p-Index From 2021 - 2026
12.378
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ILMU USHULUDDIN Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Religi: Jurnal Studi Agama-agama Holistik: Journal For Islamic Social Sciences Jurnal Orasi Jurnal Tamaddun Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Jurnal Abadimas Adi Buana Jurnal Budaya Nusantara TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman FIKRAH Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Living Islam: Journal of Islamic Discourses Jurnal Ilmu Dakwah Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Potret Pemikiran Dialog Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Filsafat Indonesia ADDIN Sophist Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir Al-Adyan: Journal of Religious Studies Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam Sosfilkom : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi An-Nawa : Jurnal Studi Islam Jurnal Studi Hadis Nusantara Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Media: Jurnal Filsafat dan Teologi TASAMUH: Jurnal Studi Islam Berajah Journal Jurnal Pemikiran Islam (JPI) El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin dan Filsafat Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI) Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Anifa Studi Gender dan Anak Solidaritas: Jurnal Pengabdian Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati Jurnal Studi Pesantren Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdi Makarti Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya Sanjiwani: Jurnal Filsafat Fleksibel: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama Jurnal Ilmiah Falsafah Makkareso : Riset Pengabdian Masyarakat Patisambhida : Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama Al-khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Ar Rosyad : Jurnal Keislaman dan sosial humaniora El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat EDUKASI EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Pengabdian Cendekia Jurnal Ushuluddin Al-madinah: Journal of Islamic Civilization Jurnal Sosial Politik Humaniora Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Religion and Social Transformation Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Jurnal empower : jurnal pengembangan masyarakat Islam Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Kerusakan Modal Sosial Pers Indonesia Akibat RUU Penyiaran: Analis Teori Bordieu Athaya Mustafa, Raihan; Saumantri, Theguh
JSPH : Jurnal Sosial Politik Humaniora Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jsph.v1i1.972

Abstract

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam pengendalian kebebasan penyiaran dan pers yang selalu dipengaruhi oleh kekuatan politik dan sosial. Revisi Rancangan Undang-Undang Penyiaran (RUU Penyiaran) yang sedang berlangsung telah menjadi sumber kekhawatiran besar, khususnya di kalangan pers dan akademisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak RUU Penyiaran terhadap modal sosial pers Indonesia dengan menggunakan kerangka teori modal sosial Pierre Bourdieu. Bourdieu mendefinisikan modal sosial sebagai jaringan interaksi yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Dalam konteks pers, modal sosial penting untuk membangun kredibilitas dan keindependenan jurnalistik. RUU Penyiaran menimbulkan kekhawatiran karena beberapa pasalnya berpotensi mengurangi independensi pers dan membatasi jurnalisme investigatif. Dengan konsep kekerasan simbolik Bourdieu, RUU ini dapat dilihat sebagai cara negara mengontrol media dan membatasi kebebasan pers, yang mengancam jaringan dan kepercayaan sebagai komponen modal sosial. Pembatasan ini berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap media dan merusak hubungan jurnalis dengan narasumbernya. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya kebijakan yang mendukung kebebasan pers dan memperkuat modal sosial dalam industri penyiaran di Indonesia.
PERAN TEKS DAN KONTEKS DALAM PENAFSIRAN FILSAFAT: MENELUSURI KERAGAMAN MAZHAB PEMIKIRAN Saumantri, Theguh; Saefuddin, Didin
Jurnal Ushuluddin Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Ushuluddin
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ushuluddin.v24i1.24136

Abstract

The interpretation of philosophical texts is always closely tied to social, historical, cultural, and biographical contexts, which influence how these texts are understood and accepted by readers. This study aims to analyze the role of texts and context in philosophical interpretation, as well as how their interaction gives rise to the diversity of existing schools of thought. Using a descriptive qualitative approach, this research analyzes philosophical texts from various intellectual traditions, both Western and Eastern, through an in-depth literature review. The findings of the study show that although philosophical texts contain profound and universal meanings, they can be interpreted in different ways depending on the social, political, and cultural context of the reader, resulting in various philosophical schools such as rationalism, empiricism, existentialism, and others. Academically, this research contributes to enriching the study of philosophy, particularly in understanding the dynamics of diverse text interpretations, as well as their relevance in religious and social studies. The study also emphasizes the importance of understanding context in reading philosophical texts to obtain a more contextual and inclusive understanding of the development of philosophical thought.
Integrating Living Values Education into Indonesian Islamic Schools: An Innovation in Character Building Hidayatulloh, Taufik; Saumantri, Theguh; Ramdani, Zulmi
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v22i1.1743

