Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Internet of Things (IoT) dalam Laboratorium Kimia Herlina, Herlina; Muthawali, Dede Ibrahim
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 3, No 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i4.681

Abstract

Laboratorium kimia merupakan tempat untuk melakukan berbagai macam penelitian dan eksperimen kimia. Dalam pelaksanaannya, laboratorium kimia membutuhkan berbagai macam peralatan dan bahan kimia yang harus dikelola dengan baik agar dapat berfungsi secara optimal dan aman. Teknologi Internet of Things (IoT) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pengelolaan laboratorium kimia. IoT dapat digunakan untuk memantau kondisi peralatan dan bahan kimia, serta untuk mengontrol proses eksperimen secara otomatis. Untuk meningkatkan pemanfaatan IoT dalam laboratorium kimia, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan teknologi IoT yang sesuai dengan kebutuhan laboratorium kimia. Selain itu, diperlukan juga sosialisasi dan pelatihan bagi tenaga kerja laboratorium agar dapat memanfaatkan teknologi IoT secara optimal.Kata Kunci: Pemanfaatan; Teknologi; Internet of Things; Laboratorium Kimia.
Optimalisasi Generative Artificial Intelligence (GenAI) untuk Efisiensi Pembelajaran Teknologi Laboratorium Medik: Perspektif Ekonomi dan Manajemen Pendidikan di Perguruan Tinggi Herlina, Herlina; Sibuea, Nurhalimah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 4, No 4: Desember 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v4i4.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran Teknologi Laboratorium Medik (TLM) di perguruan tinggi, dengan pendekatan dari perspektif ekonomi dan manajemen pendidikan. Sebagai teknologi yang semakin berkembang, GenAI dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efisien dan efektif, khususnya dalam bidang TLM yang melibatkan keterampilan praktis dan teori yang kompleks. Penelitian ini mengeksplorasi potensi GenAI dalam menciptakan simulasi laboratorium, pembelajaran berbasis skenario, dan analisis data dalam pelatihan praktikum. Perspektif ekonomi juga diangkat untuk melihat dampak GenAI terhadap biaya pendidikan, aksesibilitas, dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya di perguruan tinggi. Selain itu, aspek manajerial dari penerapan GenAI dalam kurikulum dan tata kelola pendidikan di perguruan tinggi juga dianalisis untuk memahami tantangan dan peluang yang ada. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para pengelola perguruan tinggi dan pembuat kebijakan dalam memanfaatkan teknologi GenAI untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang TLM. Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah menjadi terobosan teknologi yang menjanjikan dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran, terutama di bidang pendidikan teknologi laboratorium medik. Artikel ini membahas bagaimana GenAI dapat dioptimalkan untuk mendukung pembelajaran, dengan fokus pada perspektif ekonomi dan manajemen pendidikan di perguruan tinggi. Melalui analisis teoritis dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi potensi GenAI dalam mengurangi biaya operasional, meningkatkan aksesibilitas materi pendidikan, dan memperkuat keterampilan mahasiswa. Selain itu, artikel ini mengkaji tantangan implementasi teknologi ini dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia.
Sosialisasi Budi Daya Mangrove dalam Upaya Pelestarian Ekosistem dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Pantai Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Serdang Bedagai Rinanda, Teja; Helman, Helman; Herlina, Herlina; Sibuea, Nurhalimah; Tarigan, Purnaya Sari; Suwianto, Suwianto
Journal Liaison Academia and Society Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v4i2.755

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang vital dengan berbagai manfaat ekologis dan ekonomi. Kerusakan hutan mangrove yang terus meluas mendorong upaya budidaya untuk memulihkan dan melestarikannya. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis teknik budidaya mangrove, manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat pesisir, serta tantangan dan peluang dalam pengembangannya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Pantai Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 26 Februari 2024. Yang menjadi sasaran dalam pengabdian ini adalah masyarakat disekitar panati bagan serdang. Budidaya mangrove merupakan upaya penting untuk melestarikan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengatasi tantangan dan mengembangkan budidaya mangrove secara berkelanjutan.Kata Kunci:  Sosialisasi; Budi Daya Mangrove; Upaya Pelestarian Ekosistem; Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
The redox titration of Fe (II) ions with K2Cr2O7 using a potentiometry method the effect of EDTA and SCN- ligands Herlina, Herlina; Razali, Muhammad
Pharmaciana Vol. 14 No. 3 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i3.28638

