Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PERPUTARAN KARYAWAN DI PT. BANK MESTIKA DHARMA, TBK. ZAINUL ARIFIN MEDAN Evania Tanady; Wily Julitawaty; Nur Subiantoro
JURNAL BISNIS KOLEGA Vol. 8 No. 1 (2022): Vol 8, No 1 (2022): Vol 8 No 1: Jurnal Bisnis Kolega (JBK) , Juni 2022
Publisher : STIE-PMCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.053 KB) | DOI: 10.57249/jbk.v8i1.74

Abstract

Leadership style is the ability, strength, method, or method that is done by a leader to do something, take a decision, to build a good relationship between leader and employee. Leaders and employees can be integrated to create strategies to achieve company goals. The work environment is the location where tasks are completed, or where employees work in a company. The work environment can include the location, economic conditions, socio-cultural that may affect the company. Employee Turnover is a period when employees decide to quit their place of work or company and employee turnover does not always have a negative impact on the company. Employee turnover occurs when employees who stop working are employees who lack competence and ability to work at the company.The method used in this study is a survey approach, the type of research is quantitative descriptive and the nature of this research is explanatory research. The population in this study were all employees of PT. Bank Mestika Dharma, Tbk. Zainul Arifin Medan, amounting to 500 people with sampling using the Slovin formula were 222 people. Data collection method is done by distributing a list of statements, observations and study documentation. Variables are measured with a Likert scale. The model of data analysis used to answer hypotheses is multiple regression. The research results showed that the leadership style and work environment together had a positive influence on the employee turnover rate of PT. Bank Mestika Dharma, Tbk. Zainul Arifin Medan. Where the two variables affect the desire to work long-term employees, but in this study the two variables are not the main reason for employees to stop working. Partially, the work environment variable has a more dominant influence on the employee turnover of PT. Bank Mestika Dharma, Tbk. Zainul Arifin Medan instead of leadership style variables. Keywords : Leadership Style, Work Environment, Employee Turnover
Produktivitas Karyawan Dipengaruhi oleh Beban Kerja, Stres, Kondisi Tempat Kerja dan Gaji Helman Helman; Nur Subiantoro
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 3, No 2: Juni (2023)
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i2.594

Abstract

Studi ini dilakukan oleh Medan, Indonesia, perusahaan yang terlibat dalam kultivasi kelapa sawit. Manajemen sumber daya manusia harus diperkuat di mana saja kegiatan operasional perusahaan membutuhkan karyawan yang berkualitas. Para pekerja berpartisipasi dalam survei ini. Melalui distribusi survei tentang beban kerja, stres kerja, kondisi kerja, dan gaji kinerja karyawan. Data kemudian dianalisis menggunakan versi SPSS 21 dan metode normalitas, linearitas, dan homogenitas berdasarkan pendekatan tes asumsi tradisional. Efek beban kerja, stres kerja, lingkungan kerja, dan kompensasi pada kinerja karyawan diselidiki menggunakan pendekatan kuantitatif seperti analisis regresi linear ganda, tes persia, tes F, dan determinasi. Beban kerja, stres, lingkungan kerja, dan gaji semua ditemukan memiliki dampak signifikan pada produktivitas pekerja. Kinerja karyawan telah terbukti dipengaruhi positif oleh beban kerja, dipengaruhi secara positif oleh stres kerja, mempengaruhi secara negatif oleh lingkungan kerja, dan secara positif dipengaruhi oleh kompensasi dan kompensasi. Efektivitas karyawan sangat penting untuk efisiensi organisasi.Kata Kunci: Beban Kerja; Lingkungan Kerja; Karyawan
Pengaruh Sistem Manajemen dan Ekuitas Merek terhadap Minat Beli Ulang PT. Himawan Putra Medan Billy Jovan; Thomas Sumarsan Goh; Nur Subiantoro; Syawaluddin Syawaluddin
YUME : Journal of Management Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v5i3.5415

