Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI PKK DESA TEBON MELALUI PELATIHAN USAHA MAKANAN MINUMAN HALAL DAN SEHAT Sri Abidah Suryaningsih; Khusnul Fikriyah; Fitriah Dwi Susilowati; Amalia Ruhana; Farisul Umam Azka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5663

Abstract

Dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi dan meratakan tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Tebon maka perlu adanya komitmen dari masyarakat untuk menuju desa mandiri Ekonomi. Berdasarkan data ( https://tebon.magetan.go.id/) kondisi masyarakat Tebon dilihat dari informasi pekerjaan menunjukkan 40% masih belum Bekerja, 10% Ibu Rumah Tangga,20% Karyawan Swasta, dan 30% Pelajar/Mahasiswa.Data ini menjadi alasan utama untuk memberdayakan masyarakat yang belum bekerja dan Ibu Rumah Tangga atau anggota PKK agar memiliki kompetensi tambahan di bidang usaha. Usaha pengolahan makanan dan Minuman dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam atau megutamakan produk unggulan desa dengan menekankan pada usaha halal dan sehat. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Tebon Mbarat Magetan. Tujuan PKM ini memberikan pelatihan usaha makanan dan minuman halal dan sehat, metode yang digunakan Adalah workshop, hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menunjukkan sebanyak 90% peserta memahami materi pentingnya usaha halal dan sehat. para peserta juga memahami pentingnya label halal pada produk makanan dan minuman sebagai bentuk kesadaran untuk selalu mengkonsumsi produk halal. dengan usaha halal dan sehat mampu meningkatkan kemandirian Ekonomi.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS BRANDING DAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL: STUDI KASUS PKK WIYUNG, SURABAYA Fitriah Dwi Susilowati; Ahmad Ajib Ridlwan; Khusnul Fikriyah; Yan Putra Timur; Muhammad Widyarta Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5841

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan branding dan optimalisasi digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era transformasi digital. Artikel ini membahas strategi pemberdayaan UMKM berbasis branding dan digital marketing yang diterapkan kepada kelompok UMKM PKK Wiyung, Surabaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas literasi digital, kemampuan pemasaran daring, serta penguatan identitas produk lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory action research (PAR) dengan pendekatan capacity building dan digital branding workshop. Hasil menunjukkan bahwa melalui pelatihan branding, pengelolaan media sosial, dan pendampingan pembuatan konten digital, pelaku UMKM PKK Wiyung mengalami peningkatan signifikan dalam hal kesadaran merek (brand awareness), peningkatan volume penjualan, serta perluasan jangkauan pasar. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan masyarakat. Artikel ini menegaskan bahwa pemberdayaan berbasis branding dan digital marketing merupakan strategi efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal di era ekonomi digital.
The role of augmented reality in halal beauty shopping experience Mardhiyah, Dien; Futuwwah, Ali Imaduddin; Susilowati, Fitriah Dwi; Osman, Syuhaily; Gozali, Nidia Artanti; Putri, Nadia Ramadhani Nugroho
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/al-uqud.v9n2.p143-161

Abstract

Augmented Reality (AR) is rapidly evolving and being integrated into various business sectors, including the halal cosmetics industry. Additionally, AR helps prevent contamination from non-halal ingredients and reduces the spread of diseases associated with shared testers. Despite these advantages, consumer adoption of AR in online cosmetic selection remains low. Many shoppers still cannot use AR, despite its vividness, interactivity, and customizable features, which can significantly enhance product exploration and foster a positive perception of the technology. This study investigates the key factors influencing consumers' intentions to use AR when purchasing halal cosmetics, employing the SOR theory as a framework. Through a quantitative approach and SEM-PLS analysis, the findings reveal that AR attributes play a crucial role in creating a more immersive and compelling halal shopping experience. These insights offer valuable guidance for businesses seeking to develop AR-driven marketing strategies—an approach that remains underutilized in the halal cosmetics industry. By leveraging AR technology, companies can bridge the gap between online and offline shopping, enhance consumer confidence, and drive greater engagement in the halal beauty market.
Pengaruh Religiusitas, Influencer Endorsement dan Online Customer Review Terhadap Niat Beli Produk Fashion Muslim di Online Shopping Shafa Zahirah Dwi Hasna; Fitriah Dwi Susilowati
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).25743