Abstract

As a country with a majority Muslim population, Indonesia has strong foundations in religious teachings guiding daily life. However, social changes, technological advances, and globalization present challenges in ensuring character education remains relevant and adaptive. Islamic education in Indonesia is central to shaping individual character based on religious and ethical teachings. This study examines the potential of the Living Values Education (LVE) approach as an innovative mainstream in developing Islamic education in Indonesia. This research is a literature study, involving an in-depth analysis of relevant literature. The study shows that LVE provides a holistic approach covering ethical, moral, social, and emotional aspects. In the context of Islamic education, LVE can strengthen the understanding of religious teachings and associate them with universal virtues. The relevance of LVE lies in educators building learning dynamics based on positive character values. Thus, LVE becomes an innovative alternative in Islamic education, encouraging the creation of intelligent, moral, and creative generations for the nation's future.  
Mengelola Keragaman: Peran PCNU Indramayu dalam Pemenuhan Hak Sipil Masyarakat Dayak Losarang, Indramayu, Jawa Barat Bisri; Kirom , Syahrul; Adam Permana , Muhamad; Saumantri, Theguh
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 22 No 01 (2025): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v22i01.1104

Abstract

Abstract The Dayak Losarang community in Indramayu faces discrimination and social exclusion due to their distinct religious and cultural views. PCNU Indramayu, through the Institute for Human Resource Empowerment Studies (Lakpesdam-NU), seeks to overcome these barriers by providing support in civil administration and economic empowerment. This study aims to examine the role of PCNU Indramayu in promoting the fulfillment of civil rights and obligations of the Dayak Losarang community through administrative and economic interventions and to understand the impact of these efforts on social inclusion and cultural identity recognition. This research employs qualitative methods with a field study or case study approach. Data collection is conducted through interviews and literature studies related to issues of social exclusion. The findings indicate that PCNU's intervention through Lakpesdam-NU successfully enhanced the Dayak Losarang community's access to civil documents such as ID cards (KTP), family cards (KK), and birth certificates, which were previously difficult to obtain. Additionally, the entrepreneurship training provided has improved the skills and economic motivation of Dayak Losarang women, contributing to the increased economic well-being of their families. Social inclusion efforts are also evident from the reduction of stigma and discrimination against this community and the increased recognition and appreciation of their cultural identity. Keywords: PCNU Indramayu, Social Inclusion, Dayak Losarang. Abstrak Komunitas Dayak Losarang di Indramayu merupakan kelompok yang menghadapi diskriminasi dan eksklusi sosial akibat pandangan keagamaan dan budaya yang berbeda. PCNU Indramayu, melalui Lembaga Kajian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam-NU), berupaya untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan menyediakan dukungan dalam administrasi kependudukan dan pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran PCNU Indramayu dalam mendorong pemenuhan hak dan kewajiban sipil masyarakat Dayak Losarang melalui intervensi administratif dan ekonomi, serta memahami dampak dari upaya tersebut terhadap inklusi sosial dan pengakuan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan atau studi kasus. Pegumpulkan data dilakukan dengan wawancara serta studi pustaka yang terkait dalam isu eksklusi social. Temuan penelitian menunjukkan bahwa intervensi PCNU melalui Lakpesdam-NU berhasil meningkatkan akses masyarakat Dayak Losarang terhadap dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta kelahiran, yang sebelumnya sulit didapatkan. Selain itu, pelatihan wirausaha yang diberikan berhasil meningkatkan keterampilan dan motivasi ekonomi perempuan Dayak Losarang, yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga. Upaya inklusi sosial juga terlihat dari pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap komunitas ini, serta peningkatan pengakuan dan penghargaan terhadap identitas budaya mereka. Kata Kunci : PCNU Indramayu, Inklusi Sosial, Dayak Losarang.
THEOLOGY OF PEACE BASED ON RELIGIOUS HARMONY IN ASGHAR ALI ENGINEER’S PERSPECTIVE Hidayatulloh, Taufik; Saumantri, Theguh
ILMU USHULUDDIN Vol 10, No 1, July 2023
Publisher : Peminat Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/iu.v10i1.32289

