Claim Missing Document
Check
Articles

Geographic information system in determining flood and safe zone for flood mitigation Nur, Nur Khaerat; Chaerul, Muhammad; Azis, Abdul
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 13, No 3 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v13i3.942.294-299

Abstract

Computer-based technology has pervaded practically every aspect of human life in the modern era. Through diverse information systems, various fields have employed computer-based technology to build theories and their applications. Geographic Information System (GIS) technology is one type of computer-based system that is widely employed. Various disciplines can use Geographic Information System (GIS) technology to research and map flood zones. The research approach employed is the employment of ARC GIS 10.5 system technology to determine the flood zone's features. Pampang, Tamamaung, Sinri Jala, and Karuwisi Utara are four villages that are flood-prone locations that are included in the warning zone, according to the results of data processing using GIS software and data analysis illustrated from mapping the flood area in Panakkukang District. There are 1,985 hectares in the Rappocini sub-district, which is included in a vulnerable region, namely Bantabantaeng Village, and 145,709 hectares in Karunrung Village, Gunung Sari, Bontomakkio, Tidung, Kassi-Kassi, Mappala. Parts of the Manggala, Bangkala, and Borong regions, as well as sub-districts of Manggala, are included in the vulnerable areas. Tamalanrea Indah, Tamalanrea Jaya, and Tamalanrea sub-districts are the Tamalanrea sub-districts that have been designated as vulnerable zones.
Pengelolaan Sampah Terpadu Limbah Rumah Tangga Desi, Natsar; Mahmud, Mahmud; Dirman, Eris Nur; Daga, Rosnaini; Chaerul, Muhammad; Harun, A. Muh. Yusuf
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.92

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu penting di kawasan perkotaan, termasuk di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kelurahan Borong merupakan salah satu wilayah administrasi di Kecamatan Manggala yang tercatat memiliki 65 RT dan 12 RW, sehingga aktivitas rumah tangga masyarakat berpotensi menghasilkan sampah domestik dalam jumlah cukup besar. Urgensi kegiatan ini juga didukung oleh Satu Data Kota Makassar yang mencatat timbulan sampah harian Kecamatan Manggala pada tahun 2024 sebesar 116,52 ton per hari Daga, R., Haya, R., Agriyani, D., & Suyuti, N. F. (2025).. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber agar tidak seluruh sampah rumah tangga berakhir di tempat pembuangan akhir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan warga Kelurahan Borong dalam menerapkan pengelolaan sampah terpadu limbah rumah tangga. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, diskusi partisipatif, demonstrasi pemilahan sampah, serta praktik sederhana pengolahan sampah organik dan anorganik. Daga, R. (2021) jenis sampah, pemilahan sampah dari sumber, penerapan prinsip 3R yaitu reduce, reuse, recycle, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Prinsip 3R sejalan dengan pendekatan pengelolaan sampah ramah lingkungan yang menekankan pengurangan, penggunaan kembali, dan pendaurulangan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai tahap awal pengelolaan sampah terpadu. Peserta kegiatan memperoleh pemahaman bahwa sampah organik, seperti sisa makanan dan daun kering, dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, dan kemasan bekas, dapat dipilah untuk dimanfaatkan kembali atau disalurkan melalui mekanisme bank sampah. Kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat bahwa sampah bukan hanya limbah yang harus dibuang, tetapi juga sumber daya yang dapat dikelola secara produktif apabila dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan sampah terpadu limbah rumah tangga di Kelurahan Borong Kota Makassar dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kebersihan lingkungan, pengurangan timbulan sampah, dan peningkatan kesadaran ekologis warga. Program ini perlu dilanjutkan melalui pendampingan berkala, pembentukan kelompok pengelola sampah, penguatan bank sampah, serta kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan instansi lingkungan hidup. Penguatan kelembagaan pengelolaan sampah juga sejalan dengan ketentuan nasional bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan, termasuk melalui peran masyarakat dan pengelolaan bank sampah.
Installation Performance Evaluation Domestic Wastewater Treatment Plant in Fulfil Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2025 Syarifandi, Irfan; Desi, Natsar; Chaerul, Muhammad; Erniati, Erniati; Harun, A.M.Yusuf; Mahmud, Mahmud
Journal La Lifesci Vol. 7 No. 2 (2026): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v7i2.3144

