Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Penerapan Kedisplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar Ikramawati Amiruddin; Faridah; Ahmad Restani Syukron Thayyib
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Strategi Penerapan Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru BK dan Guru Wali Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa starategi penerapan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 33 Makassar dilaksanakan melalui empat strategi utama, yaitu: 1). Penerapan Aturan dengan penyusunan aturan dalam buku kesepakatan sekolah yang memuat tata tertib dan tata krama siswa dan diimplementasikan setiap hari. 2). Pemberian Sanksi dengan menerapkan sistem poin baik poin positif maupun poin negatif, pemanggilan orangtua. 3).  Pembinaan Moral dengan melibatkan siswa dalam program sekolah baik secara khusus seperti program 5S, sholat dhuha berjamaah, dan literasi dan numerasi sebelum belajar maupun pembinaan moral pada umumnya seperti pelaksanaan upacara setiap hari senin, kegiatan ekstrakurikuler dan perayaan hari-hari besar. 4).  Pendekatan Psikologis dilakukan dengan pendekatan personal dan konseling individu atau kelompokdan home visit.  Keempat strategi ini diterapkan secara terencana dan melibatkan seluruh unsur sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini adalah dengan adanya kerjasama yang baik antarwarga sekolah, komunikasi dengan orangtua dan dukungan masyarakat sekitar, serta peran aktif tim 8K dan kegiatan pembinaan ekstrakurikuler. Adapun faktor penghambat meliputi: siswa yang sering mengulangi pelanggaran, kurangnya keterbukaan siswa kepada guru, kurangnya pemahaman orang tua.
PKM Peningkatan Kapasitas Manajerial Melalui Pelatihan Administrasi Organisasi Berbasis Digital terhadap Mahasiswa Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Sitti Habibah; Sri Hastuti; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Gita Irawanda; Andika Saputra
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.586

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mahasiswa melalui pelatihan administrasi organisasi berbasis digital. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memiliki pemahaman yang memadai tentang administrasi organisasi serta minim dalam penggunaan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan organisasi. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama tiga hari dan mencakup materi mengenai dasar- dasar administrasi organisasi, praktik penggunaan aplikasi digital seperti Google Docs, Trello, dan Google Calendar, serta simulasi kolaboratif penyusunan dokumen. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan skor dari rata-rata 46 menjadi 81. Selain itu, hasil tugas akhir peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun dokumen organisasi secara digital dan sistematis. Pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, serta kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi digital dalam pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengembangan kapasitas manajerial mahasiswa di era transformasi digital
Penguatan Literasi dan Etika Kecerdasan Buatan Mahasiswa melalui Pelatihan Prompt Engineering di Perguruan Tinggi Andi Tenri Abeng; Irmawati Irmawati; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Andi Ratu Ayuashari Anwar; Nanang Hermawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1633

Abstract

Kecerdasan buatan generatif telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas akademik mahasiswa, namun pemanfaatannya sering kali belum diimbangi dengan pemahaman etika dan keterampilan menyusun prompt yang tepat. Sebagian besar mahasiswa masih menggunakan kecerdasan buatan berdasarkan pengalaman coba-coba tanpa pedoman tertulis, sehingga teknologi tersebut cenderung diposisikan sebagai mesin pembuat tugas alih-alih mitra berpikir. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kecerdasan buatan, pemahaman etika penggunaannya, serta keterampilan prompt engineering pada mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, simulasi penyusunan prompt, dan praktik mandiri, dengan evaluasi melalui pretest, posttest, dan penugasan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan sekitar 85% peserta memperoleh kategori baik pada posttest. Mahasiswa juga menunjukkan perubahan pola penyusunan prompt, dari perintah yang sangat umum menjadi prompt yang lebih spesifik, kontekstual, dan reflektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan etika dan prompt engineering efektif mengubah paradigma mahasiswa dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, dari sekadar alat penghasil jawaban instan menjadi mitra berpikir yang mendukung penalaran kritis dan integritas akademik.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DI SMP MUHAMMADIYAH WALATTASI KABUPATEN SOPPENG A.Tryfamanda; Wahira; Ahmad Restani Syukron Thayyib
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.56725

Abstract

This study examines the management of educational facilities and infrastructure (sarana and prasarana) at SMP Muhammadiyah Walattasi, Soppeng Regency, focusing on procurement and maintenance processes and the supporting and inhibiting factors. This research employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation involving the school principal, teachers, and administrative staff. The results indicate that facility procurement has been carried out systematically through needs analysis, priority determination, and budget planning integrated into the School Activity and Budget Plan (RKAS). Maintenance activities are conducted routinely through daily and weekly cleaning, periodic inspection, and minor repairs. Supporting factors include effective leadership by the principal, collaborative school community, adequate planning, and funding from BOSP grants and Muhammadiyah organizational support. Inhibiting factors include budget limitations, aging facilities, lack of technology infrastructure, insufficient user awareness, and the absence of dedicated facility management personnel. The study concludes that despite these constraints, the school manages its facilities functionally to support learning activities, though improvements are needed in equalization of resources, technology integration, and the appointment of specialist facility management staff.