Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

FUNGSI ADVOKASI TERHADAP RESILIENSI DAN PENERIMAAN DIRI BAGI ANAK KORBAN PERCERAIAN Kushendar Kushendar; Aprezo Pardodi Maba; M Sayyidul Abrori; Ervina Mukharomah; Hernisawati Hernisawati; Andika Ari Saputra
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.682 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v8i2.7094

Abstract

The number of divorce cases that occur in a family leaves sadness, anger to sadness, many agree that the result of divorce is none other than children. The advocacy function is part of the form of guidance and counseling services, namely helping students in an effort to regain their rights that are not considered and or get wrong treatment in accordance with their rights and obligations. The purpose of this study was to determine the psychological condition seen from the aspect of resilience and self-acceptance with the efforts made by the counselor, namely the implementation of the advocacy function for children who are victims of parental divorce. The research method in this article is a case study with a qualitative descriptive approach. The findings were found to affect the mindset and psychological condition of the victim causing students to experience trauma and fear so that it had an impact on the psychology involved in the learning process which decreased and lacked enthusiasm or motivation even though X could be said to be tough. students, but it was known during the counseling that X felt sad, afraid and traumatized which had an impact on decreasing resilience and self-acceptance because he felt that these problems robbed the family of dignity.
Persepsi Guru dan Siswa Tentang Pembelajaran Biologi pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Bayung Lencir Aseptianova Aseptianova; Rizki Herni Nur Izzati; Ervina Mukharomah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.703 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4625

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa tentang pembelajaran biologi pada masa pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Bayung Lencir. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif dan kuantitatif. Populasi adalah seluruh guru Biologi dan seluruh siswa kelas XI jurusan IPA yang ada di SMA Negeri 1 Bayung Lencir. Jumlah responden yang diambil adalah 3 guru biologi dan 96 siswa kelas XI IPA diambil menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner guru dan siswa dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan hasil presentasi skor kuesioner. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Persentase kuesioner guru 55,66% yang berarti sedang (2) Persentase kuesioner siswa 48,37 yang berarti sedang
LKPD PMRI DENGAN KONTEKS MAKANAN KHAS KOTA PALEMBANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Syaifudin Syaifudin; Bonita Hirza; Luvi Antari; Ervina Mukharomah
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v4i3.2839

Abstract

The low learning outcomes and student responses to teaching and learning activities is one of the problems in learning that must be addressed immediately. This article aims to look at improving learning outcomes in mathematics which is taught with Student Worksheets (LKPD) based on the PMRI approach using the traditional culinary context of South Sumatra. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The research subjects were 28 grade IV students at an elementary school in Palembang. The research flow uses the Kemmis and Mc. Taggart plots, with the stages in this study namely planning, action, observation, and reflection which are carried out in two cycles. Data collection was in the form of tests to measure learning outcomes and attitude questionnaires used to determine student responses. Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. From the results of data analysis, it was obtained that the average student learning outcomes in cycle I was 70.82 with a percentage of student completeness of 57.14%, the average student learning outcomes in cycle II rose to 75.63 with a percentage of student completeness of 86.86%. While the results of the questionnaire showed that the activeness and enthusiasm of students increased. The conclusion is that learning mathematics taught with PMRI-based LKPD with the traditional culinary context of Palembang City can increase student interest and learning outcomes.
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa Eka Haryati Yuliany; Mohamad Jakaria; Ervina Mukharomah; Sri Parwanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11469

Abstract

Background: Keberadaan penyu telah lama terancam dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya. Upaya pelestarian penyu dapat dilakukan melalui pendidikan dan pendekatan partisipatif pada generasi muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa/i tentang penyu dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode: Peserta pengabdian masyarakat terdiri dari siswa/i kelas VII sebanyak 37 orang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan metode partisipatif mulai dari ceramah, menonton video, diskusi dan tanya jawab. Teknik pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini ditemukan peningkatan pengetahuan siswa dengan signifikan setelah dilakukan penyampaian materi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat siswa/i memperoleh pengertian terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dan keberadaan penyu. Kesimpulan: Optimalisasi konservasi penyu menggunakan video dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Selanjutnya ditemukan antusias siswa/i menampilkan keinginan siswa/i dalam melestarikan penyu dalam proses tanya jawab.
Edukasi Kantin Bersih Melalui Pemanfaatan Barang Bekas bagi Pemilik Kantin Universitas Muhammadiyah Palembang Marlina Ummas Genisa; Saleh Hidayat; Sri Wardhani; Meli Astriani; Wulandari Saputri; Astrid Sri Wahyuni Sumah; Erni Angraini; Sapta Handaiyani; Erie Agusta; Ervina Mukharomah; Gunawan Ismail; Ike Purnamasari; Efiza Kurniasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1062

