Claim Missing Document
Check
Articles

PENYELESAIAN PERMASALAHAN PEMROGRAMAN LINEAR BILANGAN BULAT MULTIOBJEKTIF MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN DAN METODE REDUKSI VARIABEL (Studi Kasus: UKM Keripik Anong di Singkawang) Anggi Anggi; Bayu Prihandono; Mariatul Kiftiah
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol. 16(2), 2022
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/epsilon.v16i2.6927

Abstract

UKM Keripik Anong merupakan badan usaha yang memproduksi berbagai jenis keripik. Proses produksi berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, ketersediaan produk di pasar dan jumlah permintaan tetap. Dalam proses produksinya, UKM Keripik Anong belum memiliki perkiraan yang tepat untuk menentukan jumlah produk yang harus dijual agar pendapatan yang diperoleh maksimum dan biaya produksi yang dikeluarkan dapat diminimumkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian perencanaan jumlah keripik yang harus diproduksi agar diperoleh solusi yang optimal. Permasalahan yang ada dimodelkan ke dalam model pemrograman linear bilangan bulat multiobjektifkemudian dicari solusi optimalnya menggunakan metode Pembobotan dan metode Reduksi Variabel. Untuk fungsi objektif pertama yaitu memaksimumkan pendapatan diasumsikan dengan ????1, dan untuk fungsi objektif kedua yaitu meminimumkan biaya produksi diasumsikan dengan ????2.Penentuan nilai bobot didasarkan informasi dari pihak UKM yang lebih mementingkan pendapatan daripada biaya produksi, tetapi dengan tidak mengabaikan biaya produksi, sehingga dapat ditentukan bobot untuk Z1 dan Z2masing-masing 60% dan 40%. Nilai bobot ini digunakan untuk mengubah fungsi multiobjektif menjadi fungsi objektif tunggal, kemudian untuk mencari solusi optimal dengan solusi bernilai bilangan bulat digunakan metode Reduksi Variabel. Berdasarkan perhitungan, jumlah keripik optimal yang sebaiknya terjual dalam seminggi adalah keripik singkong, keripik pisang, keripik talas stik, keripik ubi ungu dan keripik sukun masing-masing 25 kemasan, serta keripik talas bulat 48 kemasan. Dengan total pendapatan yang akan diperoleh sebesar Rp9.735.000 dan biaya produksi yang harus dikeluarkan sebesar Rp4.726.056
Pelatihan Pengoptimalan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon Nurainul Mifahul Huda; Yudhi; Fransiskus Fran; Helmi; Meliana Pasaribu; Yundari; Bayu Prihandono; Nilamsari Kusumastuti; Mariatul Kiftiah; Evi Noviani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.626 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia memberikan tantangan yang cukup berat di dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar yang selama ini dilakukan dengan tatap muka secara langsung di sekolah harus berubah menjadi kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online. Beberapa aktivitas pendidikan yang dilaksanakan secara online diantaranya aktivitas belajar mengajar. Media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran online yaitu media pembelajaran Powtoon yang dapat membuat peserta didik tidak bosan dalam pembelajaran karena aplikasi web ini memiliki banyak fitur yang menarik. aplikasi web ini juga mempunyai fitur-fitur yang menarik dan memiliki banyak manfaat sehingga dapat memudahkan system pembelajaran. Oleh karena itu, aplikasi Powtoon dapat menjadi solusi media pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu dengan adanya Kegiatan PKM Pelatihan Pengoptimalan Pembuatan Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Powtoon diharapkan mampu memperkenalkan dan memberikan informasi kepada guru giru terkait Powtoon. Pelaksanaan pengoptimalan pembuatan media pembelajaran menggunakan Powtoon dimulai dengan pretest kemudian pemaparan tentang konsep pengenalan dan penggunaan aplikasi Powtoon secara luring di SMP Negeri 5 Pontianak. Kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan pembuatan media pembelajaran. Setelah kedua sesi tersebut dilaksanakan sesi Tanya jawab. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan pelatihan, para guru diminta untuk membuat media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan mengerjakan soal posttest. Selanjutnya dilakukan monitoring terhadap pelaksanaan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Powtoon. Selain itu juga dilakukan survey tanggapan kepada guru-guru terkait tanggapan mereka tentang pelatihan yang dilakukan oleh Program Studi Matematika FMIPA UNTAN dan survey Webqual 4.0 terhadap aplikasi Powtoon. Hasil kuisioner dianalisis dan diambil kesimpulan sebagai bahan pertimbangan untuk kegiatan PKM yang akan datang.
Penerapan Algoritma Dijkstra pada Pendistribusian Bahan Bakar Minyak di Pontianak Riski Apriadi; Bayu Prihandono; Yundari Yundari
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 7 No 2 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v7i2.4149