Abstract

This article will explore Asghar Ali Engineer’s ideas on the significance of religious harmony and examine how this concept is manifested through his formulated theology of peace. The research method used in this study is literature review with a philosophical approach using hermeneutic and text analysis techniques through verstehen. The results of this study explain that the theology of peace sees religion as a source of values and spirit that encourage humans to live together in peace and harmony. Asghar Ali Engineer suggests that Muslims prioritize the principles of peace, such as the understanding of Islam, the meaning of jihād, movement, and the application of justice. In addition, according to Asghar Ali’s perspective, Muslims must cultivate values that can realize religious harmony and peace, such as anti-violence, justice, truth, tolerance, love, and compassion.
Moderasi Beragama Perspektif Pengalaman Keagamaan Joachim Wach Saumantri, Theguh
PATISAMBHIDA : Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama Vol. 4 No. 2 (2023): PATISAMBHIDA - Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/patisambhida.v4i2.991

Abstract

Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang memiliki kecenderungan untuk mencari makna dalam kehidupan. Dalam realitas yang beragam, kecenderungan ini muncul sebagai respons terhadap kompleksitas dunia. Dalam konteks ini, moderasi beragama muncul sebagai kerangka yang relevan untuk mengarahkan pengalaman keagamaan di tengah beragamnya pandangan dan keyakinan. penelitian ini bertujuan menggali lebih dalam tentang pandangan Joachim Wach dalam memahami moderasi beragama melalui analisis konsep pengalaman keagamaannya. Penelitian ini merupakan sebuah studi pustaka (library research) dengan pendekatan filosofis yang bertujuan untuk mendalami konsep atau teori dari seorang tokoh dalam hal ini pemikiran Joachim Wach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dalam perspektif pengalaman keagamaan Joachim Wach menunjukkan bahwa sikap yang seimbang, terbuka, dan toleran terhadap praktik dan keyakinan agama adalah fondasi yang kuat untuk menjaga perdamaian, mempromosikan toleransi, dan membentuk masyarakat yang inklusif. Dalam Ekspresi Pengalaman Keagamaan, sikap moderat memainkan peran yang penting dalam membentuk hubungan yang seimbang antara dimensi spiritual dan tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari.
Cultural Identity in the Book of Tafsir Raudhatul Irfan fi Ma'rifatil Qur'an by K.H. Ahmad Sanusi Hidayatulloh, Taufik; Hajam, Hajam; Saumantri, Theguh; Abdillah, Abdillah
Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/fuaduna.v8i1.8490

Abstract

The tafsir (Qur’anic commentary) is one of the essential tools for explaining and deepening the understanding of the teachings of the Qur’an within the community. Besides serving as a religious instrument, tafsir often reflects cultural richness by integrating Islamic aspects with local cultural values. This study aims to explore how the cultural identity of the Sundanese people is reflected in the Tafsir Raudhatul Irfan fi Ma’rifatil Qur’an, written by K.H. Ahmad Sanusi from Sukabumi. The research method used is descriptive-analytical with a qualitative approach. The findings of this study indicate that the cultural identity in the Tafsir Raudhatul Irfan is evident in several aspects of local wisdom, particularly in the field of language. The Sundanese language used in this tafsir is the daily language of the mufassir (commentator). Thus, the writing of this tafsir was primarily intended for the students in Islamic boarding schools and the Sundanese community who understand the language rather than for a broader audience. Furthermore, the cultural identity is also reflected in the writing system, where the mufassir utilizes the Pegon script to convey his tafsir. The Pegon script, which is a writing system that uses Arabic characters for the Sundanese, Javanese, and Madurese languages, is employed in this tafsir as a means to preserve and maintain local literary traditions while still conveying Islamic teachings.
PENGARUH TRADISI ZIARAH MAKAM SUNAN GUNUNG DJATI TERHADAP UMKM MASYARAKAT SEKITAR Hidayattulloh, Wahyu; Amrulloh, Riza; Hawa, Firda; Saumantri, Theguh
AR ROSYAD: Jurnal Keislaman dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/arrosyad.v2i2.966

