Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Strategic decision-making in TVET higher education: Applying the fuzzy delphi technique to foster inclusive digital pedagogy in Indonesia-Malaysia Harris Pinagaran Nasution; Mohd Ridhuan Mohd Jamil; Mohd Muslim bin Md Zalli; Vivianti Novita; Nursiah, Nursiah; Suri Purnami; Nurulrabihah Mat Noh; Nadzimah binti Idris
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v12i2.86318

Abstract

The rapid digitalization of education demands inclusive pedagogical strategies, especially within Technical and Vocational Education and Training (TVET), to ensure equitable learning opportunities. This study focuses on post-secondary students and aims to identify the competencies required by educators in implementing inclusive digital pedagogy. It also serves as a foundational reference for future in-depth research. The study examines the strength of consensus among expert groups from Indonesia and Malaysia regarding inclusive digital pedagogy using the Fuzzy Delphi Technique (FDT). A purposive sampling technique was employed to select 30 experts from Indonesia and Malaysia. The selection criteria included academic qualifications, professional experience in TVET and digital pedagogy, and prior involvement in educational research or policy-making, in identifying and prioritizing key components, including infrastructure and training, digital skills development, accessibility, student-centered approaches, employer engagement, and personalized learning. Data analysis utilizing triangular fuzzy numbers revealed a strong consensus, highlighting the foundational role of infrastructure and innovative pedagogical practices aligned with industry needs. The findings contribute a comprehensive framework for enhancing digital inclusivity in Southeast Asian TVET contexts and demonstrate the effectiveness of FDT in consensus-based educational research. Future research is recommended to empirically validate the proposed framework in real classroom settings and to investigate its adaptability across different cultural environments in the ASEAN region.
Perumusan Strategi Business Model Canvas (BMC) Pada Rumah Tape Medan Tuntungan Rahma; Nurlinda, Nurlinda; Novita, Vivianti
Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi - Edisi Februari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahaputra Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56870/ambitek.v4i1.110

Abstract

This research will provide an overview of how a business model is built, so that MSMEs can obtain simple information to design a business model according to the product produced and according to the target market segment. The purpose of Business Model Canvas (BMC) planning is to obtain information about the best planning for productive partners if applied as appropriate technology and models in MSMEs. The long-term goal is to become literate among MSMEs on how to develop a business model concept that is easy, simple and complete. This research will also contribute to new MSME players in designing business models before building a business. So that potential risks can be discovered early and solutions can be found. This research is a qualitative research. The data collection technique was carried out using a combination of observation, interviews and FGG at the UMKM Rumah Tape Medan Tuntungan. The research results show that BMC can be used in designing business models for Tape House MSME entrepreneurs which have been running for some time.
Pemberdayaan Anggota PKK Desa Helvetia Melalui Pelatihan Pembuatan Aneka Cake dan Pemasaran Melalui Media Sosial Nasution, Lily Maryam; Hasibuan, Jumjuma; Novita , Vivianti; Benazira , Aulia
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i2.1035

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kemitraan masyarakat antara tim Politeknik Negeri Medan dengan anggota PKK Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan keterampilan pembuatan aneka cake dan memasarkannya melalui Sosial Media bagi masyarakat Desa Helvetia Sunggal, Deli Serdang. Pelatihan pendampingan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan minat berusaha bagi masyarakat Desa Helvetia yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarganya. Metode pendekatan yang digunakan adalah pelatihan, pemberian bantuan, pendampingan dan diskusi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa anggota PKK Desa Helvetia telah mampu untuk membuat aneka chiffon cake dengan segala variasinya yang layak jual karena rasanya enak sehat tanpa menggunakan bahan-bahan pengawet atau bahan kimia lainnya. Peserta telah mampu menghitung dan menentukan harga jual produknya dengan harga yang wajar namun mendapat keuntungan sesuai yang diinginkan. Peserta telah berhasil mendownload media sosial facebook, instagram, tiktok dan youtube di Handphone nya masing-masing sebagai sarana pemasaran. This activity is a community service partnership program between the Medan State Polytechnic team and PKK Members of Helvetia Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency, which has the aim of improving skills in making various cakes and marketing them through Social Media for the people of Helvetia Sunggal Village, Deli Serdang. This mentoring training also aims to foster an interest in doing business for the people of Helvetia Village, which can increase their family income. The method used is training, providing assistance, mentoring, and discussion. The results of the implementation of community service activities show that members of the Helvetia Village PKK have been able to make a variety of chiffon cakes with all their variations that are worth selling because they taste delicious and healthy without using preservatives or other chemicals. Participants have been able to calculate and determine the selling price of their products at a fair price but get the desired profit. Participants have successfully downloaded Facebook, Instagram, TikTok, and YouTube social media on their respective cellphones as marketing tools.
Desain Prototipe Pengujian SUS Untuk Peningkatan UX, Branding, dan Pengalaman Digital “ArsitekMedanku” Tasril, Virdyra; Vivianti Novita; Rizka Salsabila Riadi; Rovidatul Hikmah T
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 5 No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jnastek.v5i4.310