Abstract

Determination of the shortest path or the fastest travel time is a problem that occurs to drivers of trucks loaded with fuel oil (BBM) when delivering their tanks to one of the public refueling stations (SPBU) in Pal Lima. To get to the destination, several paths that can be passed. This study aims to determine the shortest path and fastest travel time using Dijkstra's algorithm. Dijkstra's algorithm can be used on both directed and weighted graphs. The first step that must be done is to determine the starting node and destination node. After that, the calculation is carried out from the initial departure node to the neighboring node, the node with the smallest weight is used as the next calculation node. The same is done until all nodes are evaluated. Crossroads are assumed as vertices and between intersections as edges in Dijkstra's algorithm. From the results of the study, the shortest path was obtained through the Kapuas 2 Toll Road, Jl. Adi Sucipto, Jl. Imam Bonjol, Jl. Tanjung Pura, Jl. Rahadi, Jl. Mr. Love, Jl. Hassanudin, Jl. H. Rais, Pal III, Pal V with a minimum distance of 12,768 Km. For the fastest route, it is through the Kapuas 2 Toll Road, Jl. Major Alianyang, Jl. Arteri Supadio, Jl. General Ayani, Jl. Abdurrahman, Jl. Sultan Syahrir, Dr. Sutomo, Jl. Dr. Wahidin, Jl. Pal V with the fastest travel time of 27 minutes.
ANALISIS JUMLAH TELLER OPTIMAL PADA SISTEM ANTRIAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) UNIT BENGKAYANG Grace Irlia; Bayu Prihandono; Mariatul Kiftiah
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 2 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i2.65282

Abstract

Salah satu bank milik pemerintah terbesar di Indonesia adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang berguna sebagai badan hukum tempat masyarakat (nasabah) menyimpan atau menyalurkan dana dalam bentuk kredit, debit atau bentuk-bentuk lainnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. BRI Unit Bengkayang merupakan cabang dari Bank BRI yang berlokasi di kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Permasalahan yang sering terjadi di BRI Unit Bengkayang adalah terjadinya peningkatan jumlah kedatangan nasabah yang tidak menentu secara terus menerus dengan kapasitas jumlah teller dua orang dan ditambah lagi terjadinya jam istirahat dari jam 12.00-13.00 WIB, sehingga mengakibatkan antrian. Teori antrian merupakan metode yang digunakan sebagai menentukan alternatif model matematika dalam pengambilan keputusan suatu sistem antrian. Penelitian ini berguna untuk menentukan model sistem antrian di BRI Unit Bengkayang yang tepat dengan menganalisis data jumlah kedatangan nasabah dan waktu pelayanan selama tiga hari mulai hari Senin, 14 November 2022 sampai Rabu, 16 November 2022 dari jam 08.00-12.00 WIB. Analisis data tersebut dilakukan uji kecocokan distribusi Kolmogorov-Smirnov dengan Software R Studio dan Software Excel, sehingga diperoleh model antrian di BRI Unit Bengkayang yaitu (M/G/2):(FCFS/ / ). Selanjutnya, model antrian (M/G/2):(FCFS/ / ) dilakukan perhitungan kinerja sistem antrian secara keseluruhan dan disimpulkan bahwa teller BRI Unit Bengkayang sudah optimal karena dengan jumlah rata-rata kedatangan nasabah (λ) tidak lebih dari jumlah rata-rata kecepatan pelayanan nasabah (μ).
PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN MATEMATIKA SISWA Mariatul Kiftiah; Nilamsari Kusumastuti; Bayu Prihandono; Yundari Yundari; Helmi Helmi; Evi Noviani; Fransiskus Fran; Yudhi Yudhi; Meliana Pasaribu; Nur’ainul Miftahul Huda
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.979

Abstract

The perception of mathematics as a compulsory subject in school is often negative. To address this challenge, a service-learning initiative was implemented at SMAN 1 Sambas, employing a game-based pedagogy. Mathematics seminars and exhibitions were organized by Mathematics Study Program to enhance students' engagement and comprehension of mathematical concepts. The effectiveness of this approach was evaluated through a questionnaire, which revealed a high level of approval among students regarding the relevance, motivation, understanding of mathematical principles, problem-solving abilities, and playing skills in mathematics learning. This approach is expected to change students’ perception of mathematics and improve their learning outcomes
Mathematical Modelling In Addiction Cases Online Games Using The SEIRS Model In Middle School Sivaliputta Setiawan, Novyanto; Prihandono, Bayu; Pasaribu, Meliana
JOSTECH Journal of Science and Technology Vol 4, No 2: September 2024
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jostech.v4i2.9302

