Saptorini Saptorini, Saptorini
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 74 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimizing Seedling Media for Tomato (Lycopersicum esculentum Mill.) Cultivation Saptorini, Saptorini; Supandji, Supandji; Widiyono, Wahyu; Tafakresnanto, Chendy; Sari, Intan Permata; Putra, Niko Prismanda
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 9 No 1 (2025): MARCH
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v9i1.6453

Abstract

This study evaluates the growth performance and cost-effectiveness of six different seedling media for tomato (Lycopersicum esculentum Mill) cultivation: sand (M1), rice husk charcoal (M2), clay (M3), organic fertilizer (M4), clay-organic fertilizer (M5), and sand-organic fertilizer (M6). The experiment assessed plant height, number of leaves, and number of branches from 7 to 35 days after sowing (DAS). Results showed that media containing organic fertilizer (M4, M5, M6) significantly enhanced all growth parameters compared to non-organic treatments. Among these, M5 (clay-organic fertilizer) achieved the highest values for plant height (34.9 cm), number of leaves (15.5), and number of branches (5.5) at 35 DAS, indicating superior performance. However, cost analysis revealed that M5 also incurred the highest production cost. In contrast, M6 (sand-organic fertilizer) offered a more cost-effective option by providing strong growth performance at a lower cost. These findings highlight the importance of incorporating organic fertilizers into seedling media to improve early growth stages of tomato plants. The use of organic blends, particularly M6, presents a practical and sustainable solution for smallholder farmers aiming to maximize seedling vigor without incurring high input costs, ultimately supporting more efficient and eco-friendly agricultural practices.
Mengubah Sampah menjadi Peluang: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Barang Bernilai di Desa Woromarto, Kediri Firmansyah, Edo Prastiko Fredi; Prayoga, Reksa Nanda; Probojati, Rasyadan Taufiq; Nareswari, Aptika Hana Prastiwi; Supandji, Supandji; Saptorini, Saptorini; Sutiknjo, Tutut Dwi; Aji, Satriya Bayu; Rahardjo, Djoko
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): MAY
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v5i1.6470

Abstract

Plastic waste represents a significant global environmental challenge due to its resistance to natural degradation and its widespread pollution impact. In Indonesia, the management of household plastic waste remains inadequate, largely due to limited public awareness and engagement. To address this issue, a community-based initiative was developed to build local capacity for managing plastic waste by creatively repurposing used water gallons into functional trash bins. This approach involved direct, hands-on training and ongoing mentoring of residents in Bangi, Woromarto Village, Purwoasri District, Kediri Regency. The effectiveness of the program was evaluated through participatory observation and systematic documentation of the products created by community members. The findings revealed a significant increase in community participation in recycling activities and the strategic placement of the repurposed trash bins throughout the village, thereby improving local waste management practices. Beyond providing a practical solution for reducing plastic waste accumulation, this initiative fostered positive behavioral changes by encouraging residents to adopt more responsible and sustainable practices centered on environmental stewardship and maximizing the value of discarded materials. Permasalahan sampah plastik merupakan isu global yang memberikan dampak serius terhadap pencemaran lingkungan karena sifat plastik yang sangat sulit terurai secara alami. Di Indonesia, pengelolaan sampah rumah tangga terutama plastik, masih belum optimal akibat rendahnya tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola limbah tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik melalui pemanfaatan galon bekas sebagai bahan utama pembuatan tempat sampah. Pendekatan yang digunakan adalah metode partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan langsung kepada warga Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan observasi partisipatif dan dokumentasi hasil karya warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam proses daur ulang serta tersebarnya tempat sampah hasil olahan di berbagai titik desa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis dalam pengurangan sampah plastik, tetapi memicu perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab, berkelanjutan, dan bernilai guna.
Perlakuan Dosis Pupuk Hayati Mikoriza dan Macam Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Kholik, Dian Abdul; Kustiani, Edy; Saptorini, Saptorini; Hadiyanti, Nugraheni
Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 3 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v3i1.3957