Abstract

Penelitian ini meningkatkan UX, branding, dan pengalaman digital “ArsitekMedanku” dengan pendekatan HCI. Prototipe dievaluasi menggunakan SUS (0–100), heuristic evaluation, cognitive walkthrough, dan uji tugas. Hasil menunjukkan SUS naik dari 56,2 menjadi 78,5 (Δ = +22,3); tingkat keberhasilan tugas meningkat dari 68% menjadi 91%; waktu median per tugas berkurang 42% (95 s → 55 s); dan kesalahan per tugas turun dari 0,83 menjadi 0,31. Persepsi branding (skala 1–5) naik dari 3,2 ke 4,3. Temuan menghasilkan prioritas perbaikan navigasi dan hierarki visual, tolok ukur kuantitatif untuk memantau rilis berikutnya, serta reduksi risiko pengembangan melalui validasi dini. Ambang SUS ≥ 68 terlampaui, menunjukkan kegunaan baik dan dukungan terhadap penguatan identitas merek.
Pelatihan dan Pendampingan Perhitungan Harga Pokok dan Harga Jual Produk serta Peningkatan Penjualan dengan Menggunakan Sosial Media Pada Pengusaha Tape Nurlinda; Rahmadani; Vivianti Novita; Asmalindar; Sintiya Rajagukguk; Alika Rahmadia; Raisa Atthiyah Arin; Ageng Rahyan Al Amin; Suryanto
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i1.1430

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi UMKM mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Rumah Tape Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan September 2023 oleh tim pelaksana yakni 4 orang dosen Politeknik Negeri Medan dan mahasiswa bersama dengan KWT Rumah Tape di Medan Tuntungan yang dihadiri sebanyak 14 orang. Materi yang disampaikan pada kegiatan pendampingan ini yaitu perhitungan harga pokok dan harga jual produk serta peningkatan penjualan dengan menggunakan sosial media pada pengusaha tape. Hasil dari kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengalaman dan pengetahuan pelaku usaha Rumah Tape terkait akan perlunya sosial media dengan begitu berdampak positif pada peningkatan pendapatan. Penerapan digital marketing dapat memperluas pangsa pasar. Kemudian pelaku usaha Rumah Tape memperdalam perhitungan harga pokok dan harga jual produk secara mandiri.
Optimizing Financial Literacy and Financial Inclusion through Fintech Education for Vocational School Students Raya Puspita Sari Hasibuan; Marlya Fatira AK; Amelira Haris Nasution; Khairani; Vivianti Novita; Fachmi Ridho
CSR International Journal Vol. 4 No. 1: December 2024
Publisher : ALTSA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/csrij.v4i1.51

Abstract

Financial Literacy and Financial Inclusion Optimization Through Fintech Education in Vocational School Students is done precisely at Al-Washliyah 2 Private Vocational School, Jl. Stadium No. 2, Trading, Bandar District, Simalungun Regency Aims to provide an understanding of financial literacy towards the use of fintech which includes topics such as Definition of Financial Literacy, Importance of Financial Planning, Definition of Fintech, Difference between Legal Fintech and Illegal Fintech, Types of Fintech, The Importance of Understanding Fintech, Definition and Function of the Financial Services Authority (OJK) towards Fintech. The school has never received education related to this material from any party. To run PMKM activities smoothly, the service team carried out data collection techniques by interviewing the Al-Washliyah 2 Commerce Private Vocational School. The solution is to provide knowledge transfer through the Financial Literacy Seminar on the Use of Fintech. The cost of implementing PMKM activities is Rp—1,270,000 (one million thirty-one thousand five hundred rupiah). After carrying out community service activities in the form of training and seminars for students, the results of the service were obtained that Low Financial Literacy Against the Use of Fintech has been overcome with educational activities such as providing financial literacy education on the use of fintech which includes topics such as Definition of Financial Literacy, The Importance of Financial Planning, Definition of Fintech, Difference between Legal Fintech and Illegal Fintech, Types of Fintech, The Importance of Understanding Fintech, the Definition and Function of the Financial Services Authority (OJK) towards Fintech. This successful activity formed students' knowledge and skills about Financial Literacy Towards the Use of Fintech to reach an average score of 88.55% with a maximum knowledge of 98.20% for all participants. The absence of an educational program that specifically discusses the importance of Financial Literacy for the Use of Fintech, which also supports social science lessons in the context of economic life activities, is a challenge that needs to be overcome. To overcome this problem, 3 students have been presented who better understand Financial Literacy Towards the Use of Fintech. These 3 students are expected not only to provide an understanding to their peers about the importance of understanding related to financial literacy and fintech but also to encourage students to be more careful in managing finances and choosing fintech applications. With an interesting and creative approach, it is hoped that students can disseminate this knowledge more widely, creating awareness among students about the shared responsibility in maintaining and managing finances. Keywords: Financial Literacy; Fintech; Vocational High School; Financial Inclusion.
INDUSTRI RUMAH TANGGA BANDREK JAHE MERAH DESA HELVETIA KECAMATAN LABUHAN DELI KABUPATEN DELI SERDANG Faulina, Faulina; Novita, Vivianti; Wiana, Desri
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.516 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v1i1.4861

