Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : TABULARASA

Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis dan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Open Ended di SMP Muhammadiyah 03 Medan Sari, Lili Nur Indah; Syahputra, Edi; Asmin, Asmin
TABULARASA Vol 12, No 1 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis dan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran open ended dan pembelajaran biasa, (2) untuk mengetahui interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VIII SMP 03 Muhammadiyah Medan berakreditasi A dan sampelnya dipilih secara acak yaitu kelas VIIIc (kelas eksperimen) dan kelas VIIId (kelas kontrol). Instrumen divalidasi terlebih dahulu, maka hasilnya menunjukkan bahwa (1) untuk tes kemampuan koneksi matematis adalah valid dengan kriteria tinggi, sedangkan untuk tes kemampuan berpikir kreatif adalah valid dengan kriteria tnggi. (2) koefisien realibilitas untuk tes kemampuan koneksi matematis adalah 0,73 dengan kategori tinggi, sedangkan tes kemampuan berpikir kreatif siswa adalah 0,79 dengan kategori tinggi. Analisis data dilakukan dengan ANAVA dua jalur. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) adanya peningkatan kemampuan koneksi matematis dan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan pembelajaran open ended lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa, (2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan tingkat kemampuan siswa terhadap peningkatan koneksi matematis dan kemampuan berpikir kreatif. Peneliti menyarankan: (1) agar pembelajaran open ended menjadi alternatif bagi guru dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan berpikir kreatif siswa, (2) perangkat pembelajaran dipersiapkan secara matang serta disesuaikan dengan indikator kemampuan dan alokasi waktu yang harus dicapai, (3) agar selektif dalam memilih materi yang diajarkan dengan pembelajaran open ended karena tidak semua materi cocok diterapkan dengan pembelajaran open ended.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MTs NEGERI 2 MEDAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED Suriyani, Suriyani; Hasratuddin, Hasruddin; Asmin, Asmin
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pendekatan Open-Ended dan yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional, (2)untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, dan (4) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII dengan mengambil sampel empat kelas (dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol) melalui teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan berpikir kreatif, dan angket kemandirian belajar. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian ini menggunakan rumus ANAVA Dua Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa,  dan (4) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Berdasarkan temuan penelitian pendekatan Open-Ended dapat direkomendasikan menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan di sekolah utamanya untuk mencapai kompetensi berpikir kreatif dan kemandirian belajar.
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM BIOLOGI DAN UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PENALARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SMA NEGERI 2 BINJAI Efendi, M Yus; Armanto, Dian; Asmin, Asmin
TABULARASA Vol 10, No 2 (2013): JURNAL TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aims to find out: how the effectiveness and students response to the problem based learning model in improving the understanding of mathematical concepts and reasoning of students SMA Negeri 2 Binjai. This CAR was conducted in two cycles with stages of planning, action, observation and reflection. The method used to apply a model of problem-based learning during the learning processing class. The instrument was used the end of each test cycle I and II, teacher observation sheet, student observation sheets and student questionnaire responses to the implementation f problem based learning. From 32 students there are 28 students (87.50%) stated that students complete individually who scored ≥ 76 with an average of 80.56. Value of the class average is 79.25 with the level of exhaustiveness learn classical is planned minimum is 85%. Effectiveness of problem-based learning modelis designed to form small study groups consisting of 5-6 people is very good and effective in improving the understanding of mathematical concepts and reasoning. 87% of students responded positively and fun to the learning process, 91% of students claimed to give them the opportunity to think and 84% found it easier to understand mathematical concepts and develop reasoning through a problem-based learning.
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS ANTARA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN GEOGEBRA DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN AUTOGRAPH DI MAN 1 MEDAN Hasibuan, Nailul Himmi; Asmin, Asmin; Syahputra, Edi
TABULARASA Vol 13, No 1 (2016): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah berbantuan geogebra dan autograph, interaksi antara model pembelajaran dan gender terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan deksripsi proses penyelesaian jawaban siswa terhadap kemampuan berpikir kritis matematis. Instrumen terdiri dari tes kemampuan berpikir kritis matematis dan angket self eficacy. Analisis menggunakan ANACOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah berbantuan geogebra dengan Autograph dan proses penyelesaian jawaban siswa dengan pembelajaran berbasis masalah berbantuan geogebra lebih baik dibandingkan dengan Autograph.