Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Jonathan Leobisa
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v14i1.2270

Abstract

Tujuan yang dicapai pada penelitian ini, yakni: 1). Untuk mengetahui pengaruh dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru Pendidikan Agama Kristen pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Kupang; dan 2). Untuk mengetahui pengaruh dari motivasi berprestasi terhadap kedisiplinan guru Pendidikan Agama Kristen pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Kupang. Maka hasil yang diperoleh adalah: 1). Hasil analisis korelasi terbukti bahwa semua variabel bebas yaitu variabel Kepemimpinan kepala sekolah (X1) dan variabel Motivasi berprestasi (X2) mempunyai hubungan yang positif dan pengaruh yang signifikan terhadap Disiplin (Y) guru-guru Pendidikan Agama Kristen yang ada pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Kupang. Nilai signifikansi dari masing-masing variabel bebas hádala sebagai berikut: Variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) nilai signifikansinya sebesar 0,554, dan Variabel Motivasi Berprestasi (X2) nilai signifikansinya sebesar 0,629; 2). Hasil analisis regresi terbukti bahwa diperoleh persamaan regresi linier berganda dan pengaruh significan dari masing-masing variabel bebas sebagai berikut : Variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) persamaan regresi linier berganda dan pengaruh signifikansinya sebesar 0,417, dan Variabel Motivasi Berprestasi (X2) persamaan regresi linier berganda dan pengaruh signifikansinya sebesar 0,582; dan 3). Secara keseluruhan sumbangan dari kedua variabel bebas yaitu variabel Kepemimpinan kepala sekolah (X1) dan variabel Motivasi berprestasi (X2) dalam penelitian ini terhadap Disiplin para guru Pendidikan Agama Kristen yang ada pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Kupang sebesar 56,1% sedangkan sisanya sebesar 43,9% diterangkan atau dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam model penelitian ini, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga, kompensasi, latar belakang budaya kerja seseorang, fasilitas, lingkungan kerja, kesejahteraan dan lain sebagainya.
Pengaruh Disiplin dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Jonathan Leobisa; Maljems Gustaf Namah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2582

Abstract

Tujuan yang dicapai pada penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa (2) Untuk menganalisis disiplin dan motivasi terhadap prestasi belajar siswa. (3) Untuk meningkatkan disiplin dan motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Maka hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah guru juga perlu meningkatkan motivasi terhadap siswa dengan berbagai metode dan dalam segala situasi maupun kondisi demi meningkatnya prestasi siswa. Dengan kata lain disiplin dan motivasi harus terus ditingkatkan oleh para guru sehingga dapat memberikan pengaruh yang terus meningkat terhadap prestasi belajar siswa.
IBADAH ONLINE DAN RELASI SOSIAL BAGI PERTUMBUHAN IMAN UMAT DI GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR (GMIT) Jonathan Leobisa; Anggraeni Paat
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 5, No 2 (2022): J.VoW Vol 5. No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36972/jvow.v5i2.153

