Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor Risiko Hipertensi Pada Remaja Usia 15-23 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Dungaliyo, Gorontalo, Indonesia Polapa, Noval Y. DJ.; Jusuf, Muhammad Isman; Lamangantjo, Chairunnisah J.; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2440

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global, termasuk pada kelompok usia remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi pada remaja usia 15-23 tahun di wilayah kerja Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo, menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional study. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi dan tensi meter. Sampel sebanyak 262 remaja diperoleh menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 faktor memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p < 0,05), yaitu faktor genetik, jenis kelamin, IMT (berat badan lebih), pola makan, aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, akses layanan kesehatan, kualitas tidur, peran petugas kesehatan, teman sebaya, pengetahuan remaja, serta akses makanan sehat. Faktor paling dominan adalah peran petugas kesehatan OR/Exp(B) = 0.499; p-value = 0,021. Penelitian ini menekankan perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat, peningkatan aktivitas fisik, serta skrining kesehatan berkala oleh petugas kesehatan di puskesmas, posyandu dan sekolah guna menurunkan risiko hipertensi sejak usia remaja.
Quality and Nutritional Adequacy Review of the Free School Meal Program (MBG) for Elementary School Children in Gorontalo City. Moridu, Nanda Dwi Fakhriyyah; Kasim, Vivien Novarina A.; Paramata, Nanang Roswita; Karim, Cecy Rahma; Daud, Serly
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1773

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi anak sekolah dasar masih menjadi isu serius di Indonesia, khususnya Kota Gorontalo dengan prevalensi gizi buruk, gizi kurang, kelebihan berat badan , dan obesitas yang cukup tinggi. Tujuan: Mengidentifikasi kualitas dan keseimbangan gizi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif observatif pada 147 siswa di SDN 77 Kota Tengah Gorontalo dan MI Terpadu Al-Ishlah Gorontalo. Data kualitas makanan diperoleh melalui kuesioner, analisis kandungan gizi menggunakan NutriSurvey berbasis DKBM 2019 selama 5 hari. Hasil: mayoritas siswa menilai makanan berkualitas baik (78-84%) pada kebersihan, porsi, rasa, dan kematangan, namun hanya 41% yang menyatakan makanan hangat. Rata-rata energi menu MBG 377,46 kkal, di bawah standar AKG 531 kkal. Protein (17,76 g) dan lemak (15,98 g) tidak memenuhi standar, karbohidrat (41,52 g) sesuai, kandungan mikronutrien bervariasi. Simpulan: Program MBG perlu diperkuat melalui diversifikasi menu berbasis pangan lokal, pemantauan berkelanjutan, dan kolaborasi BGN dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Saran: Penelitian selanjutnya mengkaji keamanan pangan dan dampak terhadap status gizi antropometrik siswa