Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Training on Making Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus) Planting Media (Baglog) to Support DUDI Programs in Parepare City Yamin, Mayasari; Qadri, Sri Nur; Gau, Andi Dita Tawakkal; Amin, Nur Silfiah; Zamzam, Syamsiar
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1630

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus sp.) merupakan salah satu jenis komoditas sayuran eksotik yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan sangat potensial untuk dikembangkan secara komersial. Berdasarkan hal ini diperlukan sosialisasi untuk pengembangan Pleurotus ostreatus skala rumah tangga melalui tahap pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat lokal terkait media tanam jamur tiram putih (baglog), memberikan informasi terkait komposisi baglog, menambah informasi terkait manfaat dari masing-masing kandungan media tanam, dan melatih masyarakat lokal dalam pembuatan media baglog sehingga berpeluang dalam membuka usaha mikro. Metode yang digunakan yaitu melalui sosialisasi dan demonstrasi langsung terkait pembuatan media tanam (baglog). Melalui pengabdian berbasis pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dan menambah pengalaman masyarakat dalam pembuatan media tanam (baglog) jamur Pleurotus ostreatus yang dibuktikan melalui antusias masyarakat dalam mengikuti sertiap tahap dari pelatihan ini. Selain itu, melalui pelatihan ini pula masyarakat mengetahui peranan limbah dari UMKM kerajinan rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi media tanam jamur Pleurotus ostreatus dan dosis komposisi bahan yang digunakan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SLOW-RELEASE FERTILIZER PADA USAHATANI TEMBAKAU KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG DI KABUPATEN SOPPENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Suherman, Suherman; Rahim, Iradhatullah; Hapsa, Nur; Qadri, Sri Nur; Zamzam, Syamsiar; Irmayani, Irmayani; Munir, Munir; Semaun, Rahmawati; Kurniawan, Edi; Rahim, Abd.; Ramlayani, Ramlayani; Sukardi, Sukardi; Abdullah, Abdullah; Sarina, Sarina
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.39673

Abstract

Peningkatan retensi nitrogen pada lahan tembakau merupakan strategi penting peningkatan mutu dan produksi tembakau. Pupuk slow release dari biochar sumber nitrogen dari pupuk kimia, urin sapi dan bakteri diyakini mampu meningkatkan retensi nitrogen dan efisien serapan hara. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan pupuk slow release pada budidaya tembakau. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: 1) penyuluhan penggunaan bahan pembenah tanah; 2) pendampingan produksi pupuk slow release; 3) pendampingan pembibitan tembakau standar SNI; 4) demplot penerapan GAP pada budidaya tembakau; dan 5) pemantauan aplikasi pupuk slow release dan pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif petani dari 2 kelompok tani yakni Mamminasa Deceng dan Alemarajae serta perwakilan dari GAPOKTAN Ujung Rilau, dimana berhasil diproduksi pupuk slow release sebanyak tiga formula, yakni 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + urin sapi; dan 3) Biochar + SP36 + urin sapi + Azotobacter. Keempat formulasi pupuk telah distandarisasi oleh lembaga sertifikasi karbon internasional Biochar Life, sehingga dapat direkomendasikan untuk diterapkan di lahan pertanian khususnya lahan tembakau. Kata kunci: Bina desa, retensi nitrogen, efisiensi serapan hara, produktivitas. ABSTRACT Increasing nitrogen retention in tobacco fields is an important strategy to improve tobacco quality and production. Slow-release fertilizer from biochar, a source of nitrogen from chemical fertilizers, cow urine and bacteria, is believed to be able to increase nitrogen retention and efficient nutrient absorption. Therefore, this activity aims to implement the use of slow-release fertilizer in tobacco cultivation. The implementation methods of the activity include: 1) counseling on the use of soil conditioners; 2) assistance in the production of slow-release fertilizers; 3) assistance in the production of SNI standard tobacco; 4) demonstration plots for the application of GAP in tobacco cultivation and; 5) monitoring the application of slow-release fertilizers and plant growth. The results of the activity showed the active participation of farmers from 2 farmer groups, namely Mamminsa Deceng and Alemarajae, and representatives from GAPOKTAN Ujung Rilau, where three formulas of slow-release fertilizers were successfully produced, namely 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + Cow urine; and 3) Biochar + SP36 + Cow urine + Azotobacter. The four fertilizer formulations have been standardized by the international carbon certification body Biochar Life so that they can be recommended for application on agricultural land, especially tobacco land. Keywords: Village development, nitrogen retention, nutrient uptake efficiency, productivity.
PENDAMPINGAN SISTEM KONSERVASI USAHA TANI JAGUNG BERBASIS KARBON PADA KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Harsani, Harsani; Suwardoyo, Untung; Zamzam, Syamsiar; Suherman, Suherman; Yamin, Mayasari; Qadri, Sri Nur; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.30912