Abstract

Complexometric titration is often used for determining the metal content, either through direct titration or back titration. This study aimed to investigate redox titration between Mohr salt solutions and potassium dichromate in an acidic atmosphere in the pH range 2. The results showed that the reaction proceeded effectively at pH 2, with Mohr's salt solution acting as titrant. Furthermore, experiments were conducted to compare the effectiveness of EDTA ligands and SCN- ligands in improving the sharpness of the Fe2+/ Cr2O72- redox titration curve at pH 2. Results show that EDTA ligands are more effective than SCN- ligands in improving the sharpness of the titration curve. However, it should be noted that the addition of EDTA ligands can shift the equivalent point volume earlier, so adjustments need to be made in redox titration analysis. Research has also shown that adding excess moles of EDTA to total Fe (II) ions can decrease redox potential in Fe2+/ Cr2O72- systems. These results provide additional insight into the use of EDTA ligands in redox titration analysis and their relevance to redox potential changes in the systems studied.
EKSTRAK KULIT KAYU MANIS ALTERNATIF PENGGANTI EDTA SEBAGAI ANTIKOAGULAN ALAMI Herlina Herlina; Barita Aritonang; Rotua Sumihar Sitorus; Asvia Rahayu
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.973

Abstract

Kayu manis, dengan kandungan kumarin dan transcinnamaldehyde yang signifikan, telah menarik minat dalam penelitian sebagai agen antikoagulan alami. Kumarin, salah satu komponen utamanya, telah terbukti menghambat sintesis protrombin, menghasilkan efek antikoagulan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek antikoagulan dari ekstrak kulit kayu manis secara eksperimental. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak dengan berbagai volume ke dalam darah menghasilkan variasi dalam morfologi sel darah merah. Ekstrak kulit kayu manis dengan volume 80 µL, 120 µL, dan 160 µL pada 1 ml darah di dapatkan sel darah masih berkelompok dan berbentuk bulat tidak sempurna. Sedangkan pada ekstrak kulit kayu manis volume 180 µL didapatkan hasil sel yang sempurna. Meskipun ekstrak kayu manis tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran EDTA sebagai antikoagulan, namun memiliki kemampuan dalam menghambat proses pembekuan darah. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak kulit kayu manis dapat berfungsi sebagai antikoagulan yang memperlambat proses pembekuan darah, memberikan landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
FORMULASI SEDIAAN LIP TINT BERBASIS EKSTRAK KULIT BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa Mill. Urb) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Hasni Yaturramadhan Harahap; Shofian Syarifuddin; Ahmad Hafizullah Ritonga; Herlina Herlina; Rizqa Hafizhah Harahap
FORTE JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i1.1176

Abstract

Salah satu sediaan kosmetik yang digemari oleh wanita adalah pewarna bibir yaitu Liptint . Lip tint merupakan jenis lipstik yang memiliki bentuk yang berbeda dari umumnya, yakni dalam bentuk cairan. Tujuan penelitian yaitu  Formulasi  sediaan liptint dari ekstrak kulit bawang dayak (Eleutherine Bulbosa Mill.Urb) sebagai pewarna alami. Metode penelitian ini yaitu  eksperimental dengan pembuatan ekstrak , pembuatan formulasi sediaan dan pemriksaan mutu fisik sediaan seperti uji organoleptis , uji homegenitas , uji pH , uji daya oles , uji iritasi , uji kesukaan dengan konsentrasi bervariasi yaitu 5%, 10%, 15%. Hasil uji organoleptis pada warna menunjukkan bahwa pada F1 menghasilkan warna merah cerah, F2 menghasilkan warna merah pekat dan F3 menghasilkan warna merah kecoklatan , memiliki tektur yang lembut warna yang bagus dan memiliki aroma (tuttyfruity Assence) . Uji Homogenitas menunjukan hasil liptint yang homogen, daya oles yang baik, ph F1 (5) , F2 (5) , F3 (6), uji iritasi lip tint menunjukkan tidak adanya reaksi iritasi pada panelis, uji kesukaan menyatakan bahwa formulasi lip tint yang paling disukai adalah F3. Kesimpulan bahwa Formulasi lip tint yang paling disukai oleh panelis adalah F2 (10%) ditinjau dari tekstur, warna dan aroma.
ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN THE HEAD OF SECTION TO THE PERFORMANCE OF POPULATION CONTROL AND FAMILY PLANNING OFFICIALS IN LABUHAN BATU UTARA DISTRICT IN 2023 Napitupulu, Erni Malinda; Herlina, Herlina; Widyaningsih, Fadlilah
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkg.v6i1.1806