Abstract

Kantin Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) bukan hanya sekedar tempat untuk menikamati makanan, namun sebagai tempat bertukar pikiran ilmiah bagi sivitas UM Palembang. Suasana yang mendukung sangat dibutuhkan, terutama dari sisi kebersihan kantin yang masih perlu menjadi perhatian bagi pemilik kantin tertutama ketersediaan tempat sampah. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) “Bersinergi” Menuju Kantin Bersih merupakan PkM kolaborasi yang melibatkan dosen pendidikan biologi, mahasiswa Pendidikan Biologi (S1 dan S2), serta pemilik kantin. PkM ini bertujuan untuk mengedukasi pengelola kantin untuk memanfaatkan barang bekas dalam rangka menuju kantin bersih di UM Palembang. Metode PkM yang dilakukan meliputi pembukaan, edukasi berupa aksi BerKipas (Bersih Kipas angin) serta pemanfaatan bahan bekas untuk kantin, evaluasi sekaligus penutup. Antusias pemilik kantin saat aksi bersih kipas angin serta penggunaan barang bekas menjadi barang berguna bagi kantin yang ada di UM Palembang menunjukkan PkM kolaborasi berjalan sukses. Berdasarkan hasil observasi setelah seminggu kegiatan terlihat bahwa barang bekas hasil kreativitas mahasiswa telah dimanfaatkan oleh mahasiswa dan pemilik kantin.
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa Eka Haryati Yuliany; Mohamad Jakaria; Ervina Mukharomah; Sri Parwanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11469

Abstract

Background: Keberadaan penyu telah lama terancam dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya. Upaya pelestarian penyu dapat dilakukan melalui pendidikan dan pendekatan partisipatif pada generasi muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa/i tentang penyu dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode: Peserta pengabdian masyarakat terdiri dari siswa/i kelas VII sebanyak 37 orang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan metode partisipatif mulai dari ceramah, menonton video, diskusi dan tanya jawab. Teknik pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini ditemukan peningkatan pengetahuan siswa dengan signifikan setelah dilakukan penyampaian materi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat siswa/i memperoleh pengertian terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dan keberadaan penyu. Kesimpulan: Optimalisasi konservasi penyu menggunakan video dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Selanjutnya ditemukan antusias siswa/i menampilkan keinginan siswa/i dalam melestarikan penyu dalam proses tanya jawab.
Pemanfaatan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata de Coco dengan Menggunakan Toge Biji Kacang Hijau Teguh, Teguh; Hirza, Bonita; Hartati, Hartati; Daiana, Mustika; Mukharomah, Ervina; Kushendar, Kushendar; Makmum, Muh Ngali Zainal
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.649

Abstract

Nata merupakan salah satu jenis pangan funsgional yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi magi masyarakat. Nata merupakan kumpulan selulosa yang berbentuk menjadi lembaran bertekstur kenyal, berwarna putih, serta mengapung pada substrat cairan air kelapa. Bahan utama yang sering digunakan dalam membuat nata adalah air kelapa dengan berbantuan bakteri Acetobacter xylinum serta sederetan proses pembuatan secara steril. Pada umumnya nata de coco dibuat dengan bantuan urea, namun tidak pada pengabdian masyarakat ini. Nata yang dihasilkan bebas dari zat kimia melainkan menggunakan ekstrak toge biji kacang hijau. Proses ini penting untuk diinformasikan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Rias Dana Desa Pangestu Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, praktek dan evaluasi. Survei mitra menunjukkan bahwa mitra sangat memahami proses pembuatan nata de coco dan sudah mencoba secara mandiri dalam proses pembuatannta.
STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN FREKUENSI KUNJUNGAN KE POSYANDU DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DI KECAMATAN JAKABARING PALEMBANG Kartika, Ade; Handaiyani, Sapta; Mukharomah, Ervina
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1: JUNE 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.635 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v9i1.578