Abstract

Mung bean (Phaseolus radiatus L.) is a functional food commodity used for feed ingredients and industry. The use of mycorrhizal fungi in different varieties will have other effects. This study aimed to determine the interaction of the dose of mycorrhizal biofertilizer and plant varieties on the growth and yield of mung bean. The research emphasized the interaction effect between doses of mycorrhizal biofertilizers on the development and yield of several varieties of mung beans. The experiment took place in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Kadiri University, Kediri, East Java, from December 2021 to March 2022. The experimental design used a 2-factor Randomized Block Design (RBD) with three replications. The first factor was the dosage of mycorrhizal biofertilizers: 0 gr/plot (U0), 150 gr/plot (U1), and 300 gr/plot (U2). The second factor was the plant varieties, consisting of Vima-1 (V1), Vima-2 (V2), and Vima-3 (V3). Data analysis used analysis of variance (ANOVA) and further tested by Tukey’s Honestly Significant Difference (HSD) at a 5% level. Based on the experiments, there was no interaction between the mycorrhizal doses and the different varieties on the variable of plant height, number of leaves, stem diameter, pod length, and plant fresh weight. The combination of mycorrhizal doses and variety showed a significant effect on the number of pods, pod weight, number of seeds planted, weight of seeds planted, weight of 100 seeds per plant, root length, and number of secondary roots, dry weight of plants, the fresh and dry weight of root. The combination of the mycorrhizal dose of 300 gr/plot and the Vima-2 (U2V2) variety gave better mung bean yields than the other treatments. Kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) sebagai komoditas pangan fungsional, dimanfaatkan juga untuk bahan pakan dan industri. Pemanfaatan jamur mikoriza pada varietas tanaman kacang hijau yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda pula. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara dosis pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kacang hijau. Percobaan bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Kadiri Kediri, Jawa Timur pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati mikoriza: 0 gr/plot (U0), 150 gr/plot (U1), dan 300 gr/plot (U2). Faktor kedua adalah macam varietas, terdiri atas: Vima-1 (V1), Vima-2 (V2), dan Vima-3 (V3). Analisis data menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5% apabila hasil berbeda nyata. Berdasarkan percobaan, tidak terjadi interaksi antara perlakuan dosis mikoriza dan macam varietas terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang polong, dan berat basah tanaman. Kombinasi perlakuan dosis mikoriza dan macam varietas menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah polong, berat polong, jumlah biji pertanaman, berat biji pertanaman, berat 100 biji per tanaman, panjang akar dan jumlah akar sekunder, berat kering tanaman, berat basah akar, dan berat kering akar. Kombinasi perlakuan dosis mikoriza 300 gr/plot dan varietas Vima2 (U2V2) memberikan hasil kacang hijau lebih baik daripada perlakuan lainnya.
Pemanfaatan Urin dan Rumen Kambing sebagai Bahan Pupuk Organik Cair (POC) Plus untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman dan Kesuburan Tanah Saptorini, Saptorini; Hadiyanti, Nugraheni; Arissaryadin, Arissaryadin; Supramono, Agus
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v5i2.7078

