Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Oleh Pegawai: Studi Kasus Pada Sekolah Menengah Di Kabupaten Maros Syukron Thayyib, Ahmad Restani; Basri, Syamsurijal
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 9 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i2.79749

Abstract

Pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan merupakan komponen penting dalam mendukung efektivitas administrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana pegawai sekolah menengah di Kabupaten Maros memahami, memanfaatkan, dan mengelola sarana prasarana pendidikan dalam pelaksanaan tugas administratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen terhadap pegawai tata usaha serta pihak sekolah terkait. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola perilaku dan faktor yang memengaruhi pemanfaatan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman pegawai mengenai fungsi sarana prasarana masih beragam, dipengaruhi oleh pengalaman, kesempatan praktik, dan pembagian tugas. Pemanfaatan fasilitas juga belum merata dan sangat bergantung pada budaya kerja, komunikasi internal, serta supervisi kepala sekolah. Kondisi sarana prasarana berbeda antar sekolah, di mana sekolah dengan sistem pemeliharaan yang jelas memiliki fasilitas lebih terawat dan digunakan secara optimal. Kemampuan teknis pegawai menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan pemanfaatan fasilitas, sedangkan hambatan seperti kurangnya pelatihan, keterbatasan kompetensi, dan kerusakan fasilitas yang tidak segera ditangani menjadi penghalang signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan pemanfaatan sarana prasarana tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan, budaya organisasi, serta sistem pemeliharaan yang diterapkan sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi peningkatan kebijakan manajemen fasilitas pendidikan di Kabupaten Maros.
Pemanfaatan AI untuk Humas Sekolah dalam Membuat Konten Digital di Kabupaten Pangkep Ansar, Ansar; Thayyib, Ahmad Restani Syukron; Hastuti, Sri; Irawanda, Gita
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.79647

Abstract

Abstrak. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar dengan judul “Pemanfaatan AI untuk Humas Sekolah dalam Membuat Konten Digital di Kabupaten Pangkep.” Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga Humas sekolah dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) guna mendukung kegiatan komunikasi publik dan promosi sekolah di era digital. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 30 September 2025, bertempat di SMA Muhammadiyah Pangkep, dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang staf sekolah yang terdiri atas guru dan tenaga Humas. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi, praktik langsung, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta dibekali keterampilan penggunaan ChatGPT untuk pembuatan teks promosi dan Canva untuk desain grafis serta pengelolaan media sosial sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Sekitar 80% peserta mampu menghasilkan konten digital berupa poster dan caption media sosial yang menarik, informatif, dan selaras dengan identitas sekolah. Kegiatan ini juga melahirkan rencana pembentukan komunitas tenaga Humas digital sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan berkelanjutan antar sekolah di Kabupaten Pangkep. Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan digital, template konten sekolah, laporan kegiatan, dokumentasi pelatihan, dan rencana keberlanjutan program. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah dapat membangun citra positif, memperkuat komunikasi publik, dan menjadi pionir dalam penerapan teknologi AI di bidang kehumasan pendidikan. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Humas Sekolah, Konten Digital, ChatGPT, Canva
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK DI ERA PENERAPAN DEEP LEARNING Hastuti, Sri; Ansar, Ahlun; Thayyib, Ahmad Restani Syukran; Kr. J. Tompong, By Tri Agung Nusantara
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 10 No. 2 (2025): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/embrio.v10i2.1603

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan kompetensi pendidik sekolah dasar di era pembelajaran mendalam (deep learning). Kompetensi guru menjadi faktor utama dalam menciptakan pembelajaran bermakna dan berorientasi pada pengembangan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap sepuluh artikel ilmiah terbitan 2020–2025, dianalisi,s secara deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kompetensi guru meliputi pelatihan berkelanjutan, supervisi akademik, kolaborasi melalui KKG, penguasaan teknologi digital, dukungan kelembagaan, dan publikasi ilmiah. Strategi tersebut berperan penting dalam membentuk guru profesional, reflektif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan penerapan strategi yang tepat, guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menciptakan pembelajaran bermakna serta menghasilkan peserta didik yang kritis dan kreatif.
Pendampingan Penerapan Model Active Learning Berbasis Diskusi dan Quiz untuk Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembelajaran di Perguruan Tinggi Andi Ratu Ayuashari Anwar; Nanang Hermawan; By Tri Agung Nusantara Kr J Tompong; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 6 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/658t1h94

