Claim Missing Document
Check
Articles

The Meaning of Traditional Households in Simalungun Language Surip, Muhammad; Pujiono, Mhd.; Dewi, Nora Ronita
International Journal of Culture and Art Studies Vol. 2 No. 1 (2019): International Journal of Cultural and Art Studies (IJCAS)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.138 KB) | DOI: 10.32734/ijcas.v2i1.772

Abstract

This study is aimed to describe the component of meaning, the role of semantic traditional household appliances in Batak Simalungun language. Qualitative descriptive method is used in this research. The data are words that contain the meaning field of traditional household appliances in Batak Simalungun language by using noted techniques. The sources of data are Simalungun Batak language spoken by native speakers. Besides 24 kinds of lexical and collocative meaning, the results of the research are also shown some traditional household appliances in Batak Simalungun language, there are: 6 household tools which is made of woven, 8 are made of wood, 6 are made of metal, 3 are made of stone, and 1 is made of yarn.
METAFORA KONTEPTUAL DALAM KASUS FERDY SAMBO DI MEDIA MASSA LOKAL SUMATERA UTARA Marcellia Sitorus, Ayu; Surip, Muhammad; Fernando Purba, Jefri
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i1.57367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan jenis-jenis metafora konseptual yang terdapat dalam media massa lokal (tribunnews.com dan hariansib.com) seputar berita Ferdy Sambo dan Brigadir Yoshua Hutabarat pada edisi 10-30 Agustus 2023 dan (2) menjelaskan konseptualisasi metafora yang digunakan oleh media massa lokal (tribunnews.com dan hariansib.com) Sumatera Utara untuk menjelaskan alur kasus Ferdy Sambo dan Yoshua Hutabarat dengan istilah-istilah tertentu pada edisi 10-30 Agustus 2023. Data dalam penilitan ini berdasarkan tulisan berita mengenai kasus Brigadir Yosua dan Ferdy Samdo pada arsip daring koran Tribun News dan Harian SIB. Ada pun instrumen penelitian ini menggunakan human instrumen, dimana peneliti menganalisis data berdasarkan teori, data, dan hasil sesuai ketentuan ilmiah. Kemudian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan ialah sebagai berikut; Terdapat penggunaan metafora konseptual dalam pemberitaan kasus Penembakan/Pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat oleh Ferdy Sambo pada Koran Tribun News untuk edisi 10-30 Agustus 2022 sebanyak 125 metafora konseptual. Kemudian, penggunaan metafora konseptual dalam menggambarkan kasus Pembunuhan/Penembakan Brigadir Yoshua oleh Ferdy Sambo ialah sebagai berikut; Ferdy Sambo digambarkan sebagai; (Master Mind, Mata Rantai, Aktor, Bapak, Kaisar Sambo, Kerajaan Sambo, Monster, Akar, Benalu, Cemar, Pembunuh Berdarah Dingin, Mafia, Otak/Diotaki, dan Konsorsium 303). Putri Chandrawathi digambarkan sebagai; (Dewi Shinta, Pemain Drama, Kampungan, dan Ngeri-Ngeri Sedap). Brigadir Yoshua Hutabarat digambarkan sebagai; Korban, dan selebihnya. Sehingga dapat disimpulkan metafora terhadap sosok Ferdy Sambo terkesan mengerikan, seperti monster, kaisar, benalu, dan berbagai asosiasi panggilan mengerikan lainnya. Sementara konotasi yang ditujukan pada Brigadir Yosua Hutabarat hanya sebatas korban semata. Dan peran Putri Chandrawathi dimetaforakan sebagai Dewi Shinta hingga pemain drama.Kata kunci: metafora, semantik, linguistik
Development of the Pancasila Student Profile Strengthening Project Module (P5) Based on Pakpak Bharat Culture Gafari, M Oky Fardian; Pulungan, Hendra K.; Astuti, Wahyu Wiji; Assalam, Muhammad Hafidz; Surip, Muhammad
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.32861

Abstract

Teaching modules are written materials in the form of paper sheets that are bound and covered and present knowledge that is systematically arranged. This research aims to develop valid, effective, and practical teaching modules based on the culture of Pakpak Bharat Sumatra. This study uses a research and development (R&D) model with the ADDIE model with five main stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. This teaching module has been validated by 9 experts, namely material experts, media design experts, and linguists. The study had 2 trials: a small group trial (15 students) and a large group trial (45 students). Based on the combined percentage of validity of teaching modules, according to experts, 82% is categorized as "good/valid." The practicality of the teaching module was measured through the RPP implementation sheet carried out in a small group trial of 81% categorized as good/valid and a large group trial of 88% categorized as "very good/very valid". Based on these results, it can be concluded that the teaching module in class V of SD Sibengkurung North Sumatra is categorized as "suitable for use".
Analisis Tokoh Utama dalam Film Miracle In Cell No 7 : Sebuah Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan Mhd Syafiq Andika; Muhammad Surip
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i3.1580

