Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kunjungan Balita di Posyandu Wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung Khasanah, Umi; tania, Mery; Hayati, sri; IRAWAN, ERNA
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/2exnrt05

Abstract

Posyandu merupakan bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran strategis dalam upaya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkesinambungan. Melalui kegiatan Posyandu, balita dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan, pemantauan status gizi, imunisasi, serta edukasi kesehatan bagi ibu. Namun demikian, cakupan kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung masih belum mencapai target yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung, yaitu sebesar 85%. Data menunjukkan bahwa capaian kunjungan balita hanya mencapai 60,22%, sehingga masih terdapat kesenjangan yang cukup besar antara target dan realisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 83 ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita, yaitu 66,3% atau sebanyak 55 balita, melakukan kunjungan ke Posyandu secara rutin, sedangkan 33,7% atau 28 balita masih belum melakukan kunjungan secara rutin. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas balita telah memanfaatkan layanan Posyandu, masih diperlukan upaya peningkatan untuk mencapai target kunjungan yang optimal.
SKRINING GULA DARAH, KOLESTEROL DAN ASAM URAT SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT Putri, Saparingga Dasti; Maidartati, Maidartati; Tania, Mery
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 6 (2025): Volume 4, Nomor 6, Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v4i6.621

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas baik secara global maupun nasional. Salah satu tantangan utama pengendalian PTM adalah rendahnya deteksi dini faktor risiko metabolik, khususnya peningkatan kadar gula darah dan kolesterol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat melalui skrining gula darah dan kolesterol yang disertai edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Oktober 2025 di Skadik 202 Lanud Sulaiman melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan melibatkan dosen dan mahasiswa keperawatan Universitas ARS. Metode pelaksanaan meliputi edukasi pra-skrining, pemeriksaan gula darah dan kolesterol menggunakan alat tes cepat, konseling hasil pemeriksaan, serta pemberian rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi serta peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PTM dan pentingnya deteksi dini. Kolaborasi dengan TNI mendukung keteraturan dan efektivitas pelaksanaan kegiatan, sehingga skrining dan edukasi kesehatan dapat berjalan optimal. Kegiatan ini menegaskan bahwa skrining kesehatan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan edukasi dan kolaborasi lintas sektor merupakan strategi promotif–preventif yang efektif dalam mendukung pengendalian PTM
The Effect of Tera Gymnastics to Decrease Blood Pressure in Elderly Hypertension in UPT Babakan Sari Community Health Center Irawan, Erna; Maidartati, Maidartati; Iklima, Nurul; Tania, Mery; Yulia, Yulia
Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2024): Volume 10, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v10i2.75308

Abstract

Introduction: Hypertension is one of the leading causes of premature death worldwide. Hypertension is defined as a persistent increase in blood pressure, where systolic pressure exceeds 140 mmHg and diastolic pressure exceeds 90 mmHg. One of the therapies that can be used to lower blood pressure is Tera gymnastics, which is specifically designed for the elderly and individuals with hypertension. This therapy involves regular, structured, and planned movements that are slower and more harmonious compared to other types of gymnastics, reducing the risk of injury and promoting overall fitness in the elderly. The purpose of this study was to examine the effect of Tera gymnastics on reducing blood pressure in elderly individuals with hypertension. Methods: This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sampling technique employed was purposive sampling, involving 17 respondents from the Babakan Sari Community Health Center, RW 09. Instruments used in this study included a digital sphygmomanometer, a stethoscope, and observation sheets. Results: The results of the t-test analysis showed a significant effect of Tera gymnastics on blood pressure reduction, with a p-value of 0.000 ( 0.05) for both systolic and diastolic pressures. The average blood pressure before the intervention was 140/179 mmHg, while the average blood pressure after the intervention was 132/157 mmHg. The movements in Tera gymnastics improve blood circulation, making it a suitable alternative therapy for individuals with hypertension. Conclusion: Tera gymnastics has a significant influence on reducing blood pressure in elderly individuals with hypertension at UPT Babakan Sari RW 09, Bandung City. It is suggested that community health cadres continue implementing Tera gymnastics as an alternative treatment for hypertension. Additionally, it is recommended to perform Tera gymnastics three times a week to maintain blood pressure stability in elderly individuals with hypertension.