Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Flashcard Terhadap Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Pada Anak di Majlis Ta’lim Nurul Ilmi Citeureup Kabupaten Bogor Sabrina, Neng; Edy
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Da'wah and Comucation
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v3i1.176

Abstract

Parents have the responsibility to facilitate the reading of the hijaiyah letters they don't understand and find it difficult to memorize hijaiyah letters for children and for children religious noble character. The time allocation in the ta'lim majlis is only 2 hours a week, Therefore, increasing the reading of Iqra' and the Al-Qur'an in children is wrong One effort parents make is to ensure that children are diligent in studying reading iqra' and other religious knowledge. Which aims other than to improve read Iqra' but also the Koran and to increase faith, understanding, and experience of Islamic teachings. So that children are motivated to learn, that's why we as a teacher at the majlis Ta'lim Nurul Ilmi improves learning methods, namely use Flashcard learning media so that children are enthusiastic and enthusiastic the learning. The purpose of this research is to find out the influence of the media Flashcard Learning on the Ability to Read Hijaiyah Letters in Children Majlis Ta'lim Nurul Ilmi Citeureup, Bogor Regency.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP AKHLAK KARIMAH PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP PLUS MUDA PRAKARYA Safitri, Ananda Laila; Edy
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Da'wah and Comucation
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v3i1.178

Abstract

This research was conducted to determine whether or not there is an influence between parental parenting patterns and the morals of class VIII students at SMP Plus Muda Prakarya . This research uses a quantitative descriptive method, a correlation model of 2 variables, which consists of the independent/independent variable, namely moral character and the dependent variable: parenting style. This research included all 27 class VIII students at SMP Plus Muda Prakarya. The technique used for sampling is a saturated sample. The data collection instruments in this research were documentation and questionnaires. The data analysis technique used is simple linear regression Conclusion Based on the data analysis explained in the previous chapter, it can be concluded that there is an influence between variable. Judging from the results of the simple regression analysis, the significance value obtained is smaller than 0.05, namely 0.000 < 0.05, so H0 is accepted and H1 is rejected, Parental Parenting Patterns (X) have an influence on Student Morals (Y). The level of influence between variable This means that the parenting style towards the morals of Class VIII SMP Plus Muda Prakarya is in the "Quite Strong" category.
Pengembangan Karakter Dengan Model Experiental Learning Pada Pemuda Tridharma Indonesia Cabang Wihara Maha Bodhi Tangerang Renaldi, Dram; Edy; Pataropura, Amesanggeng; Subhana, Muhammad; Adhinugraha, Daniel
Abdi Dharma Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v2i2.1735

Abstract

Pengembangan karakter mencakup semua kegiatan yang meningkatkan rasa percaya diri dan jati diri, mengembangkan bakat dan potensi, mengembangkan individu yang meningkatkan kinerja, meningkatkan kualitas hidup, dan berkontribusi pada terwujudnya impian dan tujuan. Tidak ada batasan untuk pengembangan karakter. Konsep ini mencakup kegiatan formal dan informal untuk mengembangkan orang lain menjadi peran sebagai guru, mentor, penasehat, manajer, pelatih atau mentor. Ketika datang ke pengembangan pribadi organisasi, itu mengacu pada metode, program, alat, teknik, dan sistem penilaian yang mendukung pengembangan manusia di tingkat individu dalam suatu organisasi. Dalam sebuah organisasi khususnya kepemudaan pengembangan karakter penting bagi kemajuan kaderisasi organisasi tersebut. Pemuda Tridharma Indonesia cabang Wihara Maha Bodhi adalah salah satu organisasi kepemudaan yang sudah cukup lama melayani masyarakat khususnya daerah Tangerang. Kemajuan jaman saat ini membentuk karakter seseorang berbeda dengan pendahulunya, tentunya mempengaruhi mentalitas dan sifat pribadi seseorang tersebut. Semakin maju jaman maka semakin maju teknologi, dan dengan banyak teknologi yang maju maka banyak pula dampak positif maupun negatif terhadap kepribadian seseorang, khususnya bagi pemuda yang usianya masih dibawah 30 tahun yang masih mencari jati diri. Oleh sebab itu pembentukan karakter dengan mengembangkan potensi dan hal – hal yang bersifat positif dapat menarik kemampuan diri kearah yang lebih baik. Pelatihan pengembangan karakter ini efektif menggunakan metode Experiental Learning. Metode tersebut adalah sebuah model holistik dari proses pembelajaran di mana manusia belajar, tumbuh dan berkembang. Pelatihan tersebut dibalut dengan sebuah seminar dengan tema “How to Self-Development to be Good Person in Daily Life.”
Information and Communication Technology Learning Assistance Training with the Drill method Edy; Renaldi, Dram; Subhana, Muhammad
Abdi Dharma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i1.1909