Abstract

Agricultural productivity in rural areas has declined due to farmers’ dependency on synthetic fertilizers and pesticides. The use of liquid organic fertilizer (POC) provides a sustainable alternative to improve soil fertility and reduce production costs. This community service aimed to utilize goat urine and rumen waste as raw materials for POC Plus, enhancing crop productivity and soil fertility. The POC Plus production was carried out in Besowo Village, Kepung District, Kediri Regency, through a 21-day fermentation process involving goat rumen, urine, molasses, coconut water, rice-wash water, bioactivators, Trichoderma, Aspergillus niger, and other natural ingredients. Laboratory analysis revealed an organic carbon content of 15.26%, nitrogen of 2.60%, a C/N ratio of 5.87%, organic matter of 26.24%, phosphate of 1.92%, and potassium of 1.35%. Demonstration plots on chili plants showed yield increases of up to 16.4 tons/ha and improved growth compared to control plots, while reducing chemical fertilizer usage by up to 30%. The program had positive impacts on improving agricultural productivity and promoting sustainable soil management. Usahatani di wilayah perdesaan saat ini menghadapi permasalahan menurunnya produktivitas dan pendapatan akibat ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia sintetis. Aplikasi pupuk organik cair (POC) sebagai usaha memperbaiki kesuburan tanah dan menekan biaya produksi dala budidaya tanaman yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah urine dan rumen kambing sebagai bahan baku POC plus guna meningkatkan produktivitas tanaman dan kesuburan lahan. Pelatihan pembuatan POC plus dan demplot dilakukan di Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Pelaksanaan kegiatan meliputi diskusi dengan kelompok tani tentang teknologi pengolahan limbah ternah menjadi pupuk organik, perencanaan sosialisasi, pelatihan pembuatan POC plus, dan bersama dengan petani dari kelompok tani melakukan demplot pada tanaman hortikultura. Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan C-organik sebesar 15,26%, nitrogen 2,60%, rasio C/N 5,87%, bahan organik 26,24%, fosfat 1,92%, dan kalium 1,35%. Demplot aplikasi POC plus pada tanaman cabai menunjukkan peningkatan hasil panen masing-masing sebesar 16,4 ton/ha dan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan kontrol, serta penurunan penggunaan pupuk kimia hingga 30%. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah.
Co-Authors A Tri Widodo A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.T. Widodo, A.T. Achmad Binadja Andi Setyo Wibawa, Andi Setyo Andika Bayu Pradana Anggun Zuhaida, Anggun Anis Qori Aeni, Anis Qori Arissaryadin, Arissaryadin Bagus Adiprastyo, Bagus D.P. Putri, D.P. Diyah Ayu Warapsari, Diyah Ayu Djoko Rahardjo Dwi Nur Apriani, Dwi Nur E. Kusuma, E. E.B. Susatyo, E.B. Edy Cahyono Edy Kustiani Elfrida Ratnawati Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Fahas, Exzanidan Fatkhur Rohman Firmansyah, Edo Prastiko Fredi Fuad Fitriyanto, Fuad Hidayah Hidzyam Diniy, Hidayah Hidzyam Idha Zuly Astutik, Idha Zuly intan permata sari Ischan Afsita Varadela, Ischan Afsita Junaidi Junaidi Kasmadi Imam Supardi Kasmui -, Kasmui Kholik, Dian Abdul Kiki Samiana, Kiki Kusoro Siadi Lina Putri Cahyaningtyas, Lina Putri Merlianita, Ditha Mita Rosyda Attaqiana, Mita Rosyda Muharomah, Nur'aini muharram, Muhammad Nafila Rahma Putri, Nafila Rahma Nanik Wijayati Nareswari, Aptika Hana Prastiwi Ni’mah, Luluk Hasanatun Noviady, Ikhsan Nugraheni Hadiyanti Pradana, Andika bayu Prayoga, Reksa Nanda Putra, Niko Prismanda Rasyadan Taufiq Probojati Renny Nuri Septiani, Renny Nuri Retno Sri Iswari Risa Arifiani, Risa Riva lsmawati, Riva Saroyah Saroyah, Saroyah Satriya Bayu Aji, Satriya Bayu Setyobudi, Hendrik Sigit Priatmoko Soeprodjo Soeprodjo, Soeprodjo Sri Kadarwati Sri Nurhayati Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Subiyanto Hadi Saputro Supandji, Supandji Supramono, Agus Tafakresnanto, Chendy Tjatur Prijo Rahardjo Tutut Dwi Sutiknjo Vika Rianti Puspitaningrum, Vika Rianti Wahyu Widiyono Wibi Tegar Lelono, Wibi Tegar Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Woro Sumarni Zulfia Rakhmawati, Zulfia