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang bekerja di PT. Himawan Putra Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sistem manajemen mutu dan ekuitas merek terhadap niat beli ulang. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah jenuh. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Kesimpulan dalam penelitian bahwa sistem manajemen mutu dan ekuitas merek secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang PT. Himawan Putra Medan. Secara parsial, sistem manajemen mutu berpengaruh terhadap niat beli ulang PT. Himawan Putra Medan. Secara parsial ekuitas merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang PT. Himawan Putra Medan. Besarnya koefisien determinasi terlihat dari nilai RSquare sebesar 0,477 yang berarti sistem manajemen mutu dan ekuitas merek mampu menjelaskan minat beli ulang sebesar 47,7% sedangkan sisanya 52,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti seperti harga. persepsi, harga, kualitas produk dan sebagainya.Kata Kunci: Sistem Manajemen Mutu, Ekuitas Merek, dan Minat Beli Ulang
IDENTIFIKASI PENANGANAN UTAMA MENGHADAPI ABRASI PADA EKOWISATA PANTAI ALAM SERDANG BAHARI Dian Inda Sari; Nur Subiantoro; Maya Puspita Ningrum
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4066

Abstract

Pantai Alam Serdang Bahari adalah ekowisata yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan Magrove (KTHM) “Alam Serdang Bahari. Dasar pembentukan KTHM ini salah satunya adalah telah terjadi abrasi di pantai yang mengakibatkan gundulnya hutan di kawasan pesisir pantai Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu. Penanaman kembali Pohon Manggrove yang tumbang dan mati akibat abrasi tetap tidak bertahan lama, pohon hilang terseret ombak dan abrasi semakin mendekat jalan Dusun 3 Desa Regemuk. Dari asesmen lapangan yang dilakukan oleh Tim STIE dan STIH Graha Kirana Medan, dihasilkan roadmap desa binaan yang berkelanjutan dengan kesimpulan bahwa semua rencana yang ada tidak akan berhasil dilakukan tanpa ada usaha untuk menghalang abrasi yang berkepanjangan dengan jalan membangun tanggul penampang di pinggir pantai sebagai pemecah ombak. Dengan pembangunan tanggul penampang di bibir pantai Ekowisata Alam Serdang Bahari ini diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup KTHM Alam Serdang Bahari,menjadikan mereka entrepreneurial tangguh, memajukan wisata kreatif rakyat kecil.
AMBIDEXTERITY CAPABILITIES AND HUMAN CAPITAL IN INDONESIAN TOURISM MSMEs PERFORMANCE Tarigan, Imanuel; Harsono, Subambang; Subiantoro, Nur; Sitompul, Pandapotan
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 2 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i2.4120

Abstract

Indonesian tourism MSMEs have a low level of resilience, making them unprepared for crises like the COVID-19 pandemic. This is due to a lack of resources for organizational adaptability. Researchers are exploring the role of organizational resilience and strategic renewal in improving the performance of these MSMEs. Structural equation modeling (SEM) analysis shows a positive relationship between ambidexterity capability and human capital on strategic renewal, and strategic renewal positively impacts performance. However, organizational resilience has little impact on strategic renewal. Factors such as limited resources and unpreparedness for economic crisis conditions impede the resilience of these MSMEs.
ANALISIS CUSTOMER DELIGHT DAN LOKASI USAHA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) CABANG RINGROAD MEDAN Maulidini, Maulidini; Subiantoro, Nur; Saputra, Rizky
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v1i1.66

