Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pentingnya Gaya Komunikasi dalam Kepemimpinan Tasya; Hidayat, Nurul; Lukman, Lukman
COSMOS : Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi Vol 1 No 1 (2023): Desember
Publisher : PUSDATIN Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cosmos.v1i1.5

Abstract

Communication styles can be used to motivate employees in terms of improving performance. The communication style used by leaders is adapted to the situation and conditions of the institution or organization. The purpose of this research is to find out how important communication style is and the type of communication style used by a leader, be it an organizational leader, a leader in an agency or institution, a leader in society, and so on. The research method used is a qualitative method in the form of a literature study. Data was taken from the Publish or Perish application, totaling 10 articles related to the communication styles used by leaders in leading organizations, agencies and so on. The results of this research are the communication style. The equalitarian style is considered the most effective communication style to use for a leader.
PERILAKU SHOPPERTAINMENT PADA PENJUAL DI E-COMMERS TIKTOK Muslan; Ashar Hasyim; Tasya; Nana Adriana Hutari
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.458

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya internet, telah mengubah cara kita berinteraksi dan memperoleh informasi. TikTok menjadi salah satu platform yang digunakan @store.kdi untuk mempromosikan produk skincare dan fashion. Konten shoppertainment yang edukatif dan komedi dari @store.kdi banyak ditonton dan menghibur konsumen. Konsumen menyesuaikan dengan apa yang mereka cari pada unggahan TikTok @store.kdi, seperti penggunaan skincare, makeup, pakaian, dan aksesori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku shoppertainment dan strategi pemasaran @store.kdi di TikTok. Pendekatan kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis deskriptif kualitatif. Selama 4 bulan, data dianalisis menggunakan model AISAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @store.kdi menggunakan konten kreatif dan informatif untuk menarik konsumen. Strategi AISAS efektif dalam menciptakan interaksi dan mempengaruhi perilaku pembelian.
Pemanfaatan Media Baru Event via Live Streaming selama Pandemi Covid-19 Tasya; Winduwati, Septia
Koneksi Vol. 6 No. 2 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i2.15686

Abstract

The emergence of the COVID-19 pandemic in Indonesia at the beginning of 2020 had many negative impacts in various sectors, one of which was to event organizers. On the other hand, with the advancement of modern technology in the digital field, new media have emerged that can support the planned and planned events using new media, namely live streaming. The theory used in this research is communication theory, computer mediated communication (CMC), determinism of communication technology. This research focuses on the experience gained for clients and event organizers with the existence of new media in the field of live streaming events. This study uses a qualitative research case study approach with data collection methods through interviews, and documentation. The results of this study indicate that live streaming events are a new medium in the event sector that provides experience, especially for event service users who can still hold events with new innovations, namely live streaming events that can help run the events that are being held. New media in the form of live streaming is enough to help individual activities or the business sector that offers services, in this case in the form of online events. The author also hopes that live streaming events as a new media can help the community in meeting their needs, especially in the event sector. Munculnya pandemi covid – 19 di Indonesia pada awal tahun 2020 memberikan dampak buruk di berbagai sektor, salah satunya penyelenggara event. Di sisi lain dengan kemajuan teknologi digital maka muncul media baru yang dapat menunjang jalannya acara dengan menggunakan media baru yaitu  live streaming. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, computer mediated communication (CMC), determinisme teknologi komunikasi. Penelitian ini berfokus pada pengalaman yang didapatkan bagi klien maupun penyelenggara acara dengan adanya media baru dalam bidang event live streaming. Penelitian ini menggunakan penilitian kualitatif pendekatan studi kasus dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa event live streaming merupakan media baru yang memberikan pengalaman, khususnya kepada pengguna jasa event yang tetap bisa menyelenggarakan acara dengan inovasi baru yaitu dengan event live streaming yang bisa membantu jalannya kegiatan acara yang dilangsungkan. Media baru berupa live streaming cukup membantu kegiatan individu ataupun sektor usaha yang menawarkan jasa, dalam hal ini berupa event online. Penulis juga berharap event live streaming sebagai media baru dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya khususnya dalam bidang acara.
Campur Kode sebagai Strategi Komunikasi dalam Film "Tak Ingin Usai di Sini" Syifa; Muhammad; Raden; Steffanie; Tasya; Heriani, Syifa
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.227