Abstract

Target produktivitas jagung di lahan kering miring akan sulit dicapai tanpa teknologi konservasi tanah, khususnya penanggulangan erosi dan peningkatan bahan organik tanah.  Biochar merupakan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan daya ikat tanah sehingga tidak muda terdispersi. Kandungan karbonnya yang tinggi menjadi sumber C-organik jika digunakan sebagai bahan pemenah tanah. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan petani melaksanakan usahatani jagung berbasis konservasi menggunakan biochar sebagai sumber karbon tanah. Metode pelaksanaan adalah demplot di lahan jagung dimana petani melakukan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan, yang terdiri dari  pembuatan rorak searah dengan lereng, pembuatan lubangan biopori, aplikasi biochar sebagai bahan pembenah tanah, budidaya jagung sistem legowo 2:1. Luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan petani (76 orang anggota kelompok tani Mamminasa Deceng) tentang konsep usahatani jagung sistem legowo berbasis konservasi dan peran biochar sebagai sumber karbon dalam meningkatkan kulitas tanah serta meningkatnya kesuburan tanah berdasarkan kandungan C-organik tanah (4%).   Kata kunci: Degradasi lahan, jagung, karbon, kekeringan, produktivitas. ABSTRACT The target of corn productivity on sloping dry land will be difficult to achieve without soil conservation technology, especially erosion control and increasing soil organic matter. Biochar is an appropriate technology that can increase soil binding capacity so that it is not easily dispersed. Its high carbon content becomes a source of organic C if used as a soil enhancer. The purpose of this activity is to increase farmers' insight into implementing conservation-based corn farming using biochar as a source of soil carbon. The implementation method is a demonstration plot in corn fields where farmers actively participate in each activity, consisting of making rorak in the direction of the slope, making biopore holes, applying biochar as a soil conditioner and corn cultivation using the 2:1 legowo system corn cultivation using the 2:1 legowo system. The output of this activity is increased knowledge of farmers (76 members of the Mamminasa Deceng farmer group) about the concept of conservation-based corn farming and the role of biochar as a carbon source in improving soil quality and increasing soil fertility based on soil organic C content (4%). Keywords: Land degradation, corn, carbon, drought, productivity.
Karakteristik Pupuk Slow Release Berbasis Biochar Tongkol Jagung yang Diperkaya Nutrisi Nita, Ayu; Sukmawati; Rahim, Iradhatullah; Suherman; Qadri, Sri Nur; Zamzam, Syamsiar; Noerfitryani; MK, Pratiwi
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1370

Abstract

This research aims to determine the characteristics of slow-release fertilizer based on corncob biochar which is enriched with various nutrient sources (NPK, SP36, cow urine and Azotobacter). Research methods include making biochar through pyrolysis and nutrient impregnation. Fertilizer characterization includes analysis of nutrients, material fractions, biochar stability, and functional groups using spectra (FTIR). The results of the four analyzes carried out showed that the SRFbiochar+SP36+cow urine formulation provided the best results in retaining nutrients and water.  The nutrient content produced by SRFbiochar+SP36+cow urine, namely N(0.35%) P (0.63%), K (0.7%), Corganic (6.49%), volatile content (15%) strengthened by the ultimate results which show high nutrient content (C=10.09%, N=0.35%), which is explained by the formation of hydroxy functional groups (O-H) in tire 3444.87 and carboxy groups on the band 1635.64. These results indicate that the SRF-BiocharSP36+bovine urine formulation has the potential to be developed as a slow-release fertilizer to increase fertilization efficiency in dry land for sustainable soil fertility improvement.
EVALUASI PEMBERIAN PUPUK SLOWRELEASE BIOCHARSP36 TERHADAP PERTUMBUHAN TEMBAKAU PADA TANAH BERTEKSTUR LIAT Sukmawati, Sukmawati; Sukardi, Sukardi; Qadri, Sri Nur; Rahim, Iradhatullah; Zamzam, Syamsiar
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.978

