Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK, STRUKTUR DAN KOMPOSISI SUMBER PAKAN MONYET EKOR PANJANG (Macaca Fascicularis) DI SEPANJANG JALUR WISATA OI MARAI KECAMATAN TAMBORA KABUPATEN BIMA Rosidah, Umdatul; Syahputra, Maiser; Wahyuningsih, Endah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1181

Abstract

Wisata Oi Marai terletak di desa kawinda To’i Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat yang merupakan habitat bagi monyet ekor panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pakan monyet ekor panjang dan mengetahui struktur dan komposisi sumber pakan monyet ekor panjang di jalur wisata Oi Marai, Kecamatan Tambora. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Line transec untuk mendeteksi keberadaan monyet ekor panjang, ad libitum sampling untuk mengetahui karakteristik tumbuhan pakan dan petak tunggal untuk mengetahu struktur dan komposisi pakan, monyet ekor panjang sebagai objek dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 10 jenis sumber pakan monyet ekor panjang di lokasi penelitian yang terdiri dari Ara (Ficus racemose), Beringin (Ficus Benjamina), Kesemek (Diospyros maritima), Rino (Grewia eriocarpa), Mangga (Mangifera indica), Tembelekan (Lantana camara), Loka (Cyathostemma viridiflorum), Terisi (Albizia lebbeckoides), Kamala (Mallotus philipinensis), dan Rayutan tuba (Derris scandens). Ara menjadi pakan utama yang sering dikonsumsi oleh monyet ekor panjang dengan persentase 25%. Bagian yang paling banyak dimakan adalah buah dengan persentase 95%. INP tertinggi pada tumbuhan Ara yaitu 105,84%. Indeks keanekaragaman shannon-wiener yaitu 1,99.
STUDI KOHABITASI LUTUNG (Trachypithecus auratus) DENGAN MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI TAMAN WISATA ALAM KERANDANGAN Wulandari, Ni Putu Ayu Siva; Syaputra, Maiser; Wahyuningsih, Endah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1199

Abstract

Spangled Ebony Langur and Long-tailed Monkey are species of wild animals that have special characteristics, namely having mammary glands, reproducing by giving birth, their bodies covered with fur or hair, and breathing with their lungs. The IUCN has designated the Spangled Ebony Langur species as vulnerable and the Long-tailed Monkey as an endangered species. To prevent this shortage, important and urgent conservation efforts are needed to save these two species. These two primate species were detected using the same habitat in Kerandangan Nature Tourism Park so there is overlap (cohabitation) in this area. This research aims to analyze patterns of habitat use and space use in Spangled Ebony Langur and Long-tailed Monkey as well as analyzing cohabitation between Spangled Ebony Langur and Long-tailed Monkey in Kerandangan Nature Tourism Park. This research uses the roaming method for habitat use and minimum convex polygon for space use. The results of the research show that there is cohabitation between Spangled Ebony Langur and Long-tailed Monkey, the use pattern for food trees has an association value of 0.12, sleeping trees 0.07, and resting trees 0.08. With an overlap in home ranges in the first and second areas of 0.07 and 0.06, in territorial areas in the first and second areas of 0.08, and in core areas in the first and second areas of 0.1 and 0.09. Using vertical space, the results obtained were 0.22. It can be concluded that habitat use and space use as well as cohabitation between the two primates in Kerandangan Nature Tourism Park are low.
TEKNIK KOMUNIKASI DAN TEKNIK PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA MASA PANDEMI COVID 19 abidin, zainal; Wahyuningsih, Endah
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp2kgaud.2022.3.1.51-66