Abstract

Usaha mitra PKM adalah “Rumah Bandrek Helvetia Lezat”. Usaha tersebut dijalankan mitra karena melihat peluang pasar bahwa minuman tradisional jahe merah sangat bermanfaat, salah satunya menyehatkan tubuh. Permasalahan yang paling mendasar adalah peralatan yang tersedia untuk proses produksi bandrek jahe merah masih sederhana dan hasilnya terbatas.  Hal ini disebabkan untuk proses penggilingan jahe merah hanya menggunakan blender yang kapasitasnya tidak terlalu banyak dan butuh waktu berulang-ulang untuk memproduksi bandrek. Bandrek yang dihasilkan hanya 10 kg dalam waktu 2 minggu. Permasalahan kedua yang ditemukan pada mitra adalah pemilik usaha bandrek jahe merah belum memiliki pengetahuan bagaimana cara memasarkan produknya. Pengetahuan pemasaran yang masih sederhana ini tentunya mempengaruhi income penjualan bandrek jahe merah ini tidaklah lancar. Terlebih, mitra belum melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. (masih tradisional, laba tidak diketahui dengan pasti karena belum membuat laporan keuangan untuk usahanya). Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim PKM maka dapat disimpulkan bahwa bisnis rumah tangga Rumah Bandrek Helvetia Lezat” sebagai mitra dapat menjalankan bisnisnya dengan lancar setelah diberikan bantuan alat berupa mesin penggiling jahe serta pemberian pelatihan pemasaran produk dapat menambah pengetahuan mitra dalam memasarkan produk secara online. Pelatihan laporan keuangan dapat memberikan pengetahuan mitra dalam mencatat setiap produk yang terjual dan mencatat laba yang diterima setiap bulannya.  
Strategi Manajemen Event Employee Gathering Pada CV. Barokah Media Medan Diba, Sabrina; Novita, Vivianti; Nasution, Harris Pinagaran
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan keharmonisan dalam lingkungan kerja mendorong instansi dan organisasi untuk rutin menyelenggarakan employee gathering. Fenomena rendahnya persentase penanganan event employee gathering oleh CV Barokah Media Medan dibandingkan event organizer lain menjadi menarik untuk diteliti, terutama karena perusahaan ini dipercaya menyelenggarakan employee gathering Badan Pusat Statistik Sumatera Utara 2024. Penelitian ini berfokus pada tiga tahapan utama manajemen event, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat keberhasilan dari sisi internal maupun eksternal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan kuesioner. Analisis dilakukan berdasarkan teori manajemen event Joe Goldblatt (research, design, planning, coordination, evaluation) serta strategi manajemen event menurut Nofandrila & Aldino, dipadukan dengan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS untuk memberikan rekomendasi pengembangan bagi CV Barokah Media Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen event CV Barokah Media telah memenuhi tahapan dasar perencanaan hingga evaluasi, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan crew, koordinasi lapangan, dan aksesibilitas lokasi. Faktor pendukung utama meliputi pengalaman tim, pemanfaatan teknologi, adaptabilitas, serta kepercayaan dari instansi pemerintahan. Analisis SWOT menempatkan CV Barokah Media pada kuadran I, yang menuntut strategi agresif dengan mengoptimalkan kekuatan internal dan peluang eksternal. Kesimpulannya, strategi manajemen event CV Barokah Media berkontribusi positif terhadap keberhasilan employee gathering BPS Sumut 2024 dalam membangun kebersamaan pegawai. Namun, peningkatan pada aspek SDM, manajemen risiko, dan koordinasi vendor masih diperlukan. Temuan ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi event organizer lokal dalam merancang strategi kolaborasi dengan instansi pemerintahan secara efektif dan berkelanjutan.