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of Customer Delight and business location on customer loyalty at KFC Ringroad Medan Branch. This research method is in the form of an explanation, namely the research method aims to be able to explain the position of each of the variables studied and the influence between one variable and another. The object of this research is the consumers of the Medan Ringroad Branch. The data collected in this study came from questionnaires, direct observations, and documentation studies. Data is processed using SPSS 20.0 for windows. The data analysis method used in this study is multiple regression analysis using descriptive methods and quantitative methods to measure the effect of Customer Delight, and location on customer loyalty at KFC Ringroad Medan Branch. Based on the simultaneous test on the variables consisting of Customer Delight and location together have a positive and significant effect on the dependent variable (customer loyalty). By using the correlation coefficient test (R2) it is found that the level of correlation or relationship between justice, esteem, finish touch and location on customer loyalty at KFC Ringroad Medan Branch is a fairly high relationship.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui pengaruh Customer Delight dan lokasi usaha terhadap loyalitas pelanggan pada KFC Cabang Ringroad Medan. Metode penelitian ini berbentuk eksplanasi, yaitu metode penelitian bertujuan untuk dapat menjelaskan kedudukan masing-masing variabel- yang diteliti serta pengaruhnya antara variabel satu dengan variabel lainnya. Obyek penelitian ini adalah konsumen cabang Ringroad Medan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari kuisioner, hasil pengamatan langsung, dan studi dokumentasi. Data diproses dengan menggunakan SPSS 20.0 for windows. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi berganda dengan menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif guna untuk mengukur pengaruh Customer Delight, dan lokasi terhadap loyalitas pelangan pada KFC Cabang Ringroad Medan. Berdasarkan uji simultan pada variabel yang terdiri Customer Delight, dan lokasi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel terikat (loyalitas pelanggan). Dengan menggunakan pengujian koefisien korelasi (R2) diperoleh bahwa tingkat korelasi atau hubungan antara justice, esteem, finish touch dan lokasi terhadap loyalitas pelanggan pada KFC Cabang Ringroad Medan merupakan hubungan yang cukup tinggi.3032-5382
Rekayasa Teknik Guludan sebagai Upaya Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Ekowisata Pantai Alam Serdang Bahari, Pantai Labu, Sumatera Utara Dian Inda Sari; Nur Subiantoro; Riri Rezeki Hariani; Maya Puspita Ningrum; Abu Salim
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.372-378

Abstract

Abrasion at Alam Serdang Bahari Beach (ASB) is increasingly worrying, causing the reduction of mangrove forests on the coast. ASB Beach is located in Regemuk Village, Labu Beach. The ASB Mangrove Forest Farmers Group (KTHM) has made many efforts to continue to exist morally and materially to survive in the ecotourism industry and is trying to re-green the beaches to minimize the impact of abrasion. The results of a field assessment involving lecturers, village officials, and KTHM ASB obtained a roadmap for a sustainable development village with a solution to prevent prolonged abrasion using the simplest and most economical way through engineered bund techniques to protect mangrove plants and also act as a wave breaker. Implementing this PKM aims to make new efforts to plant mangrove trees as coastal abrasion protection. Implementing activities uses a participatory action research (PAR) approach. KTHM, as the partner, carried out the construction of the bund enclosure, and the PKM team was the drafter and supervisor. The results of the PKM implementation are three plots of bunds in the shape of a ship's bow as an effort to break the beach waves using the Rhizopora sp. propagules collected from mangrove seeds by KTHM ASB. This innovation is still early to assess because it requires ongoing monitoring. It is hoped that this effort will better protect newly planted mangrove plants from fierce waves and abrasion as a joint effort to prevent abrasion on ASB Beach.
Implementasi Pelayanan Prima terhadap Santri pada Pondok Pesantren Subiantoro, Nur; Pangeran, Pangeran
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 2, No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.205 KB) | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.460