Abstract

This study aims to describe communication techniques and learning techniques for Children with Special Needs during the Covid19 pandemic at KTK BSS Giwangan Yogyakarta. The research used descriptive qualitative research. The qualitative approach was chosen because this study used social interaction to obtain data from natural data sources. The data source of this research is Children with Special Needs (ABK) or Special Needs at KTK BSS Giwangan Yogyakarta in kindergarten and elementary school levels. From this research, it was found that in KTK BSS Giwangan there are three types of children with special needs, namely speech impaired, autism and learning difficulties. Communication techniques used are: 1) Using private learning methods (one teacher one child); 2) Make eye contact with the child you are talking to; 3) Cultivating a sense of empathy in conversation; 4) Discuss specific and clear topics and 5) Be patient in waiting for answers from children. Different learning techniques from other children. The learning technique used is the learning technique used for the speech impaired using the Indonesian Sign Language System (SIBI) and the Indonesian Sign Language (BISINDO). For children with Autism constraints using 1) Modeling; 2) Latent Learning 3) Give positive praise and 4) Divide all activities step by step. Learning Difficulties using 1) Multisensory Method; 2) Linguistic Method and 3) Glass Analysis
Pengembangan Biopot Berbasis Limbah Peternakan Dan Pertanian Di Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah: Solusi Ramah Lingkungan Untuk Pengelolaan Limbah Wahyuningsih, Endah; Firmansyah, M. Arief; Julianto, Meutia Sri; Putri, Ni Wayan Suci Anjani; Zulkarnaen, Niken; Rastuti, Hesti Fuji
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9507

Abstract

The Community Empowerment Program (KKN PMD) of Universitas Mataram for the 2024 period is an implementation of the university's tri-dharma mission, carried out in an interdisciplinary and institutional manner with the theme of Green Economy, Advanced and Sustainable Agriculture. This program aims to empower the community of Sukadana Village in Pujut District, Central Lombok, by actively utilizing cow dung waste and reducing the use of plastic polybags in agriculture. In practice, KKN PMD participants collaborate with the local community and village government to identify existing potentials and issues, and plan the production of biopots from cow dung as a solution. The results of this activity include enhanced knowledge and skills of the community in processing livestock waste into beneficial products, such as biopots, which help reduce waste accumulation and plastic use. This program also introduces environmentally friendly agricultural methods, expected to improve agricultural productivity. Overall, the KKN PMD program in Sukadana Village successfully empowered the community and supported sustainable agriculture through the utilization of livestock waste.
EDUKASI PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT PESISIR PANTAI GERUPUK, DESA SENGKOL, LOMBOK TENGAH. Wahyuningsih, Endah; Sukartono; Maiser Syaputra; Andi Tri Lestari; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9932

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di desa Gerupuk karena Kondisi eksisting ekosistem mangrove di Pulau Lombok Tengah, khususnya di Teluk Gerupuk mengalami rusak berat (>80% rusak), akibat aktivitas manusia di kawasan mangrove (Rahman, 2022). Perlu dilakukan edukasi masyarakat pesisir dan aksi penanaman mangrove untuk menjaga keberadaan kawasan mangrove secara berkelanjutan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Edukasi pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan dan peningkatan kesadaran masyarakat pesisir pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan juga untuk melakukan aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Gerupuk, Desa Sengkol. Metode pelaksanaan PKM yaitu partisipatif melalui Penyuluhan dan aksi Penanaman Mangrove di Pantai Gerupuk, Desa Sengkol. Kegiatan aksi penanaman mangrove dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2024, dan juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis Fakultas Pertanian yang ke 57. Penanaman Bibit Mangrove sejumlah 1000 Bibit. Aksi penanaman bibit Mangrove dihadiri kurang lebih 200 orang antara lain Bapak Rektor Unram, Kapolda NTB dan jajarannya, Pejabat setempat, Civitas akademika Fakultas Pertanian Unram, mahasiswa KKN PMD Unram dan masyarakat Desa Sengkol. Persentase keberhasilan penanaman mangrove sebesar 80%, hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat pesisir khususnya di Desa Sengkol tinggi karena tetap menjaga kelestarian kawasan mangrove di pesisir pantai Gerupuk.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI PERSONAL BRANDING PADA MAHASISWA PRODI BISNIS DIGITAL UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU Wahyuningsih, Endah
JURNAL ECONOMICA: Media Komunikasi ISEI Riau Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46750/economica.v12i2.314

