Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upaya Guru BK Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 1 Tilatang Kamang Zaky Abdillah Arif; Elviana; Sri Maizurrahmi Hexa Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.811

Abstract

Motivasi belajar pada siswa tidak sama kuatnya, ada siswa yang motivasinya bersifat intrinsik dimana kemauan belajarnya lebih kuat dan tidak tergantung pada faktor di luar dirinya. Sebaliknya dengan siswa yang motivasi belajarnya bersifat ekstrinsik, kemauan untuk belajar sangat tergantung pada kondisi di luar dirinya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui upaya untuk meningkatkan Motivasi belajar siswa kelas VII SMPN 1 Tilatang Kamang. Hasil dari penelitian ini yaitu Guru bimbingan konseling bisa membantu dengan meningkatkan layanan informasi kepada siswa-siswa memperoleh pemahaman yang baik, Guru bimbingan konseling dapat juga meningkatkan motivasi belajar siswa melalu layanan per-orangan karena Banyak siswa yang bergairah dan menampakkan aktivitas yang tinggi dalam belajar bukan karena memiliki motivasi berprestasi, tetapi karena sokongan sosial.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Pendekatan Muhasabah Dalam Meningkatkan Kesadaran Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muslima; Yuliana Nelisma; Elviana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5337

Abstract

Tujuan penulisan ini terkait kesadaran diri siswa. Bimbingan Kelompok dengan pendekatan Muhasabah (BKp-M) salah satu solusi dalam meningkatkan kesadaran diri siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttestt control group design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah instrument penelitian. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian efektivitas bimbingan kelompok pendekatan muhasabah dalam meningkatkan kesadaran diri siswa hasil pengolahan menunjukan hasil dengan mengunakan Uiji Wilcoxom, diperoleh hasil terdapat 15 data selisih (posotif) (N) yang artinya ke 15 siswa mengalami peningkatan kesadaran diri dari nilai prettest ke nilai posttest dengan Mean Rank atau rata-rata sebesar 8.00, sementara itu jumlah rangking positif atau Sum of Ranks sebesar 120.00. Kesimpulannya merupakan bimbingan kelompok pendekatan muhasabah (BKp-M) dalam meningkatkan kesadaran diri lebih efektif dibanding dengan Bimbingan kelompok. Sehingga bimbingan kelompok pendekatan muhasabah dapat meningkatkan kesadaran diri siswa, kemudian hasil riset ini dapat dijadikan acuan pelaksanaan BKp-M di sekolah. Kata kunci: bimbingan kelompok, muhasabah, kesadaran diri
Pelatihan Bagi Pengrajin Genteng Tradisional Desa Sidorejo Kecamatan Godean Kabupaten Sleman DIY Hasbi; Elviana; Setialana, Pradana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 1 No. 2 (2022): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.008 KB) | DOI: 10.58266/jpmb.v1i2.13

Abstract

Saat ini sistem produksi genteng yang dilakukan UKM Sokka SBD tergolong masih sangat sederhana, khususnya pada proses pengangkutan genteng setelah dicetak dan saat penjemuran. Pada proses pencetakan, selain mencetak genteng pengrajin juga harus memindahkan genteng yang telah dicetak menuju tempat penyimpanan yang ditata di rak penyimpanan genteng. Pemindahan genteng dilakukan dengan membawa genteng satu per satu setelah genteng di cetak di mesin pres yang di operasikan secara manual. Selain itu, mitra juga belum memiliki kemampuan penggunaan teknologi informasi sebagai media pemasaran untuk memperluas jaringan. Sistem pemasaran mitra sangat bergantung pada pesanan dari tetangga, kerabat dan informasi dari mulut kemulut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat alat bantu produksi genteng Manual Material Handling (MMH) berupa rak multipurpose, website dan pemasaran menggunakan social media. Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan, peserta diberikan penguatan tentang bagaimana cara mengatasi pemasalahan yang dialami mitra selama ini dengan penerapan Manual Material Handling (MMH) berupa rak multipurpose, website dan pemasaran menggunakan social media. Hasil dari kegiatan tersebut diperoleh bahwa kegiatan yang sudah dilakukan dapat menambah wawasan pengetahuan peserta dalam hal ini pengrajin genteng yang ada di Kecamatan Godean, kegiatan ini dapat membantu para pengrajin genteng di Kecamatan Godean dalam menggunakan alat bantu berupa Manual Material Handling (MMH), website, dan social media dalam penggunaan dan penerapan dalam melakukan proses produksi dan penjualan genteng.
Kemampuan Penyesuaian Diri Remaja Awal Terhadap Lingkungan Di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut Zaky Abdillah Arif; Elviana
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.810

