Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search
Journal : Jurnal Valtech

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAT MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DI CV BERKAT ANUGRAH Afif Firdaus; Prima Vitasari; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7339

Abstract

CV Berkat Anugrah merupakan industri plastik yang berfokus pada produksi alat-alat rumah tangga sehari-hari. Permasalahan pada industri ini berupa tidak tercapainya target harian produksi ember plastik akibat dari jumlah cacat produk ember plastik di atas batas ketentuan. Usaha untuk meningkatkan kualitas terus-menerus diterapkan oleh perusahaan, entah melalui pengawasan langsung terhadap produk yang dihasilkan atau melalui aktivitas rutin pengawasan selama proses produksi berlangsung. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengenali serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidaksempurnaan produk, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Pengolahan data menggunakan metode Seven Tools dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada CV Berkat Anugrah, terdapat faktor – faktor yang menyebabkan cacat akibat dari gagal cetak pada area stasiun kerja mesin injection molding di CV Berkat Anugrah berupa Man : Durasi operator antara membuka dan menutup cetakan terlalu lama dan Kurang fokus merapikan hasil cetakan, dengan skor Risk Priority Number sebesar 720 dan 126, Machine: Molding tidak presisi dan clamp unit macet dengan skor Risk priority number sebesar 512 dan 168, Material: Ukuran bahan kurang seragam dan Bahan baku basah / lembab dengan skor Risk Priority Number sebesar 448 dan 168, Method: belum ditetapkannya waktu pengisian ulang bahan baku sehingga terlambat memasukkan bahan baku dengan skor 294
PEMILIHAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING MENGGUNAKAN METODE S.W.O.T DAN WEIGHTED PRODUCT PADA UMKM SAMBEL PECEL MBAK TI Handito Ilham; Fourry Handoko; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7368

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bernama Sambel Pecel Mbak Ti merupakan penyedia Sambel Pecel dalam bentuk kemasan. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM ini adalah persaingan dalam hal pemasaran. Saat ini, UMKM Sambel Pecel Mbak Ti masih menggunakan pendekatan pemasaran konvensional, yakni dengan menjual produknya secara langsung ke toko atau kedai makanan. Namun, UMKM ini menemui persaingan yang ketat mengingat beberapa perusahaan saingan telah berhasil mengadopsi strategi pemasaran melalui media sosial dengan cakupan yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alternatif strategi berdasarkan hasil analisis SWOT dan Metode Weighted Product. Pendekatan yang digunakan melibatkan metode SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang relevan, serta metode Weighted Product untuk memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan. Hasil analisis SWOT mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam kuadran I, yang juga dikenal sebagai S.O (Strength Opportunities), dengan koordinat (2,49;2). Dari analisis Metode Weighted Product, alternatif strategi terbaik adalah yang ketiga, yaitu Strategi Segmentasi Pasar, dengan skor 0,3350. Oleh karena itu, rekomendasi strategi yang dihasilkan adalah untuk mengembangkan variasi produk dengan menawarkan berbagai tingkat kepedasan, serta memanfaatkan platform seperti Shopee untuk memperluas jangkauan pemasaran.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI WASTE MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING PADA UMKM SAMBEL PECEL MBAK TI Rega Ferdiansyah; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7406

Abstract

Produk yang dihasilkan UMKM Sambel Pecel Mbak Ti ialah sambel dalam bentuk kemasan dengan merk Sambel Pecel Mbak Ti. Masalah yang terjadi pada UMKM Sambel Pecel Mbak Ti yaitu adanya pemborosan (waste) dalam proses produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengidentifikasi aktivitas yang menyebabkan waste pada proses produksi, mengganti kegiatan pada proses produksi yang tergolong value added, necessary but non value added, dan non value added, memberikan usulan perbaikan pada proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk membantu menemukan waste yang ada pada proses produksi. Berdasarkan hasil dari analisis data dapat diketahui waste yang paling besar dari prosentase From Defect 23%, From Overproduction 17%, dan To Motion 15%. Berdasarkan hasil dari analisa VALSAT didapatkan usulan perbaikan untuk masing-masing waste yang terjadi pada proses produksi yaitu penambahan departemen Production, Planning and Inventory Control (PPIC). Usulan perbaikan waste berguna untuk melakukan perencanaan dalam proses produksi pada UMKM Sambel Pecel Mbak Ti
USULAN PERANCANGAN JALUR EVAKUASI MENGGUNAKAN ALGORITMA DJIKSTRA: STUDI KASUS PELABUHAN SEGITIGA EMAS SAMPALAN NUSA PENIDA I Gusti Agung Bagus Winda Adnyana; Emmalia Adriantantri; Soemanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7655

