Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Dukungan Sosial Terhadap Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Era Digital Adisty Dwi Treasa; Dewi Parwati; Herlina; Risma Putri Utama; Halimatussakdiyah Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2632

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan langkah awal yang krusial dalam menjamin keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan meningkatkan kelangsungan hidup bayi. Meskipun IMD direkomendasikan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan RI, tingkat keberhasilannya di berbagai wilayah Indonesia masih bervariasi. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan IMD adalah dukungan sosial, baik dari keluarga, tenaga kesehatan, maupun masyarakat. Di era digital, bentuk dukungan sosial turut berkembang melalui media digital seperti grup WhatsApp, forum ibu menyusui, dan aplikasi edukasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial—baik konvensional maupun digital—dengan keberhasilan pelaksanaan IMD pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 120 ibu postpartum diambil secara purposive dari empat rumah sakit di Jawa Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial dan keberhasilan IMD (p < 0,05). Ibu yang menerima dukungan tinggi dari suami, tenaga kesehatan, serta memiliki akses informasi melalui media digital memiliki peluang keberhasilan IMD yang lebih tinggi. Dukungan tenaga kesehatan merupakan prediktor dominan dalam model regresi (OR = 3,9; CI 95% = 1,8–8,3). Dukungan sosial berperan penting dalam menunjang keberhasilan IMD. Optimalisasi peran keluarga, tenaga kesehatan, dan media digital sebagai sumber informasi dan motivasi perlu diperkuat dalam program promosi kesehatan ibu dan anak di era digital.
Strategi Peningkatan Kompetensi Digital Bidan dalam Era Kesehatan 5.0 Dewi Parwati; Delimayani; Warda M; Ria Gustiani; Adisty Dwi Treasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2893

Abstract

Transformasi digital dalam dunia kesehatan menuntut peningkatan kompetensi digital tenaga kesehatan, termasuk bidan. Era Kesehatan 5.0 menekankan pendekatan human-centered yang didukung oleh teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi digital bidan guna menunjang pelayanan kebidanan yang adaptif dan berkualitas di era digital. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan wawancara mendalam pada 12 bidan di Puskesmas dan rumah sakit di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital bidan masih terbatas pada penggunaan teknologi dasar seperti aplikasi e-Kohort dan sistem informasi kesehatan ibu dan anak (SIKIA). Strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berkelanjutan, penguatan kurikulum digital di pendidikan kebidanan, dan penyediaan platform pembelajaran digital. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi digital bidan memerlukan kolaborasi lintas sektor serta integrasi teknologi dalam sistem pelayanan kebidanan.
Mencegah Perdarahan dengan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan terhadap Tanda Bahaya Perdarahan Ibu Hamil Dewi Parwati; Rosita Rosita; Roslin E. M Sormin; Mildaratu Mildaratu; Halimatussakdiyah Lubis; Lumastari Ajeng Wijayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46149

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia. Deteksi dini melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.Mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap pencegahan perdarahan melalui pengenalan tanda bahaya.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas X, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005), dan keterampilan (p=0,001) terhadap pencegahan perdarahan.Pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengenali dan mencegah perdarahan kehamilan.
Edukasi Psikologis Bagi Ibu Pasca Keguguran (Miskram) Untuk Mencegah Depresi Dan Trauma Kehamilan Parwati, Dewi; Rais, Muh. Kardi; Patrisia, Raissa; R, Cakrawati; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1010

Abstract

Miscarriage is a traumatic experience that can have physical and psychological effects on mothers. Many mothers who have experienced miscarriage suffer from stress, depression, and even trauma that can affect their next pregnancy. This community service activity aims to provide psychological education to mothers who have experienced miscarriage in order to prevent depression and pregnancy trauma. The activity was carried out by lecturers and students of the Midwifery Study Program at Puskesmas X in August 2025. The activity methods included a pre-test, interactive psychological counseling, relaxation simulation, and a post-test. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge from 58.4% (pre-test) to 87.2% (post-test) and a decrease in anxiety levels based on the DASS-21 questionnaire. It can be concluded that psychological education is effective in increasing the knowledge and emotional readiness of mothers after miscarriage, thereby preventing depression and pregnancy trauma.
Analisis Dampak Telekonseling Kebidanan terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Parwati, Dewi; Arini, Larasuci; Susilawati, Susilawati; Sulfiana, Sulfiana; Utama, Risma Putri; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.999