Abstract

Online game addiction is a mental illness caused by the habit of playing online games for too long. The average duration of time a person is said to fall into the category of addiction to playing online games is if the duration of time spent is 20-25 hours per week. This research uses the SEIR model, Susceptible (S) is the subpopulation who has online games on their gadgets and plays online games for less than one hour/day, Exposed (E) is the subpopulation who plays online games for one to three hours/day, Infected (I) is the subpopulation who plays online games for more than three hours/day and Recovered (R) is the subpopulation who has stopped playing online games and does not have online games on their gadget. Mathematical models need to be searched and formed using the SEIR model. The research data used data obtained from the activities of Sivaliputta Junior High School students in playing online games.. The steps of this research began by determining the problem of online game addiction in the student population at Sivaliputta Junior High School, making assumptions and identifying variables (susceptible, exposed, infrcted, recovery), forming a mathematical model, determining the equilibrium point, determining basic reproduction value  and perform numerical simulations. The solution point will stabilize be asymptotically stable for a certain period of time with a susceptible population of 13 people, an exposed population of 61 people, an infected population of 46 people and a recovered population of 211 people.
ANALISIS MODEL PENGGUNAAN DOMPET DIGITAL PADA KALANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI MATEMATIKA FMIPA UNIVERSITAS TANJUNGPURA AZ ZAHRA, URAY NUR AFIFAH; PRIHANDONO, BAYU; PASARIBU, MELIANA
E-Jurnal Matematika Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MTK.2024.v13.i03.p459

Abstract

Due to changes in the payment system caused by technological advancements in Indonesia, Bank Indonesia developed the Indonesia Payment System Blueprint 2025. This formulation focuses on initiatives to create a robust ecosystem that will steer the growth of digital finance in Indonesia, which is the ultimate goal of Bank Indonesia's long-term policy orientation. Bank Indonesia established the National Non-Cash Movement to provide a safe, effective, and seamless payment system. The purpose of this study is to examine the model of digital wallet usage and interpret the use of digital wallets among mathematics students at FMIPA Tanjungpura University. The modeling process begins with selecting parameters and forming assumptions to produce a mathematical model in the form of differential equations, finding equilibrium points, and conducting simulations. Data were obtained from questionnaires about the use of digital wallets distributed to 137 mathematics students in 2019–2022. Interpretation of the model of digital wallet usage among students of the Mathematics Study Program FMIPA Tanjungpura University obtained a cash payment-free equilibrium point obtained as = (,,) = (20.550,0,0) and obtained that the population of students who have the potential to use digital wallets has increased and the population of students who use cash payments has also increased due to the factor of digital wallet balances that have run out and make payments in cash, resulting in a decrease in the population of students who have used digital wallets.
PEMODELAN FLUKS PADA ALIRAN DARAH Arsita, Sindy; Prihandono, Bayu; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i4.78047

Abstract

Fluida adalah zat yang akan mengalami perubahan bentuk dan posisi dari posisi semula ke posisi terkinisecara berkelanjutan apabila terkena tegangan geser. Salah satu contoh fluida adalah darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pembentukan model aliran darah sebagai suatu kasus mekanika fluida, yaitu pada aliran Hagen-Poiseuille dan aliran Fluida Casson. Persamaan yang diperlukan dalam memodelkan aliran fluida yaitu persamaan Navier-Stokes, yang merupakan bentuk persamaan diferensial parsial nonlinear dari Hukum kedua Newton yang menjelaskan tentang aliran fluida dinamis. Persamaan Navier-Stokes yang terbentuk yaitu pada koordinat kartesius tiga dimensi 𝑥, 𝑦 dan 𝑧 yang kemudian diubah untuk mendapatkan persamaan dalam bentuk dua dimensi 𝑥 dan 𝑦. Selanjutnya, persamaan Navier-Stokes juga diterapkan pada koordinat polar silinder (𝑟, 𝜃, 𝑧). Kedua persamaan, baik pada koordinat kartesius maupun koordinat polar silinder dihubungkan dengan fungsi aliran ψ. Selanjutnya, hasil dari kedua persamaan tersebut diterapkan pada kasus mekanika fluida yaitu aliran Hagen- Poiseuille dan aliran Fluida Casson sehingga diperoleh hasil 𝑄 (Fluks) yang menyatakan jumlah aliran yang melewati suatu permukaan tertentu.  Kata Kunci: Fluida, persamaan Navier-Stokes, aliran Hagen-Poiseuille, aliran Fluida Casson  
DETERMINAN MATRIKS HANKEL BENTUK KHUSUS ORDO \mathbf{4}\times\mathbf{4} BERPANGKAT BILANGAN BULAT POSITIF MENGGUNAKAN METODE SALIHU Safarina, Annisa; Prihandono, Bayu; Helmi, Helmi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 5 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i5.81861