Abstract

Era new normal sudah masuk dalam semua aspek hidup manusia termasuk kehidupan beriman. Ibadah online adalah fokus peneliti yang dikaitkan dengan relasi sosial serta berdampakkah online pada pertumbuhan iman  umat dengan lokus adalah GMIT?. Setelah pandemi covid 19 melandai beberapa gereja di Indonesia  menyelenggarakan  ibadah secara hybrid yakni perpaduan onsite dan online,  tentu ada dampak positif dan negatifnya. Hipotesa yang akan dibuktikan adalah jika ibadah dan relasi sosial dihayati secara benar maka berkorelasi pada pertumbuhan iman umat di GMIT akan bertumbuh, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penyebaran angket  dalam bentuk gogole form pada 210 orang responden dengan bervariasi usia dan jenis pekerjaan dan gender. Kajian teori yang berkaitan dengan variabel penelitian adalah perpektif Alkitab tentang hakikat ibadah, Gereja sebagai persekutuan sesama dengan Tuhan, membangun relasi  dalam  komunitas berdasarkan kasih Kristus pada era teknologi informasi, Teori .Perkembangan Iman menurut James Fowler serta kajian dalam teori pertumbuhan Gereja. Hasil Analisa data menggunakan SPSS dengan Uji validasi dan reabilitas dan uji korelasi, diperoleh terdapat korelasi antara ibadah online dengan pertumbuhan iman dengan hasil Pearson Correlation yang memiliki hasil 0,665 sementara relasi sosial dengan pertumbuhan iman relatif sangat kuat dengan hasil Pearson Corelation 0618, dengan demikian hipotesa terbukti bahwa ada korelasi ibadah online dan relasi sosial terhadap pertumbuhan iman  jemaat GMIT dengan hasil Pearson Correlation yang memiliki hasil < 0.05.Kesimpulan  yang diperoleh bahwa ibadah online  di era digitalisasi umat memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal, sejalan dengan itu umat juga menghayati perlunya menjalin relasi sosial dengan sesamanya dengan maksimal, tergambar GMIT telah mendampingi serta mendidik umat di era teknologi informasi dengan tetap menjalin relasi dengan Tuhan dan sesamanya, saran perlu terus dimodifikasi metode, strategi dan pendekatan dalam mendampingi serta mendidik umaut agar terus berelasi secara seimbang debgan Tuhan dan sesame sesuai dengan Hukum Allah pada Matius 28: 19-20.
Sosialisasi Implementasi Pembelajaran PAK yang Humanis di SMTK Kabupaten TTS Harun Y. Natonis; Oditha Hutabarat; Jonathan Leobisa; Anita Hege Udju; Samuel Natonis; Radjiman Sitopu; Alexander Alexander
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v2i1.50

Abstract

Dunia pendidikan perlu menyadari bahwa aktifitas belajar mengajar harus dipraktikkan secara humanis atau mengedepankan unsur kebaikan tenaga pendidik maupun peserta didik itu sendiri, termasuk melalui pembelajaran PAK (Pendidikan Agama Kristen). Tujuan penelitian ini yaitu memaparkan mengenai sosialisasi implementasi pembelajaran PAK yang humanis. Kegiatan PKM tersebut menggunakan metode Participatory Action Research merupakan (PAR) karena cukup relevan pada kegiatan sosialisasi karena melibatkan stakeholders dalam memberi masukan dan solusi dalam proses perubahan sosial pada suatu komunitas pendidikan menjadi semakin baik. Hasil dari kegiatan PKM tersebut yaitu telah memberi pemahaman terkait pendidikan PAK yang berbasis nilai-nilai humanis dengan memahami berbagai kelebihan dan tantangan serta penerapan kurikulum pendidikan humanis yang berorientasi pada kebaikan peserta didik menjadi pribadi yang dinamis, integritas, otonomi/mandiri dan memiliki hubungan sosial yang positif dengan sesama.
Persepsi Majelis Jemaat Tentang Ritus Kaus Nono Saeba Nono Di GMIT Jemaat Bethania Oetaman Klasis Amanuban Selatan Mety Selfina Nome; Jonathan Leobisa; Daud Saleh luji; Simon Kasse
Jurnal Teologi dan Pelayanan Kerusso Vol 7 No 2: Jurnal Teologi & Pelayanan KERUSSO - September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33856/kerusso.v7i2.243

Abstract

The study was entitled “ The council’s perception of kausnono saebanono Gmit at the bethania oetaman klasis amanuban selatan. the searcah problem is how the perception of the congregation of the rite of kausnono saebanono and how the impact on what church does not do it. the study aims to know and analyse the perceptions of the congregation and the effect on those who have not performed this ritual. this research is a type of qualitative research that produces descriptive data that is a picture of how the perpection of the congregation and impact for their lives. studies have shown that marriages are Timorese, and this kausnono sock rite is one of the most important things to do. and this ritual is performed by Timorese women who have completed religious and tribal marriages. this rite will be performed in women’s homes. the existence of a clan with varios live elves is believed by the tomorese to br an ancestral heritage. kausnono shirt present as givers to Timorese women to unite with klen’s husband both physically and spiritually. Abstrak Indonesia Penelitian ini berjudul persepsi majelis jemaat tentang ritus kaus nono saeba nono di gmit jemaat bethania oetaman klasis amanuban selatan Masalah Penelitian adalah Bagaimana persepsi Jemaat Terhadap Ritual Kaus Nono-Saeba Nono, dan Bagaiamana Dampak bagi masyarakat apabila tidak melakukan ritus ini?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi Majelis Jemaat dan dampak bagi mereka yang tidak melakukan ritus ini. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yakni gambaran tentang bagaimana persepsi majelis jemaat dan dampak bagi kehidupan mereka. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam perkawinan Atoni Meto, Ritus Kaus Nono dan Saeba Nono ini merupakan suatu hal yang wajib dilakukan. Dan Ritus Kaus Nono dan Saeba Nono ini hanya dilakukan oleh kaum perempuan yang di lakukan setelah menyelesaikan resepsi perkawinan, itupun dilakukan Ritus Kaus Nono dan Saeba Nono di rumah orang tua dari perempuan. Keberadaan suatu nama marga dengan berbagai peri kehidupan yang ada didalamnnya diyakini oleh orang meto, dibawa oleh para leluhur terdahulu. Kaus nono hadir sebagai pemberi identitas bagi perempuan meto untuk dapat menyatu dengan klen suami baik secara jasmani maupun spiritual.
Sosialisasi Moderasi Beragama di SMP Kristen Ta’aba Malaka Harun Y Natonis; Jonathan Leobisa; Radjiman Sitopu; Anita Hege Udju; Oditha Hutabarat; Stefanus Tomatala; Yakobus Adi Saingo
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i1.325