Abstract

Campur kode dalam media audio-visual menjadi salah satu praktik kebahasaan yang mencerminkan dinamika komunikasi masyarakat modern. Penelitian ini mengkaji bentuk dan fungsi campur kode dalam sebuah film berjudul, Tak Ingin Usai di Sini. Dengan metode simak bebas (free listening) dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui transkripsi dialog, pengamatan konteks adegan, serta penelusuran relasi sosial antartokoh. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SPEAKING untuk membaca hubungan antara pilihan bahasa dengan identitas tokoh, situasi tutur, serta kebutuhan komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode tidak hanya muncul sebagai variasi bahasa, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang memperkuat penyampaian emosi, mendukung pembangunan karakter, dan menghadirkan realisme sosial dalam film. Temuan ini menegaskan bahwa campur kode dalam sebuah film berperan penting untuk membentuk makna dialog serta menampilkan dinamika interaksi yang lebih natural.
Ekosistem Dan Peran Lembaga Keagamaan Yahudi Dalam Pembentukan Identitas Sosial Dan Spiritualitas Komunitas Yahudi Fika; Tasya; Ahmad Jaiz
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/hw7gxq61

Abstract

This research examines the institutional dynamics of Judaism as the oldest Abrahamic religion that underwent a fundamental transformation after the destruction of the Second Temple in 70 CE. This historical event triggered a profound institutional crisis, due to the loss of the main center of worship based on the cult of sacrifice. This condition prompted a process of re-institutionalization pioneered by Rabbi Yohanan ben Zakkai in Yamnia (Yavneh), by shifting religious orientation from the Temple to the authority of sacred texts and intellectual traditions, especially the Torah, Talmud, and Halakha. This research uses a descriptive qualitative approach through a literature study of classical and modern sources, to analyze the main elements of Jewish institutions, including the synagogue as the center of worship and community life, rabbinic authority, religious educational institutions (yeshivas), and the development of modern denominations such as Orthodox, Reform, and Conservative. The results of the study indicate that the institutional resilience of Judaism is built through a synergy between the ritual, legal, and social dimensions that reinforce each other. Synagogues function not only as prayer spaces but also as educational, social, and community identity centers, while rabbinic authority gains legitimacy through its interpretive power over sacred texts. The intertextuality between the Tanakh, Talmud, and Midrash has been shown to strengthen this authority and maintain the cohesion of religious identity amidst Diaspora life. Furthermore, this study finds significant institutional divergence between the Israeli and American contexts, where Israel is dominated by the Orthodox Chief Rabbinate, while in the United States, Reform and Conservative denominations are more developed and adapt to modern values. Abstrak Penelitiannya ini mengkaji dinamika kelembagaan Yudaisme sebagai agama Abrahamik tertua yang mengalami transformasi fundamental pasca-penghancuran Bait Suci Kedua pada tahun 70 M. Peristiwa historis tersebut memicu krisis institusional yang mendalam, karena hilangnya pusat ibadah utama berbasis kultus kurban. Kondisi ini mendorong proses institusionalisasi ulang yang dipelopori oleh Rabi Yohanan ben Zakkai di Yamnia (Yavneh), dengan mengalihkan orientasi keagamaan dari Bait Suci menuju otoritas teks suci dan tradisi intelektual, khususnya Taurat, Talmud, dan Halakha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber klasik dan modern, guna menganalisis elemen-elemen utama kelembagaan Yahudi, meliputi sinagoga sebagai pusat ibadah dan kehidupan komunitas, otoritas rabinik, lembaga pendidikan keagamaan (yeshiva), serta perkembangan denominasi modern seperti Ortodoks, Reformasi, dan Konservatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan institusional Yudaisme terbangun melalui sinergi antara dimensi ritual, hukum, dan sosial yang saling menguatkan. Sinagoga berfungsi tidak hanya sebagai ruang ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan identitas komunitas, sementara otoritas rabinik memperoleh legitimasi melalui kemampuan interpretatif atas teks-teks suci. Intertekstualitas antara Tanakh, Talmud, dan Midrash terbukti memperkuat otoritas tersebut serta menjaga kohesi identitas keagamaan di tengah kehidupan Diaspora. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya divergensi kelembagaan yang signifikan antara konteks Israel dan Amerika Serikat, di mana Israel didominasi oleh Rabbinate Kepala Ortodoks, sedangkan di Amerika Serikat lebih berkembang denominasi Reformasi dan Konservatif yang adaptif terhadap nilai-nilai modernitas.
MODERASI DALAM HARMONI SOSIAL DI DESA BUNGAPATI KECAMATAN TANALILI KABUAPTEN LUWU UTARA Feri Maulana; Tasya; Al-Ghazali; Tasdin Tahrim; Fitriayanti; Rasul; Umi Alfiaty Imran; Mivtahul Jannah; Aulia Rahma; Widya Pratiwi; Mawadda; Roskia; Sekar Melati Prima
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1767