Abstract

Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan Nusa Penida terletak di Batu Nunggul, Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, dibangun dan mulai beroperasi pada tanggal 1 April 2022. Permasalahan yang dihadapi karena baru selesainya tahap pembangunan di pelabuhan tersebut menyebabkan belum adanya jalur evakuasi yang dapat membantu dan mencegah terjadinya keterlambatan evakuasi. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 Pasal 59 Ayat (1), “Setiap bangunan gedung, kecuali rumah tinggal tunggal dan rumah deret sederhana, harus menyediakan sarana evakuasi yang meliputi sistem peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat, dan jalur evakuasi”. Ditambah hampir seluruh pulau Bali rawan gempa. Kabupaten yang masuk kategori “Paling Rawan Gempa” antara lain Karangasem dan Klungkung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jalur evakuasi pada gedung Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan dengan Metode Algoritma Djikstra. Algoritma Djikstra merupakan algoritma graph search mampu menyelesaikan permasalahan pemilihan lintasan terpendek dengan setiap perhitungan hanya dilakukan satu kali saja, tanpa mengulanginya. Hasil yang didapatkan yaitu rute terpendek dari masing-masing ruangan menuju titik kumpul. Didapat waktu maksimum yang diperlukan untuk evakuasi yaitu selama 1819,02 detik untuk menuju titik kumpul, dimana titik kumpul yang ditetapkan adalah area parkir mobil Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan karena telah memenuhi kriteria sesuai National Fire Protection Association (NFPA) 101 tahun 2002
ANALISIS PENERAPAN JUST IN TIME SEBAGAI UPAYA EFISIENSI PRODUKSI (STUDI KASUS HOME INDUSTRY BAKSO BONTOTANGNGA) Adel Nurmiyalah; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9250

Abstract

Home Industry Bakso Bontotangnga merupakan industri makanan yang memproduksi bakso dalam kemasan plastik. Pembelian bahan baku dilakukan terus menerus dalam jumlah besar sehingga adanya kelebihan bahan baku yang besar dapat mengurangi efisiensi produksi sebab akan mengalami kesulitan dalam mengelola penggunaan bahan baku, menambah biaya operasional dan mengurangi keuntungan Home Industry. Tujuan penelitian ini yaitu mengefisienkan produksi dengan menganalisis persediaan bahan baku melalui penerapan Just In Time. Metode Just In Time dapat meningkatkan efisiensi produksi karena nilai persediaan diusahakan menjadi seminimal mungkin atau bahkan nol, sehingga perusahaan mampu menekan pemborosan khususnya dalam mengelola persediaan. Hasil dari analisis simulasi metode JIT (Just In Time), yaitu frekuensi pemesanan bahan baku menjadi 5 kali dalam setahun, dengan setiap pemesanan mencakup 10 kali pengiriman. Kuantitas bahan baku yang dipesan dalam satu kali pemesanan adalah sebesar 13.364,57 kg, sedangkan untuk satu kali pengiriman yaitu 1.336,45 kg. Total biaya persediaan hanya sebesar Rp 17.425.127,23, berkurang sebanyak 31,85% dibandingkan dengan total persediaan awal yang mencapai Rp 25.567.800
ANALISIS STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DAN PDCA UNTUK PERBAIKAN KUALITAS PADA PEMBUATAN ROTI INDAH Dewi Masitoh; Emmalia Adriantantri; Sumanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9335

Abstract

Roti Indah merupakan home industry pangan yang berdiri sejak tahun 2017, adapun produk yang dihasilkan adalah Roti Rasa Kelapa, Rasa Strawberry, Rasa Coklat, dan Rasa Nanas. Roti Indah berlokasi di Madurejo, Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur 67382. Pada proses produksinya tidak luput dari kesalahan yang mengakibatkan produk roti tersebut cacat. Jenis cacat yang biasa muncul seperti gosong, sobek, dan ukuran roti yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecacatan Roti Indah dengan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan merekomendasikan tindakan berupa PDCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Roti Indah masih terdapat kecacatan yang paling dominan berupa ukuran tidak standart. Dari hasil peta kendali np chart menunjukan bahwa penelitian ini masih dalam batas kendali. Hasil diagram pareto menunjukkan bahwa cacat tertinggi pada ukuran tidak standart dengan presentase 42%. Rekomendasi Usulan yang perlu dilakukan adalah mengadakan pelatihan bagi karyawan dan melakukan monitoring pada tahapan kerja, serta menggunakan score sheet untuk membantu menjaga konsistensi kualitas pada produk Roti Indah
PERBAIKAN KUALITAS PRODUK ROTI PUKIS CIKME SAWOJAJAR DENGAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL Basma Ronanta Barus; Prima Vitasari; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11470

