teaching materials used by teachers, obstacles during learning and teaching materials needed by students. The results of the needs analysis of 32 students of SMA Negeri 4 Lubuklinggau obtained 100% have a handbook for learning English, however, 78.1% of students found the Procedure Text material in the Handbook difficult to understand. So according to students, the Handbook used is not sufficient as a learning resource and 84.4% of students need other teaching materials to support learning activities and 93.7% of students need other teaching materials that can improve high-level thinking skills. These results indicate the need to develop teaching materials in the form of POE-based LKPD for Procedure Text material.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa SMA Irawati, Dwi; Janah, Isnain; Karlina, Selvi; Hafidho, Naja Seindah; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 5 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i5.336

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Pembelajaran konvensional sering kali dianggap kurang mampu membangkitkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipercaya dapat mengatasi masalah tersebut dengan melibatkan siswa dalam pemecahan masalah nyata, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas X SMAN Karya Sakti. Penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pretest-posttest group design, yang melibatkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah model PBL dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap minat siswa, dengan rata-rata nilai minat kelas eksperimen (81,2%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (68,47%). Selain itu, model PBL juga berpengaruh positif terhadap hasil belajar, dengan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (82,4) lebih tinggi daripada kelas kontrol (65), yang menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Hubungan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau Premesti, Rahayu; Solehah, Kurnia Maratus; Wandira, Ayu; Latifah, Nurul; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.349

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto bersifat analisis korelasional dengan tujuan untuk mendeskripsikan tingkat gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dan hasil belajar fisika yang dicapai peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau serta hubungan antara kedua variabel tersebut. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIA SMA Negeri 4 Lubuklinggau, dengan sampel Penentuan jumlah sampel penelitian berdasarkan teknik random sampling dan perhitungan sampel minimum menggunakan nomogram Harry King sebanyak 50 responden.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji korelasi product moment. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat gaya belajar peserta didik didominasi oleh gaya belajar visual,kemudian auditorial dan kinestetik, tingkat hasil belajar fisika peserta didik berada pada kategori rendah, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 4 Lubuklinggau.
Analisis Ketergunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Fisika di Kelas XI IPA SMAN 1 Lubuklinggau Istanti, Nurul; Prasetywati, Aisah Febri; Rafifah, Sayyidatur; Cahyarani, Putri Annisa; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.365

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan penggunaan internet sebagai sumber belajar peserta didik dalam mata pelajaran fisika di kelas XI IPA SMAN 1 Lubuklinggau. Sampel penelitian terdiri dari 46 peserta didik yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan peserta didik, guru, serta orang tua/wali. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat pengetahuan (63,04%), pemahaman (58,70%), dan kemampuan pengoperasian internet (65,22%) yang baik. Internet digunakan untuk keperluan belajar, dengan mayoritas peserta didik mengakses situs terkait pelajaran sekolah (56,52%) dan fisika (71,74%). Peserta didik cenderung menggunakan internet untuk mencari informasi (58,70%) dan menyelesaikan tugas fisika (63,04%). Sebanyak 69,57% peserta didik memanfaatkan internet sebagai sumber belajar utama, meskipun penggunaannya untuk memahami pelajaran fisika dinilai cukup membantu (52,17%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa internet merupakan sumber belajar yang efektif untuk mata pelajaran fisika karena menyediakan materi dan soal yang lebih bervariasi dibandingkan buku. Meski demikian, pemanfaatannya masih dapat ditingkatkan melalui bimbingan guru untuk memaksimalkan penggunaannya dalam mendukung pembelajaran fisika.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa SMA Irawati, Dwi; Janah, Isnain; Karlina, Selvi; Hafidho, Naja Seindah; Sulistiyono, Sulistiyono
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 5 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i5.336

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Pembelajaran konvensional sering kali dianggap kurang mampu membangkitkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipercaya dapat mengatasi masalah tersebut dengan melibatkan siswa dalam pemecahan masalah nyata, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas X SMAN Karya Sakti. Penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pretest-posttest group design, yang melibatkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah model PBL dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap minat siswa, dengan rata-rata nilai minat kelas eksperimen (81,2%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (68,47%). Selain itu, model PBL juga berpengaruh positif terhadap hasil belajar, dengan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (82,4) lebih tinggi daripada kelas kontrol (65), yang menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Model Discovery Learning Pada Materi Suhu, Kalor dan Pemuaian Kelas VII SMP Muhammadiyah Jajaran Baru II Irawati, Susi; Putri, Reka; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3913

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam memahami konsep-konsep fisika, khususnya materi suhu, kalor, dan pemuaian. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model Discovery Learning. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Jajaran Baru II. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket motivasi belajar berdasarkan model ARCS yang mencakup aspek attention, relevance, confidence, dan satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik pada setiap indikator setelah penerapan model Discovery Learning. Penerapan model ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, yang ditunjukkan melalui peningkatan skor dari pra-siklus hingga akhir Siklus II. Motivasi belajar peserta didik meningkat dari 55% pada pra-siklus (kategori kurang), menjadi 74% pada Siklus I (kategori baik), dan mencapai 86% pada Siklus II (kategori sangat baik). Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi IPA, khususnya suhu, kalor, dan pemuaian
Analisis Penerapan Model Pembelajaran POE pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VII MTs Al – Hidayah Puspitasari, Dina; Arini, Wahyu; Sulistiyono
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3057

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE) dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII MTs Al Hidayah. PTK dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas VII pada tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta kenaikan nilai rata-rata dari prasiklus (59,5) menjadi 72,5 pada siklus I dan 85,9 pada siklus II. Persentase ketuntasan meningkat dari 45,45% (prasiklus) menjadi 59,09% (siklus I) dan 90,91% (siklus II). Kesimpulannya, penerapan model POE efektif meningkatkan hasil belajar fisika pada materi Gerak dan Gaya. Abstract This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at analyzing the implementation of the Predict– Observe–Explain (POE) learning model in improving physics learning outcomes of seventh-grade students at MTs Al Hidayah. The CAR was conducted in two cycles, consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 seventh-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected using teacher and student activity observation sheets and learning achievement tests. The results showed an increase in teacher and student activities, as well as an improvement in the average score from the pre-cycle (59.5) to 72.5 in cycle I and 85.9 in cycle II. The percentage of learning mastery increased from 45.45% (pre-cycle) to 59.09% (cycle I) and 90.91% (cycle II). In conclusion, the implementation of the POE learning model is effective in improving physics learning outcomes on the topic of Motion and Force.