Abstract

Indonesia adalah negara yang cukup baik memperhatikan sistem pendidikan. Di dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003, tertuang tentang sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan bahwa pendidikan adalah tempat atau wadah untuk mengembangkan seluruh potensi diri pada manusia. Juga telah terbukti atas kebijakan pemerintah tentang sistem pendidikan jarak jauh secara dalam jaringan selama pandemi Covid 19 yang sedang berlangsung. Keadaan tersebut mendesak masyarakat Indonesia harus menjadi “melek” akan teknologi infomasi dan komunikasi (TIK). Dan tak dipungkiri TIK berkembang pesat selama pandemi. Oleh sebab itu, siswa – siswa di sekolah pun harus diberikan materi pembelajaran TIK yang lebih efektif, agar perkembangan pengetahuan TIK tersebut dapat dengan mudah diserap. Salah satu metode pembelajaran yang efektif agar siswa – siswa tersebut dapat memahami materi dengan baik adalah metode Drill. Metode tersebut adalah salah satu model pembelajaran pada kegiatan Latihan yang dilakukan berulang – ulang secara terus menerus. Melalui latihan yang diulang suatu keterampilan dapat dikuasai setahap demi setahap hingga keterampilan dapat dikuasai secara menyeluruh.
Reorientasi Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital: Studi Kualitatif tentang Integrasi Nilai Akhlak dan Literasi Digital di Madrasah Edy; Syamsul Anwar
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 5 (2025): Edusifa : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v9i5.386

Abstract

Era disrupsi digital telah menciptakan tantangan paradigmatis bagi pendidikan Islam, terutama dalam mempertahankan dan menginternalisasikan nilai akhlak di tengah arus informasi yang masif dan tidak tersaring. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi pendidikan Islam melalui studi integrasi antara literasi digital dan nilai-nilai akhlak di lingkungan madrasah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa reorientasi ini diwujudkan melalui tiga kerangka utama. Pertama, rekonstruksi komponen pendidikan—meliputi tujuan, kompetensi guru, metode, materi, dan evaluasi—untuk mencapai keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penanaman karakter. Kedua, pengembangan model integratif-spirital dalam pembelajaran, di mana media digital tidak hanya menjadi alat penyampai konten, tetapi juga wahana untuk refleksi, keteladanan, dan pembiasaan nilai akhlak. Ketiga, respons pendidikan Islam yang mencakup level kurikuler, institusional, dan sosial untuk membendung degradasi akhlak akibat paparan konten negatif di media sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi yang sinergis antara literasi digital kritis dan fondasi akhlak Islami merupakan kunci transformasi madrasah menjadi lembaga pendidikan yang tangguh, relevan, dan berkarakter di era digital. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas guru, pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung, serta kolaborasi dengan komunitas untuk mewujudkan pendidikan Islam yang holistik.  
Penerapan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Face Swap sebagai Media Pembelajaran Interaktif pada Anak Usia Dini di TK Perguruan Buddhi Renaldi, Dram; Akbar, Junaidi; Edy; Dyah Safitri, Ramona; Lasut, Desiyanna; Rino; Hariyanto, Susanto; Fenriana, Indah; Daniawan, Benny; Suyitno, Amin; Masyshe
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9289

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan anak usia dini. Pengenalan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi AI melalui aplikasi face swap sebagai media pembelajaran interaktif TK Perguruan Buddhi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif terhadap siswa usia 4-6 tahun. Pengenalan teknologi face swap dapat meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep identitas diri pada anak, aplikasi ini memungkinkan anak - anak untuk mengeksplorasi berbagai ekspresi wajah sambil mengenali emosi, karakter dan menggambarkan cita - cita. Namun, implementasi teknologi ini memerlukan pendampingan intensif dari pendidik untuk memastikan penggunaan yang aman dan edukatif. Hasil menunjukkan peningkatkan antusiasme siswa sangat sebesar 4,89 menunjukkan kegiatan menarik yang disukai anak, interaktivitas kemampuan pengenalan emosi anak sebesar 4,78 dan media pembelajaran interaktif dinilai sebesar 4,67. Meskipun demikian, perlu adanya protokol keamanan digital dan pedoman etis dalam penggunaan AI untuk anak usia dini. Pengenalan ini merekomendasikan pengembangan kurikulum digital yang terstruktur untuk memaksimalkan manfaat teknologi AI dalam pendidikan anak usia dini.