Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Islamic Banks in Development of Halal Tourism: Evidence from Central Java Indonesia Ismanto, Kuat; Fachrurazi, Fachrurazi; Mas'ad, Muhammad Aunurrochim
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2022.4.1.12493

Abstract

Halal tourism has become a business trend in various countries, including Indonesia. Its existence requires the support of various sharia-based financial institutions, such as Islamic banks. However, its role in this industry has not yet been seen in the regions. The purpose of this paper is to analyze the role and position of Islamic banks in the development of halal tourism, especially in regions in Indonesia. This research was conducted in Central Java which includes three cities, namely Pekalongan City, Semarang City, and Surakarta City. Two types of data are needed in this study, both primary and secondary. Data were collected through observations at destinations, and interviews with Islamic banks and tourism business actors. Secondary data is collected through the assessment of documents, such as journal articles, books, research reports, and websites. The results of this study show that Islamic banks are an important part of regional halal tourism which acts as a supporting facility in the form of institutions. The role of Islamic banks in the development of halal tourism has not been maximized, because there has not been good cooperation with tourism business actors. However, existing Islamic banks have played an indirect role well for tourism business actors (SMEs) and visitors. The position of Islamic banks in the development of regional halal tourism is as a supporting facility. In the halal tourism ecosystem, Islamic banks are part of the ecosystem. This study implies that halal tourism will develop quickly if it is supported by Islamic banks that play a special role in supporting the implementation of halal tourism.
Peningkatan Kualitas UMKM Melalui Pendampingan Sertifikasi Halal di ”Kampung Tahu” Pekalongan Indonesia Ismanto, Kuat; Tarmidzi, Tarmidzi; Afroni, Akhmad; Kamaludin, Iqbal
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Ekonomi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v4i1.3116

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia sedang menggalakkan sertifikasi halal yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Program sertifikasi halal yang diselenggarakan oleh BPJPH ditujukan kepada pelaku usaha kecil dan mikro. Dalam teknisnya, pelaku usaha dibantu oleh pendamping proses produk halal. Tujuan artikel ini adalah membahas kontribusi pendampingan peningkatan kualitas produk halal melalui program sertifikasi halal. Hasil produksi makanan dan minuman dari masyarakat diajukan ke BPJPH untuk memperoleh sertifikat halal secara gratis dengan bantuan Pendamping Proses Produk Halal (P3H). Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan dengan metode ceramah dan bimbingan teknis. Pelaku usaha dibantu membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) dan melakukan pendaftaran. Pada pelaksanaannya, pendampingan dilakukan dua kali dengan melatih pelaku usaha membuat dan mendampingi mendaftarkan produk ke BPJP melalui akun SIHALAL. Dari hasil pendampingan peserta di lapangan diperoleh hasil bahwa para pelaku usaha antusias mengikuti acara pendampingan. Di sisi lain, para pelaku usaha juga telah berhasil memiliki NIB sesuai produk yang dihasilkan. Pada pendampingan yang ke dua, para pelaku usaha telah berhasil membuat akun di ”SIHALAL” dan pengajuannya telah diverifikasi P3H. Pada tahap selanjutnya adalah para pelaku usaha menunggu hasil sidang Komite Fatwa yang selanjutnya akan diterbitkan sertifikat Halal. Dari hasil ini bisa diperoleh informasi bahwa peningkatan kualitas produk UMKM bisa dilakukan melalui sertifikasi produk halal dengan cara pendampingan secara intensif. Pengetahuan tentang sertifikasi halal mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 75% di awal, meningkat 80% pada tahap kedua, dan 89% di tahap akhir. Pendampingan diperlukan karena mereka tidak memiliki informasi dan kemampuan yang memadai untuk melakukan akses.
Pelatihan sistem akuaponik berbasis sumbu menggunakan limbah di Desa Simbang Wetan, Kabupaten Pekalongan Pujiono, Imam Prayogo; Ismanto, Kuat; Rohmah, Syifa; Prayogi, Arditya; Syukron, Akhmad Aufa; Suharyadi, Suharyadi
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v2i2.5895

Abstract

Simbang Wetan Village faces a dual challenge: the accumulation of unmanaged flannel waste from the local convection industry and the need to enhance household-level food security. This community service activity aimed to transfer appropriate technology in the form of an innovative aquaponics wick system that utilizes flannel waste as a key functional component. The method employed a participatory learning approach, combining presentations, hands-on practice, and discussions. This activity was conducted on September 8, 2025, at the Simbang Wetan Village Hall, involving 24 residents. The program's success was measured quantitatively using pre-test and post-test instruments. Data analysis revealed a highly significant improvement in understanding and skills. Specific knowledge regarding the function of flannel fabric as an aquaponics wick surged dramatically from 8.3% in the pre-test to 100% in the post-test. Similarly, practical understanding of assembling the system from recycled materials increased from 4.1% to 87.5%. These results indicate that the workshop was highly effective in transferring knowledge and shifting the community's paradigm towards waste management. The broader adoption of this technology at the household level, along with continuous mentoring, is recommended to ensure program sustainability.
SINERGI EKONOMI KREATIF DAN SETIFIKASI HALAL DALAM MENDORONG DAYA SAING BISNIS BERKELANJUTAN (STUDI KASUS PADA PT. ORIENTAL LANGGENG SENTOSA) M. Halim Barnanda; Muhammad Khoirul Fikri; Kuat Ismanto
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sinergi antara ekonomi kreatif dan sertifikasi halal dalam membangun daya saing bisnis yang berkelanjutan, khususnya pada sektor minuman tradisional yang menghadapi tantangan modernisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana integrasi inovasi kreatif dan sertifikasi halal dapat memperkuat eksistensi PT. Oriental Langgeng Sentosa sebagai produsen minuman legendaris. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, pengemasan ramah lingkungan, dan branding kreatif menjadi strategi kunci dalam memperluas pasar, sementara sertifikasi halal berperan penting sebagai instrumen legitimasi dan jaminan kualitas. Sinergi kedua aspek tersebut terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat identitas budaya, serta menjaga keberlanjutan bisnis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi kreatif dan sertifikasi halal merupakan kombinasi strategis dalam mendorong daya saing berkelanjutan, meskipun masih terdapat kelemahan pada aspek digitalisasi dan distribusi global. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji integrasi digital marketing dan ekspansi pasar internasional sebagai penguatan model bisnis kreatif halal