Abstract

Describing real, imaginary, and symbolic analysis in Miracle in Cell No. 7 using Jacques Lacan's psychoanalytic theory was the goal of this research. The research method used is qualitative descriptive. The instrument used is the documentation of the film. Data collection techniques are used to study libraries, recording and recording techniques that cover scenes, clips, durations, and setting aspects. Data analysis techniques are performed consisting of reducing data that emerges from the records of research objects, displaying data in the form of narratives, and verification by drawing conclusions. The results of the research showed that in the real phase, the visible protagonist showed deep affection for his daughter, depicting a warm father-child relationship. The imaginary phase, which marks the child's self-identification process through the mirror phase where unfulfilled desires can lead to a feeling of separation from parents that shows the great hope of parents for their daughters to be successful and happy. This dream shows Dodo's great desire for his family and the imaginative attraction to find meaning and purpose in a difficult life.
Pengenalan Bullying dan Kecenderungan Perilaku Bullying di SMA Swasta Katolik Trisakti Medan Putri Naomi Siregar; Dinda Syahfitri; Dhifa Umairoh Putri; Muhammad Surip
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 2 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan, baik fisik maupun verbal, berdampak psikologis seperti perasaan rendah diri, minder, dan ketidakamanan di sekolah. Pencegahan memerlukan kolaborasi lintas lingkungan, dan perlindungan anak penting karena dampak serius pada perkembangan mereka. Penelitian menggunakan metode kuantitatif di SMA Katolik Trisakti, Medan, meneliti konsep, jenis, penyebab, dampak, dan pencegahan bullying. Dilakukan di kelas XI IPS 2, data dikumpulkan melalui angket. Siswa SMA Swasta Katolik Trisakti Medan dominan dalam verbal bullying, dengan 53,2% jarang, 24,4% sering, 6% selalu, dan 16,4% tidak pernah. Untuk bullying fisik, 40,4% jarang, 17,6% sering, 5,6% selalu, dan 36,4% tidak pernah. Sedangkan untuk bullying relasional, 45,2% jarang, 24,4% sering, 17,2% selalu, dan 13,2% tidak pernah. Pengenalan dan bimbingan dari orang tua dan guru penting untuk mengurangi bullying. Sekolah yang bebas dari bullying menciptakan rasa nyaman bagi siswa.
Pengembangan media ajar teks prosedur berbantuan infografis Canva di Kelas VII SMP Swasta Amalia Medan Titin Mariani; M. Surip; Elly Prihasti Wuriyani; Syairal Fahmy Dalimunthe
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4377

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pengembangan media ajar berbantuan infografis canva terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari empat tahapan. Namun dalam penelitian ini hanya membahas empat tahapan saja, yaitu Analysis, Design, Development dan Implementation. Analisis data berupa deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dari hasil observasi non-partisipan dan wawancara yang terarah. Kemudian data dianalisis melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah guru sejawat dan siswa kelas VII SMP Swasta Amalia Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) media ajar infografis canva memudahkan siswa dalam memahami materi ajar teks prosedur, 2) media infografis canva dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa karena lebih menyenangkan dalam proses pembelajaran. 3) media infografis canva memberikan kemudahan bagi guru dalam menyampaikan materi ajar teks prosedur dengan lebih menarik.
Efektivitas penggunaan nearpod sebagai media pembelajaran interaktif M. Fakhrurrozy K; M. Surif; Elly Prihasti Wuriyani; Syairal Fahmi Dalimunthe
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan aplikasi Nearpod sebagai media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Nearpod dalam pembelajaran bahasa Indonesia memberikan beberapa manfaat, yaitu: Meningkatkan antusiasme dan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran, membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis resensi, membuat pembelajaran lebih kreatif dan inovatif. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa aplikasi Nearpod merupakan media pembelajaran interaktif yang efektif untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Pemanfaatan media pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis web di era society 5.0 pada siswa SMK Muhammad Safii; M. Surif; Elly Prihasti Wuriyani; Syairal Fahmi Dalimunthe
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4372

