Claim Missing Document
Check
Articles

METODE DAN MEDIA PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Aqsha Cahya Abdilah; Cecep Anwar
Expectation: Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 2 (2023): Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pendidikan Islam merujuk pada strategi yang dapat dipergunakan oleh pengajar untuk membantu peserta didik mengembangkan karakter Muslim sesuai pedoman yang terdapat dalam Al-Qur'an dan hadits. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa seseorang dapat tumbuh menjadi individu yang taat beragama, bertaqwa, dan memiliki akhlak mulia, serta dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Media pendidikan Islam, di sisi lain, adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan materi atau informasi keilmuan kepada individu dalam rangka mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu mendidik individu yang beriman dan memiliki akhlak yang baik. Dalam pandangan Al-Qur'an, metode dan media pendidikan Islam dianggap sebagai jalan, cara, alat, atau petunjuk untuk menyampaikan pesan dengan tujuan agar isi informasi dapat diserap dengan baik, baik secara langsung maupun tidak langsung. Al-Qur'an dianggap sebagai sumber yang sangat lengkap untuk menyampaikan segala sesuatu yang telah terjadi dan yang akan terjadi, menjadi rujukan dan pembelajaran bagi umat Islam untuk memahami dan meyakini segala aspek kehidupan. Pada tingkat yang lebih tinggi, pendekatan ilmiah juga digunakan untuk membuktikan kebenaran isi Al-Qur'an, memperkuat keimanan dan ketakwaan umat Muslim, serta membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.
MEMAHAMI KEPEMIMPINAN KUAT AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Hasna Nabilah Mumtaz; Cecep Anwar
Expectation: Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 2 (2023): Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membahas kepemimpinan melibatkan fenomena interaksi sosial yang kompleks dan unik, di mana setiap individu akan menunjukkan perilaku kepemimpinan ketika berinteraksi dalam sebuah format dengan mempengaruhi orang lain. Kepemimpinan sering diartikan sebagai tingkat kekuatan untuk mempengaruhi, sedangkan pemimpin adalah individu yang memiliki potensi paling besar untuk mempengaruhi. Seorang pemimpin yang tidak mampu mengaktualisasikan pengaruhnya menandakan kurangnya karakter kepemimpinan yang sejati. Begitu pula dengan pendidikan yang penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Untuk meningkatkan pendidikan berkualitas, ada banyak faktor yang berperan dalam peningkatannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami gagasan kepemimpinan yang kuat, kepercayaan, dan tanggung jawab dalam pendidikan melalui pendekatan literatur terhadap tulisan dan analisis ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan topik-topik ini. Temuan penelitian ini penting karena menunjukkan bahwa kepemimpinan yang kuat bergantung pada jejak Nabi, yang merupakan wujud kepemimpinan bagi umat manusia. Sebagai pemimpin terkemuka yang menjadi teladan ideal bagi para pengikutnya, Nabi Muhammad SAW mempunyai empat sifat utama, yang salah satunya adalah amanah, yang berarti dapat dipercaya dalam menjalankan tugas kepemimpinannya. Tanggung jawab pendidikan dibagi menjadi empat kelompok yang berbeda: 1) Orang tua sebagai pendidik utama, 2) Pendidik/guru yang mengikuti kelas formal di sekolah, 3) Siswa sebagai individu yang membutuhkan bimbingan, dan 4) Pemerintah yang memfasilitasi kelanjutan pendidikan individu.
DIMENSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (PELAKSANAAN DAN PENGAWASAN) PERSPEKTIF AL-QUR’AN Ismatu Zahroh; Cecep Anwar
Expectation: Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 2 (2023): Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Pendidikan merupakan pengelolaan pengembangan yang diterapkan di dalam pengembangan Pendidikan. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan merupakan fungsi yang harus ada dalam sebuah manajemen, agar tujuan dapat tercapai dengan baik. Seorang pemimpin atau manajer harus dapat mengelola manajemen dengan terampil dan memiliki rencana yang matang. Manajemen Pendidikan Islam dengan berdasarkan pandangan Alqur’an bahwasanya harus bekerja dengan keteladanan, penuh tanggungjawab, terampil, amanah. Karena hal tersebut akan selalu diawasi oleh Allah, setiap perbuatan yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah. Al_qur’an memberika arah dan tujuan dalam manajemen agar setiap proses dan Langkah-langka dapai sesuai dengan nilai-nilai Islami dan menghasilkan sebuah hasil yang baik serta berkualitas.
Konsep Kepemimpinan dalam Al-Qur’an: Studi Kasus Lingkungan Sekolah SMP Ar-Rafi’ Drajat Hafidz, Hafidz; Anwar, Cecep; Fadhyla, Gumilang Eka
Educational Journal of Islamic Management Vol. 4 No. 2 (2024): Call for Paper: Volume 4 Nomor 2 November 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ejim.v4i2.5219

