Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tantangan Guru pada Masa Pandemi Covid-19 Sari, Nina Permata; Makaria, Eklys Cheseda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2561

Abstract

Pada masa pandemic covid-19 saat ini merupakan tantangan bagi seorang pendidik dalam melaksanakan tugas dan peranannya. Guru mengalami berbagai tantangan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara menyeluruh bagaimana tantangan guru pada masa pandemic Covid-19. Metode deskriptif-analitis dan kajian studi literatur digunakan dalam Menyusun artikel ini. Adapun hasil pembahasan memaparkan bahwa pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan harus diterapkan dalam kegiatan pembelajaran tanpa mengurangi esensi pembelajar itu sendiri guna tercapainya tujuan pembelajaran. Guru memiliki tugas tersendiri yaitu sebagai pengajar, pendidik dan pemimpin bagi siswanya. Adapun tantangan yang harus dihadapi guru dimasa pandemik covid-19 ini diantaranya yaitu minimnya kemampuan guru dalam penggunaan media digital, kurangnya fasilitas berbasis teknologi yang disediakan sekolah atau universitas, sulitnya menciptakan materi pembelajaran dalam bentuk digital, akses internet yang sulit dijangkau, serta motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran ini tidak begitu tinggi. Keseluruhan tantangan tersebut menyisakan permasalahan dalam pembelajaran jarak jauh. Dengan demikian, guna memberikan masukan konkret terhadap permasalahan tersebut diperlukan literasi teknologi bagi guru. Ragam pelatihan dirasa mampu untuk menjembatani sehingga guru mampu mengadopsi dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran
Transformasi Karier: Studi Perbandingan Alumni SMKN 3 dan 4 Banjarmasin Pasca Implementasi Kurikulum Merdeka Sari, Nina Permata; Setiawan, Muhammad Andri; Makaria, Eklys Cheseda; Novitawati, Novitawati; Rizani, Salwaa Alma; Refli, Muhammad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil evaluasi program layanan Bimbingan dan Konseling (BK) pada alumni SMKN 3 dan SMKN 4 Banjarmasin pasca implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan data dari 188 alumni yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua sekolah, di mana SMKN 4 Banjarmasin memiliki hasil evaluasi yang lebih tinggi dibandingkan SMKN 3. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan BK yang lebih adaptif dan terstruktur memberikan dampak positif terhadap kesiapan karier alumni. Penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kualitas layanan BK di sekolah kejuruan untuk mendukung kesiapan kerja lulusan di era Kurikulum Merdeka.
Is The CIPP Model More Effective in Evaluating Counseling Services in The Merdeka Curriculum? Setiawan, Muhammad Andri; Sari, Nina Permata; Makaria, Eklys Cheseda; Novitawati, Novitawati; Rizani, Salwaa Alma; Refli, Muhammad
Vidya Karya Vol 39, No 2 (2024)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v39i2.20746

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model in assessing Guidance and Counseling (GC) services within the Merdeka Curriculum at Vocational High School 3 and Vocational High School 4 in Banjarmasin. A quantitative method with a comparative approach was employed. Data were collected using questionnaires completed by students from both schools, and the data analysis involved a t-test to examine differences between the schools. The findings revealed that Vocational High School 4 achieved higher evaluation scores across all CIPP components compared to Vocational High School 3 Banjarmasin. Significant differences were observed in the context, input, process, and product components, with p-values <0.05. These results indicated that GC services at Vocational High School 4 Banjarmasin were more effective in implementing the Merdeka Curriculum. The study concluded that the CIPP model is an effective evaluation tool for identifying the strengths and weaknesses of GC service programs. The implications of this research suggest that improvements in the input and process components could enhance the quality of GC services at Vocational High School 3 Banjarmasin.
Pelatihan Asesmen Karir untuk Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menghadapi Siswa Generasi Z Sari, Nina Permata; Muhammad Andri Setiawan; Makaria, Eklys Cheseda
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i1.120