Abstract

Pukis Cikme merupakan sebuah brand yang memproduksi pukis yang berdiri sejak tahun 2023. Pada saat proses produksi perusahaan memiliki masalah cacat pada produk, seperti cacat bentuk, cacat tekstur dan cacat warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor faktor yang menyebabkan cacat dan membuat usulan perbaikan kualitas. Metode yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC). Hasil yang diperoleh dari metode SQC mencakup histogram dan diagram Pareto untuk mengidentifikasi cacat yang perlu diperbaiki, diagram peta kendali untuk menentukan apakah cacat masih dalam batas kendali yang ditetapkan, serta diagram fishbone untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat tekstur, mencakup faktor manusia, material, lingkungan dan metode. Hasil penelitian tersebut adalah faktor pernyebab cacat tekstur berupa keterbatasan keahlian karyawan, pengadukan adonan tidak merata, overmixing, bahan kedaluawarsa, suhu ruangan tidak stabil dan bahan yang terkontaminasi serta beberapa usulan perbaikan, yaitu memberikan pelatihan kepada karyawan, melakukan pemantauan kualitas adonan saat produksi, membuat arahan kepada karyawan saat penggunaan mixer harus sesuai dengan waktu dan kecepatan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, prosedur kerja digunakan untuk pembuatan adonan sehingga memudahkan karyawan dalam proses pembuatan adonan, seperti memberikan fasilitas mixer otomatis kepada karyawan, memperbaiki sirkulasi udara dengan memasang exhaust fan diruang produksi, membuat jadwal kebersihan di ruang produksi dan membuat laporan barang masuk agar lebih terorganisir. Saran untuk penelitian selanjutnya mengevaluasi efektivitas perbaikan yang telah diusulkan untuk memastikan bahwa langkah tersebut benar-benar berdampak positif pada perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT (JUST IN TIME) DAN DIGITAL MARKETING PADA PRODUK SAMBAL SAMBISA Adinda Kristiana Kusuma Dewi; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11471

Abstract

Abstrak, Penelitian ini dilakukan pada UMKM yang memproduksi sambal berbahan dasar ikan asap. Jumlah yang diproduksi melebihi jumlah permintaan produk sambal, sehingga menyebabkan persediaan bahan baku dalam proses produksi tidak terencana dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku dan meningkatkan efektivitas pemasaran . Metode yang digunakan penelitian ini Just In Time (JIT) untuk meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku sehingga total biaya persediaan dan pembelian yang optimal. Metode Digital Marketing untuk meningkatkan efektivitas pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan bahan baku sebesar 167,5 Kg dengan frekuensi pemesanan 13 kali dan kuantitas optimal 165 Kg, mengurangi total biaya pemesanan dari Rp 48.750,- menjadi Rp 27.455,-. Usulan perbaikan Digital Marketing mencakup penambahan media sosial instagram.
PERBAIKAN CACAT PRODUK PAVING DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQC (STATISTICAL QUALITY CONTROL) DAN FTA (FAULT TREE ANALYSIS) Lutfi Mauludin; Emmalia Adriantantri; Sumanto Sumanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11707

Abstract

Pada sebuah perusahaan paving di kota Batu, dalam proses produksinya,ditemukan berbagai jenis produk cacat, antara lain adalah cacat pecah, bentuk tidak sempurna, dan kopong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat pada produk paving dan memberikan solusi untuk mengurangi persentase cacat. Metode yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC) untuk mengontrol dan meningkatkan kualitas, serta Fault Tree Analysis (FTA) untuk memvisualisasikan analisis secara menyeluruh. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat pecah mendominasi produk cacat keseluruhan dengan persentase sebesar 58%. Meskipun masih dalam batas kendali, perbaikan tetap diperlukan. Faktor-faktor penyebab cacat pecah meliputi kurangnya perencanaan ruang penyimpanan yang memadai, cuaca yang tidak terkontrol di area produksi, pemilihan supplier yang tidak tepat, kesalahan pengukuran atau pencampuran oleh operator, kurangnya alat pengangkut yang sesuai, tidak adanya program pelatihan yang sistematis, dan kurangnya pemahaman tentang pengoperasian mesin. Usulan perbaikan untuk mengatasi cacat pecah adalah dengan merancang ruang penyimpanan yang efisien, menyesuaikan jadwal produksi untuk mengurangi risiko cuaca buruk, menetapkan kriteria pemilihan supplier, memberikan materi pelatihan, menambah alat pengangkut yang sesuai, dan menyusun program pelatihan yang terstruktur.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE POKA YOKE Nida Laily; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v8i1.13364

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PT. MRC, sebuah perusahaan yang memproduksi karung plastik, yang didapati permasalahan pada produk yang dihasilkan dari proses produksinya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab kecacatan produk serta merekomendasikan usulan perbaikan guna mengurangi cacat dalam proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Poka Yoke. Langkah-langkah dalam metode Poka Yoke diterapkan, meliputi fungsi Warning, Control, dan Shut Down, guna mencegah terjadinya kesalahan dalam produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cacat utama yang ditemukan adalah cacat pada proses printing dengan jumlah 1.077.959 lembar atau sebesar 6,4% dari total produksi. Kecacatan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk material, metode, tenaga kerja, dan mesin. Penerapan metode Poka Yoke dapat membantu mengurangi kecacatan produk dengan beberapa rekomendasi perbaikan seperti penggunaan sistem peringatan visual dan sistem monitoring (Warning), implementasi sensor dalam pencampuran bahan baku printing (Control), serta Pemasangan sensor kerusakan pada mesin yang dilengkapi dengan mekanisme pematian otomatis secara instan (Shut Down).