Abstract

Background: As labor approaches, many pregnant women experience anxiety, which can affect the delivery process and the health of both mother and fetus. Midwifery telecounseling is an innovative maternal health service that allows pregnant women to receive education, emotional support, and remote monitoring. Objective: This study aims to analyze the impact of midwifery telecounseling on the anxiety levels of pregnant women approaching labor. Methods: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest and a control group. The sample consisted of 60 pregnant women in their third trimester, divided into an intervention group (n=30) receiving midwifery telecounseling for 4 weeks, and a control group (n=30) receiving routine care. Anxiety levels were measured using the Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire (PRAQ) before and after the intervention. Data were analyzed using paired t-tests and independent t-tests. Results: The study showed that pregnant women who received midwifery telecounseling experienced a significant reduction in anxiety scores (pretest 35.6 ± 5.2; posttest 28.3 ± 4.7; p < 0.001), while the control group showed no significant change (pretest 34.9 ± 5.0; posttest 33.8 ± 5.1; p = 0.182). A posttest comparison between the intervention and control groups showed a significant difference (p < 0.001). Conclusion: Midwifery telecounseling effectively reduced maternal anxiety levels prior to delivery. Implementation of telecounseling services can be an important strategy in modern midwifery care.
Peningkatan Kesadaran Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care Melalui Penyuluhan Anas, Hamdiah; Nurlaeli, Nurlaeli; Parwati, Dewi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1070

Abstract

Antenatal Care (ANC) is a vital health service for pregnant women to monitor their pregnancy and detect complications early. However, some pregnant women still do not attend regular ANC visits due to low awareness and understanding of the importance of prenatal care. This community service activity aims to increase pregnant women's awareness of the importance of ANC visits through health education. Implementation methods included education, interactive discussions, and evaluation of participant understanding. The results of the activity indicate an increase in pregnant women's awareness and understanding of the benefits, schedule, and purpose of ANC visits. This activity is expected to encourage pregnant women to be more compliant in attending regular ANC visits to support the health of both mother and fetus.
Co-Authors Adisty Dwi Treasa Adisty Dwi Treasa Ainun Jariyah Akbar Nur Ambarawati, Eny Retna Anas, Hamdiah Andi Kamal M. Sallo Arianto, Steven Ariawati Susiandari Arini, Larasuci Asmin, Risna Yunita Astin Nur Hanifah Atsnan, Muh Fajaruddin Ayu Astika Sari D, YULIANA DARMANSYAH, SAFRIADI Darwis, Amelia Delimayani Edi Purnomo Ela, Ela Erika Erika Fadhilah, Iin Feisal R , Sonny Firdaus, Yulfira Fitriani, Elza Hajrah, Fifit Halimatussakdiyah Lubis Hartaty Hasibuan, Evis Ritawani Herlina Hondor Saragih Ikhsan Ibrahim Irma Irma Irmayani Irmayani Kiki Uniarti Thalib Kurnaeni, Nani LESTARI, FIKA lidia fitri, lidia Lubis, Halimatussakdiyah Lumastari Ajeng Wijayati M, Warda Mansur, Tri Novianty Manuntungi, Andi Ernawati Maqsadah, Rayyan Meillisa Carlen Mainassy Mildaratu Mildaratu Muhamad Risal Tawil Musdalifah M Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalifah Nainggolan, Nurcahaya Norma Safitri Nur, Akbar Nur, Armiyati Nurhayati Nurhayati Nurlaeli, Nurlaeli P, Nur Triningtias Pannyiwi, Rahmat Putri, Noviyanti Rahardjo R, Cakrawati Rabuana, Susi Rahmah, Hayyinur Rahmat, Rezqiqah Aulia Rais, Muh. Kardi Raissa Patrisia, Raissa Reffi Dhamayanti Reffita, Lea Ingne Ria Gustiani Ridwana, Surya Risma Putri Utama Rismaida, Martalina Rosida Rosida Rosita Rosita Roslin E. M Sormin Sabriana, Riska Safitri, Norma Samila Saputra, M. Khalid Fredy Saputri, Nurul Aini Suria SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sri Wahyuni Suaib, Suaib SULFIANA, SULFIANA SUSANTI Susanti Susanti Susanti Susanti Susiandari, Ariawati Susilawati, Susilawati Thalib, Kiki Uniatri Ula, Zumrotul Utama, Risma Putri Warda M Wati Wati Wijayanti, Lumastari Ajeng Yuliana D Zumrotul Ula