Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI ALAT PERAGA SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DIKELAS V SD NEGERI 02 BENGKAYANG Meliani Gracia; Margaretha Lidya Sumarni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24657

Abstract

This study aims to analyze the implementation of simple teaching aids as an effort to improve students’ understanding in mathematics learning. The background of the research is the low student comprehension of fraction material, which affects mathematics learning outcomes in fifth grade at SD Negeri 02 Bengkayang. This research used a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that the use of simple teaching aids such as paper cutouts, pictures, and other concrete objects helps students better understand fraction concepts. It also enables teachers to transform abstract material into more concrete explanations. In conclusion, the implementation of simple teaching aids has proven effective in enhancing students’ understanding of mathematics material, particularly on fractions in grade V. Keywords: Simple Teaching Aids, Student Understanding, Mathematics, Fractions
Peran Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Budaya di Sekolah Dasar Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Lumbantobing, Winda Lidia
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11: Special Issue No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i1.8210

Abstract

Belajar budaya merupakan aspek penting dalam kehidupan. Budaya daerah merupakan budaya yang harus dikembangkan dalam dunia pendidikan. Melalui pembelajaran di kelas pengetahuan akan budaya bisa dipelajari. Pembelajaran IPS di sekolah dasar menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan pengetahuan akan budaya ini kepada siswa. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas peran guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis budaya ini pada proses belajar, terkhusus pada materi pembelajaran IPS. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini ialah pembelajaran berbasis budaya sudah diterapkan oleh para guru di SDN 09 Rangkang. Cara penerapannya sangat beragam, melalui sisipan pengetahuan akan budaya lokal pada materi ajar atau melalui contoh nyata yang diberikan guru dalam setiap pembelajaran. Keefektivitasan pembelajaran berbasis budaya ini sudah nampak namun belum kentara di SDN 09 Rangkang, ini dibuktikan dengan sebagian siswa di kelas III dan kelas V sudah banyak yang mengetahui pengetahuan akan budaya di Bengkayang, baik itu dari sisi tradisi, wisata alam, maupun wisata budayanya. Pada pembelajaran IPS, pengetahuan akan budaya bisa diterapkan dalam setiap materi ajar pembelajaran tersebut, sehingga siswa tidak hanya mendapat ilmu dari pembelajaran IPS saja, namun pengetahuan akan budaya semakin bertambah.
Pendampingan Penguatan Kompetensi Guru Daerah Perbatasan Berbasis Pembelajaran Berbasis Deep Learning untuk Menjawab Tantangan Keterampilan Abad ke-21 Jewarut, Siprianus; Usman, Usman; Sumarni, Margaretha Lidya; Alnija, Marianus Dinata
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.17996

Abstract

This community service program aims to enhance the competencies of teachers in the Indonesia–Malaysia border area through the application of a Deep Learning-based instructional approach to address the challenges of 21st-century skills. The implementation employed the Co-M-F-oR-T method (coaching, mentoring, facilitation, and training), involving 23 teachers in Bengkayang Regency as participants. The evaluation instruments consisted of questionnaires analyzed descriptively. The results of the program indicate an improvement in participants’ understanding by 75% and an 80% effectiveness rate in mentoring activities. These findings demonstrate that the mentoring process was effective and contributed to improving teachers’ knowledge and competencies in developing teaching modules based on the Deep Learning approach.
Meaning and Imagery in Pay Jarot Sujarwo’s “Kekasih, Kemarau Kali Ini Tidak Ada Jingga, Tidak Ada Jingga” and Its Pedagogical Relevance for Literature Courses Melati, Felisitas Viktoria; Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Saputro, Totok Victor Didik
NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL (On Progress)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/NOBEL.2025.16.1.92-103

Abstract

This study aims to analyze the meaning and imagery of Pay Jarot Sujarwo’s poem entitled “Kekasih, Kemarau Kali Ini Tidak Ada Jingga, Tidak Ada Jingga” and to describe its relevance as a teaching material for literature courses. This study uses a qualitative descriptive approach with a structural analysis of the poem’s content. The theoretical framework of this study draws on the structural theory of semiotics to examine the connotative meaning of the imagery and diction and to identify signs pointing to meanings beyond the diction. The results of the study show a diversity of imagery found, including visual, auditory, motion, tactile, and atmospheric imagery. The use of imagery clearly conveys the inner atmosphere of longing and despair. This poem is also relevant to literary learning because it uses diction that trains students to understand implied meanings, imagery that supports the aesthetic analysis of language, and a theme that effectively develops students’ critical thinking skills. This poem can be a model text to improve students’ literary competence.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SD MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DI RUMAH Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Melati, Felisitas Viktoria; Vuspitasari, Benedhikta Kikky
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i1.2686

