Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Uji Perbedaan Sifat Fisik dan Organoleptik Antara Daging Babi Ditambahkan Boraks dan Direndam Darah Sapi Musi, Maria Mayasari; Ismanto, Arif; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v8i1.15576

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat pengulangan. Perbedaan pH dan warna daging akan dianalisis menggunkan ANOVA dan uji perbedaan menggunakan analisis Uji BNT 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam uji perbedaan sifat fisik organoleptik antara daging babi yang ditambahkan boraks dan daging babi yang direndam darah sapi dapat disimpulkan bahwa : Perendaman daging dengan darah sapi dan boraks pada daging babi memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap kualitas fisik (warna dan pH) daging babi. Daging babi yang direndam darah sapi dan penambahan boraks untuk organoleptik mutu hedonik menunjukan hasil warna tidak berbeda nyata. Sedangkan organoleptik skala hedonik menunjukan hasil tidak berbeda nyata pada warna. Uji warna pada daging babi yang ditambahkan boraks dan darah sapi pada nilai L*, dan b* tidak berbeda nyata, sedangkan nilai a* menunjukan hasil yang berbeda nyata pada penambahan dan perendaman darah sapi dan boraks. Berdasarkan jenisnya tersebut, biasanya daging diperjual-belikan secara terpisah dengan harga yang berbeda. Persentase karkas babi juga cukup tinggi bisa mencapai 65-80%, hal tersebut merupakan 2 faktor yang menyebabkan harga daging babi relative murah selain dari factor pakan tentunya.
Effect of cempedak addition before and after fermentation on the quality of goat milk yoghurt Farah diba 'izzati; Arif Ismanto; Mirna Mualim; Amani Aldiyanti; Fadhil Muharram; Muhammad Rizki Fadillah; Yunda Shasa Paradilla
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 14 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v14i1.17664

Abstract

Goat milk yoghurt has considerable potential as a functional dairy product because of its high nutritional value and digestibility. However, its distinctive goaty aroma may reduce consumer acceptance. Incorporating cempedak fruit (Artocarpus champeden), known for its strong and distinctive aroma, is anticipated to enhance the sensory quality of goat milk yoghurt. This study aimed to evaluate the effect of adding cempedak before and after fermentation on the physical properties (pH and color) and organoleptic characteristics of goat milk yoghurt. The experiment consisted of two treatments with four replicates: addition of cempedak after fermentation (A) and addition before fermentation (B). The physical properties were analyzed using instrumental measurements, and organoleptic data were evaluated using the Wilcoxon signed-rank test. The results showed that Treatment A produced a higher pH value than treatment B. In terms of color, treatment A exhibited higher lightness (L*), whereas treatment B exhibited higher redness (a*) and yellowness (b*). Organoleptic evaluation indicated that the yoghurt with cempedak added after fermentation was preferred by panelists in terms of taste, aroma, texture, and color. In conclusion, the timing of cempedak addition significantly influenced both the physicochemical and sensory qualities of goat milk yoghurt, with post-fermentation addition providing better overall acceptability.
Efek Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma Malabathricum L.) terhadap Sifat Fisik, Penerimaan Organoleptik, Aktivitas Antoksidan, dan Viabilitas Probiotik pada Yogurt Hasan, Abdullah Kiemal Sholeh; Ismanto, Arif; Indana, Khoiru; Fajrih H, Nurul; Nur Wahyuningtyas, Amalina
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 7, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v7i2.66120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) terhadap sifat fisik, aktivitas antioksidan, viabilitas probiotik, dan penerimaan organoleptik yogurt. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi ekstrak (0%, 1,5%, 3%, 4,5%, dan 6%) dan empat ulangan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak secara signifikan meningkatkan aktivitas antioksidan yogurt, dengan nilai IC50 terendah pada konsentrasi 6% (115,6 µg/mL). Sebaliknya, viabilitas bakteri asam laktat (BAL) menurun linear dengan peningkatan ekstrak, meskipun seluruh perlakuan masih memenuhi standar minimal (>10⁷ CFU/mL). Penambahan ekstrak juga menyebabkan penurunan viskositas dan kecerahan yogurt, serta peningkatan nilai warna a* dan b*. Nilai pH tidak berbeda nyata antar perlakuan, menunjukkan stabilitas keasaman. Penilaian organoleptik menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan ekstrak hingga 3% masih diterima dengan baik oleh panelis. Dengan demikian, konsentrasi optimal ekstrak daun karamunting dalam yogurt adalah 3%, yang mampu meningkatkan aktivitas antioksidan tanpa mengurangi kualitas fisik dan sensorik secara signifikan.