Abstract

This research was conduction to find out how much social media Instagram is used personal branding among students of the Digital Departement study program at Abdurrab University, Pekanbaru. This research is quantitative research using survey methods. The sampling technique was incidental sampling of 9 respondents. Data processing uses SPSS for multiple linear regression analiysis. Based on research, the linear regression equation Y= 24,082+0,281X1+0,096X2 is obtained. The results obtained were that the independent valriable had no effect on the dependent variable, Instagram sosial media had no affect on personal branding. This was because the data obtained was small and there were other causes so that the results did not show an effect. Keywords :
Mechanical Properties of Modification 5 Commercial Wood in NTB with Japanese Traditional Method – Yakisugi Lestari, Andi Tri; Wahyuningsih, Endah; Suparyana, Pande Komang; Syaputra, Maiser; Fahrussiam, Fauzan
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 5 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v5i1.13532

Abstract

Wood has hygroscopic properties so that the dimensional balance is unstable and favored by destructive organisms. In addition, wood exposed outdoors will easily undergo photodegradation by UV rays. One of the methods to improve the quality of wood is the Yakisugi method. This method is a traditional Japanese method that is environmentally friendly, more efficient, and economical. The application of the Yakisugi method can improve the quality of fast-growing wood that has low quality. This study was conducted to evaluate the mechanical properties of Yakisugi method on 5 commercial wood in NTB. The results of this research indicate the best charring time of yakisugi method is only 40 seconds charring, while the worst is 60 seconds charring and it is decrease the mechanical properties of all types of wood.
EKOTIPOLOGI DAN KESESUAIAN HABITAT BERSARANG BURUNG GOSONG KAKI MERAH (Megapodius reinwardt) DI TANJUNG PASIR PULAU MOYO TAMAN NASIONAL MOYO SATONDA Halimah, Baiq Elok Salsabila; Syaputra, Meiser; Webliana, Kornelia; Wahyuningsih, Endah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1216

Abstract

Burung gosong kaki merah (Megapodius reinwardt) adalah spesies burung incubator yang memanfaatkan panas alami dari lingkungan untuk menetaskan telurnya. Burung ini tersebar di beberapa pulau di Indonesia, termasuk Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dan tergolong dalam kategori Least Concern menurut IUCN meskipun berpotensi mengalami ancaman kepunahan. Upaya konservasi burung gosong kaki merah membutuhkan informasi terkait aspek ekotipologi habitatnya guna mengidentifikasi faktor lingkungan yang mendukung pemilihan lokasi sarang yang optimal. Penelitian ini mengamati aspek ekotipologi habitat, seperti kerapatan vegetasi, kemiringan lahan, ketinggian, jarak dari sumber air, dan jenis hutan, yang diperkirakan berpengaruh terhadap keberhasilan pemilihan lokasi sarang. Hasil pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan metode reconnaissance atau recce walk ditemukan sejumlah 17 sarang burung gosong kaki merah di lokasi dengan preferensi habitat tertentu, yakni ketinggian rendah sekitar 0-25 mdpl, kemiringan lahan datar (0-8%), kerapatan vegetasi sedang, jarak dari sumber air antara 0-200 meter, serta tipe hutan primer. Tingkat kesesuaian habitat ini dipengaruhi oleh kebutuhan bertahan hidup seperti ketersediaan pakan, suhu di lokasi sarang, dan jangkauan dari predator. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam upaya pelestarian burung gosong kaki merah, terutama dalam program rilis atau pelepasliaran kembali ke habitat alaminya.
KEANEKARAGAMAN DAN SEBARAN JENIS ULAR PADA BERBAGAI TIPE HABITAT DI BLOK PEMANFAATAN TAMAN WISATA ALAM KERANDANGAN Irham, Muhammad; Syaputra, Maiser; Wahyuningsih, Endah; Permatasari, Diah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1305