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, namun banyak peserta didik sekolah dasar mengalami penurunan motivasi akibat minimnya pendampingan belajar di rumah. Orang tua sering terkendala waktu, kemampuan akademik, dan fasilitas, sehingga anak kurang memperoleh bantuan ketika menghadapi kesulitan belajar. Kondisi tersebut juga terjadi pada peserta didik di RT 015 Sebalo, yang menunjukkan rendahnya motivasi dan pemahaman materi, terutama pada mata pelajaran seperti membaca, menulis, dan matematika. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pendampingan bimbingan belajar dengan pendekatan ABCD (asset based community development) yang berfokus pada pemanfaatan aset komunitas seperti keterlibatan orang tua, relawan, serta ruang belajar yang tersedia. Program berlangsung selama tiga minggu, melibatkan 10 peserta didik dari jenjang kelas I, III, IV, dan V. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, persiapan dengan pendekatan appreciative inquiry, pelaksanaan bimbingan tiga kali seminggu, serta evaluasi melalui kuis dan observasi keaktifan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar, antusiasme mengikuti kegiatan, serta kemampuan memahami materi yang dibuktikan melalui hasil kuis dan tugas lisan. Program ini membuktikan bahwa bimbingan belajar berbasis komunitas efektif meningkatkan motivasi dan pemahaman belajar peserta didik sekolah dasar.
PENDAMPINGAN KOMPETENSI BERBASIS DEEP LEARNING MENJAWAB URGENSI KETERAMPILAN ABAD 21 PADA GURU DAERAH PERBATASAN Siprianus Jewarut; Usman; Margaretha Lidya Sumarni; Marianus Dinata Alnija
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.15688

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi para Guru di Kabupaten Bengkayang wilayah perbatasan dalam memahami pendekatan pembelajaran Deep Learning dan pemahaman akan Keterampilan Abad 21. Pendampingan dilakukan selama 2 bulan dengan sekema pendampingan yang sistematis mulai dari upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan para guru melalui praktik pembuatan modul ajar pendekatan pembelajaran Deep Learning. Guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut berjumlah 23 orang menyebar dibeberapa sekolah di Bengkayang. Pada akhir pendampingan disebarkan angket yang dianalisis secara deskripstif dalam mengali tingkat efektivitas pendampingan. Hasil pendampingan menunjukan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan Guru tentang pendekatan pembelajaran Deep Learning.
Peran Literasi Sastra Daerah dalam Membangun Kesadaran Budaya Lokal Masyarakat di Wilayah Kabupaten Bengkayang Melati, Felisitas Viktoria; Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v8i1.394

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlatar belakang pada isu kurangnya kesadaran kolektif masyarakat di Kabupaten Bengkayang terhadap kekayaan sastra daerah, diperparah dengan ketiadaan dokumentasi karya sastra lokal yang esensial sebagai sumber daya ajar pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Tujuan utama pengabdian ini, adalah (1) membangun kesadaran budaya lokal melalui gerakan literasi sastra daerah, dan (2) menghasilkan dokumentasi sastra lokal yang dapat digunakan dalam pendidikan dini. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Pemberdayaan Berbasis Komunitas dengan metode utama Focus Group Discussion (FGD). Pengambilan data dilakukan dengan teknik survei untuk studi pendahuluan dan melalui FGD, serta wawancara mendalam kepada mitra (Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang) untuk menggali informasi sastra lisan dan mengidentifikasi potensi dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya konfirmasi eksistensi cerita daerah di masyarakat namun kesadaran dokumentasi yang masih rendah, serta berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya literasi sastra daerah. Dampak pengabdian ini adalah terbentuknya kesadaran masyarakat tentang dokumentasi sastra daerah terintegrasi teknologi digital, menjadikan mitra aktif dalam pelestarian budaya dan menyediakan basis materi lokal untuk penguatan pendidikan karakter di wilayah tersebut.
POLITENESS STRATEGIES IN DIRECTIVE SPEECH ACTS IN TEACHER–STUDENT CLASSROOM INTERACTION IN BORDER AREAS Viktoria Melati, Felisitas; Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Wini, Teresia
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1301

Abstract

Teacher–student classroom interaction functions not only to transmit knowledge but also to shape values and learning participation, making directive speech acts and politeness strategies pedagogically significant. This study investigates politeness strategies in directive speech acts within classroom interaction at a border-area elementary school. Using a descriptive qualitative design, data were collected through classroom observation, recordings, field notes, and interviews, and analyzed through speech act theory, Leech’s politeness principle, and a sociopragmatic framework. The findings show that teachers predominantly employ commands and requests, typically mitigated through addressing students by name, explanations, choice-giving, and supportive nonverbal cues, while students’ directives tend to be more direct due to peer familiarity. Politeness strategies are shaped by sociocultural diversity and relational dynamics. These results indicate that directive politeness functions as a pedagogical resource for fostering respectful interaction, student engagement, and culturally responsive communication in border-area classrooms.
PENDIDIKAN NUMERASI BERBANTUAN GAME SEDERHANA DI SEKOLAH DASAR Margaretha Lidya Sumarni; Siprianus Jewarut; Felisitas Viktoria Melati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/39epvx93

Abstract

Pelaksanaan pendampingan pendidikan numerasi berbantuan game sederhana ini dilaksanakan atas kerjasama mahasiswa program mengajar kampus medeka dan dosen prodi PGSD Institut Shanti Bhuana.
Pendampingan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Era Digital melalui Edukasi Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial Kusnanto, Kusnanto; Felisitas Viktoria Melati; Hendrikus Torimtubun; Margaretha Lidya Sumarni
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2678

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar dalam menghadapi era digital melalui edukasi literasi digital dan etika bermedia sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 10 April 2026 di kelas V SDN 14 Teriak dengan melibatkan 14 siswa dan beberapa guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi berbasis Smart TV, diskusi interaktif, simulasi kasus, dan evaluasi pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa dari 45% menjadi 85%. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa dalam penggunaan media digital, seperti meningkatnya kesadaran akan etika komunikasi, keamanan data pribadi, serta kemampuan memilah informasi. Guru juga memperoleh wawasan dalam mengintegrasikan literasi digital. Kegiatan ini efektif dalam membentuk karakter siswa yang bijak, bertanggung jawab, dan beretika di era digital.