Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERSEPSI PETERNAK SAPI TERHADAP PELAKSANAAN INSEMINASI BUATAN DI DESA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Ramadhana, Arya Pitra; Ibrahim, Ibrahim; Ismanto, Arif
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v5i2.8338

Abstract

The purpose of this study was to determine the perception of cattle farmers on the implementation of artificial insemination in Gunung Putih Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency. The analysis used in this study is to use a Liker scale. This research was conducted from May to June 2022 in Gunung Putih Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency. This type of research is a type of descriptive research. The results of this study indicate that the perception of cattle farmers on the implementation of artificial insemination in Gunung Putih Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency mostly agrees with the implementation of artificial insemination because it helps farmers in breeding livestock for breeders.
Pengaruh Penambahan Daun Kluwek (Pagium Edule) sebagai Pengawet Alami pada Daging Babi terhadap Kualitas Fisik, Awal Pembusukan, Uji Total Plate Count (TPC) Ismanto, Arif; Avu, Marselina; Manullang, Julinda Romauli
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.13478

Abstract

Daging babi merupakan media yang baik untuk perkembangan mikroba patogen (Coliform), non patogen (Laktobacillus sp), karena mengandung nutrisi tinggi, kemungkinan terkontaminasi oleh mikroba. Pengawetan dilakukan untuk memperpanjang masa simpan daging dengan cara mencegah kerusakan dan pembusukan oleh mikroogranisme. Tujuan penelitian ini mengetahui kualitas fisik (warna dan pH), awal pembusukan, dan uji Total Plate Count daging babi yang ditambahkan daun kluwek sebagai bahan pengawet alami dengan masa simpan yang berbeda. Parameter yang diuji : Warna, pH, awal pembusukkan, dan uji Total Plate Count (TPC) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan uji BNT 5%. Penelitian menunjukkan bahwa daging babi yang ditambahkan daun kluwek memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) pada uji warna dan pH, uji awal pembusukan memberikan hasil negatif pada P0, P1, P2 dan positif pada P3, P4. Uji Total Plate Count (TPC) menunjukkan hasil TBUD pada P1, P2, P3, P4 dan P0 menunjukkan hasil 11 x 10 5 . Daging babi yang ditambahkan daun kluwek mengalami penurunan kualitas fisik pada 72 jam dan 96 jam.
Pengaruh perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih (piper betel) terhadap kualitas fisik, organoleptik dan total bakteri Putra, Angga Setya; Ismanto, Arif
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v5i1.6057

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh perendaman ekstrak daun sirih (Piper betel) level berbeda terhadap kualitas fisik dan organoleptik. Metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 5 ulangan (P0= kontrol; P1= perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih 10%; P2= perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih 20%; P3= perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih 30%; dan P4= perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih 40%). Nilai pH dan susut masak usus ayam yang direndam dengan ekstrak daun Sirih yang berbeda menunjukkan perbedaan tidak nyata (p>0,05). Perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih yang berbeda menunjukkan pengaruh nyata (p<0.05) terhadap perlakuan warna, aroma, tekstur dan rasa. Perendaman usus ayam dengan ekstrak daun sirih pada level yang berbeda menurunkan konsentrasi jumlah bakteri, berpengaruh pada warna, aroma, tekstur, rasa dan pada total bakteri, namun tidak mempengaruhi pada kualitas fisik.Kata kunci: Usus ayam; daun sirih; total bakteri; kualitas fisik
Identifikasi Morfometrik dan Sifat Kualitatif Sapi Bali Jantan di Kota Samarinda Lestiyanto, Dicky; Indana, Khoiru; Ismanto, Arif; Fanani, Anhar Faisal
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v5i2.3770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfometrik dan sifat kualitatif sapi bali jantan dewasa asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipelihara di Samarinda. Data dikumpulkan dari 98 ekor sapi bali jantan pada 3 kecamatan di Kota Samarinda. Parameter yang diamati meliputi ukuran morfometrik dan sifat kualitatif sapi bali jantan. Data pengukuran yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil dari penelitian diperoleh koefisien keragaman sedang meliputi tinggi panggul 6,92 %, tinggi badan 6,99 %, panjang kepala 7,56 %, panjang badan 7,82 %, dalam dada 7,42 %, lingkar dada 10,55 %, lebar dada 11,44 %, lebar kepala 13,69 % dan lebar panggul yang memiliki nilai sebesar 10,92 %. Secara kualitatif, sapi bali jantan menunjukkan berbagai warna tubuh. Disimpulkan bahwa sapi bali jantan memiliki nilai koefisien keragaman morfometrik yang berada pada tingkat sedang. Pada pengamatan tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada seluruh individu sampel memenuhi kriteria SNI bibit sapi bali serta ditemukan penyimpangan sifat kualitatif sebagai penciri pada warna rambut ekor yang berwarna putih.
TRAINING HALAL SLAUGHTERERS IN SAMARINDA ON KNIFE SHARPENING WITH WHETSTONE AND SHARPENING STEEL Wibowo, Ari; Suhardi, Suhardi; Ismanto, Arif; Ibrahim, Ibrahim; Aprylasari, Dede; Harris, Muhammad Ichsan; Daru, Taufan Purwokusumaning; Manullang, Julinda Romaulli
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.1139