Abstract

Ide dasar moderasi beragama adalah untuk mencari persamaan dan bukan mempertajam perbedaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Tujuan artikel ini yaitu memaparkan mengenai aktifitas kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang sosialisasi moderasi beragama di SMP Kristen Ta’Aba Kabupaten Malaka. Kegiatan PKM tersebut menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) karena cukup relevan pada kegiatan sosialisasi sebab melibatkan stakeholders dalam memberi masukan dan solusi dalam proses perubahan sosial antar umat beragama pada suatu komunitas pendidikan menjadi semakin baik. Hasil dari kegiatan PKM tersebut yaitu telah memberi pemahaman terkait moderasi beragama dengan memahami setiap perbedaan yang tidak diminta melainkan pemberian Tuhan yang mencipta, bukan untuk ditawar tapi untuk diterima. Moderasi beragama menyadarkan bahwa keragaman (termasuk dalam hal beragama) merupakan anugerah Tuhan karena itu harus saling menghargai dan menghormati. Tuhan mengizinkan umat manusia hidup dalam keberagaman, bersuku-suku, berpulau-pulau, dengan tujuan agar kehidupan menjadi dinamis, dan dapat saling belajar untuk mengenal satu sama lainnya.
TANTANGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA DISRUPSI DAN PERAN PENDIDIKAN ETIKA KRISTEN Jonathan Leobisa; Soleman Baun; Yorhans S. Lopis; Yakobus Adi Saingo
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 4 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.4.1.38-48

