Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES MEDIA SOSIAL WEVERSE DAN TINGKAT FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR ARMY INDONESIA Elisa, Nova; Setyabudi, Djoko; Manalu, S. Rouli
Interaksi Online Vol 12, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran hallyu atau Korean Wave khususnya musik KPop dapat memicu terjadinya perilaku impulsive buying dikalangan penggemar. Hal tersebut terjadi pada ARMY yang merupakan penggemar dari boy group BTS. Beberapa cuitan ARMY di Twitter menjadi indikasi bahwa mereka telah melakukan impulsive buying terhadap merchandise official BTS seperti album, merch box, maupun merchandise lainnya. Perilaku impulsive buying ARMY tersebut muncul seriring dikembangkannya media sosial Weverse, dimana melalui Weverse ARMY tidak hanya mendapatkan update resmi mengenai BTS maupun update mengenai merchandise official yang dirilis, akan tetapi ARMY juga dapat melakukan pembelian merchandise yang dirilis tersebut langsung melalui Weverse. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification untuk menjelaskan hipotesis. Penelitian ini menggunakan teknik non probabilitas untuk teknik pengambilan sampelnya. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 127 responden dengan karakteristik ARMY Indonesia berusia 20 -30 tahun, pengguna Weverse, dan pernah membeli merchandise official BTS selama tiga bulan terakhir. Hasil tes hipotesis pertama menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari intensitas mengakses media sosial Weverse terhadap impulsive buying behavior ARMY Indonesia Hasil tes hipotesis kedua juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari tingkat fear of missing out (FoMO) terhadap impulsive buying behavior ARMY Indonesia. Dengan demikiankedua hipotesis penelitian ini diterima.
Strategi Komunikasi Pemerintah Provinsi di Indonesia Dalam Program Vaksinasi Booster Melalui X Yohanes Thianika Budiarsa; Wildan Namora Ichsan Setiawan; S. Rouli Manalu; Naura Iftika Ramadhanti
Jurnal Komunikasi Global Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v13i2.38217

Abstract

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, akun X Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta (@DKIJakarta) paling banyak membuat cuitan terkait program vaksinasibooster.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam promosi kesehatan program vaksinasiboosteroleh pemerintah provinsi melalui X. Metode campuran yaitu kombinasi antara analisis tematik dan analisis isi kuantitatif digunakan untuk menganalisis 74tweetsyang diunggah oleh akun X Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Bali pada periode Januari hingga Juni 2022. Data cuitan akun X provinsi-provinsi tersebut dianalisis menggunakan kerangka pemikiran fungsimicrobloggingyaituinformation,community, danaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga fungsimicroblogging, tidak ada pemerintah provinsi yang menerapkan tiga fungsi sekaligus dalam produksi pesan promosi kesehatan merekadan tidak ada satu pun dari keempat pemprov tersebut yang menerapkan fungsi komunitas. Pemprov DKI Jakarta danJawabBarat menerapkan fungsi informasi danaction,sedangkan pemprov Bali dan Yogyakarta hanya menerapkan fungsi informasi.Compared to other provinces in Indonesia, the X account of the DKI Jakarta ProvincialGovernment (@DKIJakarta) posted the most tweets related to the booster vaccination program.This study aims to identify communication strategies for health promotion of the boostervaccination program by provincial governments through X. A mixed-method approach,combining thematic analysis and quantitative content analysis, was used to analyze 74 tweetsuploaded by the X accounts of the provincial governments of DKI Jakarta, West Java, YogyakartaSpecial Region, and Bali between January and June 2022. The tweets were analyzed using themicroblogging function framework: information, community, and action. The findings reveal thatnone of the provincial governments applied all three microblogging functions simultaneously intheir health promotion messagesandnone of the four provincial governments employed thecommunity function. DKI Jakarta and West Java utilized the information and action functions,while Bali and Yogyakarta only applied the information function.
Co-Authors ., Sa’adatina Adi Nugroho Afifah Azzahra Agus Naryoso S.Sos, M.Si, Agus Naryoso Alifah Erti Puspaningrum Alma Lathifia Adzani Alya Husni, Asyifa Alyanissa R.S., Vania Alyssa Jasmine Aurelia Rahmiqatrunnada Amellia Syaloom Amida Yusriana Annastasia Ediati Ariabryna Batari Nadyasworo Arina Sekar Ayu Pertiwi Avian Savitri, Lulu Ayu Mila Ningrum Azzahrani, Safira Bulandari, Devita Christy Ofeelia, Meyndi Cornelia Larasati Anggraeni Desynta Kurnia Hapsari Dewi Anggraini, Elysia Dhea Ayu Fairuzha Dian Veronika Sakti Kaaloeti Djoko Setyabudi Djoko Setyabudi Djoko Setyabudi Djoko Setyabudi Elisa, Nova Erica Pinasthika, Emilia Gabby Aurelia Gracella Rosaline, Maria Hanafi, Sekar Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hendra Try Ardianto Hesa Dhiaokto Hasabi Kanaya Faza, Kayla Khairani, Yulia Khatarina Ika Pramelianti Krisan Putri, Florentina Krisanti Cahyaningtyas, Yulia Kukuh Mujiono Kurnia, Ayu Kushandajani . Laila Kholid Alfirdaus Lintang Ratri Rahmiaji Lusi Alisah Lusia Wibowo, Marvela March Hot Asi Sitanggang Miratus Sholekhah, Ana Moghni Labib, Ridho Muhammad Irzal Adiakurnia Mumtaz, Tsaniyatul Naafisa Maulida Pratama Naomi Feby Yolanda Br Saragih Naura Iftika Ramadhanti Nosiva Rini, Lilis Novel C Damarjati, Dimas Nur Fadila, Jihan Nur Suryanto Gono, Joyo Nurindah Zahra Harya Puspa Nurul Hasfi Nurul Hidayah Ova Adelia Paundria Dwijastuti Pertiwi, Bunga Puspa Ningrum, Kumala Putri Dwikurnia, Josephine Putri Pangestu, Tiara Qurrota Ayun, Primada Rachma Fitriani, Areta Rafky Muhammad Rahayu, Kusnurul Rahma Az Zahra Laksmitha Rahmanuz Zidan, Aimar Raihan Atha Naufal Wardhana Raihan Muhammad, Athar Ramadhinda, Azzahra Rania Rizki Zulkarnain Regita Pratitis, Penthasuci Rindiana Kiswari Sakti Kaloeti, Dian Veronika Sarah Nabila Septiana Devi Permatasari Sheila Rafa Azzahra Shela Kusumaningtyas Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Surraya Ulfa, Nurist Suryanto Gono, Joyo Nur Syaiful Millah Tahamata, Valentino Marcel Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Tazkia Irsyad, Raihana Tita Adi Tiyawati Tjen Jocelyn Ivana Tjen Maurilia Zerlina Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Vania Malinda Wildan Namora Ichsan Setiawan Wiwid Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yohanes Thianika Budiarsa Zakira, Tuhfah Zelda Elsa Khabibah