Abstract

Slaughtering animals is a crucial stage in the food production chain, especially for Halal meat products that adhere to animal welfare standards. Proper knife sharpening techniques are essential in minimizing pain and stress for animals during the slaughtering process. This study reports on a training program in knife sharpening techniques using a combination of whetstones and sharpening steel conducted in Samarinda. The training involved Halal slaughterers from various mosques and markets in the Sambutan District of Samarinda. The method aimed to enhance the participants' skills in optimal knife sharpening, forming a blade edge that meets the animal welfare-based meat-cutting industry standards. The training results indicated that 75% of participants successfully applied the sharpening techniques that were taught, producing convex-shaped blade edges that were more efficient in the slaughtering process. This success positively impacted the implementation of animal welfare standards and the quality of the resulting meat. In conclusion, the training effectively improved Halal slaughterers' skills and significantly impacted the implementation of animal welfare standards in Samarinda. Support from the Samarinda City Food Security and Agriculture Office, the Animal Husbandry Department of Mulawarman University, and the Halal Slaughtering Da'wah Organization of Samarinda City played a crucial role in the success of this training.
Hidrolisis Protein Tanduk Muda Rusa Sambar (Rusa unicolor) serta Potensinya sebagai Penurun Resiko Hipertensi Arif Ismanto
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 3 No. 3 (2016): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v3i3.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hidrolisis tanduk muda rusa Sambar (Rusa unicolor) dengan enzim pencernaanm yaitu enzim pepsin dan tripsin, serta mengetahui adanya aktivitas Angiotensin I-Converting Enzyme Inhibitor dari protein tanduk muda tersebut. Protein tanduk muda rusa Sambar dihidrolisis dengan enzim pepsin dan tripsin selanjutnya diuji aktivitas penghambatan ACE (ACE-I). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanduk muda rusa Sambar mengandung air 11,34 %; protein sebesar 22,4%; lemak 13,74% dan abu sebesar 37,29%. Potensi sebagai agen antihipertensi dilakukan uji penghambatan angiotensin converting enzyme (ACE). Berdasarkan hasil penelitian diketahui adanya aktivitas penghambat ACE sebesar 83,38 % pada konsentrasi protein 1,266 mg/ml. Kata kunci: Tanduk muda rusa Sambar, Hidrolisis protein, Hipertensi, Angiotensin converting enzyme inhibitor
Pengaruh Penambahan Karagenan (Euchema Cottoni) pada Taraf yang Berbeda Terhadap Kualitas Fisik Dan Kualitas Kimia Nugget Ayam Ismanto, Arif; Ramadani, Fitri Ismiyati; Wibowo, Ari
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v7i2.18583

Abstract

Karagenan merupakan bahan tambahan yang mengandung serat pangan sebagai pengikat, pencegah pelepasan air dan penstabil pada daging olahan restrukturisasi. Karagenan tidak hanya digunakan dalam industri pangan tetapi juga dalam industri minuman, industri kosmetik dan industri farmasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan pada produk olahan daging ayam berupa nugget ayam pada taraf berbeda terhadap mutu fisik dan mutu kimia nugget ayam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 di Laboratorium Produksi dan Teknologi Ternak, Laboratorium Nutrisi Ternak dan Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Samarinda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dari 4 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu P0 = nugget ayam tanpa penambahan karagenan, P1 = nugget ayam dengan penambahan karagenan 2%, P2 = nugget ayam dengan penambahan karagenan 4%, P3 = nugget ayam dengan penambahan karagenan 6%, P4 = nugget ayam dengan penambahan karagenan 8%, P5 = nugget ayam dengan penambahan karagenan 10%. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) apabila terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nugget ayam yang ditambahkan karagenan dengan taraf yang berbeda menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada uji pH, uji kadar air, uji warna L* sebelum digoreng, L* setelah digoreng, a* setelah digoreng dan b* sebelum digoreng sedangkan pada uji ikatan air dan uji warna a* sebelum digoreng dan b* setelah digoreng menunjukkan hasil tidak berbeda nyata.
Antioxidant Activity and Physical Characteristics of Pasteurised Goat Milk with Added Kelulut Honey Sulistyowati, Anastasya Dian; Wibowo, Ari; Nurmasytah, Andi; Suhardi, Suhardi; Ismanto, Arif
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v6i1.61947

