Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Efektivitas Bimbingan Kelompok Pendekatan Muhasabah Dalam Meningkatkan Kesadaran Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muslima; Yuliana Nelisma; Elviana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5337

Abstract

Tujuan penulisan ini terkait kesadaran diri siswa. Bimbingan Kelompok dengan pendekatan Muhasabah (BKp-M) salah satu solusi dalam meningkatkan kesadaran diri siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttestt control group design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah instrument penelitian. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian efektivitas bimbingan kelompok pendekatan muhasabah dalam meningkatkan kesadaran diri siswa hasil pengolahan menunjukan hasil dengan mengunakan Uiji Wilcoxom, diperoleh hasil terdapat 15 data selisih (posotif) (N) yang artinya ke 15 siswa mengalami peningkatan kesadaran diri dari nilai prettest ke nilai posttest dengan Mean Rank atau rata-rata sebesar 8.00, sementara itu jumlah rangking positif atau Sum of Ranks sebesar 120.00. Kesimpulannya merupakan bimbingan kelompok pendekatan muhasabah (BKp-M) dalam meningkatkan kesadaran diri lebih efektif dibanding dengan Bimbingan kelompok. Sehingga bimbingan kelompok pendekatan muhasabah dapat meningkatkan kesadaran diri siswa, kemudian hasil riset ini dapat dijadikan acuan pelaksanaan BKp-M di sekolah. Kata kunci: bimbingan kelompok, muhasabah, kesadaran diri
Pelatihan Bagi Pengrajin Genteng Tradisional Desa Sidorejo Kecamatan Godean Kabupaten Sleman DIY Hasbi; Elviana; Setialana, Pradana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 1 No. 2 (2022): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.008 KB) | DOI: 10.58266/jpmb.v1i2.13

Abstract

Saat ini sistem produksi genteng yang dilakukan UKM Sokka SBD tergolong masih sangat sederhana, khususnya pada proses pengangkutan genteng setelah dicetak dan saat penjemuran. Pada proses pencetakan, selain mencetak genteng pengrajin juga harus memindahkan genteng yang telah dicetak menuju tempat penyimpanan yang ditata di rak penyimpanan genteng. Pemindahan genteng dilakukan dengan membawa genteng satu per satu setelah genteng di cetak di mesin pres yang di operasikan secara manual. Selain itu, mitra juga belum memiliki kemampuan penggunaan teknologi informasi sebagai media pemasaran untuk memperluas jaringan. Sistem pemasaran mitra sangat bergantung pada pesanan dari tetangga, kerabat dan informasi dari mulut kemulut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat alat bantu produksi genteng Manual Material Handling (MMH) berupa rak multipurpose, website dan pemasaran menggunakan social media. Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan, peserta diberikan penguatan tentang bagaimana cara mengatasi pemasalahan yang dialami mitra selama ini dengan penerapan Manual Material Handling (MMH) berupa rak multipurpose, website dan pemasaran menggunakan social media. Hasil dari kegiatan tersebut diperoleh bahwa kegiatan yang sudah dilakukan dapat menambah wawasan pengetahuan peserta dalam hal ini pengrajin genteng yang ada di Kecamatan Godean, kegiatan ini dapat membantu para pengrajin genteng di Kecamatan Godean dalam menggunakan alat bantu berupa Manual Material Handling (MMH), website, dan social media dalam penggunaan dan penerapan dalam melakukan proses produksi dan penjualan genteng.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Keterampilan Pemanfaatan Waktu Luang yang Efektif dan Efisien Siswa di SMK Khairiyah, Sekar Kinasih; Elviana; Afrida, Yeni; Arjoni
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2225

Abstract

This research is motivated by a problem at SMK N 1 Baso, namely that students are unable to utilize their free time productively. Group guidance services can help improve these skills. This study aims to determine the effectiveness of group guidance on students' free time utilization skills. The method used was a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test on eight students selected through purposive sampling. The research instrument was a Likert scale questionnaire. Data analysis used the Shapiro-Wilk test and the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS 26. The results showed a Sig. 0.011 <0.05, indicating that group guidance is effective in improving students' free time utilization skills.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo Elviana; Suwartanti; Nayono, Satoto Endar; Fajriani, Qonaah Rizqi; Oktafiani, Pradyta Galuh; Pratiwi, Anik Nurul; Andriyan, Okta Dwi; Putri, Avia Rahma
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.607

Abstract

Permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo, telah berkontribusi pada penurunan kualitas kebersihan lingkungan. Akar masalah utama adalah rendahnya kesadaran dan belum terbentuknya aksi kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran (awareness) dan mendorong terwujudnya aksi nyata (real action) dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan edukasi berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif warga. Rangkaian kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan pemetaan masalah partisipatif untuk mengidentifikasi persepsi dan kebiasaan warga; (2) Edukasi dan pelatihan intensif mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah dari sumbernya, dan teknik pengomposan sederhana; serta (3) Pendampingan dan inisiasi aksi nyata berupa pembentukan [contoh: Bank Sampah/Kelompok Swakelola Sampah] di tingkat dusun. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta perbandingan pre-test dan post- test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pengetahuan peserta. Dampak utamanya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif yang diwujudkan dalam aksi nyata, seperti dimulainya praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan terbentuknya inisiatif pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Dusun Serut untuk secara proaktif dan berkelanjutan mengelola lingkungan mereka sendiri.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo Elviana; Suwartanti; Nayono, Satoto Endar; Fajriani, Qonaah Rizqi; Oktafiani, Pradyta Galuh; Pratiwi, Anik Nurul; Andriyan, Okta Dwi; Putri, Avia Rahma
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.607

Abstract

Permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik di Dusun Serut, Pengasih, Kulon Progo, telah berkontribusi pada penurunan kualitas kebersihan lingkungan. Akar masalah utama adalah rendahnya kesadaran dan belum terbentuknya aksi kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran (awareness) dan mendorong terwujudnya aksi nyata (real action) dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan edukasi berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif warga. Rangkaian kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan pemetaan masalah partisipatif untuk mengidentifikasi persepsi dan kebiasaan warga; (2) Edukasi dan pelatihan intensif mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah dari sumbernya, dan teknik pengomposan sederhana; serta (3) Pendampingan dan inisiasi aksi nyata berupa pembentukan [contoh: Bank Sampah/Kelompok Swakelola Sampah] di tingkat dusun. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta perbandingan pre-test dan post- test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pengetahuan peserta. Dampak utamanya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif yang diwujudkan dalam aksi nyata, seperti dimulainya praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan terbentuknya inisiatif pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Dusun Serut untuk secara proaktif dan berkelanjutan mengelola lingkungan mereka sendiri.
PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PROBLEM SOLVING MAHASISWA AKHIR BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SJECH M. DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI Helma Yulia Putri; M. Arif; Yeni Afrida; Elviana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40186

Abstract

This research is motivated by the phenomenon that occurs in students who experience high levels of anxiety, which tends to reduce the effectiveness of problem solving, because individuals have difficulty concentrating, experience memory decline, and tend to avoid problems. This study aims to determine the extent of anxiety’s influence on the problem solving of final year guidance and counseling students. The research method used in this study is a quantitative descriptive method, with a stratified random sampling technique. The study pupulation consisted of 327 students, with a sample size of 126 students. The instruments used in this study were anxiety and problem solving quetionnaires developed by the research. Data analysis used to test the research hypothesis included simple linear regression, the f test, and the coefficient of determination. The results of the data analysis showed a significant effect of anxiety on student problem solving, wut a significance value of 11.6%. this indicates that anxiety contributes to the problem solving abilities of final year students, albeit in the weak category.