Abstract

Kepemimpinan dalam Islam memiliki prinsip amanah, keadilan, dan tanggung jawab yang menjadi landasan penting dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep kepemimpinan Islam yang berdasarkan Al-Quran serta relevansinya terhadap pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan secara induktif, dimana pengumpulan data dengan analisis deskriptif pada berbagai fakta yang dijumpai di realita. Hasil penelitian membuktikan bahawasanya Al-Quran memberikan panduan yang jelas mengenai tugas pemimpin sebagai khalifah di muka bumi yang mencakup implementasi dari amanah dan keadilan. Nilai kepemimpinan Islam yang bersumber dari Al-Quran sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia pendidikan untuk mencetak generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan mampu memimpin dengan nilai Islami. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman konsep kepemimpinan Islam dan aplikasinya dalam dunia pendidikan.
IMPLEMENTASI MANAJEMAN KURIKULUM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI SD AL-QUR’AN ISLAMIYYAH BANDUNG Anwar, Cecep; Septiani, Dewi; Fuad Ahmad Riva`i
IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Ihtirom Edisi April 2025
Publisher : LP2M STAI AL-UTSMANI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70412/itr.v4i1.135

Abstract

Pendidikan tahfidz Al-Qur'an, memiliki peranan signifikan dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Sekolah Dasar (SD) Al-Qur'an Islamiyyah Bandung merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk mengintegrasikan kurikulum tahfidz dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kurikulum tahfidz Al-Qur'an di SD Al-Qur'an Islamiyyah Bandung. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum tahfidz di sekolah ini dilakukan secara sistematis, melibatkan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang interaktif, serta evaluasi yang berkala. Guru tahfidz berperan penting dalam memotivasi siswa, sedangkan keterlibatan orang tua meningkatkan dukungan belajar di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kurikulum tahfidz dalam pendidikan umum di SD Al-Qur'an Islamiyyah Bandung berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dalam menghafal Al-Qur'an. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan pelatihan guru dan keterlibatan orang tua dalam proses belajar.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sondari, Elis Siti; Anwar, Cecep
Hijri Vol 11, No 2 (2022): HIJRI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v11i2.12815

Abstract

Al-Quran merupakan sumber hukum umat Muslim dan menjadi sebuah pedoman dan petunjuk bagi seluruh manusia. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Al-Quran mengenai manajemen Pendidikan Islam. penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan tafsir maudhu’I (tematik). Hasil dari kajian pustaka, banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan manajemen Pendidikan Islam, yang menjadi pola dasar bahwasanya sebelum maraknya kata manajemen dalam dunia Pendidikan, Islam sudah lebih dahulu mengenal sebuah kehidupan yang tersusun dan teratur dengan mengangkat seorang pemimpin (khalifah). Terdapat pula ayat-ayat yang menjelaskan prinsip manajemen pendidikan islam yaitu ayat Al-Quran mengenai tauhid, khalifah, dan amanah yang menjadi kunci utama dalam pembentukan karakter sebuah Lembaga organisasi yang memiliki satu tujuan yang sama. Dalam pembahasan manajemen pendidikan islam sekalipun tetap akan berkaitan dengan POAC (planning, organizing, actuating, and controllinh) yang menjadi fungsi manajemen. Penting adanya suatu pondasi yang kuat dalam sebuah organisasi, bukan hanya kelengkapan sarana dan prasara, kurikulum, silabus dan hal lain yang mampu memberikan dukungan agar sekolah bermutu, namun sosok manager atau pemimpinlah yang akan menjadi anak panah yang akan memberikan arahan. Bimbingan, membangun kerjasama dengan dikerangkai dengan bingkai wahyu memandu ilmu maka akan terwujudnya suatu manajerial pendidikan islam yang bermutu dan berdaya saing. 
DIMENSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN) PERSPEKTIF AL-QURAN Cecep Anwar; Diva Nur Wulandari
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2024): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan dan pengorganisasian adalah dua fungsi manajemen yang penting dalam menjalankan berbagai kegiatan dalam lingkup perusahaan atau organisasi. Fungsi perencanaan adalah manajemen berfungsi untuk menyusun rencana dan strategi untuk mencapai tujuan organisasi Perencanaan harus mempertimbangkan kebutuhan fleksibilitas agar mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi baru secepat mungkin. Fungsi pengorganisasian adalah proses untuk merancang struktur formal, mengelompokan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan di antara para anggota organisasi, agar jiwa pengorganisasi dapat dicapai dengan efisien. Tujuan perencanaan dan pengorganisasian pendidikan adalah untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Ayat al-Qur'an perencanaan dan pengorganisasian yaitu al-Hasyr ayat 18, al-Anfal ayat 60, al-Baqarah: 286, dan al-An'am ayat 135. Kesimpulannya terdapat keterkaitan antara perencanaan dan pengorganisasian dan juga pembahasan mengenai ayat-ayat al-Qur'an yang terdapat sebuah keterhubungan antara teori keorganisasian dan juga tuntunan-tuntunan yang Allah berikan.
Implementation Of Curriculum Management Of Tahfidz Al-Qur'an at Al-Qur'an Islamiyah Bandung Elementary School Anwar, Cecep; Septiani, Dewi; Riva’i, Fuad Ahmad
INJIES: Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/injies.v1i2.11