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini berbentuk pelatihan yang dirancang untuk memberikan informasi karir yang akurat, membantu guru BK dalam membantu peserta didik mengidentifikasi minat dan tujuan hidup, serta mengembangkan keterampilan karir yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Analisis hasil kegiatan pelatihan menggunakan instrumen pemahan peserta yang dibagikan pada saat pre test dan post test yang terstruktur untuk mengumpulkan data dari peserta pelatihan. Pelatihan diselenggarakan pada 18-20 September 2023 dengan 11 orang guru BK sebagai peserta pelatihan. Hasil pre test menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan respons positif terhadap pelatihan, dengan persentase tinggi yang setuju atau sangat setuju terhadap manfaat pelatihan. Namun, hasil post test mengungkapkan peningkatan signifikan dalam persentase responden yang sangat setuju terhadap manfaat pelatihan, menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam memberikan dampak positif pada peserta. Meskipun hasil post test sangat positif, evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dari pelatihan ini pada perkembangan karir peserta. Pelatihan ini juga dapat terus ditingkatkan dengan memperhatikan masukan dari peserta untuk memastikan keberlanjutan relevansi dan efektivitasnya. Diharapkan pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan karir di SMK Negeri 3 Banjarmasin dan memberikan panduan bagi institusi serupa dalam mengembangkan program pelatihan asesmen karir yang responsif dan relevan bagi generasi Z.
Efektivitas Pendekatan Solution Focused Brief Counseling dalam Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Rahman, Gazali; Sari, Nina Permata; Makaria, Eklys Cheseda
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2344

Abstract

Tingginya tingkat prokrastinasi akademik di SMA Negeri 8 Banjarmasin menjadi tantangan bagi guru dan pihak sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Solution Focused Brief Counseling (SFBC) dalam mengurangi perilaku menunda tugas akademik siswa. Prokrastinasi akademik berdampak negatif pada kinerja siswa, terutama dalam manajemen waktu dan penyelesaian tugas. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model Intact-Group Comparison, di mana satu kelompok dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kelompok eksperimen dilaksanakan selama 6 kali sesi konseling dengan menggunakan 5 langkah tahapan yaitu; membangun hubungan kolaboratif, merumuskan tujuan spesifik, membangun solusi, memfasilitasi pemahaman dan kesadaran serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SFBC membantu siswa mengelola waktu dan memanajemen pengerjaan tugasnya dengan lebih baik serta meningkatkan kinerja akademik. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan hasil Sig. 2-tailed sebesar 0,001 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima, hal ini membuktikan bahwa Solution Focused Brief Counseling efektif dalam menurunkan prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Negeri 8 Banjarmasin. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi praktik pendidikan di Indonesia.
Pengembangan Modul Digital Sex Education Berbasis Google Sites sebagai Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual pada Remaja SMP Hairunisa, Hairunisa; Sari, Nina Permata; Rachman, Ali
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2351

Abstract

Pelecehan seksual di kalangan remaja meningkat setiap tahun, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat, akibat kurangnya pemahaman tentang pendidikan seksual. Penelitian ini bertujuan merancang, menilai kelayakan, dan mengukur efektivitas modul digital pendidikan seksual berbasis google sites. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model 4D. Validasi ahli materi menunjukkan kelayakan 92,73%, dan ahli media 96,25%, keduanya masuk pada kategori sangat layak. Pengujian efektivitas melalui pretest dan posttest pada pengetahuan menunjukkan peningkatan dengan N-Gain 0,56 (kategori sedang). Analisis Paired Sample T-Test pada sikap menunjukkan perubahan signifikan (p=0.000). Hasil ini menunjukkan modul digital berbasis google sites efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pendidikan seksual. Modul ini dapat diimplementasikan dalam layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan untuk mendukung program pencegahan pelecehan seksual. Selain itu, penelitian ini memperkaya literatur tentang penggunaan teknologi digital dalam pendidikan seksual dan memberikan dasar bagi penelitian selanjutnya dalam pengembangan media digital berbasis google sites.
Efektivitas Pendekatan Solution Focused Brief Counseling dalam Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Rahman, Gazali; Sari, Nina Permata; Makaria, Eklys Cheseda
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2344

Abstract

Tingginya tingkat prokrastinasi akademik di SMA Negeri 8 Banjarmasin menjadi tantangan bagi guru dan pihak sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Solution Focused Brief Counseling (SFBC) dalam mengurangi perilaku menunda tugas akademik siswa. Prokrastinasi akademik berdampak negatif pada kinerja siswa, terutama dalam manajemen waktu dan penyelesaian tugas. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model Intact-Group Comparison, di mana satu kelompok dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kelompok eksperimen dilaksanakan selama 6 kali sesi konseling dengan menggunakan 5 langkah tahapan yaitu; membangun hubungan kolaboratif, merumuskan tujuan spesifik, membangun solusi, memfasilitasi pemahaman dan kesadaran serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SFBC membantu siswa mengelola waktu dan memanajemen pengerjaan tugasnya dengan lebih baik serta meningkatkan kinerja akademik. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan hasil Sig. 2-tailed sebesar 0,001 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima, hal ini membuktikan bahwa Solution Focused Brief Counseling efektif dalam menurunkan prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Negeri 8 Banjarmasin. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi praktik pendidikan di Indonesia.
Pengembangan Modul Digital Sex Education Berbasis Google Sites sebagai Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual pada Remaja SMP Hairunisa, Hairunisa; Sari, Nina Permata; Rachman, Ali
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2351