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji dampak tradisi ziarah makam Sunan Gunung Jati terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya. Data utama diperoleh melalui wawancara dengan pedagang dan juru kunci makam, serta observasi langsung, sedangkan data tambahan berasal dari penelitian terdahulu dan literatur terkait lainnya. Sunan Gunung Jati, yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa Barat, memiliki makna spiritual, sejarah, dan budaya yang kuat bagi masyarakat Cirebon. Ziarah ke makamnya bukan hanya merupakan praktik keagamaan, tetapi juga cara untuk menghormati kontribusinya dalam pembangunan peradaban Islam. Tradisi ini juga berdampak positif terhadap ekonomi lokal, membantu meningkatkan pendapatan UMKM dan memperkuat identitas budaya setempat. Namun, perlu ada perlindungan terhadap lingkungan dan nilai-nilai budaya, serta kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM untuk memastikan manfaat jangka panjang dari tradisi ziarah makam Sunan Gunung Jati.
PERAN MASJID ISLAMIC CENTER AT-TAQWA DALAM MEMPERTAHANKAN HARMONISASI DINAMIKA KEAGAMAAN DI CIREBON Novianto, Fauzan Akbar; Fitria, Fildza Nardina; Najili, Muhammad Hakin; Saumantri, Theguh
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v10i1.10987

Abstract

Keharmonisan ditengah maraknya konflik keagamaan yang terjadi banyak disebabkan karena adanya perbedaan dari berbagai aspek, seperti aspek kepentingan politik, sosial, maupun budaya tiap masing kelompok keagamaan yang ada, memang diperlukan adanya. Sebab dari hal tersebut diperlukan adanya suatu usaha atau progres untuk merealisasikan kerukunan, keharmonisan antar kelompok yang ada. Selain sebagai tempat untuk beribadah, masjid dapat juga digunakan sebagai fasilitator berbagai penyatuan antar umat agama seperti pernikahan dan perdamaian. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan bahwasannya dengan adanya masjid maka akan tercipta suatu perdamaian dan keharmonisan dengan memanfaatkan fasilitas tersebut. Dari beberapa program-program yang dijalankan dalam suatu Lembaga dakwah maupun Pendidikan contohnya Islamic Center At-Taqwa, banyak memberikan pengaruh signifikan bagi kelompok keagamaan. Dengan menggunakan metode observasi berupa wawancara dan studi pustaka, penulis akan menampikan program-program Masjid Islamic Center At-taqwa Cirebon sebagai model pengharmonisasian kelompok-kelompok yang ada di wilayah Indonesia khususnya Cirebon. Dengan dilakukannya penelitian ini menjadi harapan seluruh Masjid bisa mengembalikan esensi Masjid yang tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, namun menjadi mediator bagi Masyarakat Luas terkhusus umat Islam.
EKSPLORASI MAKNA MODERASI BERAGAMA DI KOTA SUKABUMI: SUATU PENDEKATAN FENOMENOLOGIS Saumantri, Theguh
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i2.8707

Abstract

Dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks dan beragam, moderasi beragama muncul sebagai jalan tengah yang mampu menghubungkan antara aspek spiritualitas dengan tuntutan hidup dalam keragaman. Kota Sukabumi sebagai kota tolernasi ke-enam di Indonesia dan ke dua di Jawa Barat adalah bukti konkrit dari komitmen yang kokoh dalam membangun nilai-nilai moderasi beragama.Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi makna moderasi beragama di Kota Sukabumi melalui pendekatan fenomenologis. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang mengadopsi pendekatan fenomenologis dalam menggali dan menganalisis makna moderasi beragama di Kota Sukabumi. Dalam konteks masyarakat yang heterogen dalam hal agama, pendekatan ini mengambil sudut pandang individu untuk memahami bagaimana moderasi beragama dihayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moderasi beragama di Kota Sukabumi telah menjadi pijakan yang kuat dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama. Dalam konteks masyarakat yang beragam agama dan budaya, moderasi beragama di kota ini mencerminkan harmoni dan toleransi yang hidup dalam interaksi sehari-hari. selain itu dukungan dari pemerintah dan tokoh setiap agama dalam menciptakan lingkungan inklusif turut menjadi pendorong moderasi beragama.