Abstract

Perkembangan teknologi dan modernisasi membuat kebutuhan fashion semakin meningkat. Berdasarkan data SGIE 2024 mencatat Indonesia menempati posisi pertama dunia dalam sektor fashion Muslim. Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia turut mendorong kemajuan industri fashion Muslim. Besarnya jumlah pengguna internet membuat banyak pengusaha fashion Muslim beralih menggunakan platform Online untuk menjual produk mereka. Hal ini sejalan dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Religiusitas, Influencer endorsement dan Online Customer review terhadap niat beli fashion Muslim di Online Shopping. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengambilan sampel melalui metode purposive sampling, dengan menyebar kepada 174 responden mahasiswa Muslim Surabaya. Analisis data menggunakan SEM-PLS melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan Religiusitas tidak terdapat pengaruh terhadap niat beli produk fashion Muslim di Online Shopping. Sedangkan Influencer endorsement dan Online Customer review secara parsial berpengaruh positif terhadap niat beli produk fashion Muslim di Online shopping.
Pengaruh Kualitas Produk, Packaging Design dan Halal Awareness Terhadap Niat Beli Parfum Non Label Halal Muhammad Ammar Abdullah; Fitriah Dwi Susilowati
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).25756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, Packaging design dan halal awareness terhadap niat beli parfum non label halal pada konsumen muslim. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 151 responden. Pengambilan data dilakukan dalam bentuk kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk dan Packaging design berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli parfum non label halal pada konsumen muslim. Sedangkan variabel halal awareness berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niat beli parfum non label halal pada konsumen muslim. Kesimpulannya adalah konsumen muslim memberikan nilai tinggi terhadap kualitas produk dan Packaging design sebelum melakukan pembelian parfum non label halal. Keterbatasan penelitian ini karena waktu dan tenaga peneliti yang menyebabkan tidak dapat menggunakan sampel konsumen muslim di seluruh Indonesia
Switching Intention Kosmetik Halal Pada Perempuan Muslim Generasi Z : Pendekatan Teori Push-Pull-Mooring Yasamin, Zahrotul; Susilowati, Fitriah Dwi
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Vol 9 No 1 (2026): April in Proses
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jekobi.v9n1.p15-33

Abstract

This study analyzes the factors influencing switching intention to use halal cosmetics among Generation Z Muslim women using the Push-Pull-Mooring theory approach. The variables studied include dissatisfaction and regret (push), perceived value and price (pull), and halal awareness and religiosity (mooring). This quantitative study involved 178 Muslim female respondents aged 17–27 who had used cosmetics without a halal label. Data were collected through questionnaires and SEM-PLS analysis using SmartPLS 4. The results showed that dissatisfaction, regret, perceived value, and price significantly influenced switching intention, while halal awareness and religiosity did not. These findings confirm that the intention to switch to halal cosmetics is driven more by dissatisfaction, value and price considerations, and regret from previous purchases than by halal awareness and religiosity.
Pengaruh Content Marketing, FOMO, dan Religious Commitment Terhadap Keputusan Pembelian Produk Halal: Pada Tiktok Shop di Kalangan Muslim Gen Z Indrianti, Ika Choilia; Susilowati, Fitriah Dwi
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Vol 9 No 1 (2026): April in Proses
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital media has encouraged the use of Content Marketing as a marketing strategy that may influence consumers’ psychological conditions, including Fear of Missing Out (FoMO), particularly among Generation Z who are highly active on social media. This study aims to examine the effect of Content Marketing on Fear of Missing Out (FoMO) and its implications for purchase decisions among Muslim Generation Z in Surabaya. A quantitative approach was employed using a survey method through questionnaire distribution to Muslim Generation Z respondents in Surabaya. The results show that Content Marketing affects Fear of Missing Out (FoMO), while FoMO does not affect purchase decisions. The findings contribute to consumer behavior studies based on the Stimulus Organism Response (S-O-R) theory and provide practical insights for businesses in developing informative and ethical Content Marketing strategies
Unveiling Zakat Decision: Exploring the Role of Religiosity, Moral Reasoning, Peer Influence, and System Fairness in Shaping Institutional Trust and Customer Zakat Intentions Susilowati, Fitriah Dwi; Ridlwan, Ahmad Ajib; Yasin, Achmad; Monoarfa, Hilda; Shikur, Anwar Adem
ZISWAF Vol 10, No 2 (2023): ZISWAF: JURNAL ZAKAT DAN WAKAF
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ziswaf.v10i2.25455

Abstract

Zakat is an Islam instrument used to help alleviate poverty and improve community welfare. Even though the potential of this instrument in Indonesia is very large, the income is still very low due to the lack of trust known as Muzakki (zakat payer). Therefore, this research aimed to explore the factors that influence Muzakki in zakat institutions and the provision intention. Data collected from a survey of 207 valid observations was validated using the partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) to examine the variables and examine the predictive relevance of the model. The results showed that peer influence and system fairness influence trust institutions, while zakat institution can improve fairness and transparency for Zakat recipients. Furthermore, to enhance the trust of Muzakki, marketers need to employ strategies to influence a group of individual to ensure customers are inclined to trust the zakat institution.