p-Index From 2021 - 2026
11.137
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kebidanan Indonesia Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Jurnal Kesehatan Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Borobudur Nursing Review QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran KIAN Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Medika Nusantara Medical Laboratory Journal The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research MANGGALI GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Journal of Exploratory Dynamic Problems Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Media of Health Research Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Pengemas Kesehatan Journal of Golden Generation Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Di Kota Surakarta Anjar Nurrohmah; Indarwati Indarwati; Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1556

Abstract

Latar belakang: Anemia remaja merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi. Data Riskesdas (2018) menyebutkan bahwa kejadian anemia remaja putri berada pada 32 %. Masalah  gizi pada remaja putri berimplikasi serius terhadap kesejahteraan generasi di masa kini maupun masa depan. Tujuan  menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh(IMT) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode Penelitian ini adalah analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Responden remaja putri kelas 7,8 dan 9 dari SMP Muhammadiyah di kota Surakarta sebanyak 105 orang. Data dikumpulkan bulan Mei 2025, Instrumen penelitian berupa Timbangan injak, microtoice, alat dan pemeriksaan kadar hemoglobin dengan stik Hb(Hb meter). Data analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Sebanyak 34,3% remaja putri mengalami anemia. Proporsi anemia lebih tinggi pada remaja dengan IMT kurang (69,4%) dibandingkan IMT normal (25,0%). Terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian anemia (p-value = 0,002). Remaja dengan IMT kurang memiliki risiko anemia 1,8 kali lebih tinggi Simpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian anemia pada remaja putri, di mana status gizi kurang merupakan faktor risiko tertinggi.
Gambaran Perilaku Ibu Hamil Dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Sukoharjo Annisa' Nur; Anjar Nurrohmah
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.338

Abstract

Latar Belakang : Pencegahan terjadinya stunting pada masa kehamilan dengan memperhatikan perilaku ibu hamil. Stunting dianggap sebagai hasil kumulatif dari proses yang dimulai sejak kehamilan sehingga gizi ibu hamil menjadi penyebab tidak langsung terhambatnya pertumbuhan janin menjadi faktor resiko stunting. Pencegahan stunting saat kehamilan adalah mengonsumsi tablet penambah darah untuk ibu hamil, meningkatkan konsultasi selama kehamilan, memantau perkembangan janin selama kehamilan. Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik dan mengidentifikasi perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Polokarto. Metode Penelitian : Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rancangan survei. Pengambilan sampel menggunakan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel 89 responden yang berada di wilayah kerja Puskesmas Polokarto. Hasil : sebanyak responden berusia 20-35 tahun (85%), responden pekerjaan mayoritas IRT sebanyak (75,3%), responden pendidikan mayoritas SMA sebanyak (67,4%). Dan perilaku ibu hamil berkategori baik sebanyak 81 (91,0%) . Kesimpulan : ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Polokarto mayoritas berumur 20-35 tahun, pekerjaan IRT dan pendidikan SMA. Serta perilaku ibu hamil dalam kategori baik.Kata Kunci : perilaku, stunting
Penerapan Terapi Massage Effleurage untuk Menurunkan Skala Nyeri Dismenore pada Remaja Yunita Nur Hidayah; Anjar Nurrohmah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.295

Abstract

Banyak Remaja Putri Mengalami Dismenore Yang Mengganggu Aktivitas Sehari-Hari. Penanganan Yang Dilakukan Umumnya Sebatas Istirahat Yang Belum Optimal, Sehingga Diperlukan Terapi Nonfarmakologis Seperti Massage Effleurage. Tujuan: Mengidentifikasi Tingkat Nyeri Menstruasi Sebelum Dan Sesudah Diberikan Terapi Massage Effleurage Pada Remaja Putri Di Desa Tenggak. Metode: Penelitian Studi Kasus Ini Mengamati Dua Remaja Putri Yang Diberikan Terapi Massage Effleurage Pada Area Perut Selama 10 Menit Sehari Selama Dua Hari Berturut-Turut. Intensitas Nyeri Diukur Sebelum Dan Sesudah Intervensi Menggunakan Numeric Rating Scale (NRS 0–10). Hasil: Setelah Intervensi, Rasa Nyeri Kedua Subjek Mengalami Penurunan. Nn. Z Mengalami Penurunan Skala Nyeri NRS Dari 6 (Nyeri Sedang) Menjadi 4 (Nyeri Sedang), Sedangkan Nn. N Mengalami Penurunan Dari Skala 5 (Nyeri Sedang) Menjadi 2 (Nyeri Ringan). Kesimpulan: Terapi Massage Effleurage Efektif Meredakan Nyeri Menstruasi (Dismenore) Serta Aman Dan Praktis Dipraktikkan Secara Mandiri Di Rumah.
Penerapan Terapi Uap Air Dengan Minyak Kayu Putih Terhadap Penurunan Frekuensi Pernapasan Pada Anak Dengan ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodiningratan Hanif Nur Fauzan; Anjar Nurrohmah; Yohana Ika Prastiwi
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.234