Abstract

This study investigates the impact of incorporating kelulut honey (Heterotrigona itama) on the antioxidant activity and physical properties of pasteurized goat milk. Kelulut honey, known for its high content of bioactive compounds such as flavonoids and phenolics, has been shown to enhance the antioxidant capacity of food products. A completely randomized design (CRD) was employed, with five experimental treatments involving the addition of kelulut honey at concentrations of 0%, 5%, 10%, 15%, and 20% to pasteurized goat milk. Key parameters evaluated included antioxidant activity (measured using the DPPH method), viscosity, pH, and color attributes (L*, a*, b*). The results demonstrated a significant increase in antioxidant activity, peaking at 77.92% in the 20% honey treatment. Furthermore, viscosity was observed to rise with increasing honey concentration, while pH levels exhibited a decline. Color analysis indicated a shift towards more reddish (a*) and yellowish (b*) hues as honey concentrations increased. These findings highlight kelulut honey as a potent natural antioxidant that also improves the physical characteristics of pasteurized goat milk. The study suggests that this fortified product has potential as a functional beverage, offering notable health benefits to consumers.
Evaluasi Proses Hidrolisis Enzimatis Protein DagingRusa Sambar (Rusa unicolor) Menggunakan Enzim Pepsin dan Tripsin Ismanto, Arif
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses hidrolisis protein daging rusa Sambar (Rusa unicolor) sebagai tahap awal untuk menghasilkan peptida bioaktif. Enzim proteolitik yang digunakan yaitu enzim pepsin dan tripsin. Proses hidrolisis dievaluasi menggunakan parameter protein terlarut, dan Degree of Hydrolysis (DH). Konsentrasi protein terlarut ditentukan dengan metode Biuret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi protein terlarut (mg/ml) menggunakan Biuret sebelum proses hidrolisis adalah 8,33 ± 0,10, setelah hidrolisis pepsin adalah sebesar 8,33 ± 0,10 dan setelah hidrolisis trypsin adalah 7,89 ± 0,12. Hasil analsis proksimat menunjukkan bahwa daging rusa Sambar memiliki kandungan air 73,25%, protein sebesar 22,49%, abu 2,35% dan lemak 3,35%. Nilai pH daging rusa Sambar adalah 7,8, setelah hidrolisis pepsin dan tripsin berturut-turut adalah sebesar 2,4 dan 6,5. Degree of Hydrolysis daging rusa Sambar yang telah dihidrolisis oleh pepsin adalah sebesar 29% dan oleh trypsin adalah sebesar 23 %. Dapat disimpulkan bahwa hidrolisis menggunakan pepsin dan trypsin berjalan secara optimal, yang dibuktikan dengan peningkatan kadar protein terlarut. Proses hidrolisis menggunakan pepsin lebih efektif dibandingkan hidrolisis menggunakan trypsin.
Tingkat Pengetahuan Peternak Sapi Terhadap Limbah yang Dihasilkan Di Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara Ismanto, Arif; Yetriani, Yetriani; Lesmana, Dina
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.168

Abstract

Usaha peternakan sapi di Indonesia sampai saat ini masih mementingkan produktivitas ternak dan belum mempertimbangkan aspek lingkungan dan dampak kegiatan terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah peternakan sapi di Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggambarkan tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah peternakan sapi. Responden penelitian ini adalah peternak sapi di Desa Sidorejo tahun 2017 yang berjumlah 31 orang. Metode pengambilan sampel di lokasi penelitian dilakukan dengan proportional random sampling. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder, selanjutnya data yang telah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah yang dihasilkan sapi masuk dalam kategori rendah 96,77% dan 3,23% masuk kedalam kategori sedang.