Abstract

Determinan  merupakan  konsep dasar aljabar linear yang penting  untuk  menyelesaikan  permasalahan yang melibatkan  matriks dan  seringdigunakan dalam berbagai bidang termasuk,  matematika  serta  ilmu terapan.  Determinan  matriks merupakan nilai  fungsi khusus yang menghubungkan suatu matriks persegi ke suatu bilangan real. Terdapat suatu matriks yang dinamakan matriks Hankel  yang  merupakanmatriks persegi yang setiap  elemen pada diagonal atas - bawah yang sejajar dengan diagonal utama memiliki nilai yang sama. Matriks Hankel memiliki operasi dan perhitungan yang sama dengan matriks persegi pada umumnya, salah satu cara menghitung determinan yaitu  menggunakan  metode Salihu.  Metode Salihu merupakan cara    menghitung determinan  suatu  matriks  berordo  . Metode salihu  diselesaikan  dengan  melibatkan pengurangan  determinan matriks beordo    menjadi  beberapa determinan matriks  yang lebih kecil,  dengan menghitung empat determinan interior dan satu determinan unik. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk  menentukan bentuk  umum  dari nilai  determinanmatriks Hankel  berordo    berpangkat bilangan bulat positif dan  membuktikannya  menggunakan metode Salihu.  Menentukan  bentuk umum determinan  matriks Hankel,  terdapat beberapa langkah. Pertama, perhatikan pola  bentuk  matriks Hankel dengan bentuk khusus    hingga  ,sehingga  diperoleh  bentuk  umum dan kemudian dibuktikan  menggunakan  induksi matematika. Kedua, perhatikan  pola nilai determinan matriks Hankel  dari perpangkatan matriks  bentuk khusus    sampai  ,  sehingga diperoleh  bentuk  umum  . Kemudian dibuktikan dengan pembuktian langsung menggunakan metode Salihu. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa  bentuk  umum determinan dari matriks Hankel  berpangkat  bilangan bulat positif  adalah  Kata Kunci :  Determinan Interior, Induksi Matematika, Pembuktian langsung.
PEMODELAN PERTUMBUHAN POPULASI KOTA SINGKAWANG Salsabila, Salsabila; Prihandono, Bayu; Pasaribu, Meliana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 6 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i6.88410

Abstract

Pada tahun 2020, Kota Singkawang menjadi kabupaten/kota terpadat kedua se-Provinsi Kalimantan Barat menyusul Kota Pontianak pada urutan pertama. Populasi Kota Singkawang meningkat mencapai 13,23% dari jumlah populasi tahun 2005. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dari periode-periode sebelumnya. Untuk mengurangi konsekuensi buruk dari populasi yang meningkat terlalu drastis adalah dengan membuat proyeksi pertumbuhan populasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mencari model yang sesuai dengan pertumbuhan populasi Kota Singkawang dengan menggunakan pemodelan pertumbuhan populasi model eksponensial, hiperbolik, dan logistik. Kemudian dicari doubling time yang berfungsi untuk mengalokasikan sumber daya, merencanakan pengembangan infrastruktur, dan menerapkan kebijakan efektif untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan. Pada penelitian ini, data yang digunakan dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, mencakup populasi Kota Singkawang dari tahun 2011-2023. Ketiga model diterapkan untuk menghitung jumlah populasi yang diproyeksikan, dan kinerja masing-masing model dievaluasi berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang sesuai dengan pertumbuhan populasi Kota Singkawang adalah model hiperbolik karena memiliki nilai galat lebih kecil daripada model populasi eksponensial dan logistik dengan nilai MAPE 0,57008%. Selanjutnya, perhitungan doubling time menunjukkan bahwa populasi Kota Singkawang akan mengalami penggandaan jumlah dari tahun 2011 dalam waktu 32 tahun 8 bulan 1 hari dengan model eksponensial, dalam waktu 26 tahun 8 bulan 12 hari dengan model hiperbolik, dan dalam waktu 36 tahun 3 bulan 7 hari dengan model logistik.