Abstract

Tembakau lokal mempunyai peranan penting dalam industri rokok kretek di Indonesia, karena 80% rokok kretek dibuat dengan menggunakan tembakau lokal. Akan tetapi, di beberapa daerah kualitas tembakau lokal masih rendah yang disebabkan oleh pemupukan yang kurang efisien. Penggunaan pupuk lepas lambat dapat meningkatkan efisiensi penyerapan hara oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan pupuk lepas lambat berbasis biochar SP36 (SRF-BiocharSP36) terhadap karakteristik morfologi tanaman tembakau. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan lapangan dengan menggunakan rancangan acak kelompok untuk menguji perlakuan pupuk SRFbiochar SP36. Perlakuan yang diujikan yaitu SRFbiocharSP36 sebagai pupuk dasar, SRF-BiocharSP36, SRF-biocharSP36+urin Sapi dan SRF-BiocharSP36+urin sapi+Azotobacter terhadap karakter morfologi tembakau meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, sudut daun bendera dan berat basah daun tembakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRF-Biochar SP36 yang digunakan sebagai pupuk dasar memberikan hasil terbaik dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (68,60 cm) dan diameter batang (19,39 mm). Selain itu, formula ini memberikan hasil terbaik terhadap jumlah daun (24 helai) dan berat basah daun (44,92 g). Dengan demikian, formulasi SRF-Biochar SP36 dapat digunakan sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan efisiensi pemupukan sehingga dapat memaksimalkan produksi tembakau lokal.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Pengolahan Sayuran Bervitamin Tinggi Di Desa Jampue Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang Zamzam, Syamsiar; Yamin, Mayasari; Mutmainnah, Nurul; SC, Ummu Kaltsum
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): December 2022
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.918 KB) | DOI: 10.47767/hippocampus.v1i2.415

Abstract

Lack of public attention about the impotance of nutritious food for health. Most people in the village have switched to fast food such as instant noodles and canned fish, so they forget that vegetables are rich in nutrients. Thus resulting in malnutrition such as Kwashiorkor, marasmus, anemia, goiter, hyponatremia, hypokalemia, and vitamin deficiency. This community service activity is based on empowering village communities through vegetable processing training. This activity aims to convey to the public about the importance of maintaining health by consuming vegetables that are high in vitamins. The result of the activities achieved are very high public interest, the the community knows the nutritional content of vegetables and the community knows how to process various tiger vegetables which are high in vitamins to prevent malnutrition from an early age.
RESPON Vigna radiate L. TERHADAP VESIKULA ARBUSKULA MIKORIZA PADA BERBAGAI BENTUK SEDIAAN Akib, Muh. Akhsan; Siti Wahyuni; Syatrawati; Retno Prayudyaningsih; Syamsiar Zamzam
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.123

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L) tergolong salah satu komoditi yang resisten terhadap cekaman kekeringan. Meski demikian, kacang hijau juga memiliki periode kritis khususnya pada periode perkecambahan, menjelang berbunga dan pengisian polong. Peningkatan serapan air dan unsur hara di lahan kering dan kurang subur dapat dilakukan dengan mengaplikasikan agen hayati vesikula arbuskula mikoriza (VAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan kacang hijau akibat VAM pada berbagai bentuk sediaan dan diharapkan dapat menjadi bahan informasi pada masyarakat mengenai pemanfaatan VAM dalam berbagai bentuk sediaan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada ketinggian 37 m dpl dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu aplikasi VAM dalam bentuk sediaan tablet, shazet dan serbuk. Peubah yang diukur adalah panjang akar, volume akar, tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sediaan VAM memberikan pengaruh positif terhadap peubah panjang akar, volume akar, tinggi tanaman dan berat kerig tanaman kacang hijau. Sehingga bentuk sediaan tablet dan sachet dapat direkomendasikan sebagai bentuk sediaan alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan kacang hijau di area pertanaman.
Pelatihan Teknis Paket Teknologi Budidaya Pertanian untuk Meningkatkan Keterampilan Rekayasa Teknologi Sederhana Bagi Petani Milenial Suherman, Suherman; Zamzam, Syamsiar; Taufiq, Muh.; Nurbaya, Nurbaya; Sarina, Sarina; Sukmawati, Sukmawati; Rahim, Iradhatullah; Suwardoyo, Untung
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12589

Abstract

Background: Kurangnya minat generasi muda di sektor pertanian disebabkan beberapa kendala, yaitu modal terbatas, dan tidak memiliki keterampilan bertani, dan lemahnya pengetahuan teknologi. Jika terus dibiarkan maka angkatan kerja pertanian adalah tenaga kerja usia tua. Hal tersebut akan berdampak pada ketimpangan produksi dan mengancam ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih dan memberdayakan generasi milenial untuk menghasilkan kompetensi dan daya saing melalui pelatihan teknologi budidaya pertanian. Metode: Mitra dalam kegiatan ini adalah Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang ada di Kota Parepare sebagai generasi muda yang potensi, dimana peserta terdiri dari perwakilan AMM meliputi Pemuda Muhammadiyah (10 orang), IPM (5 orang) dan IMM (5 orang). Metode yang digunakan meliputi pendidikan/penyuluhan dan pelatihan/demonstrasi teknologi sederhana dan tepat guna. Hasil: Hasil kegiatan telah memberikan pemahaman kepada peserta pentingnya inovasi dan adopsi teknologi dengan bahan sederhana dalam bertani untuk memudahkan pekerjaan serta murah dan efisien. Beberapa paket teknologi yang didemonstrasikan adalah pembuatan alat tanam benih, alat tabur pupuk, dan alat semprot tanpa tangki gendong. Kesimpulan: Kegiatan dapat membangun perubahan pemipikiran peserta untuk melakukan usaha tani dengen menerapkan teknologi sederhana melalui intensifikasi.
Growth Of Three Tobacco Varieties (Nicotiana Tabacum L) Seedlings Using Biochar Media On Clay-Structured Soil Ramlayani, Ramlayani; Rahim, Iradhatullah; Qadri, Sri Nur; Sukmawati, Sukmawati; Zamzam, Syamsiar
Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effect of biochar-based growing media on the growth of seedlings of three tobacco (Nicotiana tabacum L.) varieties—Jinten, Paiton-2, and Perancak-95—cultivated in clay-textured soil. Clay soil poses challenges for plant growth due to poor drainage and limited aeration, which can hinder root development and nutrient absorption. To address these limitations, biochar is used as a soil amendment, known to improve soil structure, enhance water retention, and increase nutrient availability. The experiment was arranged in a factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) with two factors: tobacco varieties and seed soaking treatments (warm water, warm water with Azotobacter, and warm water with biohumic), each replicated three times. Observed parameters included plant height, leaf dimensions, stem diameter, root length and weight, and total fresh biomass. The results are expected to identify the tobacco variety that responds best to biochar treatment and provide recommendations for optimal seedling growth in marginal soils.
Physiological Characterization Of Three National Tobacco Varieties (Nicotiana Tabacum L.) Seedlings On Biochar Media With Variations Of Soaking Treatments Sarina, Sarina; Rahim, Iradhatullah; Suherman, Suherman; Ilmi, Nur; Zamzam, Syamsiar
Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the physiological characteristics of seedlings from three national tobacco varieties (Jinten, Prancak 95, and Paiton 2) grown in biochar media under varying soaking treatments. Biochar, as a planting medium, has the potential to improve seedling quality and growth by increasing water retention capacity and soil nutrient availability. Seed soaking treatments were carried out using warm water, warm water + Azotobacter, and warm water + Biohumic to stimulate seed physiology. The Research employed a factorial Randomised Block Design (RBD) with two factors: variety and type of soaking, each repeated three times. The observed physiological parameters included the number of leaves, leaf length, plant height, leaf area, leaf colour, leaf area index, and total chlorophyll content, chlorophyll a, and chlorophyll b. The results showed that the combination of tobacco variety and soaking treatment significantly affected the physiological parameters of tobacco seedlings, both in vegetative growth and internal physiological content. The Prancak-95 variety (A2), treated with warm water + Azotobacter (D2), showed the best physiological performance in terms of plant height and leaf area. Meanwhile, the Jinten variety (A3) under the same soaking treatment showed the best leaf colour quality. In addition, the Paiton-2 variety (A1) with warm water soaking (D1) had the highest chlorophyll a content, indicating high photosynthetic activity. The combination of biochar media and biological soaking treatments effectively supported optimal seedling growth, as indicated by leaf morphology and chlorophyll content. This indicates that selecting superior varieties and appropriate soaking techniques plays a crucial role in enhancing seedling physiological efficiency and ensuring the success of sustainable tobacco cultivation.