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada anak dan ditandai dengan adanya peningkatan frekuensi pernapasan sebagai respons terhadap gangguan pada sistem pernapasan. Salah satu upaya nonfarmakologis atau terapi komplementer yang dapat diterapkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah terapi uap air dengan minyak kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan terapi uap air dengan minyak kayu putih terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada anak dengan ISPA di wilayah kerja Puskesmas Purwodiningratan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, kedua responden mengalami takipnea dengan frekuensi pernapasan masing-masing sebesar 32 kali/menit dan 34 kali/menit. Setelah dilakukan pemberian terapi uap air dengan minyak kayu putih selama tiga hari, terjadi penurunan frekuensi pernapasan menjadi 27 kali/menit pada responden pertama dan 28 kali/menit pada responden kedua, sehingga keduanya berada dalam kategori frekuensi pernapasan normal (eupnea). Penurunan frekuensi pernapasan terjadi secara bertahap setiap hari selama pelaksanaan intervensi yang menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan pada anak dengan ISPA. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan frekuensi pernapasan anak penderita ISPA sebelum dan setelah diberikan terapi uap air dengan minyak kayu putih, sehingga terapi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer dalam membantu memperbaiki kondisi pernapasan anak dengan ISPA.
Penerapan Senam Tera pada Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Karangpandan Muhamad Rozaan Setya Daffa; Anjar Nurrohmah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2027): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v3i1.315

Abstract

Latar Belakang; Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami lansia dan menjadi faktor risiko berbagai komplikasi kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah senam tera. Tujuan; Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan senam tera dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Metode; Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua responden. Intervensi senam tera dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu minggu dengan durasi ±30 menit setiap sesi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil; Hasil menunjukkan responden pertama mengalami penurunan tekanan darah dari 150/87 mmHg menjadi 132/80 mmHg, sedangkan responden kedua dari 155/89 mmHg menjadi 142/83 mmHg. Senam tera membantu meningkatkan elastisitas pembuluh darah, memperlancar sirkulasi darah, dan memberikan efek relaksasi sehingga tekanan darah menurun. Kesimpulan; Disimpulkan bahwa senam tera dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.
Faktor-Faktor Determinan Penyebab Kejadian Stunting dilihat dari Faktor Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Mondokan Kabupaten Sragen Putri Erna Arselia Noviana; Anjar Nurrohmah
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i4.4285

Abstract

Stunting is one of the causes of death and a contributing factor to the number of children exposed to disease, 3.1 million or 45% of the causes of death in the world besides disability. Many factors are associated with the incidence of stunting in toddlers, one of which is factors seen from mothers such as upper arm circumference, education, age at pregnancy and income. The prevalence of stunting in the working area of public health center of mondokan sragen regency was 417 cases in December 2023. Objective: Knowing the determinant factors causingof the incidence of stunting seen from maternal factors in the working area of public health Center of Mondokan Sragen Regency. Methods: The study used descriptive methods, sampling using quota sampling techniques, 81 respondents, the instrument used used a checklist sheet containing the characteristics of stunting factors. Results: the results showed that the majority of the characteristics of upper arm circumference <23.5 cm (58%), the latest elementary school education (59.1%), maternal age during pregnancy 20-35 years (85.2%), income <2,049,000 (71.6%). Conclusion: the determinant factors in the working area of Puskesmas Mondokan are upper arm circumference, education, maternal age at pregnancy, income,
Penerapan Terapi Back Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Rematik Pada Lansia Alya Putri Prasetyaningsih; Anjar Nurrohmah
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 02 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i02.378

Abstract

Latar Belakang: Lansia adalah tahap akhir perkembang, dikatakan lansia ketika usia diatas 60 tahun atau lebih. Salah satu penyakit yang sering menyerang pada lansia yaitu penyakit persendia atau Rheumatoid Arthritis (RA). Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan pada penderita rematik adalah terapi Back Massage. Back Massage merupakan salah satu teknik pemberian tindakan massase pada punggung dengan usapan secara perlahan yang memberikan rasa nyaman dan rasa rileks pada tubuh. Tujuan: Mengetahui hasil perubahan dari penerapan terapi back massage terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penilitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 responden di Desa Kepoh, Sambi, Boyolali yang mengalami Rheumatoid Arthritis (RA), dilakukan 1 kali dalam sehari selama 3 hari berturut turut selama 15 menit. Hasil: Adanya penurunan intensitas nyeri rematik setelah pemberian terapi pada Ny. N dari skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 3 dan pada Ny. S dari skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 3. Kesimpulan: Penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan terapi back massage terdapat perubahan pada intensitas nyeri pada kedua responden.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pernikahan Dini Di Desa Jrakah Dukuh Gesikan Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Intan Anggraini; Anjar Nurrohmah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.839