Abstract

Kemampuan penyesuaian diri yang sehat terhadap lingkungan merupakan salah satu prasyarat yang penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyesuaian diri remaja awal terhadap lingkungan di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi dari keseluruhan subjek penelitian mengenai penyesuaian diri sebagian remaja awal mampu memantau perasaannya dengan baik, mereka mampu mengendalikan perasaan, menata emosi untuk mencapai suatu yang ingin mereka capai, optimis, religius dan memiliki sikap empati yang tinggi sesama teman di panti asuhan, sedangkan untuk beberapa remaja lainnya mengenai penyesuaian diri, bahwa sebagian besar remaja yang tinggal di panti asuhan  tersebut untuk diawal mereka sedikit merasakan sedih dan harus bisa belajar beradaptasi dengan baik, dilingkungan baru mereka, karena mereka yang sebelumnya tinggal bersama keluarga harus berlatih dan membiasakan diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, dan teman-teman atau individu yang baru pula, seiring berjalannya waktu mereka mulai bisa menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Keterampilan Pemanfaatan Waktu Luang yang Efektif dan Efisien Siswa di SMK Khairiyah, Sekar Kinasih; Elviana; Afrida, Yeni; Arjoni
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2225

Abstract

This research is motivated by a problem at SMK N 1 Baso, namely that students are unable to utilize their free time productively. Group guidance services can help improve these skills. This study aims to determine the effectiveness of group guidance on students' free time utilization skills. The method used was a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test on eight students selected through purposive sampling. The research instrument was a Likert scale questionnaire. Data analysis used the Shapiro-Wilk test and the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS 26. The results showed a Sig. 0.011 <0.05, indicating that group guidance is effective in improving students' free time utilization skills.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo Elviana; Suwartanti; Nayono, Satoto Endar; Fajriani, Qonaah Rizqi; Oktafiani, Pradyta Galuh; Pratiwi, Anik Nurul; Andriyan, Okta Dwi; Putri, Avia Rahma
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.607

Abstract

Permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo, telah berkontribusi pada penurunan kualitas kebersihan lingkungan. Akar masalah utama adalah rendahnya kesadaran dan belum terbentuknya aksi kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran (awareness) dan mendorong terwujudnya aksi nyata (real action) dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan edukasi berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif warga. Rangkaian kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan pemetaan masalah partisipatif untuk mengidentifikasi persepsi dan kebiasaan warga; (2) Edukasi dan pelatihan intensif mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah dari sumbernya, dan teknik pengomposan sederhana; serta (3) Pendampingan dan inisiasi aksi nyata berupa pembentukan [contoh: Bank Sampah/Kelompok Swakelola Sampah] di tingkat dusun. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta perbandingan pre-test dan post- test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pengetahuan peserta. Dampak utamanya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif yang diwujudkan dalam aksi nyata, seperti dimulainya praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan terbentuknya inisiatif pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Dusun Serut untuk secara proaktif dan berkelanjutan mengelola lingkungan mereka sendiri.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo Elviana; Suwartanti; Nayono, Satoto Endar; Fajriani, Qonaah Rizqi; Oktafiani, Pradyta Galuh; Pratiwi, Anik Nurul; Andriyan, Okta Dwi; Putri, Avia Rahma
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.607

Abstract

Permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo, telah berkontribusi pada penurunan kualitas kebersihan lingkungan. Akar masalah utama adalah rendahnya kesadaran dan belum terbentuknya aksi kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran (awareness) dan mendorong terwujudnya aksi nyata (real action) dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan edukasi berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif warga. Rangkaian kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan pemetaan masalah partisipatif untuk mengidentifikasi persepsi dan kebiasaan warga; (2) Edukasi dan pelatihan intensif mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah dari sumbernya, dan teknik pengomposan sederhana; serta (3) Pendampingan dan inisiasi aksi nyata berupa pembentukan [contoh: Bank Sampah/Kelompok Swakelola Sampah] di tingkat dusun. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta perbandingan pre-test dan post- test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pengetahuan peserta. Dampak utamanya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif yang diwujudkan dalam aksi nyata, seperti dimulainya praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan terbentuknya inisiatif pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Dusun Serut untuk secara proaktif dan berkelanjutan mengelola lingkungan mereka sendiri.