Abstract

Taman Wisata Alam Kerandangan diketahui menjadi habitat yang potensial bagi berbagai jenis ular. Melihat tingginya dinamika perubahan habitat ular yang menjadi saat ini sehingga penelitian ini menarik untuk dilakukan pada empat perwakilan tipe habitat di blok pemanfaatan yaitu hutan sekunder, riparian, ekoton, dan pekarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kemerataan, kesamaan, dominansi dan pola sebaran jenis ular. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan data yaitu visual Ecounter Survey (VES). Pengamatan ular dilakukan pada pagi dan malam hari di Taman Wisata Alam kerandangan. Hasil penelitian ini menemukan sebanyak 15 jenis ular yang tergolong dalam 7 family. Tingkat keanekaragaman tertinggi ada pada habitat hutan sekunder dan dinilai 1.73. Tingkat kemerataan tertinggi ada pada habitat pekarangan dengan nilai 1. Tingkat kesamaan jenis antara 2 tipe habitat berbeda yang tertinggi ada pada habitat riparian dengan pekarangan. Tingkat dominansi jenis pada masing-masing tipe habitat yaitu, di hutan sekunder jenis yang dominan yaitu trimeresurus insularis, di riparian jenis yang mendominan yaitu trimeresurus insularis, dendrelaphis pictus dan malayophyton reticulatus, di ekoton jenis yang dominan yaitu trimeresurus insularis, psammodynastes purverulantus dan naja sputatrix, di pekarangan jenis yang dominan yaitu trimeresurus insularis, gonyosoma oxycephalum, malayophyton reticulatus, dan cylindrophis ruffus. Pola sebaran ular yang didapatkan dari hasil perhitungan dengan indeks morisita adalah berkelompok (clumped).
Pemanfaatan Buah Jambu Mete Menjadi Sirup Untuk Pemberdayaan Ekonomi di Desa Bilok Petung Lombok Timur Wahyuningsih, Endah; Sopaatul Ijabah; Halisa Hasiratul Qudsiyah; Muhammad Rafi’ Fauzan; Siska Insan Pertiwi; Hartisa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11979