Abstract

Pelayanan prima di Pondok Pesantren hampir tidak dirasakan oleh para santri dan santriawan, karena faktor strategi atau pendidikannya kurang diterapkan baik itu dikegiatan sehari-hari, atau melalui akademik pendidikan, dan faktor kesehatan dan lingkungan serta tingkah laku tidak dijalankan secara profesioanl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat dari pelayanan prima yang diterapkan kepada santri di Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara, dan strategi serta faktor pendorong Pelayanan Prima itu kepada santri. sedangkan teknik pengambilan data digunakan yaitu menggunakan teknik wawancara observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa dalam pelaksanaan pelayanan prima Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara secara umum sudah dapat dikatakan terlaksana. Hal ini berdasarkan jenis pelayanan yang diterapkan di Pondok Pesantren telah ditetepkan antara lain pelayanan fisik dan non fisik sebagai standar penentuan pelayanan prima terhadap santri. Adapun hambatan yang didapati dalam pelaksanaan pelayanan Prima di Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara yaitu masih ada santri yang kurang peka terhadap pelayanan karena kurangnya tenaga edukasi tentang pelayanan prima, keterbatasan tenaga ahli untuk mengontrol santri dan dalam penetapan standarnya di Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara. Kata Kunci: Implementasi, Pelayananan Prima, Santri
Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Hutagaol, Jarungjung; Subiantoro, Nur; Razali, Muhammad; Robiyanti, Dewi; Harahap, Syaiful Khoiri; Situmeang, Mahyudin
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.567

Abstract

Kawasan wisata Bukit lawang Sumatera Utara memang sudah cukup dikenal hingga ke manca negara, akan tetapi sarana, prasaran maupun pasilitas disekitar wisata terkadang banyak yang harus diperbaharui. Perlu dilakukan strategi pemasaran secara terintegrasi agar wisatanya tetap menarik dan bahkan semakin menarik. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam pengelolaan dan menentukan tindakan prioritas dalam penataan kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih menarik dan diminati wisatawan serta memberikan kenyamanan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman. Hasil kegiatan PKM yaitu pengelola wisata dan masyarakat lebih banyak mengetahui tentang apa itu tempat wisat, manfaatnya, jenisnya dan tahapan pengembangannya, sehingga menjadi pembuka ide bagi pengelola wisata dan masyarakat untuk lebih kreatif dan bahkan diharapkan dapat berinovatif untuk pengembangan kawasan wisata di bukit lawang. Adapun  tahapan yang adapat dilakukan yaitu: 1) Tahap rintisan, 2) Tahap berkembang, 3) Tahap maju, 4) Tahap mandiri. Tahapan ini sekaligus menjadi indikator capaian yang telah dilakukan oleh pelaku wisata bukit lawang. Saran: Pemerintah daerah, pengelola wisata dan masyarakat diharapkan melakukan evaluasi bersama secara terjadwal dan melakukan diskusi terkait hasil capaian yang sudah diperoleh, keadaan tempat wisata sekarang dan bagaimana pengembangan kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat sumatera utara selanjutnya. Kata Kunci : Strategi; Pengembangan; Kawasan Wisata.
Pelatihan Dan Peningkatan Literasi bagi Siswa di Pesantren Darussalam Guntur Batubara Tarigan, Fatin Nadifa; Safrawali, Safrawali; Subiantoro, Nur; Hasibuan, Siti Aminah; Helman, Helman; Tanjung, Yulia Tiara
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.06 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.427

Abstract

Keterampilan literasi menjadi pilar penting untuk masa depan pendidikan. Untuk itu membangun budaya literasi perlu melibatkan peran aktif secara bersama-sama khususnya di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa di pesantren. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa pelatihan atau training. Pelatihan literasi ditujukan kepada siswa-siswi Pesantren Darussalam Guntur Batubara yang terdiri dari siswa tingkat SMP. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yaitu dengan pelatihan membaca, pelatihan menulis, dan praktik. Dari hasil pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara, diketahui bahwa kegiatan pelatihan literasi memberi pengaruh positif terhadap kesadaran literasi bagi siswa khususnya di lingkungan pesantren. Dampak yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya motivasi membaca siswa dengan memanfaatkan pojok literasi, serta meningkatnya kemampuan membaca pemahaman dengan meringkas.Kata Kunci: pelatihan, peningkatan, literasi, pesantren