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Artikel ini mengkaji peran moderasi dalam harmoni sosial melalui studi kasus di Desa Bungapati, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan KKN bertema Kampung Moderasi dan Harmoni Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bungapati berhasil mewujudkan kehidupan harmonis antarumat beragama melalui praktik moderasi yang terintegrasi dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. Program KKN, seperti penyusunan buku saku moderasi, dialog lintas iman, dan kampanye digital, terbukti memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya toleransi dan kolaborasi lintas agama. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam mewujudkan harmoni sosial berkelanjutan
Etika Bisnis dan Good Corporate Governance pada PT Unilever Indonesia Tbk di Era ESG Nina Hartati; Steffany Rusli; Tasya; Fabiola; Cathabella Gilliani; Susan Grace V Nainggolan
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1440

Abstract

This study aims to examine the implementation of business ethics and Good Corporate Governance (GCG) principles at PT Unilever Indonesia Tbk (Unilever Indonesia), evaluating their impact on reporting transparency, company performance, and stakeholder trust. The research method used is a qualitative descriptive case study based on documents (Annual Report, Sustainability Report, governance policies) enriched through triangulation with media coverage related to reputation issues for the 2024–2025 period. The results show that Unilever Indonesia has an established governance systems and code of ethics, as well as comprehensive ESG reporting practices, but faces reputational and market pressures (including the impact of geopolitical issues and adjustments to global sustainability targets) that challenge the implementation of ethics and public perception of ESG commitments. The study discusses academic and practical implications, and recommends steps to improve communication governance and strengthen operational integrity.
Partisipasi Politik Suku Lauje Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Di Desa Anggasan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli Tasya; Andi Nur’ Aini; Nursam
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1471

Abstract

Suku Lauje merupakan kelompok minoritas juga memiliki hak yang sama seperti sebagai WNI lainnya untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik Suku Lauje dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di Desa Anggasan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema kultural. Penelitian ini menggunakan 9 informan yang dipilih dengan teknik purposive, adapun yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini yaitu Kepala Desa Anggsan. Penelitian ini meminjam teori kesadaran politik, hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Segi kesadaran politik, indikator ini belum optimal, karena masih ada masyarakat dari Suku Lauje tidak berpartisipasi dalam Pilkada meskipun sebagian dari mereka menyadari pentingya hak pilih, bahkan ada beberapa di antara mereka belum mengetahui apa itu Pilkada. 2) Segi kepercayaan kepada pemerintah, indikator ini juga belum berjalan optimal karena masyarakat Suku Lauje khususnya yang tinggal di Dusun Sinungkud menunjukkan kepercayaan kepada pemerintah, tetapi meraka masih merasa kurang diperhatikan terutama dalam hal bantuan dan pembangunan infrastruktur. Kondisi ini menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya partisipasi politik Suku Lauje dalam Pilkada. 3) Segi status sosial, indikator ini belum berjalan maksimal sebab masih ada masyarakat Suku Lauje yang berada di Dusun Sinungkud belum bisa menyalurkan suaranya meskipun ada arahan dari kepala suku. 4) Status ekonomi, indikator ini juga belum terpenuhi karena sebagian besar masyarakat Suku Lauje bekerja sebagai pekebun yang seringkali harus berkebun di lokasi yang jauh dari tempat tinggalnya, hal ini juga menjadi penghambat partisipasi mereka dalam kegiatan Pilkada.
Pola Komunikasi Pasangan Suami-Istri dalam Mengelola Konflik Ekonomi pada Keluarga Tanpa Penghasilan Tetap Tasya; Ginting, Eraskaita; Astrid, Gita
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya konflik ekonomi dalam keluarga yang berpotensi memengaruhi keharmonisan hubungan serta pola komunikasi antaranggota keluarga. Ketidakstabilan pendapatan, meningkatnya kebutuhan rumah tangga, dan tekanan finansial sering memicu kesalahpahaman serta ketegangan dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan keluarga dalam menghadapi konflik ekonomi serta mengetahui faktor penghambat yang memengaruhi proses komunikasi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan pasangan suami-istri yang mengalami konflik ekonomi dalam kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang muncul cenderung mengarah pada pola komunikasi konsensual dan pluralistik, di mana pasangan berusaha berdiskusi, bermusyawarah, dan mencari solusi bersama. Namun, proses komunikasi tidak selalu berjalan efektif karena adanya faktor penghambat, seperti minimnya waktu untuk berkomunikasi, kondisi emosi yang tidak stabil, tekanan ekonomi akibat ketidakstabilan penghasilan, perbedaan cara pandang, dan gaya komunikasi pasangan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan saling memahami menjadi kunci dalam meredakan konflik ekonomi, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengendalikan emosi dan membangun kepercayaan satu sama lain.