Abstract

Riset ini dilakukan untuk mengeksplorasi serta menciptakan platform pembelajaran yang menggunakan teknologi Web sehingga terjadi integrasi penggunaan media digital didalam proses pembelajaran yang dapat menghadirkan pembelajaran yang bukan hanya sekedar inovatif, namun menjadi interaktif, atraktif juga menyenangkan yang menyesuaiakan pada era socisty 5,0. Penelitian ini mengaplikasikan metode deskriptif kualitatif dengan memakai studi pendekatan R&D model ADDIE, pemilihan model tersebut karena pendekatan R&D merupakan suatu metode ilmiah untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan dalam proses menciptakan, mengembangkan, dan memvalidasi produk. Melalui observasi dan wawancara secara langsung, disimpulkan bahwa guru dan siswa membutuhkan metode pembelajaran yang interaktif sehingga penelitian ini menghasilkan suatu produk awal (purwarupa) yang telah diuji cobakan dalam proses pembelajaran pada siswa SMK kelas X semester 2 dengan menggunakan platform Microsite.id.
Analisis Media Sigil dan Lithium EPUB Reader dalam Pembelajaran Teks Eksposisi Kelas X Sekolah Menengah Atas Medan Suherlinda, Suherlinda; Saragih, Sanrais Josua; Tanjung, Rezki Agus Pandai Yani; Surip, Muhammad; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Jurnal Bahastra Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i1.10984

Abstract

This study analyzes the use of Sigil and Lithium EPUB Reader as digital learning media in teaching expository texts to tenth-grade students at a senior high school in Medan. The central issue addressed in this research is the low level of students’ interest and comprehension of expository texts, largely due to the limited availability of interactive and engaging learning media. The study aims to examine the effectiveness of these two media in enhancing students’ comprehension of expository texts. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, involving two groups: an experimental class using Sigil and Lithium EPUB Reader, and a control class taught through conventional methods. Data were collected using pre-tests and post-tests on text comprehension, as well as student response questionnaires. The findings reveal that the experimental class demonstrated a significant improvement in comprehension compared to the control group. Furthermore, students expressed positive responses toward the use of Sigil and Lithium EPUB Reader, noting that the media were more engaging, interactive, and facilitated their understanding of text structure and linguistic features. Consequently, Sigil and Lithium EPUB Reader can serve as effective digital alternatives to improve the quality of expository text learning in senior high schools.
METAFORA KONTEPTUAL DALAM KASUS FERDY SAMBO DI MEDIA MASSA LOKAL SUMATERA UTARA Marcellia Sitorus, Ayu; Surip, Muhammad; Fernando Purba, Jefri
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i1.57367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan jenis-jenis metafora konseptual yang terdapat dalam media massa lokal (tribunnews.com dan hariansib.com) seputar berita Ferdy Sambo dan Brigadir Yoshua Hutabarat pada edisi 10-30 Agustus 2023 dan (2) menjelaskan konseptualisasi metafora yang digunakan oleh media massa lokal (tribunnews.com dan hariansib.com) Sumatera Utara untuk menjelaskan alur kasus Ferdy Sambo dan Yoshua Hutabarat dengan istilah-istilah tertentu pada edisi 10-30 Agustus 2023. Data dalam penilitan ini berdasarkan tulisan berita mengenai kasus Brigadir Yosua dan Ferdy Samdo pada arsip daring koran Tribun News dan Harian SIB. Ada pun instrumen penelitian ini menggunakan human instrumen, dimana peneliti menganalisis data berdasarkan teori, data, dan hasil sesuai ketentuan ilmiah. Kemudian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan ialah sebagai berikut; Terdapat penggunaan metafora konseptual dalam pemberitaan kasus Penembakan/Pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat oleh Ferdy Sambo pada Koran Tribun News untuk edisi 10-30 Agustus 2022 sebanyak 125 metafora konseptual. Kemudian, penggunaan metafora konseptual dalam menggambarkan kasus Pembunuhan/Penembakan Brigadir Yoshua oleh Ferdy Sambo ialah sebagai berikut; Ferdy Sambo digambarkan sebagai; (Master Mind, Mata Rantai, Aktor, Bapak, Kaisar Sambo, Kerajaan Sambo, Monster, Akar, Benalu, Cemar, Pembunuh Berdarah Dingin, Mafia, Otak/Diotaki, dan Konsorsium 303). Putri Chandrawathi digambarkan sebagai; (Dewi Shinta, Pemain Drama, Kampungan, dan Ngeri-Ngeri Sedap). Brigadir Yoshua Hutabarat digambarkan sebagai; Korban, dan selebihnya. Sehingga dapat disimpulkan metafora terhadap sosok Ferdy Sambo terkesan mengerikan, seperti monster, kaisar, benalu, dan berbagai asosiasi panggilan mengerikan lainnya. Sementara konotasi yang ditujukan pada Brigadir Yosua Hutabarat hanya sebatas korban semata. Dan peran Putri Chandrawathi dimetaforakan sebagai Dewi Shinta hingga pemain drama.Kata kunci: metafora, semantik, linguistik