Abstract

Pelecehan seksual di kalangan remaja meningkat setiap tahun, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat, akibat kurangnya pemahaman tentang pendidikan seksual. Penelitian ini bertujuan merancang, menilai kelayakan, dan mengukur efektivitas modul digital pendidikan seksual berbasis google sites. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model 4D. Validasi ahli materi menunjukkan kelayakan 92,73%, dan ahli media 96,25%, keduanya masuk pada kategori sangat layak. Pengujian efektivitas melalui pretest dan posttest pada pengetahuan menunjukkan peningkatan dengan N-Gain 0,56 (kategori sedang). Analisis Paired Sample T-Test pada sikap menunjukkan perubahan signifikan (p=0.000). Hasil ini menunjukkan modul digital berbasis google sites efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pendidikan seksual. Modul ini dapat diimplementasikan dalam layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan untuk mendukung program pencegahan pelecehan seksual. Selain itu, penelitian ini memperkaya literatur tentang penggunaan teknologi digital dalam pendidikan seksual dan memberikan dasar bagi penelitian selanjutnya dalam pengembangan media digital berbasis google sites.
Hubungan Self Esteem dan Self Control dengan Grief Mahasiswa Patah Hati Huda, Nurul; Putro , Hendro Yulius Suryo; Sari, Nina Permata
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2412

Abstract

Mahasiswa merupakan usia remaja akhir mengembangkan perilaku seksual dengan menjalin hubungan romantis tetapi, beberapa hubungan berakhir dengan patah hati yang menyebabkan kehilangan dan kesedihan. Kurangnya harga diri dan pengendalian diri menjadi faktor penyebab terjadinya grief, sehingga berdampak pada kehidupan. Penggabungan tiga variabel menjadikan sebuah kebaruan untuk penelitian ini yang bertujuan memberikan pengetahuan baru tentang gambaran dan hubungan self esteem dan self control dengan grief mahasiswa patah hati. Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, menggunakan pengambilan sampel dengan metode simple random sampling, penarikan sampel menggunakan rumus slovin dalam tingkat kesalahan 5% dengan jumlah populasi 2.564 dengan sampel sebanyak 346, untuk penelitian ini bertempat di Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Hasil yang diperoleh yaitu, gambaran self esteem, self control dan grief berada pada tingkat sedang dan didapatkan juga nilai signifikansi sebesar 0,001< 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara self esteem dan self control dengan grief mahasiswa patah hati, jadi self esteem dan self control menjadi bagian penting untuk melindungi mahasiswa sebagai pencegah dampak emosional yang negatif.
Meningkatkan empati anak dengan konseling role-playing untuk rehabilitasi sosial Sari, Nina Permata; Arsyad, Muhammad; Setiawan, Muhammad Andri; Putro, Hendro Yulius Suryo; Hadiatama, Dhafa Satria; Maisaroh, Siti
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i12025p53-62

Abstract

Tingkat empati yang rendah di kalangan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura menjadi hambatan utama dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial mereka. Kondisi ini menyebabkan sulitnya membangun hubungan interpersonal yang sehat dan meningkatkan risiko perilaku antisosial. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang efektif untuk meningkatkan empati anak binaan agar mereka lebih siap menghadapi kehidupan sosial setelah masa pembinaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan empati anak binaan melalui layanan konseling berbasis role-playing. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahapan utama: pre-test untuk mengukur tingkat empati awal, intervensi melalui ‘role-playing,’ dan ‘post-test’ untuk mengevaluasi perubahan tingkat empati setelah intervensi. Sebanyak 32 peserta berusia 12–18 tahun berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat empati, dengan skor rata-rata meningkat dari 116,13 menjadi 122,72 (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa ‘role-playing’ efektif dalam membantu anak binaan memahami perspektif orang lain serta meningkatkan keterampilan sosial-emosional mereka. Selain itu, pendekatan ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan program rehabilitasi di LPKA dengan metode berbasis pengalaman yang interaktif dan partisipatif.