Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Mencegah Perdarahan dengan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan terhadap Tanda Bahaya Perdarahan Ibu Hamil Dewi Parwati; Rosita Rosita; Roslin E. M Sormin; Mildaratu Mildaratu; Halimatussakdiyah Lubis; Lumastari Ajeng Wijayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46149

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia. Deteksi dini melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.Mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap pencegahan perdarahan melalui pengenalan tanda bahaya.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas X, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005), dan keterampilan (p=0,001) terhadap pencegahan perdarahan.Pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengenali dan mencegah perdarahan kehamilan.
Analisis Dampak Telekonseling Kebidanan terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Parwati, Dewi; Arini, Larasuci; Susilawati, Susilawati; Sulfiana, Sulfiana; Utama, Risma Putri; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.999

Abstract

Background: As labor approaches, many pregnant women experience anxiety, which can affect the delivery process and the health of both mother and fetus. Midwifery telecounseling is an innovative maternal health service that allows pregnant women to receive education, emotional support, and remote monitoring. Objective: This study aims to analyze the impact of midwifery telecounseling on the anxiety levels of pregnant women approaching labor. Methods: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest and a control group. The sample consisted of 60 pregnant women in their third trimester, divided into an intervention group (n=30) receiving midwifery telecounseling for 4 weeks, and a control group (n=30) receiving routine care. Anxiety levels were measured using the Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire (PRAQ) before and after the intervention. Data were analyzed using paired t-tests and independent t-tests. Results: The study showed that pregnant women who received midwifery telecounseling experienced a significant reduction in anxiety scores (pretest 35.6 ± 5.2; posttest 28.3 ± 4.7; p < 0.001), while the control group showed no significant change (pretest 34.9 ± 5.0; posttest 33.8 ± 5.1; p = 0.182). A posttest comparison between the intervention and control groups showed a significant difference (p < 0.001). Conclusion: Midwifery telecounseling effectively reduced maternal anxiety levels prior to delivery. Implementation of telecounseling services can be an important strategy in modern midwifery care.
Peningkatan Kesadaran Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care Melalui Penyuluhan Anas, Hamdiah; Nurlaeli, Nurlaeli; Parwati, Dewi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1070

Abstract

Antenatal Care (ANC) is a vital health service for pregnant women to monitor their pregnancy and detect complications early. However, some pregnant women still do not attend regular ANC visits due to low awareness and understanding of the importance of prenatal care. This community service activity aims to increase pregnant women's awareness of the importance of ANC visits through health education. Implementation methods included education, interactive discussions, and evaluation of participant understanding. The results of the activity indicate an increase in pregnant women's awareness and understanding of the benefits, schedule, and purpose of ANC visits. This activity is expected to encourage pregnant women to be more compliant in attending regular ANC visits to support the health of both mother and fetus.
PROMOSI KESEHATAN PENTINGNYA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK DI DESA TANGKIL WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENTUL Nurul Aini Suria Saputri; Dewi Parwati; Yulfira Firdaus; Evis Ritawani Hasibuan; Lidia Fitri; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49479

Abstract

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang mencakup masa sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun, dikenal sebagai fase emas yang menentukan kesehatan, kecerdasan, dan kualitas hidup seseorang di masa depan. Kekurangan gizi pada periode ini dapat mengakibatkan dampak jangka panjang seperti stunting, hambatan perkembangan otak, hingga menurunnya produktivitas di usia dewasa. Desa Tangkil, yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sentul, merupakan salah satu daerah yang menghadapi masalah gizi anak dan prevalensi stunting yang memerlukan intervensi promotif-preventif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama 1000 HPK melalui kegiatan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, dan demonstrasi pembuatan MP-ASI dengan bahan pangan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai nutrisi ibu hamil, ASI eksklusif, dan MP-ASI tepat waktu dari 40% menjadi 85%. Peserta juga menyatakan komitmen untuk menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa promosi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam membangun kesadaran pentingnya 1000 HPK, yang diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi anak di Desa Tangkil.
Edukasi pemanfaatan kacang hijau sebagai peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum Dewi Parwati; Norma Safitri; Musdalifah Musdalifah
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i6.786

