Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT DI DESA LUNU KECAMATAN NUNLEU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Wira Syahputra, Andrian; Leobisa, Jonathan; Adi Saingo, Yakobus
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i2.2422

Abstract

The learning presented by teachers must be interesting, so that it can arouse students' enthusiasm and interest in learning, therefore teachers need to be equipped to create creative learning activities, including by utilizing IT which is centered on the use of Canva and learning videos via Power Point. Training through PkM activities aims to provide teachers with an understanding of the importance of IT-based learning media, as an effort to improve the process and quality of learning in schools, and how schools cannot avoid facing the era of modernization and the internet. PkM (Community Service) activities are carried out in the form of education and training in making IT-based learning media. The training material delivery method consists of lecture, question and answer, discussion and direct practice in creating IT-based learning media. The training results show that participants' understanding and mastery of the material regarding creating IT-based learning media has increased after attending the training compared to before. Apart from that, training participants already have the skills and ability to create their own learning media, such as making learning videos using Power Point and using the Canva application to create weekly and monthly activity schedules to support the smooth running of various activities at school.
Pendampingan Asesmen Diagnostik dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Ba’a Kabupaten Rote Ndao Lao, Hendrik A.E.; Koroh, Lanny I. D.; Ali, Umar; Syahputra, Andrian Wira; Leobisa, Jonathan
Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/dev.v2i3.396

Abstract

This training is to provide an understanding to principals and teachers about the diagnostic assessment that is currently in effect in the independent curriculum. The targets of this Community Service group activity are principals, educators and education staff at SMA Negeri I Ba'a, Rote Ndao Regency. The activity was carried out for 2 days. The main material presented was to provide education and workshops through mentoring in making diagnostic instruments and providing practice/simulations regarding concrete steps in preparing diagnostic assessments. The method used in implementing the activity was Participatory Action Research (PAR). The PKM activity was applied with lecture activities and strengthened through FGD (Focus Group Discussion) discussions and questions and answers between presenters/stakeholders and participants. The number of participants who took part in the training was 35 teachers. The results of the training showed that the understanding and mastery of the material on writing diagnostic assessment instruments in the independent curriculum had been understood by the participants and produced a draft of the diagnostic assessment instrument and directly practiced concrete steps in preparing all the required documents. The training participants were very enthusiastic in participating in this activity because it was a requirement in the independent curriculum.
Sinergitas Guru Kristen Dan Orang Tua Siswa Dalam Penguatan Moderasi Beragama Di SMTK SoE Adi Saingo, Yakobus; Leobisa, Jonathan; Ir. Koebanu, Dunosel
Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/metta.v4i4.3689

Abstract

Religious pluralism in Indonesia is a characteristic inherent in its society, but behind it all there are still individuals and radical groups who try to divide the integrity of the nation by using religious issues incorrectly, therefore synergy between teachers and parents is needed students in instilling the values ​​of religious moderation. The aim of this research is to discuss the synergy of Christian teachers and parents in strengthening religious moderation at SMTK SoE. This research applies a qualitative method, where data is collected through interview activities using an FGD (Focus Group Discussion) approach with 10 Christian teachers and 10 parents of students. The information collected is reduced to an act of data analysis which explains the results that Christian teachers and parents can work together to strengthen religious moderation for the students/children they train so that the good values ​​for creating harmony can be embedded optimally. This awareness has also been implemented appropriately by Christian teachers and parents of students at SMTK SoE who have worked together to implement strengthening religious moderation based on indicators, namely: National commitment, non-violence, religious tolerance, and behavior that respects local traditions. Based on the explanations given by Christian teachers and students' parents, concrete forms of synergy in efforts to strengthen the values ​​of religious moderation can be identified, including: Teachers schedule meetings with students' parents on a regular quarterly basis to educate each other about the importance of developing the character of a tolerant life; Teachers have a WA group with parents so they use social media to motivate and supervise each other so that children can have ethical and moral behavior that respects others, without discriminating against their religious background; Parents play an active role by immediately reporting to teachers if any of their children begin to display religious extremism behavior; Parents and teachers participate directly in children's character education through school extracurricular activities, such as watching family films together, family gatherings, those based on religious tolerance, and so on; Furthermore, teachers and parents also work together in monitoring social media, online games and the shows consumed by students at home so that they do not fall into acts of violence seen on various existing digital media.
Implementasi Bhineka Tunggal Ika Berbasis Dialog Untuk Mencegah Intoleransi Agama Di Indonesia Benu, Saniria; Leobisa, Jonathan; Adi Saingo, Yakobus
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i1.3971

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak suku, agama, budaya, adat istiadat, tradisi, dan bahasa yang beberda, yang membuatnya menjadi masyarakat multikultural yang kompleks. Keberaggaman ini merupakan kekayaan dan potensi besar, namun juga menimbulkan tantangan berupa konflik diskriminasi, dan intoleransi, khususnya dalam konteks agama. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui tentang implementasi Bhinneka Tunggal Ika berbasis dialog sebagai solusi untuk mencegah intoleransi agama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yang mengumpulkan data dari berbagai sumber akademis untuk menawarkan solusi dan saran dalam mencegah terjadinya konflik antara umat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog antara umat beragama dan pendidikan yang menekankan nilai-nilai toleransi sangat penting dalam membangun pemahaman dan saling menghargai, serta menangkis pengaruh ideologi ekstremis. Dialog berbasis Bhineka Tunggal Ika direalisasikan dengan berkolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan tokoh agama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis dalam konteks keberagaman agama masyarakat Indonesia. Implementasi dialog kondusif antara umat beragama dilakukan dengan pendidikan toleransi, dan kegiatan multikultural, motivasi untuk menghargai perbedaan, dan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Karakter Berbasis Pendidikan Agama Kristen Dalam Pencegahan Pengaruh Pergaulan Bebas Siswa Mese Baok, Deciana; Haba Ito , Korne Amelia; Adi Saingo, Yakobus; Leobisa, Jonathan
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 3 No. 6 (2025): Mei - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v3i6.3144

Abstract

Pergaulan bebas menjadi salah satu ancaman serius yang dihadapi oleh remaja di era digital. Fenomena ini tidak hanya merusak moralitas, tetapi juga menurunkan kualitas hidup dan spiritualitas remaja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Kristen di sekolah dalam membentengi remaja dari pengaruh pergaulan bebas, dengan menekankan pentingnya desain pengajaran PAK yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatus seperti buku, jurnal akademik, dan dokumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAK yang efektif harus bersifat holistik, integratif, dan kolaboratif, mencakup pengajaran nilai-nilai iman, pembentukan karakter Kristiani, dan pemberdayaan spiritualitas remaja. Selain, itu, kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga menjadi factor penentu keberhasilan dalam membentengi remaja dari godaan pergaulan bebas. Kesadaran spiritualitas yang ditanamkan melalui pendidikan agama menjadi benteng diri yang kuat bagi remaja untuk hidup kudus, bijak dan bertanggung jawab di tengah pengaruh dunia. Temuan ini menegaskan bahwa urgensi revitalisasi desain pengajaran PAK sebagai strategi preventif dan spiritual remaja.
Teologi hospitalitas dalam pendidikan seksualitas: Pendekatan Pedagogi Kristen untuk meningkatkan efikasi diri seksual remaja Bara Pa, Hemi Damnosel; Leobisa, Jonathan
KURIOS Vol. 11 No. 1: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i1.1020

Abstract

Sexuality education in Christian institutions still faces significant challenges due to the normative approach that often causes stigma and fear among adolescents. Hospitality theology provides a more reflective and inclusive approach to sexuality education, grounded in Christian Pedagogy. This model emphasizes dialogue, contextual theological reflection, and charity-based mentoring to improve students' sexual self-efficacy. By creating a safe space for exploring sexual identity in the light of faith, this approach helps adolescents build a more mature moral and spiritual awareness. This study uses a conceptual analysis method to develop a model of hospitality-based sexuality education that can be implemented in Christian institutions. The results show that hospitality-based education is more effective in fostering reflective awareness, promoting healthy decision-making, and cultivating a more supportive community in understanding responsible sexuality.   Abstrak Pendidikan seksualitas dalam institusi Kristen masih menghadapi tantangan besar akibat pendekatan normatif yang sering kali menimbulkan stigma dan rasa takut di kalangan remaja. Teologi hospitalitas menawarkan pendekatan yang lebih reflektif dan inklusif dalam pendidikan seksualitas berbasis Pedagogi Kristen. Model ini menekankan dialog, refleksi teologis yang kontekstual, serta pendampingan berbasis karitas untuk meningkatkan efikasi diri seksual peserta didik. Dengan menciptakan ruang aman untuk eksplorasi identitas seksual dalam terang iman, pendekatan ini membantu remaja membangun kesadaran moral dan spiritual yang lebih matang. Penelitian ini menggunakan metode analisis konseptual untuk mengembangkan model pendidikan seksualitas berbasis hospitalitas yang dapat diimplementasikan dalam institusi Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis hospitalitas lebih efektif dalam membangun kesadaran reflektif, meningkatkan pengambilan keputusan yang sehat, serta menciptakan komunitas yang lebih mendukung dalam pemahaman seksualitas yang bertanggung jawab.
Korban Ke Penyitas: Upaya Sekolah Mengatasi Bullying Fisik Melalui Pendekatan Empatik Waang, Yasinta Emalia; Konay, Jeanne Paula; Pairikas, Fenetson; Leobisa, Jonathan; Saingo, Yakobus Adi
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan fisik di sekolah berdampak serius pada perkembangan psikologis dan sosial siswa. Sayangnya, pendekatan hukuman seringkali gagal memulihkan korban sepenuhnya. Artikel ini membahas bagaimana pendekatan empati dapat menjadi strategi efektif dalam membantu siswa korban perundungan untuk bertransformasi menjadi penyintas. Empati, yang terdiri dari dimensi kognitif, afektif, dan welas asih, diterapkan sebagai dasar tindakan restoratif yang mendorong pemulihan emosional dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan desk study, dengan data dikumpulkan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan prosiding. Data dianalisis secara reduktif, mengungkapkan bahwa peran aktif guru, konselor, teman sebaya, serta keterlibatan keluarga dan lembaga keagamaan seperti gereja, merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan sekolah yang suportif dan aman. Dengan pendekatan ini, sekolah tidak hanya mencegah kekerasan tetapi juga menumbuhkan budaya penyembuhan dan pemberdayaan.
Dari lokalitas ke universalitas: Pengembangan model pendidikan kristiani berbasis kearifan lokal sebagai fondasi solidaritas dan tanggung jawab sosial-teologis Baun, Soleman; Leobisa, Jonathan
KURIOS Vol. 11 No. 2: Agustus 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i2.1183

Abstract

This research explores the development of a Christian education model that integrates local wisdom as a foundation for building solidarity and socio-theological responsibility. Through a comprehensive literature study approach with a hermeneutical-critical analysis of theological and pedagogical sources, this research identifies how local values can serve as a bridge to a universal understanding of human solidarity. The findings suggest that integrating local wisdom into Christian education not only enriches theological understanding but also enhances pedagogical relevance and effectiveness in the Indonesian context. The developed model offers a transformative framework that connects locality with universality through a contextual educational praxis while remaining faithful to fundamental Christian values.   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan model pendidikan Kristiani yang mengintegrasikan kearifan lokal sebagai fondasi untuk membangun solidaritas dan tanggung jawab sosial-teologis. Melalui pendekatan studi literatur komprehensif dengan analisis hermeneutis-kritis terhadap sumber-sumber teologis dan pedagogis, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai lokal dapat menjadi jembatan menuju pemahaman universal tentang solidaritas kemanusiaan. Temuan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendidikan Kristiani tidak hanya memperkaya pemahaman teologis tetapi juga meningkatkan relevansi dan efektivitas pedagogis dalam konteks Indonesia. Model yang dikembangkan menawarkan kerangka kerja transformatif yang menghubungkan lokalitas dengan universalitas melalui praxis pendidikan yang kontekstual namun tetap setia pada nilai-nilai Kristiani fundamental.
Edukasi Implementasi Manajemen Kepemimpinan Guru Berbasis EMASLIM di SD GMIT Oemaulain Rote Ndao Adi Saingo, Yakobus; A. E. Lao, Hendrik; Kasse, Simon; Leobisa, Jonathan; Pairikas, Fenetson; Riyanti Supriadi, Ester
Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/dev.v2i1.244

Abstract

Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini dilakukan oleh dosen Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Kupang. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk melakukan edukasi implementasi manajemen kepemimpinan guru berbasis EMASLIM di SD GMIT Oemaulain Rote Ndao. Kegiatan PKM dilaksanakan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) yang dipandang cukup relevan karena metode PAR sebagai salah satu aktifitas diskusi yang melibatkan stakeholders dengan pemberian informasi dan solusi dalam proses perubahan perilaku sosial pada suatu komunitas menjadi semakin baik/kondusif. Kegiatan PKM tersebut, diaplikasikan dengan aktifitas ceramah dan dikuatkan melalui diskusi serta tanya jawab antara pemateri dan 11 orang guru SD GMIT Oemaulain Rote Ndao, sebagai peserta. Adapun materi yang disampaikan terkait implementasi manajemen kepemimpinan guru dalam pola EMASLIM, yaitu guru harus menjadi educator, berperan sebagai manager, berperan sebagai administrator, berperan sebagai supervisor, berperan sebagai leader, berperan sebagai innovator, dan mampu menjadi motivator sehingga dapat menciptakan iklim belajar yang nyaman dan kondusif di dalam kelas maupun lingkungan sekolah. Manajemen kepemimpinan guru berbasis EMASLIM yang diterapkan secara utuh dan menyeluruh akan memampukan guru mengelola kelas secara tepat dan aktifitas pendidikan dapat terselenggara dengan baik di SD GMIT Oemaulain Rote Ndao.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Kristen terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 5 Kota Kupang Nenosaban, Sakheus Junias; Leobisa, Jonathan; Kolo, Clemens
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i3.283

Abstract

Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kinerja guru Kristen terhadap peningkatan mutu pendidikan, di SMP Negeri 5 Kota Kupang, strategi yang diterapkan selama ini, sudah berjalan namun belum maksimal, dikarenakan masih ada guru Kristen yang belum maksimal. Penelitian menganalisis dan menemukan ide dan inovasi baru pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan kinerja guru Kristen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Analisis data yang dilakukan terhadap 41 guru, 1 kepala sekolah, (42 responden). Kepemimpinan transformasional kepala sekolah memberikan kekuatan pengaruh sebesar 16,5%. sedangkan  83,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh kinerja guru Kristen (X2) terhadap peningkatan mutu Pendidikan (Y) yaitu Sig. 0.000 0.05 dan r hitung t tabel yaitu 4.072 2.022.  Artinya terdapat pengaruh kinerja guru Kristen (X2) terhadap peningkatan mutu Pendidikan (Y) secara signifikan. Dengan nilai determin koefisiennya sebesar 0,293. Jadi, kinerja guru Kristen memberikan pengaruh sebesar 29,3% terhadap mutu Pendidikan. Sedangkan 70,7% dipengaruhi oleh fantor lain. Pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah (X1) dan kinerja guru Kristen (X2) secara bersama-sama (simultan) terhadap peningkatan mutu Pendidikan (Y) secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dan olahan data analitis dan kritis oleh penelti, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kinerja guru Kristen.