Abstract

Desa Bilok Petung, terletak di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, merupakan salah satu desa penghasil jambu mete yang memiliki potensi ekonomi signifikan. Meskipun jambu mete telah lama dibudidayakan, pemanfaatan hasil panennya masih rendah, dengan sebagian besar biji mete dijual dalam bentuk mentah. Buah semu jambu mete, yang kaya akan vitamin dan mineral, belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Penelitian ini mengusulkan pengolahan buah semu jambu mete menjadi sirup sebagai solusi untuk meningkatkan nilai ekonominya. Pembuatan sirup dapat mengubah rasa sepat menjadi manis dan memperpanjang masa simpan produk. Selain itu, sirup jambu mete menawarkan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk kandungan vitamin C yang tinggi. Melalui pengolahan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memanfaatkan potensi lokal secara lebih efektif livestock waste.
Co-Authors Abdullah Hasan Adistya, Lilian Salsa Aditia, G. B. Daril Rama Ainur Rohmah, Ainur Ainurrofiq Ainurrofiq Ainurrofiq Akram, Muhammad Zaki Ali Alghozi, Abdilah Rafii Algifari Rozak Firdaus Algifari Rozak Firdaus Alifiulahtin Utaminingsih Amanda Dini Hidayah Andi Chairil Ichsan Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Andriani, Mutia Andriyani, Anis Octa Antareja, Gde Margin Atus Syahbudin Baiq Tini Junia Saputri Budiadi Budiadi Budiadi Budiadi Chawa, Anif Fatwa Dea Aswani Dea Aswani Diah Permata Sari Diah Permatasari, Diah Dian Mayasari Dian Safitri Doni Prasatya Dori Kusuma Jaya Dudi Septiadi Dwi Agustina Dwi Ayu Sunarti Dwi Ayu Sunarti Dwi Sukma Rini Eni Hidayati Eny Faridah Eny Faridah Fathurrohman, M. Fauzan Fahrussiam Febriana Tri Wulandari Febrilianto Kusuma Pratama Feri Bagus Wardani Feri Bagus Wardani Fina Lestari Firmansyah, M. Arief Fitri, Imelda Fitrie, Hidayatul Fridons, Aurel Gigentika, Soraya Hairil Anwar Hairil Anwar Halimah, Baiq Elok Salsabila Halisa Hasiratul Qudsiyah Hardian, Muhamad Hartisa Hendri Sanjaya Hidayatullah, Muhamad Syahrul Hotmauli, Hotmauli I Ketut Manu Mahatmayana I Putu Eka Indrawan Indrayana, Rifaldy Indriyatno Indriyatno Indriyatno, Indriyatno Irfani, Febriana Irwan Mahakam Lesmono Aji Jaelani, Muhammad Januardi Januardi Januardi Julianto, Meutia Sri Kahirunnisa, Aliefia Shatila Diva Kalista, Alifia Nurul Karima Paspania Khaliani Rahmatin Kornelia Webliana B Lestari, Andi Tri Ludviyah, Ika Putri Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Fahed Ramadhan M. Zohri Mahmud Mahmud Mariun Markum Markum Maya, I Putu Angga Teja Mizaji Tasnimia Muhamad Husni Idris Muhammad Faris, Muhammad Muhammad Irham Muhammad Jaelani Muhammad Nur Hidayat Muhammad Rafi’ Fauzan Muhammad Vandika Trihartawan Mukari, Mukari Nabilah, Sharfina Nafasa, Moch. Ali Nafisah, Khudrotun Neni Triana, Neni Ni Kadek Mayaning Sari Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Ni Wayan Sri Suliartini Niechi Valentino Niechi Valentino Nina Zulfiana Novariyanti, Reski Dini Nunik Cokrowati Nur Latifa Aini Nur Latifa Aini Nuraini Nuraini Nurmaliza, Nurmaliza Nurul Afriani Dewi Nuryatin Pahrur Rozi Pamungkas, Mada Widian Pande Komang Suparyan Pande Komang Suparyana Pande Komang Suparyana Parwanti, Asnun Pilo Putri, Ni Wayan Suci Anjani Rahayu, Firli Rahma Tri Rahman, Muhamad Ari Ramadhan, Nuzul Rizki Rasidah, Nasywa Putri Rastuti, Hesti Fuji Rian Wahyuni Rian Wahyuni Rifany Ad’ha Handayani Rima Vera Ningsih Riyan Hermawan Rizky Nurvaningsih Rizky Nurvaningsih Rosidah, Umdatul Rusdianto Rusdianto Rusdianto Rusli Duby Salsa Dwi Cahyani Salsabila, Fifiani Sari, Tyagita Widya Sa’ban, Muhammad Iman Nichfu Setiyanto, Romy Agus Setiyowati, Naning Siska Insan Pertiwi SITI KHOLIFAH Sitti Latifah Sopaatul Ijabah Sri Kartini, Sri Suhadi Suhadi Suhendri, Salwa Sukartono Sukran Makmun Sulastri, Clarita Wihelmina Susetiani, Arin Eka Susmaini Ana Sutriono, Raden Syahputra, Maiser Syaputra, Meiser Tazid, Abu Webliana, Kornelia Wendi Hasyim Windi Aulia Apriani Windi Aulia Apriani Wulandari, Ni Putu Ayu Siva Wulandari, Ni Wayan Maika Putri Yul Fikry, Muhammad Zainal Abidin Zulkarnaen, Niken