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan mengenai tantangan dekadensi moral melalui media sosial dan peran pendidikan etika Kristen di era disrupsi dengan menggunakan metode studi pustaka yang dianalisis dengan mendeskripsikannya secara naratif. Hasil penelitian yang dikemukakan adalah dalam tantangan penggunaan media sosial di era disrupsi di antaranya: Terjadinya dekadensi moral melalui media sosial yaitu banyak orang yang terlibat dalam penyalahgunaan media sosial sehingga terpengaruh untuk berperilaku tidak sesuai dengan nilai-nilai Kristiani seperti keterlibatan dalam postingan ungkapan tidak senonoh, keterlibatan penyebaran hoaks, pornografi. Selain itu lemahnya pembelajaran etika di era disrupsi juga disebabkan kesibukan orang tua dan dunia modern yang cenderung menganggap remeh pembelajaran etika, sehingga sangat dibutuhkan peran pendidikan etika Kristen yang dilakukan secara utuh serta berkesinambungan sehingga mampu menjadi berkat dan terang melalui penggunaan media sosial seperti membagikan membagikan renungan Firman Tuhan melalui akun pribadi ataupun kutipan-kutipan rohani, sehingga dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang memiliki perilaku etika yang sesuai dengan nilai-nilai Alkitabiah.
Faktor-Faktor Yang Menghambat Ketidakhadiran Kaum Bapak Pada Kebaktian Minggu di GKS Pusat Kabukaruni, Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat Christina Antoneta Seli Keba; Jonathan Leobisa; Simon Kasse
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai faktor-faktor yang menghambat ketidakhadiran kaum bapak pada kebaktian Minggu di GKS Pusat Kabukaruni Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai 6 orang kaum bapak yang dipilih dengan pola random sampling untuk memperoleh keterangan melalui kontak langsung dengan informan untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor-faktor yang menghambat ketidakhadiran kaum bapak pada kebaktian Minggu di Gereja Kristen Sumba Pusat Kabukaruni Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat” Tahun 2023. Data dianalisis secara reduktif dengan hasil penelitian yang menjelaskan bahwa faktor-faktor penghambat tersebut antara lain: Pertama, jarak tempat tinggal anggota jemaat, kaum bapak dengan tempat kebaktian Jemaat GKS Pusat Kabukarudi yang sangat jauh sehingga menjadi faktor penghambat bagi kaum bapak sehingga tidak dapat mengikuti kebaktian. Kedua, terdapat VG yang dapat mengisi liturgi serta khotbah pendeta yang sangat lama sehingga membuat jemaat kaum bapak merasa bosan dan jenuh selama mengikuti kebaktian minggu yang sedang berlangsung. Ketiga, pelayanan pastoral di jemaat GKS Pusat Kabukarudi kurang maksimal sebab kurangnya upaya menghampiri jemaat-jemaat yang tidak setia dalam mengikuti kebaktian hari minggu. Keempat, latar belakang kehidupan anggota jemaat pada umumnya petani, yang taraf hidupnya sangat rendah dari sisi ekonomis, sehingga hari minggu digunakan juga untuk ke kebun.
PERKAWINAN BEDA AGAMA DI JEMAAT GMIT TALITAKUM HOINENO KLASIS MALAKA (Studi Fenomenologi pada Tiga Keluarga di Jemaat GMIT Talitakum Hoineno Klasis Malaka) Leobisa, Dr. Jonathan; Paat, M.Si, Dr. Anggreani N.
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 7, No 1 (2023): J.VoW Vol 7. No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36972/jvow.v7i1.214

Abstract

Kehidupan yang majemuk suku, budaya dan agama merupakan kekayaan yang mewarnai Indonesia, relasi dalam keragaman yangmemungkinkan terjadinya perkawinan beda agama dalam kehidupan. Latar belakang penelitian adanya tiga keluarga yang tidak harmonis dikarenakan adanya perbedaan agama sehingga berpengaruh kepada pertumbuhan utuh dari anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi merupakan sebuah pendekatan filosofis untuk menyelediki pengelaman manusia. Subjek dalam penelitian berjumlah 6 orang terdiri dari tiga keluarga beda agama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi perkawinan beda agama di Jemaat GMIT Talitakum Hoineno Klasis Malaka. Rumusan masalah adalah bagaimana kondisi dan dampak dari perkawinan beda agama di Jemaat GMIT Talitakum Hoineno ?. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh dari masing-masing pasangan mengatakan bahwa dalam kehidupan mereka tidak ingin untuk memilih pasangan yang berbeda agama, tetapi karena perjodohan orang tua dan hamil diluar nikah, sehingga terjadinya keluarga beda agama. Anak-anak juga merasa kurang percaya pada diri ketika berada pada lingkungannya. Anak-anak membandingan kondisi keluarganya dengan teman-temannya yang mempunyai satu kepercayaan dari orang tuanya, sehingga merasa kurang nyaman.
ANALISIS MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMKS KATOLIK KEFAMENANU-TIMOR TENGAH UTARA Lao, Hendrik A.E.; Leobisa, Jonathan
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v6i2.2872

Abstract

The work carried out must be based on high work motivation and supported by balanced job satisfaction so that it has an impact on maximum work productivity. The aims of this study are 1) to determine the effect of work motivation on teacher work productivity; 2) to determine the effect of job satisfaction on teacher work productivity. The research method used is a quantitative method with questionnaires and documentation data collection techniques, while the data analysis technique uses multiple linear regression analysis with the help of SPSS 23. Research findings are: 1) has a fairly significant effect of motivation on work productivity of 41.4 % > 5% which means Ho is rejected and Ha is accepted. So that the contribution of motivation to work productivity is quite influential; 2) has a significant effect of job satisfaction on work productivity of 70.05% > 5%, which means Ho is rejected and Ha is accepted. So that the contribution of satisfaction to work productivity has a good effect. The conclusion is that motivation and job satisfaction need to be increased in order to achieve high productivity from teachers at the Kefamenanu Catholic Vocational School.