Abstract

Wastewater management domestic is aspect crucial in control pollution environment. especially in developing areas like Merauke Regency. Research This aim evaluate performance Installation Domestic Wastewater Treatment Plant ( WWTP) in Housing District Ulilin in fulfil standard quality Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2025. Research method use approach quantitative descriptive – evaluative with design studies case. Taking sample carried out at the inlet and outlet of the IPAL during September–October 2025 using grab sampling method. with Analysis of TSS, pH, BOD₅, COD, oil and fat, NH₃-N, and total coliform parameters based on Standard Methods (APHA, 2017). The results show that characteristics influence majority exceed standard quality. especially in the parameters BOD₅ (33.4 mg/L), COD (122.5 mg/L), TSS (35.5 mg/L), oil and fat (6.15 mg/L), NH₃-N (13.1 mg/L), and total coliform (3.59×10³ MPN/100 mL). After processing. all effluent parameters fulfil standard quality with level 100% compliance Efficiency elimination show very good performance. with decline significant on BOD₅ (83.38%), COD (84.04%), TSS (49.30%), and NH₃-N (93.13%). High safety margin to standard quality show system own capacity adequate and resilient reserves to fluctuations burden polluters. In overall. domestic wastewater treatment plant District Ulilin operate effective. stable. and feasible in support protection quality environment in a way sustainabl.
Capacity Analysis of Coastal Abrasion Disasters in North Galesong District, Takalar Firdaus Firdaus; Muhammad Chaerul; Sri Gusty
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3937

Abstract

AbstractCommunity capacity is closely related to disaster risk reduction efforts, consisting of mitigation, preparedness and survival capabilities. This study aims to determine the level of capacity against coastal abrasion disasters in North Galesong District. The analytical method used is the coastal abrasion disaster risk capacity index which consists of regulations, institutions, early warning systems, disaster mitigation efforts and preparedness. The results showed that overall, the villages in the coastal area of North Galesong District were included in the low capacity category. The low category capacity level represents the low ability of the region and the community to take action to reduce the level of threat and level of losses due to coastal abrasion disasters.Keywords: Capacity, Mitigation, Disaster, Coastal Abrasion, North Galesong
Co-Authors Abda Abda Abdul Azis Abdul Samad Abdul Samad Arief Abubakar Abubakar Ahmad Hidayat Alauddin Alauddin, Alauddin Amir Mahmud Amrullah Amrullah Anshari, Erwin Anugrah, Anugrah Arabiah Artawan, I Putu Arwansyah Arwansyah Asri Arifin Aulia Alfia Dachrizard Maulana Desi, Natsar Dirman, Eris Nur Efrianto Efrianto, Efrianto Ekawati, Wahyu Erniati Bachtiar Erniati Erniati Fatmeriany, Fatmeriany Firdaus Fidaus Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Gunawan Gunawan Gusty, Sri Haeriska, Haeriska Harun, A. Muh. Yusuf Harun, A. Yusuf Harun, A.M.Yusuf Hasibuan, Parlindungan Haslinda Haslinda, Haslinda Idris, Jabbar Idris, M. Naufal Az Zarqan Ilda Wilis Ismail Marzuki Iswady, Iswady Jamilah Jamilah Karim, Ham La Ode Ngkoimani La Ode Ngkoimani, La Ode M. Iqbal Mahmud Mahmud Makkaraka, Muhammad Lottong Melsa Safitri Muh. Imran Tahir Muhammad Idrus Muhammad Reza, Andi Muhammad Rifaldi Saleh Mulyadi Mulyadi Muslika, Muslika Musma, Saddam Musnida Nur Alim Djalil Nur Khaerat Nur, Nur Khaerat Nur Resky Nurbarasamuma Nurbarasamuma Nurbarasamuma, Nurbarasamuma Nurdyansyah, Haris Nurmadhani Fitri Suyuthi Pasorong, Erich Purnama POPPY INDRAYANI, POPPY Putu Rani Diantari Rachim, Yunus Rachman, Ranno Marlany Rachmat Agung Fadillah Rasmita, Riza Riza Rasmita Rosnaini Daga Rusman, Muh. Khairil Sepdiansar, Risal Sinardi, Sinardi Sofyan Sadri Sofyan Sadri, Sofyan Sri Gusty Sri Gusty Sri Surti Ramadani Sry Gusty, Sry Sukamto, Ika Sumiyarsi Sunusi, Widia Anggraeni Syamsul Riyadi Syarifandi, Irfan Syarifudin, Erick Tamsil, Erni Ulfa, Abd. Hadid Rahman Usman, Rizki Wahyu Ekawati Wahyudi, Didy Wahyuningsih A., Sri Wijayanto, Cahyo Yasmi, Yasmi Yoom, Lilis Irjayanti Yusmanizar Yusmanizar Yusmanizar Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli