Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

GEMAS (Independent and Prosperous Golden Generation) Program Based on Digital Entrepreneurship Towards an Independent and Competent Alrafni; Suryanef; cici Nur Azizah
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10029

Abstract

Program GEMAS (Generasi Emas Mandiri dan Sejahtera) dilaksanakan di Nagari Salareh Aia Utara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memberdayakan remaja melalui pelatihan kewirausahaan digital, soft skills, dan literasi digital. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kompetensi remaja dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal, seperti pertanian dan kerajinan, guna mendukung kemandirian ekonomi mereka. Dalam pelaksanaan program, dilakukan pendekatan partisipatif yang melibatkan lima tahap kegiatan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan. Sebanyak 30 remaja masjid mengikuti pelatihan yang fokus pada keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen waktu, serta penggunaan teknologi informasi untuk pencatatan keuangan dan pemasaran produk. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan teknologi digital untuk pengembangan usaha lokal. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan kemampuan soft skills, yang mendukung peserta untuk mandiri secara finansial dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta diharapkan dapat dilanjutkan dengan penguatan fasilitas dan pelatihan berkelanjutan
Inclusive Resilience School: Empowering Students Through Digital Health-Based Social Entrepreneurship Cici Nur Azizah; Al Rafni; Rahmi Melfa Widodo
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10030

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMA Negeri 2 Palembayan melalui kewirausahaan sosial digital berbasis kesehatan, dengan pendekatan inklusif dan resilien. Meningkatkan literasi digital produktif siswa serta mengembangkan keterampilan kewirausahaan sosial yang berorientasi pada nilai-nilai kesehatan menjadi fokus utama. Sekolah yang terletak di wilayah perbukitan dengan mayoritas siswa berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, menghadapi tantangan dalam akses terhadap pelatihan kewirausahaan dan teknologi. Melalui pelatihan digital berbasis proyek, workshop kewirausahaan sosial, serta pendampingan berkelanjutan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola usaha sosial berbasis kesehatan, seperti kampanye digital mengenai sanitasi dan gizi. Pendekatan berbasis digital ini mendukung pengembangan karakter siswa yang tangguh, peduli, dan kolaboratif, serta menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan inklusif. Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) dan pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi (SDG 8). Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital, meningkatkan kewirausahaan sosial, serta memperkuat ketahanan psikososial siswa, sehingga menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang relevan
Eksistensi tradisi baronde sebagai kearifan lokal di era modernisasi Ibnu Umar; Irwan Irwan; Hasrul Hasrul; Cici Nur Azizah
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 1 (2026): Fifteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i1.952

Abstract

The development of modernization has brought significant changes to people's lives and impacted cultural traditions. Many regional traditions have experienced shifts in implementation and even disappeared due to modernization. This study aims to examine the existence of the baronde tradition and the factors that have contributed to its persistence over time. In processing the data, this study employed a qualitative methodology with an ethnographic approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, involving village officials, traditional leaders, and the local community as informants. The results indicate that the baronde tradition is still practiced by the community, although with some adjustments. This tradition embodies the values ​​of togetherness, mutual cooperation, and an expression of gratitude for God's blessings in agricultural activities. The continuity of the baronde tradition is influenced by the community's cultural experiences, which recognize the benefits of tradition, and also by the cultural understanding passed down through formal and informal education.
Solidaritas kesukuan dalam Pemilihan Wali Nagari Fini Maitalia; Hasrul Hasrul; Susi Fitria Dewi; Cici Nur Azizah
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 2 (2026): Sixteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i2.982

Abstract

The election of a Wali Nagari is a form of local democratic practice that provides opportunities for the community to choose leaders based on the aspirations and needs of the nagari. However, in practice, political behavior is influenced not only by rational considerations but also by social and cultural factors that develop within the community, one of which is ethnic solidarity. This study aims to describe the forms of ethnic solidarity and analyze the factors influencing ethnic solidarity in the Wali Nagari Election in Nagari Siguntur Tua, Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. The informants consisted of traditional leaders, community leaders, election committee members, and community members involved in the Wali Nagari election process. Data were collected through interviews, observations, and documentation and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that ethnic solidarity in the Wali Nagari election is reflected in four main aspects: collective consciousness, a sense of togetherness, cooperation, and trust. Furthermore, the factors influencing ethnic solidarity include pride in one's ethnic group, group solidarity, and self-identification as a member of a particular ethnic group. The study concludes that ethnic ties continue to play a significant role in shaping community political behavior and strengthening social bonds within the society of Nagari Siguntur Tua.
A Quasi-Experimental Study on Science Philosophy-Based Biology Teaching: Enhancing Students’ Knowledge, Attitudes, and Behavior Toward Biodiversity Conservation Cici Nur Azizah; Saefudin Saefudin; Ridwan Ridwan; Puan Helwa Rezha Soraya; Rahmat Fahmi
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 7 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v7i2.797

Abstract

This study aims to explore the impact of integrating the philosophy of science into biology teaching on students' awareness of biodiversity and the conservation of Mentawai medicinal plants. A quasi-experimental design was employed, involving two groups: an experimental group (philosophy of science-based teaching) and a control group (conventional teaching). Data were collected using questionnaires that measured students' knowledge, attitudes, and behaviors toward biodiversity. The analysis revealed that the experimental group demonstrated significant improvements across all indicators compared to the control group. Statistically, the experimental teaching method yielded large effect sizes for environmental knowledge (Cohen's d = 0.80), environmental attitudes (Cohen's d = 0.73), and environmental behaviors (Cohen's d = 1.03), with a p-value < 0.05. Consequently, teaching based on the philosophy of science proved significantly more effective in enhancing students' awareness of biodiversity and the conservation of Mentawai medicinal plants. Based on these findings, integrating the philosophy of science into the biology curriculum is recommended to strengthen students' environmental awareness and conservation efforts for local medicinal plants, thereby contributing positively to a more holistic and sustainable education.
PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI KELURAHAN KUBU MARAPALAM KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG Wahyuni; Muslim; Cici Nur Azizah
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam pencegahan kenakalan remaja dan factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja, di Kelurahan Kubu Marapalam. Dimana terjadinya perilaku seks bebas dan mabuk-mabukan di kalangan remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan remaja. Untuk orang tua terdapat 1277 populasi dengan 93 responden, dan untuk remaja terdapat 1227 populasi dengan 92 responden. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa instrument penelitian untuk mengumpulkan data, yaitu: Instrument yang digunakan adalah kuesioner (angket), lembar wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Untuk menunjang perolehan data secara kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua orang tua dan lembaga masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan kenakalan remaja. Langkah yang dilakukan oleh orang tua dan lembaga masyarakat dalam pencegahan kenakalan remaja seperti melakukan pembinaan melalui ketua karang taruna dan melibatkan tokoh agama dan kepala adat, memberikan pengertian pelajaran tentang seks bebas dan dampak negatifnya kepada seluruh kaum remaja dan akibat seks diluar nikah serta diperlakukan hukuman adat seperti denda atau sita harta dan ladang. Kendala yang dihadapi dalam menangani kenakalan remaja seperti tidak terjalinnya Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat seperti penjualan miras yang bebas.
Persepsi siswa SMP terhadap pembelajaran PPKn berbasis proyek Putri Permata Sari; Hasrul Hasrul; Maria Montessori; Cici Nur Azizah
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 3 (2026): Seventeenth Issue
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i3.1018

Abstract

This research is motivated by students' perceptions of project-based Civics learning at SMPN 1 Kapur IX. During implementation, students still lack a clear understanding of the objectives and steps of project-based learning, are less active in learning, lack confidence in expressing opinions, and are less than optimally involved in discussions. This study aims to describe students' opinions regarding the implementation of the project-based learning model in Civics at SMPN 1 Kapur IX. This study employed a quantitative approach. The sampling technique used was proportionate stratified random sampling. The Slovin formula was used for sampling, with a sample size of 109 students. Data collection was conducted using a Likert-type questionnaire. Data validity was tested through validity and reliability tests. Data analysis used the TCR (Respondent Achievement Level) technique. The results of the study indicate that students' perceptions of project-based Civics learning at SMPN 1 Kapur IX, achieved an overall TCR of 76%, which is in the fairly good category. This indicates that the implementation of project-based learning has received a quite positive response from students.