Abstract

Qur'an memorization education has a significant role in shaping the character and morals of students. Elementary School (SD) Al-Qur'an Islamiyah Bandung is one of the educational institutions committed to integrating the tahfidz curriculum in daily learning. This study aims to analyze the implementation of the Qur'an tahfidz curriculum management at SD Al-Qur'an Islamiyah Bandung. The method used is a qualitative descriptive study with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results showed that the management of the tahfidz curriculum in this school is carried out systematically, involving careful planning, interactive implementation, and periodic evaluation. The tahfidz teacher plays an important role in motivating students, while parental involvement increases learning support at home. The study concluded that the integration of tahfidz curriculum in general education at SD Al-Qur'an Islamiyah Bandung succeeded in creating a conducive learning environment for students in memorizing the Qur'an. Recommendations are given to improve teacher training and parental involvement in the learning process.
Implementation of National Morals in Islamic Boarding Schools to Strengthen Religious Identity and Superior Character Anwar, Cecep; Sobandi, Oban; Ihsan, Mahlil Nurul; Maliki, Sabila Nur
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 1 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i1.27149

Abstract

Pesantren has an important role in fostering the morals of the nation by strengthening religious identity and building superior character. In the era of the Industrial Revolution 4.0, which is dominated by digitalization and technological developments, moral challenges are increasingly urgent in building an ethical society. The purpose of this study is to examine the role of pesantren in fostering the nation's morals in this digital era. This research is included in library research, which is descriptive qualitative in nature. The results show that pesantren provide in-depth religious education to students, strengthen their religious identity, and teach strong moral values. In addition, pesantren also build superior character through a holistic education approach. They encourage the development of positive attitudes such as discipline, responsibility, honesty, hard work, and helping. Pesantren also provide leadership and social skills training to santri. This research resulted in an in-depth understanding of the strategic role of pesantren in fostering the nation's morals. The development of the nation's morals through pesantren contributes to creating a young generation that is technologically savvy, has integrity, and is able to contribute positively in building a civilized society. Pesantren memiliki peran penting dalam membina akhlak bangsa dengan memperkuat identitas keagamaan dan membangun karakter unggul. Dalam era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi oleh digitalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan moral semakin mendesak dalam membangun masyarakat yang beretika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pesantren dalam pembinaan akhlak bangsa di era digital ini. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan (library research), yang bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memberikan pendidikan agama yang mendalam kepada santri, memperkuat identitas keagamaan mereka, dan mengajarkan nilai-nilai moral yang kuat. Selain itu, pesantren juga membangun karakter unggul melalui pendekatan pendidikan holistik. Mereka mendorong pengembangan sikap positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, dan tolong-menolong. Pesantren juga memberikan pelatihan kepemimpinan dan keterampilan sosial kepada santri. Penelitian ini menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang peran strategis pesantren dalam membina akhlak bangsa. Pembinaan akhlak bangsa melalui pesantren berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas teknologi, berintegritas, dan mampu berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang beradab.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ALQUR’AN DAN AS SUNNAH Anwar, Cecep; Tresnawati, Leni
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2022): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/tjpi.v5i2.563

Abstract

This article aims to reveal how the views of the Qur'an and As-Sunnah on education management. This study uses qualitative research methods with the type of research being library research, namely research relating to reading, recording and managing materials used in activities related to research. The literature study used is sourced from primary data and secondary data. The primary data sources are from the books of commentary, while the secondary data sources are from books and journals and the opinions of several experts. In the Qur'an there are verses that have to do with management such as the word "Yudabbiru" which refers to the regulation of the universe by Allah SWT, then it can also be understood in the human function as the Khalifah (representative) of Allah as a leader to regulate and prosper Nature. Allah's creation. Likewise, there are verses related to the functions and principles of management, namely Planning, Organizing, Actuating, and controlling. The success of education is not only determined by the completeness of facilities and infrastructure, curriculum, syllabus, media and so on, but is also largely determined by the human resources who carry it out as managers or leaders Artikel ini bertujuan mengungkap bagaimana pandangan Al-Qur’an dan As sunnah tentang manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang berkenaan dengan membaca, mencatat dan mengelola bahan-bahan yang digunakan dalam kegiatan yang berkaitan dengan penelitian. Studi pustaka yang digunakan bersumber pada data primer dan data sekunder. Sumber data primer dari kitab -kitab tafsir, sedangkan sumber data sekunder dari buku-buku serta jurnal dan pendapat beberapa ahli. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang ada hubungannya dengan manajemen seperti kata “Yudabbiru” yang mengacu kepada pengaturan alam raya oleh Allah SWT, kemudian dapat pula dipahami dalam fungsi manusia sebagai Khalifah (wakil) Allah sebagai pemimpin untuk mengatur dan memakmurkan Alam ciptaan Allah SWT ini. Begitu juga ditemui ayat-ayat yang berkaitan dengan fungsi dan prinsip manajemen yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan controlling. Keberhasilan pendidikan bukan hanya ditentukan oleh lengkapnya sarana dan prasarana, kurikulum, silabus, media dan sebagainya, tapi juga sangat ditentukan oleh sumberdaya manusia yang melaksanakannya sebagai manajer atau pimpinan