Abstract

Background: Low exclusive breastfeeding is caused by problems experienced by mothers in breastfeeding, one of which is the factor of breast milk production. The impact if breast milk does not come out is that the breasts can become swollen, mastitis and even abscesses. Lack of knowledge of postpartum mothers can cause babies to experience dehydration, malnutrition, diarrhea and jaundice. Purpose: Provide education about the use of green beans to increase breast milk production. Method: Counseling activities were carried out on January 7, 2025 at 09.00 WITA to 12.30 WITA at the Binanga Health Center, Mamuju District in collaboration with the LPPM Siti Fatimah Mamuju Health and Business Institute. The activity was attended by cadres and residents in the Binanga Health Center work area. The implementation was carried out by providing material related to green bean nutrition as a supporter of increasing breast milk production. As a measurement of the level of knowledge using a questionnaire media which was carried out before (pre-test data) and after (post-test data) the counseling activity. Results: Participants were quite enthusiastic in participating in the activity and stated that they would consume green beans regularly to increase breast milk production. Questionnaire data showed that before the counseling, it was 55% and after the counseling it increased to 87%, this indicates that there was an increase in participants' understanding of the importance of nutritional intake in increasing breast milk production.Conclusion: Educational activities about nutrition in the community provide a positive contribution to the knowledge and understanding of the success of mothers in providing nutrition to their babies and the causes of irregular breast milk production. There is an increase in public knowledge about the importance of optimal nutritional intake and green beans are one of the good vegetable proteins for smooth breast milk production. Suggestion: It is expected that health workers will guide the community to utilize materials or plants that are around the environment such as TOGA (Family Medicinal Plants) in meeting nutritional intake needs which will be easier, more affordable, and more economical. Keywords: Breast milk production; Green beans; Nutrition; Postpartum mothersPendahuluan: Rendahnya pemberian ASI Eksklusif disebabkan oleh masalah yang dialami oleh ibu dalam menyusui salah satunya adalah faktor pengeluaran produksi ASI. Dampak jika asi tidak keluar adalah payudara bisa bengkak, mastitis bahkan abses. Kurangnya pengetahuan ibu nifas dapat mengakibatkan bayi mengalami dehidrasi, kurang gizi, diare dan ikterus. Tujuan: Memberikan edukasi tentang pemanfaatan kacang hijau terhadap peningkatan produksi ASI. Metode: Kegiatan penyuluhan dilakukan pada tanggal 07 Januari 2025 pukul 09.00 Wita sampai 12.30 Wita di Puskesmas Binanga Kecamatan Mamuju bekerja sama dengan LPPM Institut Kesehatan dan Bisnis Siti Fatimah Mamuju. Kegiatan dihadiri oleh kader dan warga di wilayah kerja Puskesmas Binanga. Pelaksanaan dilakukan dengan memberikan pemaparan materi terkait nutrisi kacang hijau sebagai pendukung meningkatnya produksi ASI. Sebagai pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan media kuesioner yang dilakukan sebelum (data pre-test) dan sesudah (data post-test) kegiatan penyuluhan.Hasil: Peserta cukup antusias dalam mengikuti kegiatan dan menyatakan akan mengonsumsi kacang hjiau secara rutin guna meningkatkan produksi ASI. Data kuesioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebanyak 55% dan setelah penyuluhan meningkat menjadi 87%, hal ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya asupan nutrisi dalam meningkatkan produksi ASI.Simpulan: Kegiatan edukasi tentang nutrisi pada masyarakat memberikan kontribusi positif terhadap pengetahuan dan pemahaman keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi kepada bayinya dan penyebab produksi ASI yang tidak lancar. Terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat terhadap pentingnya asupan nutrisi dan gizi yang optimal dan kacang hijau adalah salah satu protein nabati yang baik untuk kelancaran produksi ASI.Saran: Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar membimbing masyarakat untuk memanfaatkan bahan atau tanaman yang ada disekitaran lingkungan seperti TOGA (tanaman Obat Keluarga) dalam memenuhi kebutuhan asupan nutrisi/gizi dimana akan menjadi lebih mudah, terjangkau, dan ekonomis.
Edukasi Psikologis Bagi Ibu Pasca Keguguran (Miskram) Untuk Mencegah Depresi Dan Trauma Kehamilan Dewi Parwati; Muh. Kardi Rais; Raissa Patrisia; Cakrawati R; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1010