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan penerapan pembelajaran interaktif berbasis diskusi dan quiz untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam proses perkuliahan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pembelajaran yang berpusat pada dosen sehingga keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran belum optimal. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendampingan pembelajaran interaktif yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi kelas yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa, serta pemberian quiz untuk mengukur pemahaman dan meningkatkan partisipasi belajar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi tingkat keaktifan mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa mengalami peningkatan yang signifikan, dimana mahasiswa yang aktif dalam diskusi dan menjawab pertanyaan meningkat dari 43% sebelum kegiatan menjadi 86% setelah penerapan pembelajaran interaktif, sedangkan partisipasi dalam menjawab quiz meningkat dari 40% menjadi 83%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif berbasis diskusi dan quiz mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, dinamis, dan partisipatif di perguruan tinggi.
Implementasi Peer Solution dalam Manajemen Konflik Antar Mahasiswa Administrasi Pendidikan Irmawati Irmawati; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sitti Habibah; Sumarlin Mus; Kartini Marzuki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12565

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen konflik mahasiswa Administrasi Pendidikan melalui implementasi peer solution berbasis pengalaman nyata mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan reflektif dengan melibatkan mahasiswa dalam proses identifikasi, analisis, dan penyelesaian konflik. Mahasiswa diminta menuliskan konflik intrapersonal, interpersonal, dan konflik kelompok yang pernah dialami tanpa mencantumkan identitas diri. Selanjutnya, konflik tersebut dibagikan secara acak kepada mahasiswa lain untuk dianalisis dan diberikan solusi berdasarkan teori manajemen konflik yang telah dipelajari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi peer solution mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi jenis konflik, menentukan strategi penyelesaian konflik, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, empati sosial, komunikasi interpersonal, dan problem solving. Selain itu, pendekatan anonim menciptakan suasana pembelajaran yang lebih terbuka dan reflektif. Dengan demikian, peer solution dapat menjadi alternatif metode pembelajaran manajemen konflik yang aplikatif dan kolaboratif di perguruan tinggi.
A, The Manajemen Layanan Tenaga Pendidik di SMP Negeri 36 Makassar Fadila Junilasari; Hasan; Ahmad Restani Syukron Thayyib
Irfani Vol. 22 No. 1 (2026): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v22i1.7284

Abstract

This study aims to describe the management of teacher services by education personnel at SMP Negeri 36 Makassar, as well as identify supporting and inhibiting factors in its implementation. The research method used is a descriptive qualitative approach. Data was collected through interviews, observations, and documentation with informants consisting of principals, teachers, and administrative staff. The data analysis applied the Miles and Huberman models, while the validity of the data was tested through triangulation of sources and techniques. The results of the study show that teacher service management includes three main aspects: attendance management, school Service Management, Teacher Services, Education Personnel.administration services, and lesson schedule preparation, which is implemented through planning, organizing, implementing, and evaluating functions. The main supporting factors include the commitment of the principal, collaboration between staff, and the adequacy of infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors are the limited quantity of staff, lack of training, the absence of standard Standard Operating Procedures (SOPs), and the operational system that is still manual. This study concludes that transformation towards digital-based management and strengthening the competence of human resources is indispensable to increase the effectiveness of education services.
Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Guru melalui Penerapan Deep Learning di Kabupaten Bone Ahlun Ansar; Sitti Habibah; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti; Andi Ratu Ayuashari Anwar
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86649

Abstract

Abstrak. Kepemimpinan pembelajaran guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Namun, sebagian guru masih menghadapi keterbatasan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman konsep secara mendalam serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan pembelajaran guru melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam di Kabupaten Bone. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep pembelajaran mendalam, pelatihan penyusunan perencanaan pembelajaran, pendampingan implementasi pembelajaran di kelas, serta refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan. Peserta kegiatan terdiri atas guru dari beberapa satuan pendidikan yang terlibat secara aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap hasil observasi kegiatan, partisipasi peserta, serta hasil refleksi terhadap praktik pembelajaran yang diterapkan selama program berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep kepemimpinan pembelajaran dan kemampuan guru dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik, pemahaman konsep secara mendalam, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan pendampingan mendorong guru untuk lebih reflektif dalam mengevaluasi praktik pembelajaran dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas guru sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik di Kabupaten Bone. Kata Kunci: Kepemimpinan, pembelajaran mendalam, pengembangan kompetensi guru, pelatihan guru, pengabdian kepada masyarakat.
University Student Organization Program at the Department Level and Fulfillment of Students' Social Needs Dewi Aprillia; Faridah; Ahmad Restani Syukron Thayyib
Sustainable Human Capital Development Journal Volume 2 Issue 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/schade.v2i1.49370