Abstract

Tantangan di era globalisasi semakin kompleks ini mengharuskan kesehatan hal yang diutamakan. Oleh sebab itu untuk mencapai kesehatan yang hakiki pemerintah mencanangkan program Posyandu dengan tujuan menjangkau masyarakat dari golongan ekonomi tinggi hingga masyarakat ekonomi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi balita berdasarkan frekuensi kunjungan ke Posyandu dan pengetahuan gizi balita di Kecamatan Jakabaring Palembang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Seperti penelitian pada umumnya, teknik pengumpulan data pada penelitian deskriptif dilakukan dengan observasi studi pendahuluan, dan wawancara. Kemudian data diolah berdasarkan teknik analisis data yang sesuai. Hasil penelitian diperolah pada bulan September jumlah kunjungan balita paling banyak. Hal tersebut dikarenakan diberikan vitamin A dan Obat cacing. Jumlah kunjungan balita pada bulan agustus sebanyak 56 orang, bulan September 60 orang, bulan Oktober dan Nopember sebanyak 57 orang. Jumlah pengunjung tidak terlalu berbeda secara signifikan. Data untuk bulan Agustus dan September 2018 dilihat dari arsip buku kunjungan yang dimiliki oleh ketua kader posyandu Cempaka Putih. Sedangkan bulan Oktober dan November 2018 dari hasil peneliti ke lapangan secara langsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kesehatan balita bergantung kepada tingkat kunjungan ke Posyandu dan pengetahuan ibu tentang kesehatan balita baik apabila sering berkunjung ke posyandu. 
Analisis Kendala Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) bagi Mahasiswa Ariani, Tri; Triyanti, Merti; Nawawi, Sulton; Mukharomah, Ervina; Rusdi, Muhammad; Asyhar, Rayandra
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa di Universitas PGRI Silampari dan Universitas Muhammadiyah Palembang. Kurikulum MBKM adalah kebijakan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan 600 mahasiswa dari kedua universitas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti program MBKM dan menganggapnya bermanfaat untuk pengembangan keterampilan, masih terdapat banyak kendala dalam implementasinya. Kendala-kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan MBKM, minimnya sosialisasi, ketidaksesuaian program dengan minat mahasiswa, masalah administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman IT. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, universitas, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan memastikan keberhasilan implementasi program MBKM.
Gerakan Hidup Bersih dan Sehat Bebas Sampah di Desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Mukharomah, Ervina; Samsilayurni; Wardhani, Sri; Yanti, Sri; Aryati, Ani; Antoni; Saputri, Kurnia; Fitria , Primasari
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i2.753

Abstract

Desa Tanjung Batu seberang adalah desa yang pempunyai masalah dalam pengelolaan sampah. Sehingga menyebabkan beberapa warga desa Tanjung Batu seberang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Adapun tujuan dari pengabdian ini untuk menemukan solusi terhadap pengelolaan sampah. Pelaksanaan kegiatan terbagi beberapa tahapan; pertama menganalisa kebutuhan mitra, kedua Menyusun rancangan, ketinga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, ke empat evaluasi proses dan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Metode yang digunakan sebagai pendekatan adalah metode konstruktivisme. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pemberian meteri dengan metode cerama, diskusi, pemberian contoh. Subjek pengabdian ini adalah Masyarakat Desa Tanjung Batu. Instrumen yang digunakan adalah angket pemahaman Masyarakat tentang Pengelolaan sampah. Hasil yang di peroleh dalam kegiatan ini sebanyak 86,50% peserta termotivasi terhadap pelatihan yang dilakukan karena mendapat pemahaman dan wawasan tentang pengelolaan sampah, 92,54% peserta menyatakan materi yang disajikan dapat dipahami/jelas. dan 91,51% peserta menyatakan puas terhadap penjelasan dilakukan secara sistematika dengan bahasa yang baik. Kesimpulan pelatihan yang diberikan dapat menjadi Solusi serta motivasi dalam pengelolaan sampah, dan mengurangi terjangkit penyakit demam berdarah Dengue.