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini atau kawin muda bukanlah fenomena baru di Indonesia bahkan sudah lama ada, angka pernikahan dini di dunia sebanyak 14,2 juta. Indonesia menjadi salah satu negara pernikahan dini tertinggi keempat didunia pada tahun 2023. Desa Jrakah merupakan salah satu desa yang memiliki tingkat pernikahan dini yang tinggi, pada tahun 2023 sebanyak 166 kejadian. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Desa Jrakah Dukuh Gesikan Kecamatan Selo Boyolali. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 30 dan jumlah responden 62, menggunakan teknik total sampling. Dengan kriteria inklusi dan ekslusi tertentu. Hasil: Hasil penelitian karakteristik responden berdasarkan usia, remaja berusia 15-17 tahun dengan jumlah 31 responden (60.8%). Hasil penelitian karakteristik responden berdasarkan pendidikan remaja yaitu SMA dengan jumlah 33 responden (53.2%). Hasil penelitian karakteristik responden berdasarkan sumber informasi remaja yaitu handphone dengan jumlah 33 responden (60.8%). Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri yaitu cukup sebanyak 38 responden (61.2%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini dalam kategori cukup.
Co-Authors 'Aisyah Nilam Cahyani Adila Nur Rahma Adila Nur Rahma Agus Sarwanto Agus Sarwanto Aguwitha Regshal Mrewassari Ahmad Noval Baihaqi Alfida Fitri Hapsari Alfida Fitri Hapsari Alvita Damayanti Alya Putri Prasetyaningsih Alya&#039; Fatin Ramadhani Amelia Latifah Nila Cahyani Anastasia Puri Damayanti Andri Pamungkas Anis Aprianti Anisa Melia Yahya Anisa Nurul Alfianti Anna Tata Dewanti Mehhta Annisa Andriani Annisa Andriyani Annisa Rosie Nirmala Annisa Yuliana Salim Annisa Yuliana Salim Annisa' Nur Arinda fitrianatanti Danis Putri Lestari Dewi Kartika Sari Dewi Kartikasari Dewi Listyorini Dewi Utari Dian Nandari Rahmaningsih Dian Yuliyanto Diansari, Andresta Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Eva Dwi Laksita Sari Fahrur Cindy Nur Aini Fildzah Shella Afriany Fitria Purnamawati Fitria Purnamawati Hanif Nur Fauzan Heni Safitri Hermawan, Danang Ida Nur Imamah Ika Nur Rohmatin Ika Nur Rohmatin Indarwati Indarwati Indarwati Intan Anggraini Issemi Lestari Jayanti, Nur Sita Dwi Karisma Adi Mastuti Lestari, Ayu Eka Levyna Zahryne Lutfaturrohmah Mala Nurilmala Maryatun Maryatun maryatun maryatun Maya Ayu Anggraini Ma’arif, Imtihan Syafi’I Melita Putri Royani Mindar Endang Wahyuni Mita Putri Sugiyanto Muhamad Rozaan Setya Daffa Nabila Dewi Cahyani Nada Nurmalasari Nadia Rahmalika Putri Nanda Putri Larasati Neny Utami Neny Utami Norman Wijaya Gati Nur Arisa Panggah Widodo Pratiwi, Lulu Nabillah Purnamawati, Fitria Purwantiningsih, Sri Putri Erna Arselia Noviana Putri Sari Dewi Rahmawatie, Diyah Riska Utami Ryaswati, Luthfi Saputri, Yasinta Dewi Sari Rohmaniah Septiana Ruspandi Sinta Purnama Sari Sofyah Nurul Hidayah Sri Hartutik Sri Widiyati Suciana Ratrinaningsih Sulistyaningsih, Pita Sumardi Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tri Ermayani Tri Susilowati Tri Susilowati Tri Susilowati WAHYU TRI LESTARI Windha Ellyana Kusuma Hati Windha Ellyana Kusuma Hati Yohana Ika Prastiwi Yohana Ika Prastiwi Yunita Nur Hidayah