Abstract

This study seeks to ascertain students’ perceptions of the relevance of student organization work programs at the departmental level to the fulfillment of students’ social relationship needs within the Department of Educational Administration, Faculty of Education, Universitas Negeri Makassar. The significance of this research lies in the pivotal role that student organizations play in supporting sustainable human resource development in higher education through the fulfillment of students’ social needs. This study draws upon Clayton Alderfer’s Existence, Relatedness, and Growth (ERG) Theory, with a specific focus on the dimension of social relationship needs (relatedness). Employing a quantitative descriptive approach, data were collected through online questionnaires distributed to 211 students. The data underwent descriptive statistical analysis. The findings reveal that student organization work programs, such as art and sports performances, basic student leadership training, and community service activities, have effectively fulfilled students’ social relationship needs. These programs foster teamwork, enhance effective communication, and cultivate a sense of belonging among students. Consequently, the study suggests that student organization work programs can serve as a sustainable platform for the development of students’ social competencies and the strengthening of social cohesion within higher education institutions.
Peningkatan Literasi dan Etika Pemanfaatan AI dalam Mendukung Produktivitas dan Integritas Akademik : Pengabdian Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sriwidayani Syam; Syamsurijal Basri; Sri Hastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7269

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) generatif dalam aktivitas akademik mahasiswa, sementara pemahaman mengenai cara kerja, keterbatasan, risiko bias, validitas informasi, dan etika penggunaannya masih belum sepenuhnya memadai. Kondisi tersebut berpotensi mendorong penggunaan AI secara instan, tidak kritis, dan kurang transparan dalam penyusunan tugas akademik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan etika pemanfaatan AI dalam mendukung produktivitas sekaligus menjaga integritas akademik mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 di UKI Toraja dengan sasaran mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, praktik langsung, diskusi reflektif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi kegiatan mencakup literasi AI untuk produktivitas akademik, teknik verifikasi keluaran AI, batas etis penggunaan AI, dan pentingnya transparansi dalam pemanfaatan AI. Kegiatan diikuti oleh 38 peserta dari 40 peserta yang terdaftar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 75 pada pre-test menjadi 90 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan sebagian berhasil mempraktikkan penggunaan AI secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat memperkuat pemahaman mahasiswa, tetapi keberlanjutan pendampingan tetap diperlukan agar penggunaan AI tidak berhenti pada aspek teknis, melainkan berkembang menjadi budaya akademik yang kritis, etis, dan bertanggung jawab
Penguatan Kapasitas Pengawas Sekolah dalam Supervisi Akademik Berbasis Data dan Artificial Intelligence di Kabupaten Tana Toraja Ansar Ansar; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti; Gita Irawanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1529

Abstract

Supervisi akademik merupakan salah satu instrumen penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Namun, praktik supervisi masih sering berorientasi administratif dan belum sepenuhnya memanfaatkan data hasil supervisi sebagai dasar analisis, umpan balik, dan rekomendasi tindak lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik berbasis data dan Artificial Intelligence di Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Universitas Kristen Indonesia Toraja melalui workshop partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi reflektif, praktik penggunaan AI, dan evaluasi pemahaman peserta. Peserta yang terdaftar sebanyak 30 orang, sedangkan yang hadir sebanyak 28 orang, sehingga tingkat kehadiran mencapai 93,33%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama workshop, ditandai dengan munculnya berbagai pertanyaan reflektif terkait penggunaan AI, validasi hasil analisis, etika pemanfaatan teknologi, dan relevansi rekomendasi dengan konteks sekolah. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan AI dalam menganalisis data berdasarkan hasil supervisi akademik yang dilakukan. Peserta mulai memahami bahwa AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi temuan supervisi, menyusun umpan balik, merumuskan rekomendasi tindak lanjut, dan memperbaiki struktur laporan supervisi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengawas sekolah agar mampu mengembangkan praktik supervisi akademik yang lebih objektif, sistematis, berbasis evidensi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.