Abstract

Health programs and projects are part of efforts to address health problems to improve public health status. The success of health programs and projects is greatly influenced by various factors, including good management in the management and control of a program. The aspect of sustainability in health development has a strategic role in continuing the benefits of health programs and continuing to provide the health services the community needs. The success of any organization in carrying out its various programs is highly dependent on leadership. Good leadership can support the achievement of productivity of employees and support staff within the organization and optimize various organizational functions. This study uses a quantitative approach, observational, cross-sectional design. The number of research samples was 52 respondents who were determined using a purposive sampling method. The instruments used as measuring tools are the Multifactor Leadership Questionnaire-5X (MLQ-5X) and the Individual Work Performance Assessment questionnaire. The research data will be analyzed using univariate and bivariate analysis to see broad descriptions and relationships between variables. There is a significant relationship between transformational leadership played by Heads of Division and improvement of individual employee performance in the aspect of Task Performance with a Pearson Chi-Square value of 22.26 4 and the value of p = 0.000* (p <0.05) So it can be concluded that the more dominant the application of transformational leadership, the better individual work performance in the aspect of carrying out their work tasks.
DEGRADASI LIMBAH AMOKSISILIN DENGAN OKSIDASI ELEKTROKIMIA YANG DIMEDIASI KOBAL III MENGGUNAKAN ELEKTRODA PLATINA, PLATINA-KOBAL HIDROKSIDA DAN PLATINA-KOBAL Herlina Herlina; Lasmaryna Sirumapea; Muhammad Ali Zulfikar; Buchari Buchari
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p88-99

Abstract

Degradasi amoksisilin (AMX) telah dipelajari melalui proses oksidasi elektrokimia di sel ruah menggunakan elektroda platina dan elektroda platina- dimodifikasi kobal sebagai anoda dan platina sebagai katoda. Proses degradasi AMX diselidiki dengan pengukuran HPLC. Oksidasi elektrokimia AMX menggunakan sel ruah skala laboratorium dengan penerapan tegangan 6 V, arus 1200 mA, dan volume larutan yang didegradasi 250 mL untuk konsentrasi awal AMX 1000 µM memberikan hasil yang cukup memuaskan, terutama untuk proses elektro-oksidasi sampel nyata limbah AMX menggunakan material anoda Platina-kobal dimediasi Co(III) dengan persen degradasi sebesar 99,03% selama 6 jam, anoda Platina-kobal(OH)2 sebesar 92,35% dan anoda Platina sebesar 76,91%. Ditemukan bahwa elektroda Platina-Kobal menunjukkan kemampuan mineralisasi yang baik dalam kondisi netral dalam larutan elektrolit Na2SO4 dengan penerapan tegangan oksidasi, waktu oksidasi dan variasi mediator. Kata Kunci: degradasi, amoksisilin, elektr okimia. oksidasi, platina
Optimizing platelet count assessment: the potential of celery leaves (Apium graveolens linn) as a sustainable alternative to EDTA (Ethylenediaminetetraacetic Acid) H, Herlina; ANGELIKA SINAGA; AGNES OCTAVIA DAMANIK; ASVIA RAHAYU; LASMARYNA SIRUMAPEA
Medistra Medical Journal (MMJ) Vol 1 No 2 (2024): Medistra Medical Journal (MMJ)
Publisher : Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/mmj.v1i2.2092

Abstract

Seledri (Apium graveolens linn) mengandung flavonoid, fitosterol, vitamin K dan apigenin. Apigenin memiliki sifat sebagai vasodilator, yang memperlebar pembuluh darah dengan cara menghambat kontraksi yang disebabkan oleh pelepasan kalsium, mirip dengan mekanisme kerja antagonis kalsium. Antagonis kalsium bekerja dengan menurunkan tekanan darah melalui pemblokiran masuknya kalsium ke dalam aliran darah, mekanisme tersebut mirip dengan EDTA dan berpotensi sebagai antikoagulan yang menghambat agregasi trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi daun seledri sebagai pengganti EDTA pada pemeriksaan jumlah trombosit. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan Modifikasi pembuatan larutan seledri pada konsentrasi 30% dan 40%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa larutan seledri 40% memberikan hasil hitung trombosit sebesar 196.000 sel/ul dan memiliki efek yang sama dengan antikoagulan EDTA sebagai kontrol. Analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara seledri dan dengan konsentrasi 40% dengan EDTA, dan hal terbukti lebih efektif sebagai alternatif pengganti EDTA dalam pemeriksaan jumlah trombosit.
The Effectiveness of Cupping Therapy in Reducing Blood Pressure in Hypertensive Patients at Citra Medika 3 Limau Manis Clinic H, Herlina; Yana, Sri Nur; Pranata, Chandra
Medistra Medical Journal (MMJ) Vol 2 No 1 (2024): Medistra Medical Journal (MMJ)
Publisher : Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/mmj.v2i1.2378

Abstract

Hypertension, a medical condition characterized by chronically elevated blood pressure, is one of the most prevalent cardiovascular diseases. Although asymptomatic in its early stages, hypertension can lead to serious complications in the cardiovascular system and other vital organs. Cupping therapy is a complementary treatment modality that has been used as an alternative approach to manage hypertension. This study aims to evaluate the effectiveness of wet cupping therapy in lowering blood pressure. The method employed involves the application of wet cupping therapy on patients with hypertension. The study results indicate that cupping therapy significantly lowers blood pressure in hypertensive patients, as evidenced by the Wilcoxon test showing a significant difference before and after the intervention. Based on the effectiveness of wet cupping therapy in lowering blood pressure, it shows potential for development as an alternative treatment for hypertension.