Abstract

Miscarriage is a traumatic experience that can have physical and psychological effects on mothers. Many mothers who have experienced miscarriage suffer from stress, depression, and even trauma that can affect their next pregnancy. This community service activity aims to provide psychological education to mothers who have experienced miscarriage in order to prevent depression and pregnancy trauma. The activity was carried out by lecturers and students of the Midwifery Study Program at Puskesmas X in August 2025. The activity methods included a pre-test, interactive psychological counseling, relaxation simulation, and a post-test. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge from 58.4% (pre-test) to 87.2% (post-test) and a decrease in anxiety levels based on the DASS-21 questionnaire. It can be concluded that psychological education is effective in increasing the knowledge and emotional readiness of mothers after miscarriage, thereby preventing depression and pregnancy trauma.
Co-Authors Adisty Dwi Treasa Adisty Dwi Treasa Ainun Jariyah Akbar Nur Ambarawati, Eny Retna Anas, Hamdiah Andi Kamal M. Sallo Arianto, Steven Ariawati Susiandari Arini, Larasuci Asmin, Risna Yunita Astin Nur Hanifah Atsnan, Muh Fajaruddin Ayu Astika Sari Cakrawati R D, YULIANA DARMANSYAH, SAFRIADI Darwis, Amelia Delimayani Edi Purnomo Ela, Ela Erika Erika Evis Ritawani Hasibuan Fadhilah, Iin Feisal R , Sonny Fitriani, Elza Hajrah, Fifit Halimatussakdiyah Lubis Hartaty Hasibuan, Evis Ritawani Herlina Hondor Saragih Ikhsan Ibrahim Irma Irma Irmayani Irmayani Kiki Uniarti Thalib Kurnaeni, Nani LESTARI, FIKA Lidia Fitri Lubis, Halimatussakdiyah Lumastari Ajeng Wijayati M, Warda Mansur, Tri Novianty Manuntungi, Andi Ernawati Maqsadah, Rayyan Meillisa C. Mainassy Mildaratu Mildaratu Muh. Kardi Rais Muhamad Risal Tawil Musdalifah M Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalifah Nainggolan, Nurcahaya Norma Safitri Norma Safitri Nur, Akbar Nur, Armiyati Nurhayati Nurhayati Nurlaeli, Nurlaeli P, Nur Triningtias Pannyiwi, Rahmat Putri, Noviyanti Rahardjo Rabuana, Susi Rahmah, Hayyinur Rahmat Pannyiwi Rahmat, Rezqiqah Aulia Raissa Patrisia Reffi Dhamayanti Reffita, Lea Ingne Rezqiqah Aulia Rahmat Ria Gustiani Ridwana, Surya Risma Putri Utama Rismaida, Martalina Rosida Rosida Rosita Rosita Roslin E. M Sormin Sabriana, Riska Samila Saputra, M. Khalid Fredy Saputri, Nurul Aini Suria SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sri Wahyuni Suaib, Suaib SULFIANA, SULFIANA SUSANTI Susanti Susanti Susanti Susanti Susiandari, Ariawati Thalib, Kiki Uniatri Ula, Zumrotul Utama, Risma Putri Warda M Wati Wati Wijayanti, Lumastari Ajeng Yulfira Firdaus Yuliana D Zumrotul Ula